Mayor Teddy Indra Wijaya

Mayor Teddy Indra Wijaya šŸ›œHalaman ini berisi tentang ceritakehidupan
āœ… Jus konten
āŽ No baper
šŸ”‚ Share jika bermanfaat

03/01/2026

Tragedi Jonestown: Tuhan P4Isu yang P4ksa Pengikutnya Lakuk4n Bvnvh D1r1 M4ssal, 909 Tew4s Termasuk 300 An4k-An4k

Ka5us Digorontalo ini berawal dari seorang gadis remaja berinisial Mawar(15) yang merayakan ulang tahunnya...Rahmat (22)...
03/01/2026

Ka5us Digorontalo ini berawal dari seorang gadis remaja berinisial Mawar(15) yang merayakan ulang tahunnya...
Rahmat (22) pacarnya..mengajaknya keluar dengan dalih memberi kado, namun
justru membawanya ke sebuah hotel dan mem4k$anya untuk berhvbungan 53ks.

Setelah kejadian pertama ini, Mawar yang
t4kut pulang karena sudah lewat jam malam justru terjeb4k dalam lingkaran kek3r4$an yang lebih besar...ia dijemput oleh seorang
teman, France, yang kemudian juga mem4ksanya untuk berhvbungan 53ks di rumahnya...

Tr4gi$nya, di rumah France,
Mawar kemudian menjadi k*rb4n pem3rk*$4an berg*liran oleh sembilan pemuda lainnya. Kejadian meng3rikan ini berlangsung
semalaman, dimana korb4n tidak dapat melawan dan hanya bisa
pasr4h.

Keesokan harinya,bukannya dibawa pulang, Mawar justru dibawa ke rumah teman lain di Kelurahan Padebolo.
Di lokasi ketiga ini, ia kembali menjadi k*rb4n pem3rk*$4an berg*liran, kali ini oleh sepuluh remaja...Setelah tiga hari menghil4ng, keluarga Mawar yang p4nik akhirnya berhasil menemukannya...

Setelah mendapatkan laporan dari k*rb4n dan keluarganya, polis! bergerak
cepat dan berhasil men4ngkap 20 orang terduga pel4ku...

Para pel4ku dij3rat dengan UU Perlindungan Anak dan 4ncaman pid4na p3nc4b*lan dengan
hvkvman maksimal 15 tahun p3nj4r4
Kisah Mawar k*rb4n p3m3rk$44n Berg*lir oleh 20 pria.

Marah diselingkuhi, istri tvsvk suamiKisah ini terjadi di Palembang pada Rabu, 7 Maret 2018. Sebuah tragedi rumah tangga...
03/01/2026

Marah diselingkuhi, istri tvsvk suami

Kisah ini terjadi di Palembang pada Rabu, 7 Maret 2018. Sebuah tragedi rumah tangga yang berakhir dengan tumpahnya darah, bukan di medan perang, melainkan di tempat yang seharusnya menyelamatkan nyawa: Rumah Sakit.

Pelakunya adalah Suciaty (37), seorang istri dan ibu yang kesabarannya telah habis. Korbannya adalah Isnadi (39), suaminya sendiri. Apa yang membuat seorang istri nekat menghabisi nyawa suaminya dengan cara yang begitu dingin?

I. Hujan dan Pengkhianatan

Hari itu, langit Palembang turun hujan deras, seolah mewakili perasaan Suciaty yang sedang gundah. Isnadi, sang suami, tak kunjung pulang. Rasa khawatir bercampur curiga membuat Suciaty nekat menerobos hujan untuk mencari keberadaan suaminya.

Hatinya hancur berkeping-keping ketika ia mendapatkan kabar bahwa suaminya berada di rumah seorang wanita lain. Dengan sisa keberanian, Suciaty mendatangi rumah tersebut.
Di sana, ia menyaksikan mimpi buruk setiap istri. Ia memergoki suaminya baru saja berhubungan badan dengan wanita selingkuhannya. Dengan menahan air mata dan amarah, Suciaty mencoba mengingatkan suaminya:

"Pulanglah, Pak. Ingat anak dan istri. Kamu punya tanggung jawab rumah tangga."

