Lagi Viral

Lagi Viral Jangan lupa like dan share chanel ini ya guys 👌

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto buka suara terkait wajah pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis ...
16/03/2026

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto buka suara terkait wajah pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, viral di media sosial. ⁣

Budi menegaskan gambar tersebut berupa artificial intelligence (AI) dan menyesatkan.⁣ Budi berharap masyarakat bijak dalam bermedsos agar penyelidikan kasus fokus dan tidak terganggu.⁣

08/03/2026

"Diduga"terkunci di toilet saat bulan puasa, sejoli di landak, kalimantan barat berhasil diselamatkan warga.

26/02/2026

Seorang mahasiswi alami luk44 cukup parah usai d!b4c*k menggunakan k4pak oleh seorang mahasiswa di kampus UIN suska, tepatnya Fakultas Syariah Ilmu Hukum Kamis 26 Februari 2026 Belum diketahui apa motif pelaku nekat melakukan hal tersebut.

16/02/2026

Tiga remaja di Kabupaten Grobogan menjadi korban led4kan petasan. Insiden ini terjadi saat ketiganya sedang meracik bahan petasan yang mereka beli secara online. Kapolsek Toroh, AKP Joko Ismanto mengatakan peristiwa itu terjadi di Dusun Sanggih, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, pada Minggu (15/2) sekitar pukul 12.00 WIB.

"Di rumah Bapak Suhartanto RT 6 RW 3 Dusun Sanggih, terjadi peristiwa led4kan akibat bahan petasan," kata AKP Joko Ismanto dalam keterangan tertulis, Minggu (15/2/2026) malam. Joko menjelaskan, kejadian bermula saat ketiga korban berinisial AS (15), FS (13), dan AN (15) sedang meracik obat mercon.

"Korban meracik campuran bahan kimia yang terdiri dari natrium benzoat, belerang, KCLO yang dibeli oleh korban melalui aplikasi TikTok," ungkap dia. Proses peracikan dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana. Joko menyebut ledakan terjadi saat proses pengadukan. "Korban mencampurnya secara manual menggunakan wadah bekas plastik dan tempat nasi plastik warna hijau untuk mengayak campuran tersebut serta menggunakan gagang kayu untuk mengaduk, setelah selesai tiba-tiba bahan tersebut meledak," ujar Joko.

Akibat led4kan tersebut, ketiga korban mengalami luk4-luk4 Korban pertama, AS, disebut mengalami syok namun tidak mengalami luka fisik. Dia dirawat di klinik setempat. Korban kedua, FS, mengalami luka bakar ringan di kedua kaki, kedua tangan, dan wajah. "Korban FS juga mengalami luka di dada sebelah kiri diduga akibat percikan benda tajam dengan lebar 5 cm dengan 8 jahitan," ujar Joko.

Korban ketiga, AN, harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luk4 bakar. "Kondisi korban mengalami luk4 bakar sedang di bagian tangan kiri, kedua paha belakang dan kedua kaki. Posisi rawat inap di RS Panti Rahayu (Yakkum) Purwodadi," pungkasnya.

16/02/2026

Kasus viral dugaan aksi pencurian yang melibatkan pasangan suami istri (Pasutri) di Jalan Trans Kalimantan, Anjir Km 20, Kabupaten Barito Kuala (Batola), akhirnya terungkap. Pasutri tersebut berhasil diamankan di kawasan Binuang, Kabupaten Tapin, Jumat (13/2/2026) sore.

Dalam peristiwa yang terjadi Rabu (11/2/2026) itu, pelaku pria berinisial AAS diduga merupakan seorang oknum habib asal Pasuruan Jawa Timur. Ia beraksi bersama istrinya berinisial NU. Keduanya diketahui berdomisili di Kompleks Citra Pesona Mandiri Asri I, Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasutri tersebut diduga memperdaya seorang warga di kawasan Anjir dengan berpura-pura menumpang berteduh dan salat.

Namun, korban justru kehilangan uang tunai sekitar Rp6 juta serta perhiasan emas dan berlian dengan total nilai ditaksir mencapai Rp100 juta. Menanggapi kasus tersebut, Habib Salim bin Muhammad Nunci Alkaf, yang mewakili para habaib di Banjarmasin dan Kalsel, memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa pelaku pria merupakan oknum habib, namun menegaskan perbuatan tersebut sama sekali tidak mencerminkan ajaran maupun nilai habaib.

"Kami mengutuk keras perbuatan oknum tersebut. Kami tidak melindungi, apalagi menyembunyikan pelaku setelah melakukan kejahatan. Semua kami serahkan kepada Kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya, Sabtu (14/2/2026). Ia juga menambahkan, istri pelaku bukan dari kalangan habaib. Bahkan, penangkapan pelaku disebut merupakan hasil kerja sama para habaib dengan aparat Kepolisian setempat.

"Alhamdulillah, kasus viral ini sudah berhasil diamankan dan pelaku telah diserahkan ke Polres Barito Kuala. Ini bukti bahwa kami, habaib Kalimantan Selatan, tidak mentolerir perbuatan tercela oknum tersebut," ujarnya. Ia membeberkan oknum habaib tersebut memang orang bermasalah di tempat tinggal asalnya di Pasuruan, karena banyak masalah lalu ke Kalsel. "Pokoknya oknum orang yang bermasalah, kami serahkan proses hukumnya ke Kepolisian," tegasnya. Habib Salim turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi akibat ulah satu oknum yang berasal dari luar Kalimantan.

