01/05/2026
Aku tadi lihat satu foto lama, hitam putih, agak buram di pinggirnya.
Katanya diambil November 1918, di depan Brandenburg Gate.
Ada truk terbuka, di atasnya orang-orang bawa senjata,
wajahnya nggak jelas, tapi rasanya tegang banget.
Aku bayangin dinginnya udara Berlin waktu itu,
mungkin napas mereka kelihatan di udara, tipis-tipis.
Empat tahun perang…
kayak waktu yang nggak habis-habis, ya.
Tentara capek, pulang mungkin bukan sebagai pemenang,
di rumah orang-orang juga lapar, semuanya serba kurang.
Entah kenapa, yang kepikiran malah bukan soal politiknya,
tapi tentang perasaan orang-orang yang hidup di tengah itu.
Suara mesin truk, logam senjata kena tangan yang dingin,
dan kota yang biasanya rapi tiba-tiba penuh gelisah.
Kaisar turun tahta,
negara berubah bentuk begitu saja.
Aku nggak tau rasanya hidup di masa di mana
aturan yang kemarin masih berlaku,
tiba-tiba hari ini hilang.
Yang sebelumnya dianggap pasti,
ternyata bisa runtuh dalam hitungan minggu.
Kadang aku mikir,
orang-orang di foto itu sadar nggak ya
kalau mereka lagi berdiri di tengah sesuatu yang besar sekali?
Atau mereka cuma berusaha bertahan hari itu saja?
Seberapa sering dalam hidup,
kita baru ngerti arti sebuah momen…
justru setelah semuanya lewat?
#1918