Yopi info dunia terkini

Yopi info dunia terkini info terkini

Pengungkapan kasus bermula pada Jumat, 27 Februari 2026, ketika Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota...
03/03/2026

Pengungkapan kasus bermula pada Jumat, 27 Februari 2026, ketika Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota menerima informasi terkait adanya pengiriman paket yang diduga berisi narkotika jenis g***a melalui salah satu jasa pengiriman di Distrik Heram. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan pembuntutan terhadap kendaraan yang dicurigai membawa paket.

Sekitar pukul 15.00 WIT, penindakan dilakukan di kawasan Abepantai. Dalam upaya tersebut, terduga pelaku sempat melarikan diri. Petugas kemudian kembali ke kantor jasa pengiriman bersama saksi dan mengamankan satu paket karton berisi dua paket besar g***a yang dilakban cokelat dengan berat sekitar 400 gram.

Dari hasil pengembangan kasus pertama, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial FS alias J (24), warga Jalan Abepantai, Kota Jayapura.

Di hari yang sama, sekitar pukul 14.45 WIT, Tim Opsnal kembali melakukan penindakan di sebuah kamar kos di Jalan Kampung Ambon, Abepantai, Distrik Abepura. Lokasi tersebut diketahui kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan dan peredaran g***a. Saat penggeledahan, petugas menemukan g***a yang disembunyikan di atas plafon kamar kos.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial SF (31) beserta barang bukti g***a dengan total berat sekitar 57,98 gram, sejumlah plastik kliper, dan dua unit telepon genggam.

Selanjutnya, kedua tersangka bersama seluruh barang bukti diamankan ke Mapolresta Jayapura Kota untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
















‎Polsek KPL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 6 Kg G***a Melalui Jalur Laut, 2 Terduga Pelaku Diamankan‎Polresta Jayapura ...
01/03/2026

‎Polsek KPL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 6 Kg G***a Melalui Jalur Laut, 2 Terduga Pelaku Diamankan

Polresta Jayapura Kota,- Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura kembali menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika jenis g***a di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota. Dua orang terduga pelaku berhasil diamankan saat hendak berangkat menggunakan Kapal KM. Ciremai tujuan Sorong di Dermaga Pelabuhan Laut Jayapura, Sabtu (28/02) siang.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek KPL Jayapura, AKP H. Abdul Kadir, S.Sos menjelaskan bahwa penangkapan tersebut bermula saat pelaksanaan kegiatan pengamanan dan razia embarkasi penumpang KM Ciremai sekitar pukul 14.00 WIT.

‎“Pada saat kegiatan pengamanan dan pemeriksaan penumpang yang akan berangkat, anggota kami mencurigai seorang penumpang yang hendak melalui area pemeriksaan, namun setelah diperiksa tidak terdapat barang terlarang yang dibawanya. Namun setelah dilakukan pemantauan dan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan adanya komunikasi mencurigakan antara pelaku laki-laki dan seorang perempuan,” tegas Kapolsek.

‎Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial seorang pria berinisial GR (23) dan seorang perempuan berinisial YW (21).

‎Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan pengembangan terhadap komunikasi di handphone pelaku pertama, petugas kemudian mengamankan pelaku kedua yang berada di tempat tidur nomor 48 di Dek 4 bagian depan kapal.

‎“Dari hasil pemeriksaan terhadap barang bawaan pelaku perempuan, petugas menemukan satu karton berwarna coklat merek tos-tos tortilla chips yang di dalamnya berisi lima bundel besar dilakban warna coklat dan dibungkus pakaian. Setelah dilakukan penimbangan, total berat g***a yang diamankan mencapai 6.080 gram,” jelas AKP Kadir.

‎Adapun rincian berat barang bukti masing-masing bundel yakni 1.340 gram, 1.390 gram, 1.240 gram, 1.340 gram, dan 770 gram, dimana total keseluruhan mencapai 6.080 Gram atau 6 Kilogram lebih.

‎Selanjutnya, kedua pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek KPL Jayapura untuk pemeriksaan awal, sebelum akhirnya pada pukul 18.50 WIT diserahkan ke personel Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota guna proses hukum lebih lanjut.

‎Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan terhadap arus keluar masuk penumpang dan barang di pelabuhan.

‎“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah Pelabuhan Laut Jayapura. Pengawasan akan terus kami tingkatkan, terutama pada jalur transportasi laut yang rawan dimanfaatkan sebagai jalur distribusi,” tegas AKP H. Abdul Kadir.

‎Sementara itu, Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus Maclarimboen menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

‎“Kami mengapresiasi kesigapan dan ketelitian personel Polsek KPL Jayapura dalam mengungkap kasus ini. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungannya,” tegas Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen.

‎Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya.
















Polres Jayapura melalui Sat Reskrim telah menangani penemuan jenazah perempuan berinisial JR (75) di BTN Waibu Grand Jal...
26/02/2026

Polres Jayapura melalui Sat Reskrim telah menangani penemuan jenazah perempuan berinisial JR (75) di BTN Waibu Grand Jalur 2 secara cepat dan sesuai prosedur.

Berdasarkan olah TKP, pemeriksaan luar, serta visum sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban sempat mengeluhkan sakit dan berobat ke Puskesmas Waibu sebelum ditemukan meninggal dunia di rumah. Dugaan sementara, korban meninggal akibat sakit dengan perkiraan waktu kematian antara pukul 13.00 hingga 18.00 WIT.

