Klaten 24 Jam

Klaten 24 Jam informasi klaten dan sekitarnya, silahkan follow kami untuk lebih update lagi info² yang ada di klaten. selalu update setiap saat. Mau iklan?
(1)

follow us
instagram :
tiktok : klaten24jam.id hub admin 085640461175

Kabupaten Klaten bersiap menggelar perhelatan karnaval budaya tahun ini.Direncanakan pada Selasa (18/8/2026) di sepanjan...
14/08/2026

Kabupaten Klaten bersiap menggelar perhelatan karnaval budaya tahun ini.

Direncanakan pada Selasa (18/8/2026) di sepanjang Jalan Pemuda dengan mengusung tema Klaten Mandala Peradaban — Saka Sandyakala, Tumuju Cahya.

Nantinya karnaval budaya disambungkan dengan karnaval pembangunan yang akan dilangsungkan pada Rabu (19/8/2026).

Karnaval tersebut dirancang sebagai perjalanan yang menghubungkan keagungan peradaban Mataram Kuno dengan dinamika dan potensi Klaten masa kini.

Khusus karnaval budaya akan diikuti 28 kontingen dengan total peserta mencapai ribuan orang yang akan memadati sepanjang Jalan Pemuda.

Masing-masing kontingen bakal menyuguhkan beragam cerita, karakter, identitas wilayah melalui seni pertunjukan kolosal yang memikat.

Ada pun karnaval budaya akan dimulai pada pukul 13.00 dengan titik kumpul di depan Bank Jateng di Jalan Pemuda.

Sedangkan untuk panggung kehormatan ada di depan Rumah Dinas Bupati Klaten.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan, penyelenggaraan tahun ini menyajikan konsep pementasan yang berbeda dibandingkan pawai-pawai budaya sebelumnya.

Setiap kecamatan tidak lagi sekadar tampil membawa rombongan atau parade visual biasa.

Melainkan diwajibkan mengusung narasi sejarah dan identitas geografis wilayahnya.

Ia menegaskan bahwa perspektif Mataram Kuno menjadi magnet utama dalam perhelatan karnaval budaya tahun ini.

Hal ini untuk memperlihatkan bagaimana fondasi peradaban masa lalu membentuk identitas Klaten di era modern.

"Tahun ini akan spesial karena pawai budaya tidak hanya sekadar kecamatan menampilkan atraksi tapi akan ada sesuatu yang menarik yaitu mengangkat tema Mataram kuno," ujar Bupati Hamenang dikutip dari rilis yang diterima Kamis (13/8/2026).

Konsep karnaval budaya akan menempatkan 26 kecamatan sebagai pilar narasi utama.

Setiap kecamatan menggali secara mendalam kearifan lokalnya. Baik dari sisi sejarah, kekayaan alam, kerajinan rakyat, tradisi hingga aktivitas sosial masyarakat.

Selengkapnya: https://radarsolo.jawapos.com/klaten/2608140024/klaten-bakal-gelar-karnaval-budaya-angkat-sejarah-mataram-kuno-hingga-potensi-daerah?page=2

14/08/2026

Kritik menohok yang dilayangkan Khomariyah seorang petani asal Pesawaran menelanjangi tabiat asli negara dan petugas Sensus Ekonomi 2026 yang cuma peduli pada angka hasil akhir.

​Para petugas pendata hadir ke rumah-rumah warga hanya untuk menginterogasi jumlah aset dan harta benda tanpa pernah mau tahu berdarah-darahnya proses perjuangan rakyat untuk mendapatkannya.

​Cara kerja birokratis yang dangkal ini membuktikan bahwa negara sejatinya hanya menganggap rakyat sebagai objek kalkulasi statistik ketimbang manusia yang berjuang bertahan hidup.

​Aset yang dibeli dari hasil memeras keringat dan utang yang mencekik mendadak dicatat begitu saja seolah-olah ekonomi masyarakat desa sudah sejahtera dan makmur.

​Pendataan mekanis yang hanya berburu angka kekayaan ini jelas menghasilkan gambaran statistik palsu yang sangat jauh dari realitas penderitaan para petani di lapangan.