31/12/2025

Pria di Denpasar digeruduk driver ojol usai pesan grab namun suruh driver his4p "rudal", tak hanya satu driver ada belasan driver yang menjadi korban orderan palsu pria tersebut.

30/12/2025

Belakangan warga di sekitaran Parakan Muncang, Cimanggung, Sumedang diresahkan oleh kelakuan pria dalam video tersebut. Terbaru ia terlihat emosi diduga akibat lahan parkir hingga melakukan ancaman pembakaran minimarket.

Tak hanya itu, menurut laporan juga keresahan lainnya, pria tersebut seringkali beraksi dan memalak supir truk yang melintas. Di sisi lain, warga berharap tindakan tegas dari aparat kepolisian agar masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang tanpa adanya gangguan premanisme.

16/12/2025

Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dua pria yang diduga melakukan tindakan tidak pantas di dalam sebuah masjid di Kota Padang, Sumatera Barat.

Peristiwa tersebut memicu perhatian dan keprihatinan masyarakat. Dalam video yang beredar, kedua pria tersebut terlihat berada di dalam Masjid Syarif Cindakir, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungtekab, Kota Padang.

Aksi mereka kemudian diketahui dan dihentikan oleh pengurus masjid pada Senin siang, 15 Desember 2025. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas maupun tindak lanjut hukum atas kejadian tersebut.

16/12/2025

Pelaku penyebar ujaran kebencian terhadap salah satu suku, yakni Adimas Firdaus alias Resbob, ditangkap Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat (Ditressiber) Polda Jawa Barat di Semarang, Jawa Tengah.

Pelaku sempat berpindah-pindah tempat dan bersembunyi untuk menghindar dari kejaran polisi. Direktur Ditressiber Polda Jawa Barat Kombes Resza Ramadianshah mengatakan, Resbob bersembunyi di salah satu desa di Semarang hingga akhirnya ditemukan oleh polisi.

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi dari sejumlah pihak yang merasa dirugikan oleh pernyataan Resbob di media sosial. "Kita sudah melakukan pencarian dari Jumat kemarin, sudah ada pelaporan.

Yang bersangkutan pindah-pindah kota, Surabaya, kemudian Surakarta, terakhir ditangkap di Semarang.
Ini kita tangkapnya tadi di desa, tidak di rumah, dia sedang bersembunyi, berupaya bersembunyi," ucap Resza melalui keterangan resmi, Senin 15 Desember 2025.

13/12/2025

Orang-orang pada kenapa ?

12/12/2025

jenazah bernama Zainuddin ditemukan masih utuh usai dikubur selama 30 tahun di Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel). Kain kafan yang membalut jasad pria tersebut pun bahkan bersih saat dipindahkan. Peristiwa itu terungkap saat makam Zainuddin dibongkar di Desa Salama, Kecamatan Sabbang, Lutra pada Rabu (10/12/2025).

Sejumlah kerabat almarhum dibuat heran saat jenazah dikeluarkan dari makam untuk dipindahkan. "Kami semua kaget karena masih utuh betul. Jadi kita panggil ambulans datang untuk bantu bawa jenazahnya. Anehnya, semua itu kayu yang dipakai tutupi jenazah di makam habis tidak bersisa," kata adik almarhum, Syarifuddin kepada detikSulsel, Kamis (11/12/2025).

Syarifuddin menjelaskan, makam kakaknya dibongkar untuk dipindahkan di dekat rumah anaknya di Desa Bakka, Kecamatan Sabbang, Lutra. Keputusan ini diambil atas permintaan anak dari almarhum. "Semuanya atas permintaan anaknya. Cuma saya heran memang waktunya digali itu, karena ada kayak bau harum.

Awalnya saya kira cuma itu perempuan yang di samping bau, pas saya dekati itu perempuan tidak ada baunya, memang dari dalam makam," ujarnya. Syarifuddin menjelaskan, kakaknya wafat pada 1995 saat berumur kurang lebih 40 tahun.

Anak dari almarhum menginginkan jenazah dipindahkan di samping makam ibunya alias istri dari Zainuddin. "Jadikan lama mi sekitar 30 tahun (dimakamkan), otomatis kita pikirnya sisa kerangkanya. Jadi kami cuma bawa sarung, rencana mau disimpan tulangnya di situ," ungkap Syarifuddin.

Sementara itu, Kepala Desa Bakka, Jidil mengaku telah menerima informasi jenazah yang mayatnya masih utuh. Jenazah Zainuddin dibongkar dan dipindahkan agar keluarganya lebih mudah ketika hendak melakukan ziarah.

"Anaknya itu minta sama keluarganya untuk dipindahkan makam bapaknya ke belakang rumah, karena jauh kalau mau pergi ziarah. Saya tidak lihat langsung cuma yang datang pas penguburan bilang begitu (jasad masih utuh)," jelas Jidil.

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lagi Viral posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share