Dadan Baraya Fb

Dadan Baraya Fb follow

    cek komentar
27/08/2025

cek komentar

    08-80🇮🇩45-25
02/08/2025

08-80🇮🇩45-25

Semangat pagiSelamat beraktivitas
24/07/2025

Semangat pagi
Selamat beraktivitas

Ulah poho konsisten oge kudu etamah
16/07/2025

Ulah poho konsisten oge kudu etamah

Nupenting mah yakin jeung bismillah we heula
16/07/2025

Nupenting mah yakin jeung bismillah we heula

Rek leutik rek gede ulah poho bersyukur
16/07/2025

Rek leutik rek gede ulah poho bersyukur

Tetap semangat di segala rintangan
16/07/2025

Tetap semangat di segala rintangan

🗿🗿🗿
15/07/2025

🗿🗿🗿

Bismillah aja dulu ,, siapa tau ya kan gak ngerti ..
14/07/2025

Bismillah aja dulu ,, siapa tau ya kan gak ngerti ..

FENOMENA BUMIBumi kembali menunjukkan fenomena tak biasa. Selama Juli dan Agustus 2025, rotasinya diperkirakan akan sema...
14/07/2025

FENOMENA BUMI

Bumi kembali menunjukkan fenomena tak biasa. Selama Juli dan Agustus 2025, rotasinya diperkirakan akan semakin cepat, sehingga durasi hari-hari pada periode tersebut menjadi lebih pendek dari biasanya.

Menurut pengamatan dari lembaga pemantau rotasi Bumi, IERS (International Earth Rotation and Reference Systems Service), 9 Juli 2025 diprediksi akan lebih pendek 1,30 milidetik dari panjang hari normal (86.400 detik). Sementara 22 Juli dan 5 Agustus masing-masing akan lebih pendek 1,38 dan 1,5 milidetik.

Fenomena percepatan rotasi Bumi ini bukan yang pertama kali terjadi. Sejak 2020, data mencatat adanya tren percepatan yang hingga kini belum sepenuhnya bisa dijelaskan. Bahkan, pada tahun 2024, tercatat hari terpendek dalam sejarah modern, dengan durasi 1,66 milidetik lebih singkat dari standar waktu 24 jam.

Walau Bulan dikenal sebagai faktor utama yang menyebabkan perlambatan rotasi Bumi dalam jangka panjang, ia juga berpotensi mempercepat rotasi. Ketika posisi Bulan lebih dekat ke ekuator Bumi, gaya tarik gravitasinya terhadap Bumi meningkat, sehingga memperlambat rotasi. Sebaliknya, saat posisinya menjauh dari ekuator, pengaruh perlambatannya bisa berkurang, memungkinkan rotasi Bumi sedikit lebih cepat.

Aktivitas geologis seperti gempa bumi juga berperan dalam mempercepat rotasi Bumi. Contohnya, gempa besar yang terjadi di Jepang pada 2011 dilaporkan menggeser poros Bumi dan mempercepat rotasi hingga 1,8 mikrodetik.

Ppara peneliti terus melakukan pengamatan dan analisis terhadap fenomena ini, karena percepatan rotasi Bumi dalam beberapa tahun terakhir belum dapat dijelaskan sepenuhnya oleh model yang ada.

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dadan Baraya Fb posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share