​Masyarakat kini mengecam keras model pendataan berjarak ini dan menuntut negara untuk berhenti bersikap jumawa dengan sekadar menghitung aset warga tanpa mau membantu perjuangan hidup mereka.

Sc: suaraakarrumput

DPRD Klaten membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menangani kasus Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Kl...
14/08/2026

DPRD Klaten membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menangani kasus Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Klaten. Sebagai langkah awal penyelesaian pengembalian dana nasabah, DPRD segera mengumpulkan dokumen untuk memastikan nilai kerugian nasabah hingga aset PD BKK Klaten.

Pansus PD BKK Klaten ditetapkan melalui rapat paripurna di DPRD Klaten, Kamis (13/8/2026). Pembentukan Pansus itu menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan para nasabah dan sejumlah elemen saat menggelar aksi pada Senin (3/8/2026).

"Memang sudah menjadi tugas dan fungsi DPRD mengagregasi kemudian mengartikulasikan aspirasi dari masyarakat. Tentunya kerja pansus nanti juga seperti itu," jelas Ketua Pansus PD BKK Klaten, Agus Riyanto, saat ditemui seusai rapat paripurna, Kamis (13/8/2026).

Agus menjelaskan Pansus nantinya mengagregasi serta mengumpulkan aspirasi dari para nasabah hingga menyampaikan ke pihak terkait. "Intinya bagaimana kerugian yang dialami nasabah ini bisa diganti dalam waktu secepat-cepatnya sesuai keinginan mereka. Kami mengarahnya ke sana," jelas Agus.

Sebagai langkah awal, Pansus PD BKK Klaten nantinya akan mengumpulkan data tentang PD BKK Klaten dari awal pendirian hingga berhenti beroperasi pada Juni 2025. Hal itu sekaligus memastikan nilai kerugian yang dialami para nasabah.

"Langkah pertama itu mengumpulkan dokumen-dokumen dan data-data tentang itu. Sehingga nanti kan tidak ada simpang siur misalnya kerugian nasabah itu totalnya berapa, aset dari PD BKK itu berapa, kemudian penyertaan modal dari pemerintah provinsi berapa, pemerintah Kabupaten Klaten berapa. Harus ada bukti-bukti auttentik," kata Agus.

Langkah pertama itu dimungkinkan dilakukan dalam dua pekan. Setelah itu, Pansus mengartikulasikan aspirasi para nasabah. Namun, untuk menyampaikan aspirasi itu tidak sebatas di level kabupaten.

Selengkapnya: https://solopos.espos.id/pansus-bkk-klaten-dibentuk-segera-kumpulkan-data-hingga-koordinasi-ke-provinsi-2242145

CAWAS - Warga di beberapa desa di Kecamatan Cawas, Klaten mengalami krisis air bersih. Penyebabnya p**a distribusi di Je...
14/08/2026

CAWAS - Warga di beberapa desa di Kecamatan Cawas, Klaten mengalami krisis air bersih. Penyebabnya p**a distribusi di Jembatan Cawas yang sedang dibangun jebol.

"Air mati sudah tiga hari ini. Penyebabnya p**a jebol, kemarin sudah disambung tapi putus lagi," ungkap Sabarno, warga Dukuh Nglengkong, Desa Nanggulan, Kecamatan Cawas, Kamis (13/8/2026) siang saat melihat di lokasi putusnya p**a.

Menurut Sabarno, sampai sejauh-jauhnya ini belum ada bantuan kepada warga di dukuhnya. Program Pamsimas juga tidak ada.

"Program Pamsimas juga tidak ada. Sumur lama juga sudah tidak dipakai sejak lama, sudah tidak bisa dipakai," katanya.

Untuk sementara, sambung Sabarno, dirinya bertahan sekeluarga dengan membeli air isi ulang. Harganya sekitar Rp 7.000 per galon.

"Ya beli galon isi ulang Rp 7.000, bagaimana lagi. Ya harapannya ada bantuan sementara," imbuhnya.

