19/11/2025
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tengah menggagas rencana besar untuk mengambil alih pengelolaan ruas jalan desa dari tangan kabupaten.
Tujuannya adalah agar pembangunan infrastruktur di desa bisa berjalan lebih tertata dan optimal, serta mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa langkah ini sangat erat kaitannya dengan penuntasan masalah kesehatan seperti kasus stunting dan isu kesehatan lainnya di wilayah desa.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendataan secara rinci terkait anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan kesehatan tersebut.
Data ini nantinya akan dianalisis secara mendalam untuk merumuskan kebijakan baru dalam memberikan bantuan keuangan yang lebih tepat sasaran bagi desa-desa di Jawa Barat.
“Nanti datanya masuk ke saya, nanti saya akan merumuskan kebijakan. Bantuan keuangan infrastruktur desa, nanti pembangunan jalannya akan diambil alih provinsi semuanya,” katanya di Sabuga, Bandung, Selasa (18/11/2025).
Menurut Dedi Mulyadi, selama ini pembangunan jalan di desa-desa kerap tidak memenuhi harapan pemerintah provinsi.
Masalah utamanya adalah kualitas pembangunan yang kurang maksimal sehingga jalan-jalan tersebut tidak bertahan lama dan cepat rusak.
“Tahun ini dibangun, tahun depan rusak lagi, saya nggak mau begitu. Nanti semuanya dibangun oleh provinsi agar kualitasnya baik, berbeton, betonnya pabrikan,” ujar KDM.
Karena itulah, pengambilalihan pengelolaan ruas jalan desa ini diharapkan bisa menghadirkan perbaikan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
Dengan pengelolaan yang terpusat, pembangunan jalan di desa diharapkan memiliki daya tahan lebih baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.