MEDIA Triink Terkini

MEDIA Triink Terkini Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from MEDIA Triink Terkini, Media/News Company, Kuningan.

25/08/2026

VIDEO KLIP KARNAVAL MILANGKALA DESA KALOAREN KE. 211 TAHUN
Memeriahkan HUT RI Ke. 81 Tahun






Meriahkan Milangkala ke-211 dan HUT RI ke-81, Desa Kaliaren Gelar Karnaval Penuh Kreasi dan BudayaKUNINGAN, 24 Agustus 2...
24/08/2026

Meriahkan Milangkala ke-211 dan HUT RI ke-81, Desa Kaliaren Gelar Karnaval Penuh Kreasi dan Budaya

KUNINGAN, 24 Agustus 2026 — Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, menggelar kemeriahan Milangkala Desa Kaliaren ke-211 sekaligus memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 melalui kegiatan karnaval budaya yang berlangsung meriah dan penuh kreativitas masyarakat.

Karnaval diikuti oleh sejumlah dusun di Desa Kaliaren. Para peserta berkumpul terlebih dahulu di Alun-Alun Bale Desa Kaliaren sebelum kemudian berangkat bersama dalam iring-iringan karnaval.

Salah satu peserta yang turut memeriahkan kegiatan tersebut adalah Nana Kece dari Blok Pon, RT 11, RT 12 dan RT 13, Desa Kaliaren. Kelompok ini menghadirkan beragam kreasi yang mengangkat kekayaan sejarah, tradisi dan kehidupan masyarakat pedesaan.

Dalam penampilannya, Nana Kece dan rombongan menampilkan Imah Gubug, Dukun Manjur, Dukun Putih dan Dukun Hitam, Gemyung Buhun, hasil pertanian dan hasil bumi, serta karakter Mak Lampir yang diperankan oleh para ibu-ibu atau yang mereka sebut “Ema-Ema Lampir”.

Tak hanya itu, kreativitas warga juga menampilkan ibu-ibu Lisung serta Bebegig Sawah, sehingga suasana karnaval semakin unik, meriah dan sarat dengan nuansa budaya lokal.

Menurut Nana Kece, berbagai karakter dan kreasi yang ditampilkan bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi cara masyarakat untuk mengenalkan kembali kehidupan, tradisi dan kekayaan budaya yang tumbuh di lingkungan Desa Kaliaren.

Karnaval ini sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan sejarah Desa Kaliaren, seni budaya, tradisi masyarakat serta hasil pertanian dan hasil bumi kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Kepala Desa Kaliaren, Kuswandi, mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kemeriahan Milangkala ke-211 harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat membangun desa.

«“Kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan Milangkala Desa Kaliaren ke-211 dan HUT Kemerdekaan RI ke-81, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sejarah, seni budaya, kreativitas dan potensi hasil bumi Desa Kaliaren,” ujar Kuswandi.»

Dengan mengusung tema “Bersama Membangun Desa Menuju Masa Depan yang Lebih Baik”, kegiatan ini turut melibatkan Karang Taruna Lembur Kaliaren bersama masyarakat.

Semangat gotong royong, kreativitas dan kecintaan terhadap budaya lokal menjadi warna utama dalam perayaan tersebut. Dari Imah Gubug hingga Bebegig Sawah, dari Gemyung Buhun hingga hasil bumi, masyarakat Kaliaren menunjukkan bahwa tradisi dan budaya dapat terus hidup melalui kreativitas generasi masa kini.

Media Triink Terkini — Mengabarkan Kegiatan, Budaya dan Potensi Masyarakat Kuningan.

PUNCAK WAROENG RAKYAT KUNINGAN, 23 AGUSTUS 2026Pangajen Rakyat Pinunjul 2026: Waroeng Rakyat Pilih 5 Sosok Inspiratif, D...
23/08/2026

PUNCAK WAROENG RAKYAT KUNINGAN, 23 AGUSTUS 2026

Pangajen Rakyat Pinunjul 2026: Waroeng Rakyat Pilih 5 Sosok Inspiratif, Dari Buruh sampai Marbot

KUNINGAN, MEDIA TRIINK TERKINI — Lima warga Kabupaten Kuningan dari berbagai latar belakang profesi mendapat penghargaan dalam acara Puncak Pangajen Rakyat Pinunjul Tahun 2026 yang digelar Forum Diskusi Waroeng Rakyat Kabupaten Kuningan di Erion Space, Awirarangan, Minggu (23/8/2026).

