Itsmee Marr

Itsmee Marr Apa saja yang saya upload

Hal-hal yang terlihat seperti CINTA: - Seks - Panggilan telepon yang rutin - Ketergantungan/perhatian - Selalu keluar be...
04/04/2026

Hal-hal yang terlihat seperti CINTA:
- Seks
- Panggilan telepon yang rutin
- Ketergantungan/perhatian
- Selalu keluar bersama
- Foto mesra di media sosial
- Hadiah dan uang

Cinta yang Sesungguhnya:
- Rasa hormat
- Pengampunan
- Kepercayaan
- Komitmen
- Saling mendukung satu sama lain
- Tujuan bersama
- Tumbuh bersama
- Percakapan yang tulus
- Keintiman emosional dan fisik

Jika kamu harus terus berulang-ulang mengatakan hal yang sama kepada pasangan tentang perasaanmu namun tidak ada yang berubah, pahamilah bahwa ia tidak menghargaimu. Ini bukan karena dia tidak mendengarkan tapi ia memang tidak ingin mendengarkanmu.

04/04/2026

Waktu adalah panggung tanpa ulang tahun.
Setiap detik adalah peran yang tak bisa kau mainkan dua kali.

Jika hari ini kau hanya jadi penonton,
lalu kapan kau akan jadi tokoh utama dalam kisahmu sendiri?

Maka,
Jangan protes pada waktu yang cepat.
Bersyukurlah kau masih diberi kesempatan
untuk menulis bab baru sebelum buku itu ditutup.

Karena waktu tak peduli pada penyesalan,
tapi ia selalu membisikkan:

Aku masih memberimu hari ini pergunakanlah sebelum aku menjadi kenangan
yang tak bisa kau raih lagi.

02/04/2026

MOKONDO, NPD, DAN PATRIARKI…‼️

Ko sering dengar istilah ini… tapi kadang ko sendiri bingung juga artinya apa to…? 🤔

Mari kitong luruskan pelan-pelan…

MOKONDO itu apa?
Laki-laki yang tra mau kerja tanggung jawab…
tapi mau hidup enak.

Dia tra miskin uang saja…
tapi miskin rasa tanggung jawab.

Makan dari perempuan…
hidup dari perempuan…
tapi masih gaya besar,
seakan-akan dia yang paling hebat.

👉 Bahasa gampangnya:
hidup numpang… tapi lupa diri.

---
NPD itu apa?
Ini laki-laki yang pikir dunia ini putar di dia.

Semua harus ikut dia…
semua harus puji dia…
semua harus mengerti dia…

Tapi dia?
Tra pernah mengerti orang lain.

Perempuan capek… dia bilang:
“Ah ko lebay…”

Perempuan butuh dihargai…
dia malah bela diri terus.

👉 Bahasa gampangnya:
ego besar… hati kosong.

PATRIARKI itu apa?
Bukan salah kalau laki-laki jadi pemimpin…

Tapi jadi salah kalau:
dia mau dihormati… tapi tra mau tanggung jawab.

Mau ditaati…
tapi tra pernah bimbing.

Mau dihargai…
tapi dia sendiri tra pernah hargai perempuan.

👉 Bahasa gampangnya:
mau jadi kepala… tapi tra mau pikul beban.

Dengar baik-baik ee…‼️

Laki-laki sejati itu bukan yang suara paling keras…
tapi yang tanggung jawabnya paling jelas.

Bukan yang ego paling tinggi…
tapi yang tau diri jaga kepercayaan.

Kalau ko masih hidup dari pengorbanan perempuan…
tapi merasa paling berkuasa…

👉 Ko bukan pemimpin…
👉 ko itu cuma penumpang… yang lupa turun.

Dan jujur saja…
di zaman sekarang ini…

Banyak laki-laki begitu.
Hidup di atas keringat perempuan…
tapi masih mau atur… masih mau kuasai.

Ko harus belajar
Kalau tra mampu pimpin diri sendiri…
jangan paksa pimpin orang lain.

Kalau ko laki-laki…
perbaiki diri.

Kalau ko perempuan…
jangan kasih ruang untuk laki-laki yang cuma mau enak saja.

Hidup itu bukan tempat numpang…
ini tempat bertanggung jawab. 🔥..