Jenazah telah dievakuasi ke RSUD Yowari untuk pemeriksaan lanjutan dan saat ini menunggu kedatangan pihak keluarga, sementara kepolisian memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional dan transparan.

Summarized from : Polres Jayapura |
















TPNPB Kodap IV Sorong Raya Umumkan Duka Nasional Atas Wafatnya Letnan 1 Manuel Aimau Dan Prosesi Penguburan Secara Upaca...
26/02/2026

TPNPB Kodap IV Sorong Raya Umumkan Duka Nasional Atas Wafatnya Letnan 1 Manuel Aimau Dan Prosesi Penguburan Secara Upacara Kemiliteran

Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Senin, 23 Februari 2026

Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya bahwa pada hari Minggu, 7 Februari 2026 Wakil Komandan Operasi TPNPB Kodap IV Sorong Raya, Letnan 1 Manuel Aimau telah meninggal dunia karena sakit dan almarhum telah dimakamkan secara upacar kemiliteran pada hari Selasa, 9 Februari 2026 sekitar jam 15.00 sebagai penghargaan dan penghormatan terakhir atas jasa dan pengorbanan nya demi rakyat dan bangsa Papua.

Almarhum Manuel Aimau adalah sesosok pejuang sejati kemerdekaan bangsa Papua yang pertama kali membuka lapangan perang di Kodap IV Sorong Raya dan terlibat melakukan pembunuhan terhadap aparat militer kolonial Indonesia yang saat menjaga PT. Wanagalan Utama di Muara Waliagar, Kabupaten Teluk Bintuni dan berhasil merampas 1 pucuk senjata AK 101 dan lanjut berperang sejak tahun 2020 hingga 2025 dan berhasil menembak mati 1 aparat militer dan merampas 1 pucuk senjata snaiper. Seluruh senjata hasil rampasannya bersama pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya telah berada di Markas TPNPB sebagai aset dan telah digunakan dalam berbagai aksi dan penyerangan terhadap aparat militer kolonialisme.

Almarhum adalah prajurit pemberani dan banyak kali memimpin pasukan Dalam medan operasi dan terlibat baku tembak dengan aparat militer kolonialisme Indonesia, ia memiliki kemampuan tembak dan target 1 peluru 1 nyawa dan tidak pernah meleset dalam serangan sehingga ditakuti oleh aparat militer Indonesia selama melakukan operasi ke Markas TPNPB.

Dalam hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB secara resmi mengumumkan duka nasional atas wafatnya Wakil Komandan Operasi TPNPB Kodap IV Sorong Raya, Letnan 1 Manuel Aimau kepada seluruh pasukan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua serta para pejuang dimanapun anda berada dan kami juga mengimbau agar seluruh pasukan TPNPB untuk tetap berjuang, setia kepada bangsa dan Tanah Air, Papua Barat hingga merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua dari jajahan kolonialisme Indonesia.

Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Senin, 23 Februari 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

‎Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.

‎Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.

‎Jenderal Goliath Tabuni
‎Panglima Tinggi TPNPB-OPM

‎Letnan Jenderal Melkisedek Awom
‎Wakil Panglima TPNPB-OPM

‎Mayor Jenderal Terianus Satto
‎Kepala Staf Umum TPNPB-OPM

‎Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
‎Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM
















26/02/2026

Aksi mobil melawan arus berakhir di amuk masa yg sedang menunggu buka puasa...
















Aparat Kepolisian Resor (Polres) Jayapura menindaklanjuti dugaan penganiayaan terhadap tenaga medis yang terjadi di RSUD...
25/02/2026

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Jayapura menindaklanjuti dugaan penganiayaan terhadap tenaga medis yang terjadi di RSUD Yowari, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Rabu (25/02/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.58 WIT dan melibatkan keluarga pasien yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia (MD) saat menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Korban dalam kejadian ini yakni dr. SS (32), dokter jaga IGD, serta Zr. HT (38), perawat jaga IGD. Sementara terduga pelaku berinisial SS (69), yang diketahui merupakan orang tua pasien.

Kejadian bermula ketika pasien atas nama SS (40) dalam kondisi kritis dan mendapat tindakan medis berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP). Dalam proses penanganan sempat terjadi adu argumen antara pihak keluarga dan tenaga medis. Sekitar pukul 20.20 WIT, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga, yang kemudian diduga memicu reaksi emosional dari pihak keluarga hingga berujung pada tindakan penganiayaan.

Polres Jayapura segera merespons laporan tersebut dengan melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan, menegaskan bahwa setiap tindakan yang mengganggu ketertiban umum dan mengancam keselamatan tenaga medis akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menahan diri serta menghormati tenaga medis yang menjalankan tugas kemanusiaan. Selain penanganan hukum, kepolisian turut meningkatkan pengamanan di lingkungan rumah sakit guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pascakejadian.
















25/02/2026
















Info Gempa Mag:5.7, 24-Feb-26 16:46:50 WIT, Lok:1.96 LS, 138.95 BT (23 km Tenggara SARMI-PAPUA), Kedlmn:10 Km ::BMKG    ...
24/02/2026

Info Gempa Mag:5.7, 24-Feb-26 16:46:50 WIT, Lok:1.96 LS, 138.95 BT (23 km Tenggara SARMI-PAPUA), Kedlmn:10 Km ::BMKG
















Warga koya sudah b*k yg mengeluh...
24/02/2026

Warga koya sudah b*k yg mengeluh...
















24/02/2026

Kondisi longsor di ringroad Jayapura...
















Address

Jalan Tanah Hitam
Jayapura

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yopi info dunia terkini posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share