Namun, bukannya malu atau menyesal, Isnadi justru marah besar. Di depan selingkuhannya, ia mengusir Suciaty pulang. Karena takut dipukul di depan orang lain, Suciaty pulang dengan hati yang remuk.

II. KDRT dan Ledakan Emosi di Rumah

Tak lama kemudian, Isnadi pulang ke rumah mereka di Kertapati. Namun, ia pulang bukan untuk minta maaf. Emosinya meluap. Ia memarahi Suciaty, bahkan membenturkan kepala istrinya itu ke dinding hingga sakit. Setelah puas melampiaskan amarah, Isnadi masuk kamar dan tidur, seolah tak terjadi apa-apa.

Suciaty duduk terpaku menahan sakit di kepalanya. Di tengah keheningan, ia mendengar suara anak bungsunya memanggil namanya. Rasa sakit fisik dan batin itu tiba-tiba berubah menjadi gelap mata. Melihat suaminya tertidur pulas dengan sebilah badik (pisau tradisional) tergeletak di sampingnya, akal sehat Suciaty hilang. Ia mengambil senjata milik suaminya itu dan menusukkannya ke perut Isnadi.

Isnadi terbangun karena kesakitan. Ia sempat menjambak rambut Suciaty dan memukulinya kembali sebelum akhirnya berlari keluar rumah. Ia mendobrak pintu hingga rusak, berteriak meminta tolong kepada warga.

Keluarga dan tetangga segera melarikan Isnadi ke RSUD Palembang BARI. Saat itu, semua orang mengira drama ini sudah selesai karena Isnadi masih hidup dan sudah mendapatkan pertolongan medis.

III. Ketakutan yang Membawa Maut

Sementara Isnadi dirawat di IGD, Suciaty ditinggal sendirian di rumah. Ia merenung, namun bukan penyesalan yang datang, melainkan ketakutan yang luar biasa. Ia teringat ancaman yang sering dilontarkan suaminya:

"Kalau aku selamat, kau yang kubunuh."

Kata-kata itu terngiang-ngiang. Suciaty berpikir, jika suaminya sembuh dan pulang dari rumah sakit, nyawanya lah yang akan melayang.

"Daripada aku mati duluan dibunuhnya nanti, lebih baik aku habisi dia sekaran

Seorang ibu tiri teg4 ani4y4 anak kandung suami hanya karena 1rii sang suami lebih sayang k0rban ketimbang anak kandungn...
03/01/2026

Seorang ibu tiri teg4 ani4y4 anak kandung suami hanya karena 1rii sang suami lebih sayang k0rban ketimbang anak kandungnya, 4lh4sil ibu tir1 lakuk4n ani4ya hingg4 tewas,, ibu tiri berd4lih j4tuh dari kamar mandi

Pak… pulanglah hidupā€¦ā€Pagi itu, Lampung Timur belum benar-benar terjaga.Kabut masih menggantung rendah,dan desa itu berj...
03/01/2026