Penghargaan tersebut diberikan kepada lima sosok yang dinilai memiliki kiprah dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Mereka adalah Amini asal Cikadu sebagai Petani Pinunjul, Dede Eka Rajadanu sebagai Guru Pinunjul, Abdul Hakim asal Kadatuan sebagai Buruh Pinunjul, Nina Setianah asal Maleber sebagai Pedagang Pinunjul, serta Daskim asal Dukuhmaja sebagai Marbot Pinunjul.

Kelima penerima penghargaan tersebut terpilih setelah melalui rangkaian proses seleksi dan verifikasi. Penilaian tidak hanya didasarkan pada profesi masing-masing, tetapi juga menelusuri perjalanan kehidupan, keteladanan, serta kontribusi mereka dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Mengangkat Cerita Warga yang Jarang Mendapat Sorotan

Ketua Panitia Dzikri Caesar, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa penghargaan Pangajen Rakyat Pinunjul lahir dari keinginan untuk mengangkat kisah warga yang selama ini jarang mendapat perhatian dan sorotan publik.

Menurutnya, setiap profesi memiliki nilai perjuangan dan kontribusi tersendiri. Karena itu, penghargaan ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus inspirasi bagi masyarakat Kuningan.

Program Pangajen Rakyat Pinunjul menjadi bagian dari aktivitas Forum Diskusi Waroeng Rakyat, sebuah komunitas yang digagas oleh lima founder, yakni Ilham Ramdhani, Rio Kencono, Dede Awaludin, Alehandro Malik, dan Yusup Dandi Asih.

Telah Berjalan Selama 17 Tahun

Founder Forum Diskusi Waroeng Rakyat, Ilham Ramdhani, menyampaikan bahwa komunitas yang mereka bangun berupaya mengambil peran dalam berbagai persoalan sosial yang belum banyak tersentuh.

Forum Diskusi Waroeng Rakyat, kata Ilham, telah berlangsung selama 17 tahun. Selain menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan berdiskusi, forum tersebut juga diarahkan untuk membangun kader serta memberikan ruang kepada generasi muda agar ikut mengambil peran dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dihadiri Sejumlah Tokoh Kuningan

Puncak Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Kuningan dan berbagai elemen masyarakat.

Di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U Kusmana, tokoh Kuningan Ridho Suganda, Wakil Ketua Baznas, akademisi, aktivis, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya memberikan ruang apresiasi kepada masyarakat dari berbagai latar belakang profesi.

Melibatkan Panelis dan Ahli di Berbagai Bidang

Dalam proses penilaian, panitia melibatkan dua panelis utama, yakni Topic Offirstson dan Pandu Hamzah.

Penilaian juga diperkuat dengan keterlibatan panelis ahli sesuai bidang masing-masing. Untuk kategori buruh melibatkan Harnida Darius Haryanto, kategori petani Dr. Wahyu Hidayah, kategori guru Dr. A. Fenny Rahman, kategori marbot Heri Kosasih, serta kategori pedagang Dr. Risna Nurlia.

Melalui proses tersebut, Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi upaya untuk memperkenalkan sosok-sosok inspiratif yang tumbuh dari tengah masyarakat.

Lima penerima penghargaan tersebut menjadi gambaran bahwa keteladanan dan kontribusi sosial dapat lahir dari berbagai profesi, mulai dari petani, guru, buruh, pedagang hingga marbot.

Media Triink Terkini — Tajam, Aktual, Terpercaya.

PHBN Desa Panawuan Meriahkan HUT ke-81 RI, Diwarnai Jalan Santai, Pesta Seni, Penyerahan Hibah Tanah dan Penghargaan Spo...
22/08/2026

PHBN Desa Panawuan Meriahkan HUT ke-81 RI, Diwarnai Jalan Santai, Pesta Seni, Penyerahan Hibah Tanah dan Penghargaan Sponsor

KUNINGAN, 22 Agustus 2026 — Pemerintah Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, bersama para sponsor dan masyarakat menyelenggarakan rangkaian Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Desa Panawuan dalam rangka memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun.