Mengapa langit tetap kau pandangipadahal ia tak pernah benar-benar turun menghampiri?Mengapa hujan kau tunggupadahal ia ...
02/04/2026

Mengapa langit tetap kau pandangi
padahal ia tak pernah benar-benar turun menghampiri?

Mengapa hujan kau tunggu
padahal ia datang tanpa janji lalu pergi tanpa pamit?

Dan mengapa hatimu masih menetap di sana,
di tempat yang tak pernah benar-benar menjadi rumah?

Padahal bukan langit yang menjauh,
melainkan kakimu yang enggan melangkah.

Bukan hujan yang menghilang,
melainkan waktunya yang memang selesai.

Dan bukan orang lain yang sepenuhnya melukaimu,
melainkan harapanmu yang kau titipkan terlalu dalam.

Kau menanam rasa di tanah yang asing,
lalu kecewa saat ia tak tumbuh sesuai keinginan.

Kau menggenggam bayang-bayang,
lalu terluka saat ia tak bisa dipeluk dalam kenyataan.

Barangkali ..
yang perlu kau lepaskan bukan hanya seseorang,
melainkan dirimu
yang terlalu percaya pada sesuatu
yang sejak awal tak pernah berjanji untuk tinggal.

“SA CEREWET DEMI KO PU KEBAIKAN.”Ko pikir makin ko bicara panjang lebar, bicara suara besar dan akhirnya marah orang lan...
02/04/2026

“SA CEREWET DEMI KO PU KEBAIKAN.”

Ko pikir makin ko bicara panjang lebar, bicara suara besar dan akhirnya marah orang langsung sadar?

Trada.

Yang ada d**g makin kebal.
D**g makin malas tau.

Ko ulang dari pagi ayam berkokok sampe matahari tenggelam,
ko pikir itu peduli?

Kadang itu cuma emosi yang tra terkendali.

Dengar baik-baik.

Kalau tiap hari ko bicara hal yang sama dan tra ada perubahan,
itu bukan kurang keras.
Itu tanda ko pu cara salah.

Orang tra berubah karena ko cerewet.
Orang berubah kalau ada batas.

Ko bilang:
“Sa sudah bilang berkali-kali!”
Nah itu dia masalahnya.
Kenapa harus berkali-kali?

Yang benar harusnya :
Sekali bicara.
Jelas.
Tegas.
Kasih konsekuensi.

Kalau dilanggar?
Jangan tambah volume.
Tambah tindakan.

Coba lihat pola ini dengan jujur. Ko bicara panjang. Orang diam. Besok ulang lagi.

Yang berubah apa?

Tidak ada.

Karena tanpa konsekuensi, kata-kata hanya jadi suara latar.

Yang membuat orang menghargai bukan emosi. Bukan kemarahan. Bukan ceramah.
Tapi kepastian sikap.
Nah. Ini bagian yang paling orang takut lakukan.

Semua orang bisa marah.
Tidak semua orang berani pasang konsekuensi.

Sekarang kita bicara konkret. Bukan teori.

Konsekuensi itu bukan balas dendam.
Konsekuensi itu perubahan sikap yang konsisten saat batas dilanggar.

Misalnya:

1. Kalau tidak didengar waktu bicara

Ko sudah bicara jelas. Dia tetap abaikan.

❌ Salah:
Ngomel lagi. Tambah panjang. Tambah keras.

✅ Tindakan:
Berhenti bahas.
Tarik energi.
Kurangi diskusi.
Jangan lagi ingatkan 10 kali.

Kalau dia tanya kenapa ko dingin:
“Sa sudah bicara. Kalau tidak dianggap, sa juga tra perlu ulang.”

Tenang. Tidak emosi. Tapi tegas.

2. Kalau soal tanggung jawab rumah / keluarga

Ko sudah bilang: tolong lakukan ini.

Kalau tra dilakukan?

❌ Jangan ambil alih sambil ngomel.
Itu ajar dia bahwa ko tetap bereskan semuanya.

✅ Biarkan konsekuensi alami terjadi.

Baju tidak dicuci?
Dia pakai yang belum rapi.

Urusan yang dia tanggung tidak selesai?
Biarkan dia hadapi hasilnya.

Kadang orang baru belajar saat dia yang merasa tidak nyaman.

3. Kalau dia tidak menghargai waktu / komitmen

Ko sudah sepakat jam sekian.