Wanti, warga Desa Bawak, Kecamatan Cawas yang posisinya persis di selatan Jembatan Cawas mengaku sudah dua hari air PDAM mati. Warga bertahan dengan meminta air tetangga.

"Sementara minta tetangga. Kebetulan masih banyak yang punya sumur lama," katanya kepada detikJateng.

Kepala Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Ponidi menyatakan sampai sore ini air belum mengalir. Warga bingung untuk mandi dan masak.

"Warga bingung mau mandi, masak dan lain-lain. Sampai sore ini belum mengalir," ungkap Ponidi dihubungi ponselnya.

Sementara dari pantauan detikJateng, titik p**a PDAM yang putus ada di selatan proyek pembangunan Jembatan Cawas. Sudah ada p**a-p**a PVC tetapi tidak ada airnya.

Dimintai konfirmasi terpisah, Direktur Teknik PDAM Tirta Merapi Klaten, Sigit Setiawan Bimantoro menjelaskan gangguan aliran PDAM terjadi di wilayah Cawas, khususnya wilayah setelah Sungai Dengkeng. Penyebabnya karena galian proyek jembatan.

"Akibat dari galian proyek pembangunan Jembatan di Sungai Dengkeng, p**a distribusi pada Selasa (11/8) tengah malam bocor. Hari Rabu (12/8) telah dilakukan perbaikan namun belum sempurna.
Selengkapnya: https://www.detik.com/jateng/berita/d-8617400/p**a-pdam-jebol-ribuan-warga-cawas-klaten-krisis-air-bersih

Dua nama calon wakil bupati Klaten dikantongi DPRD Klaten untuk mengisi kekosongan setelah meninggalnya Wakil Bupati, Be...
14/08/2026

Dua nama calon wakil bupati Klaten dikantongi DPRD Klaten untuk mengisi kekosongan setelah meninggalnya Wakil Bupati, Benny Indra Ardhianto beberapa waktu lalu. Salah satunya istri mendiang Benny yaitu, Mahanni Yulinda Pratiwi atau Linda Benny.

"Untuk calon wakil bupati kemarin usulan dari fraksi-fraksi karena partai pengusung ada dua nama. Ada Bu Yulinda Benny dan satu lagi mas Yunanto," ungkap Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo kepada awak media usai rapat paripurna pembentukan panitia pemilihan wakil bupati, nota kesepahaman MOU KUA-PPAS APBD perubahan dan Pansus PD BKK Klaten, Kamis (13/8/2026) siang.

Menurut Hamenang, sesuai aturan yang ada nantinya akan ada pemilihan di DPRD. Dari dua nama tersebut yang terpilih akan diusulkan berjenjang.

"Nanti yang terpilih kemudian akan diusulkan berjenjang ke provinsi kemudian ke Mendagri dan setelah itu ada pelantikan di Kabupaten, " kata Hamenang.

Dari hasil rapat paripurna, jelas Hamenang, pemilihan akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus. Pemilihan wakil bupati akan dilaksanakan secara maraton.

"Pada 26 Agustus langsung maraton, paginya penyampaian visi misi dan siangnya pemilihan. Dengan percepatan itu harapannya kursi wakil bupati segera terisi sehingga jalannya roda pemerintahan kembali pulih," ucap Hamenang.

Terpisah, Ketua DPRD Klaten, Edy Sasongko, menyampaikan tahapan pemilihan dengan pembentukan panitia sudah dilakukan. Selanjutnya panitia akan melakukan rapat.

"Panitia segera rapat dengan pimpinan terkait tatibnya. Meskipun tatib kami sudah rigit terkait itu dan sudah ada perubahan banmus (badan musyawarah)," papar Edy kepada wartawan.

Menurut Edy, dalam perubahan itu tanggal 26 Agustus calon wakil bupati akan menyampaikan visi dan misi. Akan ada dua rapat paripurna di tanggal 26 Agustus itu.

"Jadi ada dua paripurna, yang pertama paripurna penyampaian visi misi dan paripurna kedua pemilihan. Nanti kita buatkan berita acara untuk hasilnya kita sampaikan ke provinsi dan Kemendagri, " lanjut Edy.