Mengusung tema “Generasi Emas, Inovasi Tanpa Batas, Pemuda Bergerak, Indonesia Berdampak”, kegiatan berlangsung meriah dari pagi hingga malam hari.

Berbagai kegiatan digelar, di antaranya senam pagi, Jalan Santai Sehat, pembagian suvenir, pemberian hadiah dari para sponsor, serta pesta seni yang diikuti masyarakat Desa Panawuan.

Penyerahan Hibah Tanah untuk Pembangunan BAPERDUS 3 Desa Panawuan

Salah satu momentum penting dalam rangkaian PHBN Desa Panawuan adalah penyerahan hibah tanah untuk pembangunan BAPERDUS 3 Desa Panawuan.

Hibah tanah tersebut diserahkan oleh Bapak H. Udin kepada Pemerintah Desa Panawuan dan diterima langsung oleh Kepala Desa Panawuan, Adhe Saenudin.

Penyerahan hibah tanah ini menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana desa, khususnya bagi kepentingan BAPERDUS 3 Desa Panawuan.

Momentum tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa serta masyarakat yang hadir.

Kepala Desa Panawuan, Adhe Saenudin, menyampaikan terima kasih atas keikhlasan dan kepedulian Bapak Udin yang telah memberikan hibah tanah tersebut.

«“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Udin yang telah memberikan hibah tanah untuk pembangunan BAPERDUS 3 Desa Panawuan. Semoga hibah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari pembangunan Desa Panawuan ke depan.”»

Jalan Santai Sehat, Suvenir dan Hadiah dari Sponsor

Kemeriahan PHBN semakin terasa dalam kegiatan Jalan Santai Sehat yang diikuti masyarakat Desa Panawuan.

Setelah mengikuti jalan santai, para peserta mendapatkan suvenir sebagai bentuk apresiasi dari panitia.

Selain itu, tersedia p**a berbagai hadiah menarik dari sejumlah sponsor yang diberikan kepada para peserta. Dukungan tersebut semakin menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi bentuk kepedulian para sponsor terhadap kegiatan masyarakat Desa Panawuan.

Penghargaan kepada Para Sponsor

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang diberikan, panitia juga menggelar penyerahan penghargaan kepada para sponsor.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua BPD Desa Panawuan Drs., H. Yayat Supriatna,MM. kepada para sponsor yang telah turut mendukung terselenggaranya rangkaian PHBN.

H. Yayat Supriatna menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah berpartisipasi.

«“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan PHBN Desa Panawuan. Semoga sinergi dan kepedulian seperti ini dapat terus terjalin untuk mendukung kegiatan masyarakat dan pembangunan desa.”»

Kepala Desa Panawuan: Momentum Memperkuat Gotong Royong

Kepala Desa Panawuan, Adhe Saenudin, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan dan gotong royong masyarakat.

«“Kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan positif, karya dan pembangunan. Kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, terus bergerak, berinovasi dan memberikan dampak positif bagi Desa Panawuan.”»

Camat Cigandamekar Apresiasi Kegiatan PHBN

Camat Cigandamekar, Iman Firmansyah, S.STP., M.AP., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya PHBN Desa Panawuan.

«“Kegiatan ini sangat positif karena selain memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan.”»

Ketua Penyelenggara: Terima Kasih kepada Semua Pihak

Ketua Penyelenggara PHBN Desa Panawuan, Ikbal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan.

«“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Panawuan, BPD, para sponsor, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh warga yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan PHBN dapat memberikan kebahagiaan dan mempererat persaudaraan masyarakat.”»

Meriah dari Pagi hingga Malam

Rangkaian PHBN Desa Panawuan berlangsung dari pagi hingga malam dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Mulai dari senam pagi, Jalan Santai Sehat, pembagian suvenir, hadiah dari sponsor, pesta seni, hingga momentum penting berupa penyerahan hibah tanah untuk pembangunan BAPERDUS 3 Desa Panawuan dan penyerahan penghargaan kepada para sponsor.