Dia ulang-ulang terlambat atau abaikan.

✅ Tindakan:
Jangan tunggu.
Jangan drama.
Jalankan rencana tanpa dia.

Kalau dia protes:
“Kita sudah sepakat. Sa jalan sesuai kesepakatan.”

Tidak marah.
Tidak ceramah.
Tapi konsisten.

4. Kalau komunikasi selalu diabaikan

Ini yang paling berat.

Kalau tiap kali ko bicara dia cuek, main HP, atau meremehkan:

✅ Tindakan:
“Kalau ko tra siap dengar sekarang, sa tunggu sampai ko siap.”

Kalau tetap tidak?
Hentikan percakapan.

Jangan memohon untuk didengar.

Orang menghargai apa yang tidak mudah diakses.

Sekarang saya kasih prinsip besarnya.

Konsekuensi harus:

* Logis (sesuai pelanggaran)
* Tidak emosional
* Bisa dijalankan
* Konsisten

Kalau ko ancam tapi tra pernah lakukan,
wibawa hilang.

Kalau ko lakukan tapi besok lembek lagi,
orang belajar bahwa ko tidak serius.

Dan ini bagian paling jujur…

Konsekuensi sering membuat kita takut karena kita khawatir:

* Nanti dia marah.
* Nanti dia menjauh.
* Nanti hubungan tegang.

Tapi hubungan yang sehat bukan dibangun dari ketakutan kehilangan.

Karena semakin ko mengulang tanpa sikap,
ko sedang ajar orang untuk tra anggap serius ko pu omongan.

Dan satu lagi yang paling sakit:

Kadang ko marah bukan karena mau perbaiki keadaan.
Ko marah karena ko rasa tra dihargai.

Itu beda.

Kalau tujuan ko benar mau bangun rumah tangga,
berhenti jadi sirene kebakaran tiap hari.

Ko marah karena ko takut tidak dianggap.

Tapi rasa takut yang dibungkus dengan cerewet hanya membuat ko terdengar semakin lemah.

Harga diri tidak perlu berteriak.
Harga diri berdiri diam dan jelas.

Bicara seperlunya. Tentukan batas. Jalankan tanpa drama.

Kalau orang melanggar dan ko tetap sama seperti biasa, itu bukan mereka yang tidak hormat.

Itu ko yang mengajarkan mereka begitu.

Tenang. Tidak perlu emosional.

Yang mematikan itu bukan suara keras.

Yang mematikan itu konsistensi.
Jadi pemimpin yang tenang.
Yang kalau bicara satu kali saja,
orang langsung tahu itu serius.

Keras itu perlu.
Tapi keras yang ada arah.

Bukan keras karena emosi,
tapi keras karena prinsip.

Kalau tidak,
ko cuma capek sendiri
dan ko pu wibawa habis pelan-pelan.

13/02/2026

🗣️ Mengapa perempuan kebanyakan lebih memilih menjadi janda dari pada harus menikah lagi???

Karena bagi perempuan yang sudah pernah terluka,
ketenangan hati lebih berharga daripada sekedar status istri.
Menjanda bukan karena tidak ingin bahagia,
tapi karena sudah tahu pahitnya hidup dengan laki-laki yang salah.
Bersama tapi disakiti, ditemani tapi diabaikan,
lebih menyiksa daripada sendiri tapi tenang.
Perempuan yang memilih menjanda sudah belajar:
tidak semua yang datang membawa bahagia,
tidak semua yang melamar layak diterima.
Lebih baik sendiri, menjaga harga diri dan anak,
daripada menikah lagi tapi mengulang luka yang sama.
Menjanda itu pilihan sadar.
Bukan aib, bukan kegagalan—
tapi bentuk keberanian mencintai diri sendiri.

Kedewasaan bukan tentang tidak pernah marah,Tapi tentang bagaimana mengelola rasa itu dengan bijak.Ketika seseorang memb...
13/02/2026

Kedewasaan bukan tentang tidak pernah marah,
Tapi tentang bagaimana mengelola rasa itu dengan bijak.
Ketika seseorang membuat kita kecewa,
Kita dapat memilih untuk marah atau memaafkan.

Marah dapat membuat kita kehilangan kendali,
Tapi memaafkan dapat membuat kita lebih dewasa.
Kedewasaan bukan tentang tidak pernah terluka,
Tapi tentang bagaimana kita menghadapi luka itu.

