Kaltara Pos

Kaltara Pos Menyajikan berita-berita serta informasi terkini berupa video | Jangan Lupa Follow

30/05/2026

Absen dulu daerah mana aja mati lampu?

17/05/2026

Pelarian FR (30), terduga pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi asal Nunukan akhirnya berakhir. Setelah sempat kabur ke Surabaya, pelaku berhasil ditangkap aparat kepolisian dan kini akan dibawa kembali ke Makassar untuk menjalani proses hukum.

Kasus ini menyita perhatian publik karena korban diduga dijebak melalui modus lowongan kerja palsu di Facebook. Warganet pun diimbau lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas sumbernya, terutama yang meminta datang ke lokasi tertentu tanpa verifikasi.

Semoga korban mendapatkan pendampingan dan keadilan yang layak. 🙏

14/05/2026

Kasus dugaan penyekapan dan rudapaksa terhadap seorang mahasiswi asal Nunukan, Kalimantan Utara, menghebohkan publik setelah videonya viral di media sosial.

Seorang mahasiswi berinisial MA (21) diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di sebuah rumah mewah kawasan perumahan elite di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Korban disebut disekap selama tiga hari oleh seorang pria yang baru dikenalnya melalui Facebook.

Peristiwa ini kini menjadi sorotan publik dan menuai banyak perhatian warganet. Pihak keluarga berharap kasus tersebut dapat segera ditangani secara serius dan korban mendapatkan pendampingan serta perlindungan hukum.

Wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur diguncang tragedi berdarah di area konsesi PT Timber Dana, Des...
21/04/2026

Wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur diguncang tragedi berdarah di area konsesi PT Timber Dana, Desa Benangin II, Kabupaten Barito Utara. Lima orang dilaporkan tewas, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Peristiwa terjadi saat sekelompok pelaku diduga datang ke pondok korban dan melakukan serangan brutal. Setelah kejadian, para pelaku disebut melarikan diri, sementara korban dievakuasi ke RSUD Muara Teweh.

Kapolres Barito Utara, Singgih Febiyanto, memastikan polisi masih melakukan pengejaran intensif. Hingga kini motif kejadian masih didalami, termasuk dugaan sengketa lahan maupun konflik lama.

Bagaimana Pendapatmu?




Warga Jalan Anggrek Gang 2, Tarakan, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial BS yang ditemukan meninggal duni...
20/04/2026

Warga Jalan Anggrek Gang 2, Tarakan, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial BS yang ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya, Senin (20/4) malam.

Korban diketahui tinggal seorang diri. Penemuan bermula saat pemilik kontrakan curiga karena korban beberapa hari tidak terlihat dan bau menyengat tercium dari dalam rumah.

Ketua RT setempat, M. Aziz Salfata, kemudian menghubungi polisi. Saat dicek, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dan korban ditemukan di atas kasur dalam kondisi telah meninggal.

Warga menyebut korban sempat mengeluhkan sakit kepala. Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait penyebab kematian.

Bagaimana pendapatmu?








Lapas Kelas IIA Tarakan memperketat pengawasan untuk mencegah masuknya handphone dan narkoba. Pemeriksaan dilakukan 3 hi...
20/04/2026

Lapas Kelas IIA Tarakan memperketat pengawasan untuk mencegah masuknya handphone dan narkoba. Pemeriksaan dilakukan 3 hingga 4 lapis, mulai dari pintu masuk hingga blok hunian.

Kasi Binadik Lapas Tarakan, Fitroh Qomarudin, menyebut seluruh barang bawaan pengunjung diperiksa detail. CCTV dan lampu sorot juga dipasang di titik strategis, termasuk area tembok lapas.

Kunjungan dibatasi dua kali seminggu dengan durasi sekitar 30 menit. Lapas menegaskan tidak ada toleransi bagi pihak yang terlibat penyelundupan.

Bagaimana pendapatmu?







Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Tarakan kembali digelar dengan terdakwa Johansyah ...
20/04/2026

Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Tarakan kembali digelar dengan terdakwa Johansyah alias Bagong dan Rudi Adi Suwarno.

Dalam persidangan, saksi dari Bareskrim Polri mengungkap adanya aliran dana mencurigakan senilai sekitar Rp6,5 miliar selama periode 2019 hingga 2025. Dana tersebut diduga berasal dari jaringan peredaran narkotika dan mengalir melalui sejumlah rekening.

Penyidik juga menyita sejumlah aset, di antaranya tanah dan bangunan di Juata Permai serta dua unit kendaraan. Sementara pihak terdakwa menyatakan tidak mengetahui asal-usul dana yang masuk ke rekening tersebut.

Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan berikutnya.

Bagaimana pendapatmu?








Tunggakan BPJS Kesehatan di Tarakan yang mencapai puluhan miliar rupiah menjadi sorotan. Ketua Komisi II DPRD Tarakan, S...
20/04/2026

Tunggakan BPJS Kesehatan di Tarakan yang mencapai puluhan miliar rupiah menjadi sorotan. Ketua Komisi II DPRD Tarakan, Simon Patino, menyebut persoalan ini berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Saat ini, lebih dari 39 ribu warga disebut menunggak iuran, sehingga berpotensi terkendala mengakses layanan kesehatan. DPRD Tarakan pun mendorong skema “pemutihan” tunggakan melalui intervensi anggaran daerah.

Namun, pelaksanaannya masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat. DPRD menegaskan akan mengawal kebijakan ini agar warga segera mendapat kepastian layanan kesehatan.

Bagaimana pendapatmu?







Meski seluruh KKMP sudah terbentuk, belum ada yang berjalan optimal. Aktivitas masih minim dan pembangunan gedung belum ...
20/04/2026

Meski seluruh KKMP sudah terbentuk, belum ada yang berjalan optimal. Aktivitas masih minim dan pembangunan gedung belum merata. Dari sekitar 10 koperasi aktif, baru 4 yang memiliki fisik bangunan.

Koordinator KKMP menyebut pembangunan belum merata dan menekankan koperasi tak harus punya gedung megah, yang penting fungsi berjalan. Kendala juga dipicu perubahan regulasi dan percepatan program dari pusat.

Bagaimana pendapatmu?

Polda Banten mengusut kasus dugaan kekerasan S3KSU4L terhadap 11 anak di bawah umur yang diduga dilakukan seorang pengaj...
20/04/2026

Polda Banten mengusut kasus dugaan kekerasan S3KSU4L terhadap 11 anak di bawah umur yang diduga dilakukan seorang pengajar bela diri di Kabupaten Serang. Dalam pengembangan perkara, polisi juga menemukan dugaan praktik aborsi ilegal yang melibatkan salah satu korban.

Terduga pelaku disebut memakai modus ritual spiritual untuk memperdaya para korban. Polisi kemudian menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni pelaku utama dan satu orang lain yang diduga ikut membantu.

Saat ini kasus masih terus didalami. Kepolisian menegaskan penanganan hukum berjalan bersamaan dengan upaya perlindungan serta pendampingan psikologis bagi para korban.

Bagaimana pendapatmu?

Address

Gedung Silver Radar Tarakan, Jl. Mulawarman, Depan Bandara Internasional Juwata Tarakan
Kalimantan Utara

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 08:00 - 12:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kaltara Pos posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share