Selengkapnya: https://www.detik.com/jateng/berita/d-8617141/2-kandidat-wabup-klaten-ada-istri-almarhum-benny-indra

Tim RSU Islam Klaten dan Kecamatan Kebonarum menjadi pemenang Klaten Fire Safety Challenge 2026 atau KFSC 2026 di alun-a...
13/08/2026

Tim RSU Islam Klaten dan Kecamatan Kebonarum menjadi pemenang Klaten Fire Safety Challenge 2026 atau KFSC 2026 di alun-alun Klaten, Selasa (11/8/2026). Tim RSU Islam menjadi Juara 1 kategori perusahaan dan RS, sedangkan tim relawan Kecamatan Kebonarum menjadi Juara 1 kategori kecamatan. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyatakan mendukung penyelenggaraan KFSC 2026. Saat meninjau pelaksanaan kompetisi itu, dia bahkan menginginkan agara ajang tersebut diperluas menjadi lingkup Provinsi Jawa Tengah.

Lomba pemadaman api dan penyelamatan korban kebakaran itu diharapkan bisa menyosialisasikan pentingnya fire safety. Menurutnya, kemampuan fire safety penting dimiliki para relawan, masyarakat, petugas di perusahaan dan Rumah Sakit (RS), demi meminimalisasi korban jika terjadi ancaman kebakaran. Hamenang senang melihat para peserta antusias mengikuti KFSC yang digelar dalam rangkaian Hari Jadi Ke 222 Klaten itu.

''Saya sudah sampaikan ide, agar tahun depan lomba ini lingkupnya diperluas. Tak hanya lingkup Kabupaten Klaten tapi ditingkatkan menjadi skala provinsi Jawa Tengah,'' ujarnya. Klaten Fire Safety Challenge diharapkan menjadi kampanye untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran. KFSC 2026 diikuti 40 tim peserta, 16 dari perusahaan dan RS, serta 24 peserta tim relawan kecamatan. Setiap peserta harus menyelesaikan tantangan. Menurut Kepala Satpol PP dan Damkar Klaten Joko Hendrawan, penilaian meliputi kecepatan, ketangkasan dan ketepatan penanganan.

Berikut daftar pemenang KFSC 2026: Kategori Perusahaan dan RS:
Juara 1 RSU Islam Klaten
Juara 2 RSU Aisyiyah Klaten
Juara 3 PDAM Tirta Merapi
Juara Harapan 1 Bank Jateng Cabang Klaten
Juara Harapan 2 RSU PKU Muhammadiyah Jatinom
Juara Harapan 3 RSJD dr Soedjarwadi Klaten

Kategori Relawan Kecamatan:
Juara 1 Kec. Kebonarum
Juara 2 Kec. Juwiring
Juara 3 Kec. Ngawen
Juara Harapan 1 Kec. Karangnongko
Juara Harapan 2 Kec. Prambanan
Juara Harapan 3 Kec. Wedi.

Selengkapnya: https://solo.suaramerdeka.com/solo-raya/0517496595/ini-pemenang-klaten-fair-safety-challenge-2026-bupati-tahun-depan-lingkup-provinsi?page=2

Kabupaten Klaten kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu destinasi utama penyelenggaraan olahraga otomotif di ...
12/08/2026

Kabupaten Klaten kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu destinasi utama penyelenggaraan olahraga otomotif di Indonesia.

Pada 22–23 Agustus 2026, Klaten bakal menjadi tuan rumah ajang bergengsi Klaten International Motocross & Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross Round 6 Tahun 2026 di Sirkuit Bokong Semar, kawasan wisata Rowo Jombor, Bayat, Klaten.

Event yang telah mengantongi pengesahan resmi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini diproyeksikan menjadi salah satu kejuaraan motocross internasional terbesar di Jawa Tengah tahun ini.

Panitia penyelenggara, Garda Muda Bersinar Klaten bersama Pemkab Klaten dan IMI terus mematangkan berbagai aspek teknis.

