16/05/2020
#ᴅɪʀᴜᴍᴀʜᴀᴊᴀ
JAKARTA, KOMPAS.com - Wabah virus corona membuat semua tempat wisata ditutup guna mencegah penyebaran virus, tidak terkecuali wisata gunung.
Kendati demikian, para pemandu gunung yang tergabung dalam Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) telah bersiap membuka kembali setelah pandemi ini berakhir.
Sekretaris Jenderal APGI Rahman Mukhlis mengatakan, APGI telah menyiapkan beberapa prosedur lebih ketat dan perlu diperhatikan pendaki gunung yang ingin mendaki kembali usai pandemi.
"Pasti akan ada penyesuaian, karena ini pandemi masih berlangsung di Indonesia. Sementara perkiraan pemerintah, aktivitas outdoor itu baru bisa dimulai Juli. Pasti dari segi kesehatan ada hal-hal yang harus diikuti, protokol kesehatan naik gunung akan lebih ketat," kata Rahman dalam sesi di Live Instagram .travel, Senin (11/5/2020) pukul 15.30 WIB.
Lanjutnya, APGI saat ini tengah berfokus menyiapkan protokoler baru atau Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait wisata gunung setelah pandemi