Seluruh rangkaian kegiatan menjadi gambaran semangat kebersamaan masyarakat dalam memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun.

Semangat tersebut sejalan dengan tema PHBN Desa Panawuan:

“Generasi Emas, Inovasi Tanpa Batas, Pemuda Bergerak, Indonesia Berdampak.”

MEDIA TRIINK TERKINI
Mengabarkan Fakta, Mengangkat Potensi, Merekam Peristiwa.

26/07/2026

PESONA BEDAH SITU JANGGALA, TRADISI TAHUNAN YANG SATUKAN RIBUAN WARGA DI DESA PANAWUAN

Panawuan, Kabupaten Kuningan – Cahaya mentari pagi yang muncul dari balik megahnya Gunung Ciremai menyinari hamparan Situ Janggala, Desa Panawuan, menghadirkan panorama alam yang memukau. Suasana pagi yang sejuk menjadi awal kemeriahan Pesta Rakyat "Pesona Bedah Situ Janggala", tradisi budaya yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali dan selalu dinantikan masyarakat.

Sejak pagi hari, ribuan warga dari Desa Panawuan maupun desa-desa di sekitarnya telah memadati kawasan Situ Janggala. Dengan membawa jaring dan berbagai perlengkapan sederhana, masyarakat bersiap mengikuti kegiatan menangkap ikan bersama di dalam situ. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur atas kekayaan alam yang dimiliki desa.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Berbagai kalangan ikut ambil bagian, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga para lansia. Gelak tawa, sorak kegembiraan, dan semangat kebersamaan mewarnai seluruh rangkaian acara, menjadikan Pesona Bedah Situ Janggala bukan hanya sebagai hiburan rakyat, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Panawuan, Adhe Saenudin, yang dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian Situ Janggala serta melestarikan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas Desa Panawuan. Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai budaya, sosial, dan kebersamaan yang harus terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Usai pembukaan, ribuan peserta serentak memasuki area situ untuk menangkap ikan. Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, menghadirkan suasana meriah yang berpadu dengan keindahan alam berlatar Gunung Ciremai. Tradisi ini sekaligus menjadi salah satu potensi wisata budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat luas.

Kegiatan Pesona Bedah Situ Janggala diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Panawuan bekerja sama dengan BUMDes Makmur Mandiri sebagai bentuk komitmen dalam menjaga tradisi, memperkuat semangat gotong royong, serta mendorong potensi wisata dan budaya desa agar terus berkembang.

Melalui kegiatan ini, Desa Panawuan kembali menunjukkan bahwa kekayaan budaya dan kebersamaan masyarakat merupakan warisan berharga yang patut dijaga dan dilestarikan. Pesona Bedah Situ Janggala bukan sekadar pesta rakyat, tetapi menjadi simbol persatuan, kebanggaan, dan identitas masyarakat Desa Panawuan.

Reporter: Somad Triink
Media: MEDIA Triink Terkini

28/05/2026

Kepala Desa Cilaja Bangga! Bupati Kuningan Kunjungi UMK Srikandi Sajati & Kedai Basmek

27/05/2026

🌙✨ MEDIA TRIINK TERKINI ✨🌙

Mengucapkan

🕌 Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H 🕌

Taqabbalallahu Minna wa minkum, Minal Aidin wal Faizin.

Semoga setiap tetes keikhlasan, pengorbanan, dan kebaikan yang kita lakukan menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT. 🤲

Di momentum suci Idul Adha ini, mari kita pererat tali silaturahmi, saling berbagi kebahagiaan, serta menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama.

📸 Somad Triink
Owner Media Triink Terkini

Dengan nuansa religius cinematic berlatar kemegahan masjid dan cahaya Islami, desain ini menggambarkan semangat pengorbanan, ketulusan, serta harapan akan keberkahan dan kedamaian di Hari Raya Idul Adha. 🐄🌙✨

.KUA Cigandamekar Gelar Gerakan Bersih-Bersih  Mushola DAARUR ROHMAN  kang di Desa IndapatraKuningan, Rabu Mei 2026 – Ka...
20/05/2026

.KUA Cigandamekar Gelar Gerakan Bersih-Bersih Mushola DAARUR ROHMAN kang di Desa Indapatra

Kuningan, Rabu Mei 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cigandamekar menggelar kegiatan GEBER atau Gerakan .