Mulai dari kesiapan lintasan, sistem keamanan hingga pelayanan penonton dan peserta.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menghadirkan krosser top tanah air, tetapi juga crosser mancanegara.

"Di bulan Agustus ini kita kedatangan event luar biasa tingkat internasional yang digabungkan dengan Kejurnas Seri Motocross Indonesia di Sirkuit Rowo Jombor atau Bokong Semar. Rencananya ada pembalap dari sekitar 7 sampai 10 negara luar yang akan mengikuti kejuaraan di sini," ujar Hamenang saat ditemui di Alun-alun Klaten, Selasa (11/8/2026).

Hamenang menekankan bahwa keistimewaan kejuaraan ini terletak pada lokasi sirkuit yang berada tepat di kawasan objek wisata Rowo Jombor.

Hal ini sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Klaten untuk memperkuat branding daerah sebagai sport tourism city.

"Yang menjadi spesial adalah sirkuitnya berada di kawasan wisata Rowo Jombor. Harapan kita bersama, ini menjadi event olahraga sekaligus sarana berwisata. Ke depan ini menjadi rangkaian branding Kabupaten Klaten sebagai sport tourism city, sehingga makin banyak event olahraga maupun otomotif berskala nasional dan internasional yang digelar di Klaten," jelasnya.

Selengkapnya: https://radarsolo.jawapos.com/klaten/2608110059/dukung-sport-tourism-dan-ekonomi-daerah-klaten-siap-gelar-international-motocross-dan-kejurnas-round-6-di-sirkuit-bokong-semar-rowo-jombor?page=2

KEMALANG - Seorang penambang pasir dan batu manual atau tradisional, M (43) warga Desa Kendalsari, Kecamatan Kemalang, K...
12/08/2026

KEMALANG - Seorang penambang pasir dan batu manual atau tradisional, M (43) warga Desa Kendalsari, Kecamatan Kemalang, Klaten meningg4l dunia tadi siang. Korban tertimpa materil batu dan pasir di alur Sungai Woro, lereng Gunung Merapi.

Kasi Humas Polresta Klaten AKP Suwoto saat dikonfirmasi detikJateng menjelaskan kejadian sekitar pukul 08.40 WIB. Lokasinya di Sungai Woro Dukuh Trayu, Desa Kendalsari.

"Lokasi kejadian di Kali Woro Dukuh Trayu, Desa Kendalsari, Kecamatan Kemalang. Kronologisnya korban bersama beberapa rekan datang ke lokasi," terang Suwoto, Rabu (12/8/2026) sore melalui ponselnya.

Setibanya di lokasi, terang Suwoto, kemudian korban bersama kedua temannya mulai menggali tebing yg terletak di aliran sungai. Ketinggian tebing sekitar empat meter.

"Ketinggian tebing sekitar empat meter. Kemudian tebing yang sedang digali longsor dan material longsoran berupa pasir dan batu menimpa korban," lanjut Suwoto.

Panjang batu, sebut Suwoto sekitar 1,5 meter dengan tebal 60 centimeter. Diperkirakan batu tersebut mengenai kepala korban dan menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala.

"Menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala. Melihat hal itu beberapa saksi meminta tolong kepada warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemalang," jelas Suwoto.

Setelah dievakuasi ke rumah duka, imbuh Suwoto, tim INAFIS Polresta Klaten bersama tim medis Puskesmas Kemalang melakukan pemeriksaan luar. Diduga korban meningg4l dunia karena benturan benda keras.

"Hasil pemeriksaan diduga kuat korban meningg4l dunia karena benturan benda keras yg menyebabkan luka kepala," papar Suwoto.

" Keluarga sudah mengikhlaskan dan tidak menuntut proses hukum selanjutnya, tidak berkenan diautopsi," sambungnya.

Kapolsek Kemalang AKP Sarwoko menjelaskan korban berangkat ke lokasi bersama tiga orang rekannya. Saat mengeruk pasir secara manual mendadak pasir dan batu longsor.

"Batu mengenai kepala sehingga korban meningg4l di lokasi. Kemudian dibawa pulang, dari pemeriksaan meninggalnya karena benturan di kepala.

