Muslim Chanel

Muslim Chanel Young Alajerh Fans ๐Ÿ’–

Good morning fans men at work ๐Ÿค๐ŸŒน
09/08/2025

Good morning fans men at work ๐Ÿค๐ŸŒน

Happy Friday to all my fans around the world ๐Ÿ™๐Ÿฅบ๐Ÿค๐Ÿ™‡๐Ÿฝ
09/08/2025

Happy Friday to all my fans around the world ๐Ÿ™๐Ÿฅบ๐Ÿค๐Ÿ™‡๐Ÿฝ

09/08/2025
๐™ˆ๐™š๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™ช๐™ก ๐™‹๐™Ž๐™† ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ฎ๐™ช๐™ข๐™—๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฃ ๐Ÿญ๐Ÿฎ ๐™ˆ๐™ž๐™ก๐™ž๐™–๐™ง ๐™๐™–๐™ง๐™ฉ๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– โš˜๏ธ๐ŸŒบ๐Ÿ’–Dia adalah Koh Steven yg sudah sudah meninggal dunia pada 14 Okto...
02/06/2025

๐™ˆ๐™š๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™ช๐™ก ๐™‹๐™Ž๐™† ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ฎ๐™ช๐™ข๐™—๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฃ ๐Ÿญ๐Ÿฎ ๐™ˆ๐™ž๐™ก๐™ž๐™–๐™ง ๐™๐™–๐™ง๐™ฉ๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– โš˜๏ธ๐ŸŒบ๐Ÿ’–

Dia adalah Koh Steven yg sudah sudah meninggal dunia pada 14 Oktober 2022 lalu. Namun, ada hal yg sangat menarik di balik kisah muallafnya ini. Ia pernah menceritakan masuk Islam pada tahun 2000, bermula karena ๐™ž๐™จ๐™š๐™ฃ๐™œ saja.

Saat itu dirinya heran dengan sistem komando di agama Islam yakni takbir dalam sholat.

"Satu kali takbir, semua takbir. Takbir lagi, rukuk semua. Takbir lagi, sujud semua. Itu satu komando yang lintas gender, lintas generasi, lintas sosial. Mau tukang sapu atau direktur sama aja, enggak ada yang memisahkan,"

"Itu satu hal yang fantastis. Benar, saya dulu pengin tahu, kenapa bisa kayak gitu,"
---------------

Ada suatu kisah lain dari Koh Steven yang luar biasa semasa hidupnya. Beliau meng-Islamkan satu Camp pekerja China di Mekkah yang jumlahnya sekitar 300 orang pada 2007 lalu. Kala itu sedang dilakukan proyek perluasan Masjidil Haram Mekkah.

Kisah ini sempat menarik perhatian dari Imam besar Masjidil Haram Mekkah Syaikh Abdurrahman Sudais kala itu. Setelah beliau wafat, kisah ini kembali viral.

Ketika melaksanakan umrah, Koh Steven melihat banyak pekerja-pekerja asal China di Mekkah yang merupakan Tanah Suci. " Nah ini menarik saya karena sepengetahuan saya orang non muslim kan tidak boleh berada di Masjidil Haram."

Lalu saya membeli makanan di rumah makan, lalu saya bawa kepada mereka. Saya bagi-bagi makanan itu dan ngobrol-ngobrol dengan mereka. Ya umumnya mereka tidak beragama. Saya juga bercerita tentang larangan bagi non muslim masuk Masjidil Haram. Singkat cerita, akhirnya saya mengislamkan mereka. Satu Camp semua bersyahadat.

Nah, sehari setelah persitiwa itu kemudian datang Askar Masjidil Haram. Ya kagetlah, waktu itu saya masih di hotel, dijemput askar lagi. Sepanjang perjalanan saya sempat suuzhon, kalau saya bakal lama nggak pulang nih.

Sampai kemudian, saya dipertemukan dengan Syaikh Abdurrahman as-Sudais. Saya langsung ditanya, bisa bahasa Arab? Saya bilang "Laa" (tidak). English? Saya jawab "Yes".

Beliau malah kemudian mengatakan bahwa ia lulusan Cambridge University. Bahasa Inggrisnya jago beliau ini, bisa dites. Beliau tanya ke saya, Anda tahu, siapa saya."

Saya jawab "Ya tahu, Anda adalah Syaikh Abdurrahman as-Sudais, Amir Masjidil Haram." Lalu beliau tanya lagi, "Apa yang Anda lakukan kemarin terhadap 317 pekerja China itu."

Saya jawab, "I just convert them to Islam." Saya bilang, As long as I know, non muslim tidak boleh masuk Masjidil Haram.

Syaikh Sudais akhirnya mengangguk-anggukkan kepala, dan bertanya ke saya: "Who are you?"

Beliau kemudian mengajak saya ke rumahnya dalam keadaan tidak tahu nama saya. Dari situlah akhirnya kami berbincang akrab. Beliau mengatakan, "Kamu tahu, saya ini lahir, besar dan bahkan kemudian menjadi imam di Masjidil Haram. Tapi saya belum pernah mengislamkan satu orang pun," katanya.

Sekarang kalau saya ke Arab Saudi, saya pasti mampir ke rumah beliau. Saya bahkan sering makan bersama dengan beliau. Ditanya oleh Syaikh Sudais, "Apa yang membuat kamu begitu mudah mengislamkan mereka?

Saya jawab: "Mereka tidak punya agama Syaikh, orang China daratan itu rata-rata Atheis. Jadi lebih gampang mengajak orang yang tidak beragama untuk masuk Islam. Bahkan lebih gampang lagi mengajak orang untuk Hijrah yang punya tatoan semua di badannya, daripada orang munafik."
-------

Kisah lain dari Koh Steven, beliau pernah mengeluarkan tabungan Rp100 juta untuk Hijrah para PSK. Caranya mengajak mereka ke masjid dan membayar tarif mereka untuk 5-6 jam.

Mereka disuruh stay di masjid mendengar kajian yang ada di sana. Hasilnya, 95% dari para PSK itu akhirnya bertaubat dan kembali ke jalan yang lurus.

Selain itu, Koh Steven pernah membantu dan menyumbang sembako untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19 pada 2020 lalu. Koh Steven menjual dua rumah, tujuh mobil dan tiga motor gede miliknya yang nilainya mencapai sekitar Rp12 Miliar.

Masya Allaah, Allaahumma baarik, semoga Allah lapangkan kubur beliau dan di masukkan kedalam syurgaNYA. aamiin...

๐Ÿ“Œ๐™Ž๐™ž๐™ก๐™–๐™๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž ๐™จ๐™–๐™ซ๐™š ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™๐™–๐™ง๐™š ๐™จ๐™š๐™—๐™–๐™œ๐™–๐™ž ๐™ฅ๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฉ

โ™ฅ๏ธ
17/09/2024

โ™ฅ๏ธ

Address

Kisaran
21213

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Muslim Chanel posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category