Bersih-Bersih Masjid & Mushola bersama masyarakat dan para relawan di Mushola Daarur Rohman, Desa Indapatra. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus mempererat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Indapatra, Suardi, Ketua DKM Daarur Rohman, Eka Purnama, S.Ag, serta didampingi oleh Hj. Marfuah Jamil, S.Ag selaku Penyuluh Agama Islam.

Dengan mengusung tema “Bersih Masjidnya, Suci Orangnya, Khusyu Ibadahnya”, para peserta terlihat antusias melakukan berbagai kegiatan kebersihan, mulai dari mengepel lantai, menyapu halaman, membersihkan kaca, hingga merapikan area tempat ibadah agar nyaman digunakan jamaah.

Kepala Desa Indapatra, Suardi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial keagamaan tersebut. Menurutnya, menjaga kebersihan rumah ibadah bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga menjadi bagian dari membangun kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, Ketua DKM Daarur Rohman, Eka Purnama, S.Ag berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya dalam menjaga kebersihan masjid dan mushola.

Hj. Marfuah Jamil, S.Ag selaku Penyuluh Agama Islam juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari keimanan dan budaya hidup sehari-hari, khususnya di lingkungan tempat ibadah.

Selain menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman, kegiatan GEBER juga membawa manfaat positif seperti menumbuhkan kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan suasana ibadah yang lebih tenang dan khusyuk.

Kegiatan ini turut diliput secara eksklusif oleh Media Triink Terkini sebagai bentuk dukungan publikasi terhadap kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah Kabupaten Kuningan.

“Bersih sekarang, berkah sepanjang masa,” menjadi semangat utama dalam kegiatan penuh kebersamaan dan nilai ibadah tersebut

10/05/2026

Sapi Limousin Milik Penyu Group Farm Terpilih Menjadi Hewan Kurban Presiden RI

Prabowo Subianto memilih seekor sapi jenis Limousin asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sebagai hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini. Sapi unggulan tersebut merupakan milik Yuswardi, peternak dari Penyu Group Farm, yang berhasil mencuri perhatian karena memiliki bobot fantastis mencapai 1,08 ton.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia peternakan lokal di Kabupaten Kuningan. Pasalnya, sapi pilihan Presiden RI tersebut dinilai memiliki kualitas fisik yang sangat baik, sehat, dan memenuhi standar ketat dalam proses seleksi hewan kurban tingkat nasional.

Yuswardi selaku pemilik Penyu Group Farm mengaku bersyukur dan bangga atas terpilihnya sapi miliknya sebagai hewan kurban Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses perawatan intensif yang dilakukan selama bertahun-tahun.

“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan besar bagi kami. Perawatan dilakukan secara maksimal sejak sapi masih kecil hingga sekarang,” ujarnya saat ditemui tim liputan eksklusif Media Triink Terkini dan Somad Triink Entertainment.

Sapi Limousin tersebut diketahui telah dirawat selama kurang lebih empat tahun dengan pola pemeliharaan khusus.

Setiap hari sapi dimandikan dua kali serta diberikan pakan berkualitas seperti konsentrat, ampas tahu, dan rumput pilihan guna menjaga kesehatan serta pertumbuhan bobot tubuhnya.

Selain itu, proses pemeriksaan kesehatan juga dilakukan secara ketat oleh tim terkait sebelum akhirnya ditetapkan sebagai sapi kurban Presiden RI. Dari hasil survei dan pengecekan fisik, sapi milik Penyu Group Farm dinilai layak dan unggul dibandingkan sejumlah kandidat lainnya di wilayah Kabupaten Kuningan.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa peternak daerah mampu menghasilkan hewan ternak berkualitas tinggi yang mampu bersaing di tingkat nasional. Penyu Group Farm pun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para peternak muda untuk terus meningkatkan kualitas peternakan lokal Indonesia.

Liputan Eksklusif:
Media Triink Terkini
Somad Triink Entertainment

“Mengabarkan Fakta, Mengangkat Karya Daerah.”

Address

Kuningan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MEDIA Triink Terkini posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share