Relawan Anti Hoax Karanganyar

Call

Relawan Anti Hoax Karanganyar Kumpulan warga Karanganyar yang secara sukarela membantu masyarakat memberikan informasi tentang hoax yang beredar di media sosial

Untuk Para Konten Kreator FB PROJadikan rejeki Halal untuk menyampaikan  konten konten bermanfaat Agar uang yang anda ha...
04/10/2026

Untuk Para Konten Kreator
FB PRO

Jadikan rejeki Halal untuk menyampaikan
konten konten bermanfaat

Agar uang yang anda hasilkan dari media sosial
Berkah dan bermanfaat

Cara tercepat cek postingan apakah hoax atau tidak di Facebook:Klik BagikanPilih ikon Meta AI (yang ungu)Kirim postingan...
29/09/2026

Cara tercepat cek postingan apakah hoax atau tidak di Facebook:

Klik Bagikan

Pilih ikon Meta AI (yang ungu)

Kirim postingan itu.

Langsung dapat penjelasan dari Meta AI
Simpel banget! Yuk coba di postingan yang dicurigai.

Contoh gambar kiri

Dua gambar ini Mana yang asliHampir masyarakat kita sudah tidak bisa membedakan di jaman AI iniFoto dari grup Timpa Teks
27/07/2026

Dua gambar ini
Mana yang asli

Hampir masyarakat kita sudah tidak bisa membedakan di jaman AI ini

Foto dari grup Timpa Teks

[CEK FAKTA] DPR Resmi Tolak Pengesahan RUU Perampasan Aset Ajukan Presiden Prabowo?FIX HOAX! 🛑🏛️​Halo sedulur Karanganya...
10/07/2026

[CEK FAKTA] DPR Resmi Tolak Pengesahan RUU Perampasan Aset Ajukan Presiden Prabowo?
FIX HOAX! 🛑🏛️

​Halo sedulur Karanganyar! Beredar sebuah tangkapan layar dari grup Facebook "INFO CEGATAN SOLO (ICS)" yang diunggah oleh akun S Iyon. Postingan tersebut membuat kehebohan karena menarasikan bahwa DPR secara resmi menolak pengesahan RUU Perampasan Aset yang diajukan oleh Presiden Prabowo dalam rapat paripurna terakhir, dengan embel-embel "Krisis Hukum".

​Eits, tunggu dulu, Lur! Jangan keburu panas atau langsung pencet tombol share ke grup WA. Setelah tim RAHKA (Relawan Anti Hoax Karanganyar) telusuri berdasarkan data konfirmasi dari JalaHoaks dan Kompas.com, informasi tersebut dipastikan TIDAK BENAR alias HOAX. ❌

​Faktanya:
​Narasi yang menyebutkan DPR menolak permintaan Prabowo untuk mengesahkan RUU Perampasan Aset adalah hoaks belaka. Klaim tersebut tidak memiliki dasar dan tidak dapat diverifikasi kebenarannya.

​Gambar dan narasi yang beredar seringkali mencatut momen yang salah konteks. Momen yang kerap digunakan oleh penyebar hoaks (seperti foto Ketua DPR RI mengangkat palu) sebenarnya adalah momen pidato pertama Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI periode 2019-2024 yang diunggah oleh Liputan6.

​Pada momen pidato tersebut, tidak ada pembahasan mengenai penolakan RUU Perampasan Aset usulan Presiden. Pidato itu justru berisi janji untuk menjadikan pembahasan RUU yang tertunda di periode sebelumnya sebagai prioritas.

SUMBER FAKTA:

https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/03/26/163600682/-hoaks-dpr-tolak-permintaan-prabowo-untuk-sahkan-ruu-perampasan-aset

https://www.liputan6.com/news/read/4076497/pidato-pertama-puan-maharani-sebagai-ketua-dpr-bicara-nkri-hingga-kritik?page=2

 Bupati Sukoharjo dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat ini adalah Hj. Etik Suryani, S.E., M.M.. Ia men...
09/07/2026



Bupati Sukoharjo dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat ini adalah Hj. Etik Suryani, S.E., M.M.. Ia menjabat untuk periode keduanya pada masa jabatan 2025–2030 dikabarkan terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (9/7/2026) malam.