Ketika rasa marah muncul, kita dapat memilih,
Untuk membiarkannya menguasai kita atau untuk memaafkannya.
Kedewasaan adalah tentang bagaimana kita mengelola rasa,
Bukan tentang bagaimana kita menunjukkan rasa itu.

Jadi, mari kita belajar untuk mengelola rasa marah,
Dengan bijak dan dewasa, kita dapat menghadapi setiap tantangan.
Kedewasaan bukan tentang tidak pernah marah,
Tapi tentang bagaimana kita mengelola rasa itu dengan bijak


13/02/2026

UNTUK SUAMI ATAU ISTRI YANG DIHIANATI
DUnia tidak hancur karena Kau dihianati.
Tapi dunia hancur kalau hatimu hancur.
Karena itu ini kekuatan untuk mu.

Penghianatan itu jahat.
Ia melukai hati, merusak kepercayaan, dan menghancurkan ikatan perkawinan.
Tidak ada pembenaran apa pun untuk itu.
Siapa pun pelakunya—suami atau istri—salah tetap salah.

Tetapi ingat ini dengan tegas:
kejahatan orang lain tidak boleh menghancurkan hidupmu.

Jangan biarkan penghianatan membuatmu hancur dua kali:
pertama oleh perbuatannya,
kedua oleh hatimu sendiri yang dikuasai marah, dendam, dan putus asa.

Menangis boleh.
Sakit itu nyata.
Kecewa itu wajar.
Tetapi menyerah dan rusak bukan pilihan.

Rawat hatimu.
Artinya: hentikan menyalahkan diri terus-menerus.
Hentikan hidup dalam rasa malu.
Hentikan membiarkan luka mengendalikan keputusanmu.

Jaga hatimu.
Artinya: jangan balas dosa dengan dosa.
Jangan turunkan standar hidupmu.
Jangan berubah menjadi pribadi pahit, kasar, dan kehilangan arah.

Penghianatan merusak pernikahan,
tetapi tidak berhak merusak nilai dirimu.

Kamu tetap manusia berharga.
Kamu tetap layak dihormati.
Kamu tetap punya masa depan.

Berdirilah.
Hadapi hidup dengan kepala tegak.
Bangun kembali dengan hati yang dijaga,
pikiran yang jernih,
dan langkah yang bertanggung jawab.

Biarkan yang jahat berhenti pada pelakunya.
Jangan kamu yang ikut rusak, apalagi terlibat menjadi jahat

Rawat hatimu.
Jaga hatimu.
Dari sanalah kekuatanmu lahir
untuk bangkit, berjalan, dan hidup dengan benar..





13/02/2026

Seorang wanita TIDAK AKAN PERNAH PERGI tanpa harus ada pria lain. Jika dia membuangmu, sudah ada pengganti yang menunggu, dan dia siap untuknya.

Jangan tertipu. Ketika seorang wanita meninggalkanmu, itu bukan karena dia "ingiin sendirian. "Itu karena dia sudah membuka pintu lain bersama dengan hatinya,

Laki-laki percaya bahwa wanita mengakhiri sesuatu terlebih dahulu dan kemudian mencari yang baru, tetapi kenyataannya justru sebaliknya:

mereka menemukan, kemudian mereka menyelesaikan.

mereka mengamankan, lalu mereka melepaskannya.

, mereka merencanakan, lalu mereka mengeksekusi.

✋ Sangat menyakitkan untuk menerima, tetapi jika dia meninggalkanmu, kemungkinan orang lain sudah ada di ranahnya.

Inilah cara kerja realitas yang keras, tuan-tuan:

Jarak emosional -,Dia berhenti berdebat, berhenti menuntut, berhenti peduli. Secara mental, dia sudah keluar dari hubungan.

Menjelajahi opsi - Dia mungkin belum bersama orang lain, tetapi dia sedang mensurvei pasar.
Dia tidak akan tinggal sendirian untuk waktu yang lama.

Menutup kesepakatan berikutnya - Bisa jadi mantan, teman lama, atau pengagum baru yang tahu persis apa yang harus dikatakan pada saat yang tepat.