Source: https://www.detik.com/jateng/berita/d-8615927/penambang-pasir-tewas-tertimpa-longsor-di-lereng-merapi-klaten

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran, Rabu (12/8) pagi. Awan panas teramati pada pukul 08.50 WIB dengan ...
12/08/2026

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran, Rabu (12/8) pagi. Awan panas teramati pada pukul 08.50 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 1.800 meter ke arah barat daya dan selatan.

Berdasarkan informasi Badan Geologi, awan panas guguran tersebut memiliki amplitudo maksimum 49,58 milimeter dengan durasi 82,61 detik. Guguran mengarah ke hulu Kali Krasak di sektor barat daya dan hulu Kali Boyong di sektor selatan.

Masyarakat diimbau menjauhi daerah potensi bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Warga juga diminta mematuhi rekomendasi resmi terkait aktivitas Gunung Merapi.

Sebelumnya, berdasarkan laporan aktivitas Gunungapi (Magma-VAR) periode pengamatan Rabu (12/8) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.

Pada periode tersebut, kondisi cuaca di sekitar puncak Merapi terpantau cerah dengan angin bertiup tenang ke arah barat. Asap kawah bertekanan lemah berwarna putih dengan intensitas tipis teramati setinggi sekitar 25 meter di atas puncak kawah.

Dari sisi kegempaan, tercatat 20 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–36 milimeter dan durasi 49,39–155,23 detik. Selain itu, tercatat 23 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2–34 milimeter, S-P 0,3–0,5 detik, dan durasi 22,14–55,09 detik.

Dalam periode pengamatan yang sama, teramati tujuh kali guguran lava ke arah barat daya, yakni menuju Kali Sat/Putih, Kali Krasak, Kali Bebeng, dan Kali Boyong. Jarak luncur maksimum guguran lava mencapai 1.900 meter.

Badan Geologi menyebut data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung. Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.

Selengkapnya: https://radarsolo.jawapos.com/klaten/2608120010/gunung-merapi-kembali-luncurkan-awan-panas-guguran-jarak-capai-18-kilometer

KEBONARUM - Gudang pengeringan tembakau di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Klaten, ludes terbakar. Sekitar empat ton...
12/08/2026

KEBONARUM - Gudang pengeringan tembakau di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Klaten, ludes terbakar. Sekitar empat ton tembakau di dalamnya turut hangus.

"Ada isinya tembakau kurang lebih empat ton. Kerugian sekitar Rp 1,5 miliar beserta losnya," kata Kapolsek Kebonarum AKP Suyana kepada awak media di lokasi, Rabu (12/8/2026) siang.

Suyana mengatakan, dari keterangan penjaga los, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat kejadian, si penjaga sedang keluar membeli minuman.

"Ditinggal barang lima menit membeli minuman. Sebelum kejadian, bekas pembakaran omprong tembakau (pemanasan dengan kayu bakar) dibuang di sini," ujar Suyana.

Ternyata sisa arang omprong yang dibuang itu masih menyala dan membakar sisa rumput kering di sekitar lokasi.

"Merembet ke tempat pembuangan sampah yang sampah itu terdiri dari rumput kering. Kemudian menjalar ke rumput kecil-kecil yang kering dan merembet ke los," kata Suyana.

Menurut Suyana, bekas arang kayu semestinya dibuang di lubang yang sudah ada dan disiram air.

Komandan Regu Damkar Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Hatmoko mengatakan pihaknya mengerahkan satu unit mobil pemadam dengan empat personel.

"Proses pemadaman kurang lebih satu jam karena harus menyemprot bambu satu per satu, karena bara api di dalam bambu. Bangunan keseluruhan dari bambu," kata Tri di lokasi.

Tri menjelaskan, bangunan terbuat dari bambu dan di berada di area persawahan.

"Luasnya sekitar 2000 meter persegi. Dari kesaksian warga, api cepat membesar karena cuacanya panas," imbuh Tri.

Source: detikcom




Address

Klaten
Klaten
57438

Telephone

+6285640461175

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Klaten 24 Jam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share