
26/05/2025
Sahabat-sahabat sepelayanan yang saya hormati,
Saya mengajukan diri sebagai Calon Sekretaris Umum Pengurus Pusat GMKI Masa Bakti 2025–2027 dengan penuh kesadaran, bahwa tanggung jawab ini bukan hanya struktural, tetapi juga spiritual. Bagi saya, tugas memimpin di tubuh gerakan ini tidak bisa dilepaskan dari proses pemurnian niat, pendalaman batin, dan keberanian untuk merawat keutuhan persekutuan di tengah banyaknya keretakan zaman.
Saya datang ke Kongres ###IX di Samarinda bukan dengan kemegahan di dada, tetapi dengan kerentanan yang jujur dan kesediaan untuk terus belajar—belajar dari perbedaan, dari kegagalan, dari suara-suara yang sunyi namun penting. Karena saya percaya, kepemimpinan di GMKI tidak dimulai dari panggung, melainkan dari ruang dalam yang sunyi: tempat di mana seseorang diuji bukan oleh kekuasaan, tapi oleh komitmen menjaga yang rapuh dan menyatukan yang tercerai.
Dalam semangat itu, saya melihat proses pemilihan ini bukan sekadar mekanisme demokratis, tapi juga ritus moral dan tanggung jawab kolektif. Sebab ketika kita memilih pemimpin, kita bukan hanya memilih program, kita memilih watak gerakan dua tahun ke depan. Kita memilih cara mendengar, cara menata medan layan, cara menjaga nalar dan iman tetap berjalan seiring.
Saya tidak datang dengan janji besar. Saya datang dengan tekad untuk menjaga ruang bersama ini tetap utuh dalam bingkai Ut Omnes Unum Sint, agar GMKI tetap mampu menjawab tantangan zaman, tanpa kehilangan jiwanya sebagai persekutuan, kesaksian, dan pelayanan.
Dengan penuh kerendahan hati, saya memohon restu, dukungan, dan ruang percaya dari sahabat-sahabat semua. Kiranya keputusan yang lahir dari forum ini bukan hanya sah secara sistem, tapi juga berakar dari hati yang bersih dan batin yang jernih.
Hormat saya:
Reinnel Kristo Hontong
Calon Sekretaris Umum PP GMKI
Masa Bakti 2025-2027