05/03/2026
Apakah kota ini hilang atau pindah
Kisah "Kota yang Menghilang Dalam Semalam" merujuk pada koloni Inggris di Pulau Roanoke, Carolina Utara, Amerika Serikat, pada akhir abad ke-16. Ini adalah salah satu misteri sejarah paling terkenal di Amerika, di mana lebih dari 100 pemukim menghilang tanpa jejak pada tahun 1590, hanya meninggalkan petunjuk samar.
Berikut adalah fakta-fakta kunci mengenai misteri Koloni Roanoke:
1. Latar Belakang Koloni (1587)
Pada tahun 1587, Gubernur John White memimpin sekelompok pemukim Inggris—sekitar 115 orang, termasuk pria, wanita, dan anak-anak—untuk mendirikan pemukiman permanen di Pulau Roanoke. Tak lama setelah tiba, kekurangan pasokan dan ketegangan dengan penduduk asli membuat para pemukim meminta John White kembali ke Inggris untuk mencari bantuan.
2. Penundaan dan Kepulangan White (1590)
John White tidak bisa langsung kembali karena perang antara Inggris dan Spanyol menunda pelayarannya selama tiga tahun. Ketika White akhirnya kembali ke Pulau Roanoke pada 15 Agustus 1590, ia menemukan pemukiman tersebut telah kosong. Semua orang menghilang.
3. Bukti yang Tertinggal: "CROATOAN"
Tidak ada tanda-tanda pertempuran atau kekerasan. Rumah-rumah telah dibongkar secara teratur, bukan dihancurkan. Satu-satunya petunjuk yang ditemukan adalah kata "CROATOAN" yang terukir di tiang pagar dan "C R O" pada sebuah pohon.
4. Teori-Teori Hilangnya Koloni
Meskipun sering disebut "hilang dalam semalam", para ahli percaya koloni tersebut mungkin tidak lenyap begitu saja, melainkan:
Pindah ke Pulau Lain: "Croatoan" merujuk pada pulau terdekat (sekarang Pulau Hatteras) yang dihuni oleh penduduk asli yang bersahabat. Kemungkinan para pemukim pindah ke sana.
Bauran dengan Penduduk Asli: Kekurangan makanan mungkin memaksa pemukim untuk tinggal bersama suku asli setempat, beradaptasi, dan meninggalkan cara hidup Inggris.
Serangan Spanyol atau Penduduk Asli: Teori lain menyebutkan mereka tewas akibat serangan dari pihak Spanyol yang aktif di wilayah itu atau penduduk asli yang bermusuhan.
Kekurangan Pangan/Penyakit: Wabah penyakit atau kelaparan ekstrem mungkin membunuh mereka, dan jasad mereka mungkin tidak ditemukan.
5. Arkeologi Modern
Penelitian arkeologi yang dilakukan selama bertahun-tahun menemukan beberapa artefak Eropa di Pulau Hatteras (Pulau Croatoan lama), seperti gagang pedang, pecahan mangkuk Inggris, dan sisa-sisa tablet tulis, yang mendukung teori bahwa sebagian pemukim mungkin pindah ke area tersebut.
Kisah Roanoke tetap menjadi "misteri tertua bangsa" Amerika yang hingga kini belum terpecahkan secara pasti.