Britanacom

Britanacom PT MEDIA CYBER PUTRA ANSHAR (DICYBTA)
MEDIA SIBER PERS NASIONAL

BRITANA.COM (BTC)

BERANI TAMPIL BEDA

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak dua permohonan praperadilan yang diajukan oleh mantan Jampidsus, Febrie A...
02/09/2026

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak dua permohonan praperadilan yang diajukan oleh mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Hakim tunggal yang mengadili perkara tersebut memutus untuk menolak seluruh permohonan pemohon.

Permohonan praperadilan pertama teregister dengan Nomor 134/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL, yang menguji keabsahan upaya paksa berupa penggeledahan, penyitaan, pencegahan ke luar negeri, hingga penetapan tersangka.

Pihak termohon dalam perkara ini adalah Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor, serta Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai turut termohon.

Sementara itu, permohonan kedua teregister dengan Nomor 135/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL. Praperadilan ini menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta penahanan yang dilakukan oleh pihak Kejagung.

Dari kedua permohonan praperadilan ini, terdapat sejumlah poin menarik yang mencuri perhatian.

Simak dalam postingan berikut atau baca artikelnya di hukumonline.com/berita

02/09/2026

Waduh, kasus begini yang bikin kepercayaan publik ikut diuji. Di saat masyarakat terus dikejar soal kewajiban pajak, dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak justru ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi dengan potensi kerugian negara mencapai sekitar Rp2 triliun.

Kejaksaan Agung menyebut dua pegawai berinisial BP dan SR diduga terlibat dalam perkara penetapan harga transfer atau transfer pricing terkait transaksi ekspor produk pulp PT Toba Pulp Lestari (TPL) kepada perusahaan afiliasi.

Penyidik memperkirakan sementara kerugian negara dalam perkara tersebut mencapai sekitar Rp2 triliun. Namun angka pastinya masih dalam proses penghitungan oleh tim auditor. BP dan SR disebut telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

Kasus ini tentu tidak bisa digeneralisasi ke seluruh pegawai pajak. Tapi ketika oknum di institusi yang mengurus penerimaan negara terseret kasus sebesar ini, wajar kalau publik mempertanyakan pengawasan dan integritas di dalamnya.

Kalau rakyat dituntut patuh membayar pajak, menurut kalian seberapa tegas negara harus menghukum oknum yang justru diduga bermain dengan uang negara?

Sumber: ANTARA, Kejaksaan Agung

Diduga Gara-gara Parkir Mobil, Plt KUA Pulau Beringin OKU Selatan Tewas DitusukPeristiwa pembunuhan terjadi di wilayah K...
12/08/2026

Diduga Gara-gara Parkir Mobil, Plt KUA Pulau Beringin OKU Selatan Tewas Ditusuk

Peristiwa pembunuhan terjadi di wilayah Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, Selasa (11/8/2026) pagi. Seorang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pulau Beringin yang juga KUA kecamatan Sungai Are, Urarman bin Nasfi (56), tewas setelah ditusuk menggunakan pisau oleh seorang pria berinisial RI.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 09.10 WIB di Jalan Desa arah Masjid Suadak, Desa Pulau Beringin Utara, Kecamatan Pulau Beringin.

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana melalui Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Aston L. Sinaga membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi tindak pidana pembunuhan di wilayah Kecamatan Pulau Beringin. Korban meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk pada bagian dada,” ujar AKP Aston L. Sinaga.

Berdasarkan informasi kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu korban hendak menjalankan aktivitas rutin di Kantor KUA Pulau Beringin.

Sebelum masuk kantor, korban memarkirkan mobilnya di depan rumah pelaku, Rendi bin Sarman. Korban kemudian berjalan kaki menuju kantor KUA.

Tak lama berselang, pelaku mendatangi korban dan meminta agar mobil tersebut dipindahkan. Dalam situasi tersebut, terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku.

Korban kemudian memindahkan kendaraannya ke lokasi lain yang tidak jauh dari tempat kejadian. Setelah itu, korban kembali ke kantor KUA untuk melanjutkan aktivitasnya.

Namun, persoalan tersebut kembali memanas ketika korban hendak keluar kantor bersama rekan kerjanya, Ahyanudin bin Badawi, untuk melakukan aktivitas di wilayah Kecamatan Sungai Are.

Saat berada di area parkir, pelaku kembali mendatangi korban. Cekcok kembali terjadi hingga berujung aksi kekerasan. Pelaku diduga mendorong tubuh korban hingga hampir terjatuh. Setelah itu, pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan menusukkannya satu kali ke bagian dada kiri korban.

12/08/2026

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Britanacom posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Britanacom:

Shortcuts

Share