Di beberapa media sosial Soloraya

Dari informasi yang didapatkan, salah satu yang terjaring OTT adalah Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan kini telah dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk diperiksa.

Sampai saat ini baru 1 media online yang mengabarkan isu tersebut.

Dari link dibawah

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, diduga terjaring dan dibawa ke Mapolres, namun belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait.

Bupati Karanganyar : Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026Kepala BPS Kabupaten Karanganyar dan Bupati Karanganyar Canan...
22/06/2026

Bupati Karanganyar : Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Kepala BPS Kabupaten Karanganyar dan Bupati Karanganyar Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Karanganyar
Senin, 22 Juni 2026 Perwakilan petugas Sensus Ekonomi 2026 dari Kecamatan jaten, tasikmadu, dan Karanganyar hadir di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar dalam kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026. Selain Bupati Karanganyar, kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda dan juga Camat se-kabupaten Karanganyar.

Acara ini menjadi momentum resmi pelepasan petugas lapangan yang melakukan pendataan door to door kepada seluruh pelaku usaha dan juga keluarga yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar sebagai bagian dari pelaksanaan program nasional Sensus Ekonomi 2026.

Kepala BPS Kabupaten Karanganyar, Lin Purwati, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan statistik berskala nasional yang bertujuan menyediakan data lengkap dan mutakhir mengenai struktur, karakteristik, serta sebaran kegiatan usaha di Indonesia. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, perencanaan investasi, penguatan daya saing usaha, serta evaluasi berbagai program pembangunan yang berkaitan dengan sektor ekonomi. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha sangat diperlukan agar data yang dikumpulkan akurat, berkualitas, dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan memastikan petugas dapat menjalankan tugasnya dengan baik di lapangan. Beliau juga akan menghimbau kepada perangkat daerah seperti camat dan juga kepala desa/lurah untuk ikut mendukung kegiatan Sensus Ekonomi 2026 sehingga pendataan bisa berjalan lancar dan mendapatkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan bangsa. Hasil dari Pendataan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat menjadi cerminan perekonomian masyarakat saat ini.




[Klasifikasi Gambar AI]Halo sedulur Karanganyar! Beredar sebuah postingan di media sosial yang menarasikan bahwa "pocong...
30/05/2026

[Klasifikasi Gambar AI]
Halo sedulur Karanganyar! Beredar sebuah postingan di media sosial yang menarasikan bahwa "pocong alih profesi" menjadi penggembala sapi dan kambing di malam hari.

​Meskipun bagi sebagian orang ini terlihat seperti lelucon, postingan semacam ini seringkali dibagikan ulang ke grup-grup WhatsApp keluarga tanpa konteks, yang akhirnya malah membuat warga (terutama anak-anak dan orang tua) menjadi resah dan takut keluar malam.

​Tim RAHKA (Relawan Anti Hoax Karanganyar) menegaskan bahwa foto tersebut adalah TIDAK NYATA (HOAX). Gambar tersebut murni hasil rekayasa komputer menggunakan teknologi
Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

​Bagaimana cara kita mengenali kalau gambar ini buatan AI? Mari kita bedah kejanggalannya:

1. ​Logika Anatomi yang Mustahil: Coba perhatikan sosoknya. Sosok pocong identik dengan tangan yang terikat rapat di dalam kain kafan. Namun di gambar tersebut, sosok itu memegang tali tuntunan sapi dan menggendong kambing dengan sangat leluasa. AI seringkali "halusinasi" dan menabrak logika fisik dunia nyata.