Pak… pulanglah hidupā€¦ā€
Pagi itu, Lampung Timur belum benar-benar terjaga.
Kabut masih menggantung rendah,
dan desa itu berjalan seperti biasa—
hingga tanah bergetar pelan.
Bukan karena gempa.
Bukan karena hujan.
Tapi karena gajah liar masuk ke permukiman warga.
Orang-orang panik.
Anak-anak berteriak.
Ibu-ibu berlarian sambil memeluk apa pun yang bisa diselamatkan.
Di tengah kekacauan itu,
seorang pria berseragam cokelat berdiri paling depan.
Ia kepala desa.
Bukan pahlawan bersenjata.
Bukan orang terlatih menghadapi satwa liar.
Ia hanya satu hal:
pemimpin yang tak tega melihat warganya terluka.
ā€œBiar saya yang majuā€¦ā€
katanya pelan.
Tak ada yang tahu,
kalimat itu adalah kalimat terakhirnya.
Ia mendekat—
bukan untuk melawan,
tapi untuk mengalihkan perhatian.
Agar warga sempat lari.
Agar anak-anak sempat diselamatkan.
Tubuhnya kecil dibanding amukan alam.
Suaranya kalah oleh derap kaki raksasa.
Dan dalam hitungan detik…
desa itu kehilangan pemimpinnya.
Ia gugur.
Bukan di medan perang.
Tapi di halaman warganya sendiri.
Ia tidak membawa senjata.
Tidak membawa tameng.
Yang ia bawa hanya tanggung jawab.
Kini rumahnya sunyi.
Seragam itu tergantung rapi—
tak akan lagi dipakai rapat desa.
Tak akan lagi berdiri di depan warga.
Ia meninggalkan istri yang menunggu.
Anak-anak yang bertanya:
ā€œBapak kenapa belum pulang?ā€
Dan sebuah desa yang selamat…
namun kehilangan orang yang paling berani berdiri di depan bahaya.
Ia bukan mati sia-sia.
Ia pergi dengan kehormatan.
Karena ada orang yang hidup hari ini
karena dia memilih tidak lari.
Tenanglah, Pak.
Pengorbananmu tidak akan dilupakan.
Namamu akan terus hidup
di setiap doa wargamu šŸ¤

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Ya Allah, terimalah pengorbanannya sebagai amal terbaik.
Ampuni segala khilafnya, lapangkan kuburnya,
dan berikan kekuatan serta ketabahan
bagi keluarga dan warga yang ditinggalkan.
Aamiin ya Rabbal ā€˜alamin. 🤲

Diduga ODGJ Melahirkan Seorang Bayi di Kawasan Pasar*Seorang perempuan, diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), melahi...
02/01/2026

Diduga ODGJ Melahirkan Seorang Bayi di Kawasan Pasar*

Seorang perempuan, diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), melahirkan seorang bayi. Proses persalinan tersebut terjadi di Kawasan Pasar Sabut, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Minggu 28 Desember 2025.

Berdasarkan informasi, kasus persalinan seorang ibu ODGJ yang melahirkan di kawasan Pasar Sabut sempat membuat geger warga setempat.

Warga yang berada di lokasi kejadian, segera melaporkan kejadian tersebut kepada bidan desa untuk mendapatkan pertolongan.

Beruntung, tidak lama setelah kejadian, seorang bidan segera membantu proses persalinan, hingga bayi mungil berhasil dilahirkan dengan selamat.

Saat ini ibu dan bayi dalam kondisi sehat, sudah ditangani oleh Puskesmas Saketi untuk mendapatkan perawatan.

Seorang CEO asal Amerika Serikat, Graham Walker, mendadak viral karena aksi kebaikannya yang luar biasa. Setelah menjual...
02/01/2026

Seorang CEO asal Amerika Serikat, Graham Walker, mendadak viral karena aksi kebaikannya yang luar biasa. Setelah menjual perusahaannya, Fibrebond Corp, ia tidak lari membawa semua uangnya sendirian. Sebaliknya, ia membagikan "kado perpisahan" yang bikin melongo!

Saat raksasa energi Eaton ingin membeli perusahaannya seharga 1,7 miliar dolar (sekitar Rp28,5 triliun), Walker mengajukan satu syarat tegas: Karyawannya harus dapat bonus. Ia ingin memastikan orang-orang yang membantunya sukses ikut merasakan hasilnya.

Total bonus yang dibagikan mencapai 240 juta dolar (sekitar Rp4 triliun) untuk 540 karyawan tetapnya. Jika dibagi rata, setiap karyawan akan menerima bonus sebesar Rp 7,4 miliar per orang.

Saking besarnya, saat menerima surat pemberitahuan, para karyawan sempat mengira itu cuma lelucon atau prank.