Berjalan pergi tanpa melihat ke belakang - Tidak ada kesempatan kedua, tidak ada "mari kita coba lagi. " Pada saat kamu menyadari apa yang terjadi, dia sudah bersama orang yang baru, sedangkan kamu masih berusaha memprosesnya.

Inilah kebenaran yang tidak mereka katakan kepadamu:

👉 Jika seorang wanita meninggalkanmu, itu karena dia sudah memiliki orang lain yang mendukungnya.
👉 Jika dia mengatakan dia "butuh waktu," dia sudah menginvestasikan waktunya di tempat lain.
👉 Jika dia bersumpah dia sendirian setelah perpisahan, dia hanya tidak ingin kamu tahu dengan siapa dia.

Masalahnya adalah, pria mengira ini hanya "nasib buruk", tetapi pada kenyataannya, itu kebodohan.

Wanita tidak bermain secara krasak krusuk , mereaka mainnya rapi ,mereka bermain catur. Dan sementara kamu yakin bahwa "semuanya baik-baik saja," dia sudah membuat langkah selanjutnya.

Jangan naif. Jika Kamu melihat dia menarik diri, bersiaplah.

Karena hal berikutnya yang akan kamu dengar adalah: "Aku butuh ruang. "

✅ Jika kamu pikir dia akan kembali, bangunlah—dia sudah menggantikanmu.
✅ Jika kamu masih percaya dia pergi karena dia "ingin sendirian", selamat kamu masih percaya pada d**geng. ...

Jangan pernah menceritakan keburukan perempuan yang masa lalunya sudah hancur, atau masa mudanya yang penuh luka.Karena ...
13/02/2026

Jangan pernah menceritakan keburukan perempuan yang masa lalunya sudah hancur, atau masa mudanya yang penuh luka.
Karena kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang ia lewati.
Mungkin dia salah, tapi mungkin juga dia hanya sedang bertahan hidup.
Mungkin dia jatuh, tapi dia juga sudah berjuang untuk bangkit.
Setiap orang punya cerita kelam yang tidak ingin diulang.
Mengungkit masa lalu bukan membuat kita terlihat benar, tapi hanya menunjukkan bahwa kita tidak punya empati.
Perempuan yang pernah hancur bukan berarti tidak pantas dihargai.
Justru sering kali, perempuan yang paling kuat adalah mereka yang pernah diremehkan, disakiti, dan dijatuhkan — tapi tetap memilih untuk bangkit dan memperbaiki diri.
Belajarlah menutup aib orang lain, supaya Tuhan juga menutup aib kita.
Karena masa lalu adalah pelajaran, bukan bahan gosip.

Diam dan menjaga jarak adalah benteng terakhir seorang wanita untuk tetap waras.Bukan karena ia bodoh atau takut bicara,...
13/02/2026

Diam dan menjaga jarak adalah benteng terakhir seorang wanita untuk tetap waras.
Bukan karena ia bodoh atau takut bicara, tapi karena setiap kata yang keluar dari mulutnya selalu dipatahkan, disepelekan, bahkan dijadikan senjata untuk melukainya kembali.
Saat seorang wanita berhenti berdebat, berhenti menuntut, dan memilih dingin, itu bukan karena masalah sudah selesai.
Justru di situlah hatinya sudah terlalu penuh oleh luka.
Ia capek menjelaskan perasaannya kepada orang yang tidak pernah berniat mengerti.
Dan kalau sampai hari ini ia masih bertahan, jangan besar kepala.
Itu bukan karena ko hebat, bukan karena cinta masih utuh. Ia bertahan karena ada anak. Anak yang tidak minta lahir di tengah kekacauan orang dewasa.
Anak yang tidak pantas jadi korban ego, selingkuh, dan tanggung jawab yang setengah-setengah.
Seorang wanita bisa menahan sakit, bisa menelan kecewa, bahkan bisa mematikan perasaannya sendiri—tapi itu semua ada batasnya.
Diamnya adalah peringatan terakhir. Jaraknya adalah tembok terakhir.

Dan ingat baik-baik:

ketika seorang wanita sudah tidak marah, tidak menuntut, tidak menangis—itu bukan damai. Itu tanda ia sudah siap pergi, dan saat itu terjadi, tidak ada lagi alasan, tidak ada lagi kesempatan.

Address

Jln. Raya Sentani Abepura Uncen Bawa
Jayapura
99351

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Itsmee Marr posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share