2. ​Pencahayaan (Lighting) yang Tidak Wajar: Meskipun latarnya di tengah sawah dan kebun pada malam hari yang gelap gulita, sosok pocong, sapi, dan kambing tampak sangat terang benderang seolah disorot lampu studio raksasa. Bayangan (shadow) yang dihasilkan juga tidak konsisten dengan arah cahaya yang natural.

3.​Tekstur Lingkungan yang Menyatuh (Blending): Kalau gambarnya di-zoom, tekstur air sawah, rumput, dan dedaunan pohon pisang terlihat seperti coretan lukisan digital atau cat air yang nge-blur. Detail daunnya tidak tajam seperti foto jepretan kamera asli, melainkan melebur satu sama lain khas smoothing dari mesin generator AI.
​Kemajuan teknologi AI memang luar biasa dan bisa menghasilkan gambar apa saja hanya dengan ketikan teks. Sayangnya, fitur ini sering dipakai oknum untuk membuat gambar horor atau kriminal palsu demi mengejar viral dan likes.

​Yuk, jadi netizen yang jeli dan cerdas! Jangan mudah tertipu oleh gambar aneh di media sosial. Sampaikan informasi ini ke grup keluarga Anda agar tidak ada lagi yang termakan isu ketakutan fiktif.
​Ingat: Saring Sebelum Sharing! 🛡️

​

[KLARIFIKASI HOAX] Demi Cuan FB Pro, Sebar Teror Pocong Fiktif Berujung Berurusan dengan Polisi! 🚫👻​Belakangan ini warga...
24/05/2026

[KLARIFIKASI HOAX] Demi Cuan FB Pro, Sebar Teror Pocong Fiktif Berujung Berurusan dengan Polisi! 🚫👻

​Belakangan ini warga sempat dibuat ketakutan dengan beredarnya isu teror pocong di wilayah Kudus. Fakta sebenarnya kini telah terungkap: isu tersebut dipastikan adalah HOAX alias berita bohong!

​Berdasarkan tindakan yang telah diambil oleh pihak kepolisian, berikut adalah fakta-fakta dari kejadian tersebut:

​Pada hari Minggu, 24 Mei 2026, , pemilik akun Facebook bernama "Kang Momon".
​Akun tersebut terbukti sering mengunggah berita hoax tentang keberadaan pocong yang sukses membuat warga masyarakat resah.
​Motif pelaku sangat disayangkan: ia mengaku mengunggah konten-konten bohong tersebut semata-mata untuk menarik keuntungan materi (uang) dari setiap konten melalui fitur Facebook Pro.

​Pelaku mengakui bahwa ia hanya mengambil foto pocong dari beranda Facebook yang lewat, lalu mempostingnya ulang tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu

​Saat ini, pelaku telah dimintai klarifikasi di Kantor Pelayanan Publik Polres Kudus. Ia telah menyadari kesalahannya dengan membuat video permohonan maaf kepada masyarakat atas keresahan yang ditimbulkan. Selain itu, pelaku juga telah menandatangani surat pernyataan bermeterai berisi janji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
​Dalam klarifikasinya, pelaku sendiri mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

​Pesan untuk netizen: Ini adalah pelajaran berharga! Jangan sampai demi mengejar views, engagement, atau sekadar ikut-ikutan monetisasi akun, kita menghalalkan segala cara hingga rela menebar ketakutan dan kebohongan di masyarakat.
​Tetap tenang, gunakan logika, dan pastikan kebenaran informasi langsung dari pihak berwajib.
​Saring Sebelum Sharing! 🛡️
berat
​

22/05/2026

Wes rasah gawe postingan pocong jare tekan kene jare tekan kono,
Di gbloki wong gblok percoyo ngeram. Kui gur wong nganggur, malah gur marai nyebar keresahan!

06/05/2026

Memprihatinkan
Sekolah Dasar
Sampai roboh di karanganyar

Address

Karanganyar

Telephone

+6283259422172

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Relawan Anti Hoax Karanganyar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share