Jumlah bonus ini diberikan berdasarkan berapa lama mereka sudah bekerja. Walker percaya bahwa kerja keras dan kesetiaan karyawan adalah kunci sukses perusahaan, jadi sudah sepatutnya mereka dihargai setinggi itu.

Bagi banyak pekerja, uang kaget ini benar-benar mengubah hidup mereka dalam semalam. Graham Walker membuktikan bahwa menjadi pemimpin bukan cuma soal angka, tapi juga soal memanusiakan manusia.

Ayah di Bengkulu Pergoki Anak Kandungnya Sedang VCS, Bukan M4rah, Eh Malah DIGARAP, Dua Kali Dilakukan, kepergok Istri  ...
02/01/2026

Ayah di Bengkulu Pergoki Anak Kandungnya Sedang VCS, Bukan M4rah, Eh Malah DIGARAP, Dua Kali Dilakukan, kepergok Istri , istri L4porkan ke P0lisi .

Kasus kej4hatan s*ksual yang dilakukan oleh seorang ayah terhadap anak kandungnya sendiri terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Ayah kandung berusia 33 tahun itu tega memperk*sa putri kandungnya yang masih pelajar SMP berusia 15 tahun.

Kronologi peristiwa bermula ketika sang ayah yang berinisial HP, mendapati putrinya sedang melakukan video call dalam keadaan tidak berbusana dengan seorang pria melalui telepon genggam.

Alih-alih m4rah atau men3gur, ters4ngka justru terper4ngkap dalam n4fsu bej4tnya sendiri dan melakukan pem3rk*saan terhadap anaknya.

Menurut keterangan resmi dari Kasatreskrim Polres Rejang Lebong, AKP Deny Fita Mochtar, pemerk*saan tidak hanya terjadi sekali, melainkan dua kali.

"Ayahnya ini memergoki anaknya sedang video call tanpa busana dengan seseorang yang tidak dikenal. Di situlah awal mula timbul n4fsu ayahnya hingga terjadi hubungan terl4rang ayah dan anak kandung," ujaranya, Kamis (31/10/2024).

Kejadian pertama terjadi setelah tersangka memergoki putrinya tanpa busana saat video call, dan kejadian kedua dilakukan ketika rumah dalam keadaan sepi.

Terungkapnya kasus ini terjadi saat istri korb4n pulang dari sebuah hajatan. Terkejut, ia mendapati suaminya sedang melakukan perbuatan tidak senonoh dengan putrinya di atas kasur.

"Sesampainya di rumah pelapor melihat ke arah ruang tamu rumahnya, dan mend4pati korb4n dan ters4ngka tengah berada di atas kasur tanpa menggunakan pakaian serta tangan tersangka tengah menc*buli korb4n," beber Deny.

Setelah ket4huan, ters4ngka bereaksi dengan melarikan diri ke bagian belakang rumah, sementara korban hanya terdi4m.

Sang istri, yang tidak tinggal di4m, ia segera mel4porkan perbu4tan tersebut ke pihak kepolisian pada Selasa, 22 Oktober.

"Ters4ngka diamankan setelah sebelumnya kami menerima laporan dari istri dan juga ibu kandung korb4n," kata AKP Deny.

Respons cepat dari aparat penegak hukum di hari berikutnya, 23 Oktober, pihak kepolisian langsung meng4mankan tersangka di kediamannya di Kecamatan Selupu Rejang.

"Kejadian tersebut baru dilaporkan pada Selasa 22 Oktober lalu dan Rabu 23 Oktober tersangka langsung kita amankan," jelas Deny.

Kini, ters4ngka tengah menjalani pemeriks4an intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Rejang Lebong.

Sedangkan korb4n sendiri tidak melawan karena mendapat anc4man dari ters4ngka.

Pihak kepolisian menduga tersangka telah melanggar pasal-pasal dalam undang-undang perlindungan anak .....

01/01/2026

Meski manusia terus memaksakan ambisinya , tapi alam selalu memberitahu batasan nya ..!!

