17/03/2026
Parigi Moutong – Aktivis mahasiswa menyoroti serius krisis kepemimpinan desa di Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Mereka menilai kondisi tersebut telah merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
Sorotan ini menguat setelah muncul dugaan penyalahgunaan dana desa yang melibatkan mantan kepala desa berinisial MRM. Informasi yang beredar menyebutkan MRM menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadi, sehingga sejumlah kewajiban kepada masyarakat tidak terpenuhi.
Dana tahap kedua tahun anggaran 2025 yang seharusnya dibayarkan kepada kader desa, tutor PAUD, guru mengaji, hingga pegawai syara belum diterima. Total tunggakan mencapai sekitar Rp50 juta dan berdampak langsung pada masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari program desa.
Aktivis mahasiswa Kecamatan Tomini, Wira Tombolotutu, menegaskan bahwa persoalan ini tidak berdiri sebagai kasus individu semata. Ia menilai kasus ini mencerminkan lemahnya tata kelola pemerintahan desa di wilayah tersebut.
“Minim transparansi, lemahnya tanggung jawab, dan tidak adanya laporan pertanggungjawaban yang jelas menunjukkan buruknya kepemimpinan desa,” tegas Wira.
Baca selengkapnya disini:
https://ekopolis.co.id/dugaan-penyalahgunaan-dana-desa-di-kecamatan-tomini-mahasiswa-tuntut-audit-menyeluruh/