Sebelum pergi tanpa pamit,sebelum jejaknya benar-benar hilang,ibu itu menempelkan kertas-kertas kecil di pintu lemari ka...
01/01/2026

Sebelum pergi tanpa pamit,
sebelum jejaknya benar-benar hilang,
ibu itu menempelkan kertas-kertas kecil di pintu lemari kamar.
Bukan surat perpisahan.
Bukan juga alasan.
Hanya cara merawat bayinya.
ā€œGanti popok setiap 12 jamā€¦ā€
ā€œJangan lupa jadwal minum susuā€¦ā€
ā€œMandi harus jam seginiā€¦ā€
Tulisan tangannya rapi, teliti—
seolah ia sedang menitipkan seluruh hidup anaknya
pada secarik kertas.
Tak ada kata maaf.
Tak ada kata aku pergi.
Namun setiap barisnya berteriak pelan:
ā€œTolong jaga anak kita.ā€
Kini sang ayah membaca ulang catatan itu sendirian.
Bukan lagi sebagai petunjuk,
melainkan sebagai pengingat pahit
bahwa ibu bayinya pernah sangat peduli…
namun akhirnya tak lagi berada di sana.
Dan bayi kecil itu?
Ia tak tahu apa-apa.
Ia hanya tumbuh,
dengan cinta yang tersisa
di pintu lemari—
dalam tulisan ibu
yang tak pernah kembali. šŸ’”

Seorang petani di Mentawai, Sumatera Barat, T3rt4ngkap b4$4h setelah diduga m3mp*rk*$4 turis wanita asal Denmark (24 tah...
01/01/2026

Seorang petani di Mentawai, Sumatera Barat, T3rt4ngkap b4$4h setelah diduga m3mp*rk*$4 turis wanita asal Denmark (24 tahun) di kebun kopra.

Korb4n yang sedang dalam p3rja4lanan ke lokasi selancar diceg4t p314ku, di4nc*m dengan k4yu, lalu d!p4k$4 ke semak2.

Polisi mengamankan t3r$4ngk4 di rumahnya dan m3nj*r4tnya dengan Pasal 285 KUHP tentang p3m*rk*$44n, yang m3ng4nc*m h*kum4n hingga 12 tahun p3nj4ra.

K4$us ini mencoreng reputasi pariwisata Indonesia dan menimbulkan kekh4w4tiran akan keamanan wisatawan asing.

Pemerintah daerah meminta untuk meningkatkan pengawasan di kawasan wisata alam, serta memberikan edukasi kepada warga tentang perlindungan terhadap wisatawan

Ia masih muda, namun hidup telah menempanya terlalu keras.Di tengah hiruk-pikuk pasar di Kalimantan, seorang ibu berdiri...
01/01/2026

Ia masih muda, namun hidup telah menempanya terlalu keras.
Di tengah hiruk-pikuk pasar di Kalimantan, seorang ibu berdiri tertunduk, tangannya gemetar. Bukan karena berani melanggar, tapi karena keadaan memaksanya.

Ia mengambil seekor ikan.
Bukan untuk dijual.
Bukan untuk mencari untung.
Hanya untuk menenangkan tangis anaknya yang sejak pagi belum makan.

Dengan mata berkaca, ia berbisik lirih,
ā€œAnak saya dari pagi minta makan ikanā€¦ā€
Ia sendiri. Tanpa suami. Tanpa sandaran.
Yang ia punya hanya hati seorang ibu yang lebih takut melihat anaknya lapar daripada dicela orang.
Kadang, kemiskinan bukan tentang kemauan, tapi tentang perjuangan untuk tetap hidup.

Ya Allah, angkatlah derajat ibu ini, lapangkan rezekinya, dan lindungi anak kecil itu dari pahit yang tak pernah ia pilih. Aamiin.

Perbuatannya mungkin salah di mata hukum, namun ceritanya membuat banyak hati terdiam dan bertanya.

Address

Jakarta

Telephone

+6289566744321

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mayor Teddy Indra Wijaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mayor Teddy Indra Wijaya:

Share