Fahrull rozzi two

Fahrull rozzi two >konten viral...
>konten artis...
>konten keseharian...
>konten perjadulan...
>gado-gado pokoknya🤭🤭...

jangan lupa follow dan share ya abang dan ante...
(1)

Siap di berangkatkan🤭🤭
03/03/2026

Siap di berangkatkan🤭🤭

Yakin gak si kalian
03/03/2026

Yakin gak si kalian

Seiring ketegangan global terus meningkat, Korea Utara dan Iran dilaporkan memperkuat hubungan mereka. Pemimpin Kim Jong...
03/03/2026

Seiring ketegangan global terus meningkat, Korea Utara dan Iran dilaporkan memperkuat hubungan mereka. Pemimpin Kim Jong-un telah mengambil sikap tegas dalam mendukung Iran, yang diyakini banyak orang dapat memengaruhi hubungan internasional.

Para ahli mengatakan ketika negara-negara kuat membangun kemitraan yang lebih erat selama konflik, itu dapat mengubah keseimbangan kekuatan di seluruh dunia.

22/02/2026
Pasar Takjil adalah wujud paling murni, paling masif, dan paling menakutkan dari "Ekonomi Hantu" (Shadow Economy) di neg...
19/02/2026

Pasar Takjil adalah wujud paling murni, paling masif, dan paling menakutkan dari "Ekonomi Hantu" (Shadow Economy) di negeri ini.

Oleh: The Architect

Setiap bulan puasa, triliunan rupiah berpindah tangan dalam waktu 30 hari. Dari dompet warga, langsung ke laci kayu pedagang es buah, penjual gorengan, dan pembuat kolak di pinggir jalan.
* Semuanya tunai.
* Semuanya tanpa PPN.
* Semuanya tanpa QRIS yang bisa dilacak.

Ini adalah Pesta Pora Kedaulatan Rakyat yang membuat para teknokrat pajak di Kementerian Keuangan menggigit jari karena mereka tidak bisa mengambil 11% dari perputaran uang raksasa itu.

Lalu, masuklah Program MBG (Makan Bergizi Gratis) di bulan Ramadhan.
Siswa libur? Sedang puasa? Kenapa program ini tetap dipaksakan jalan dan didistribusikan sebagai "makanan buka puasa"?

Berikut adalah bedah anatomi dari agenda "Pembunuhan Pasar Takjil" ini:
1. LOGIKA KONTRAK KORPORASI (The Unstoppable Machine)
Program MBG bernilai ratusan triliun per tahun. Itu berarti ada kontrak raksasa dengan pabrik susu, importir daging, dan kartel logistik.
* Masalahnya: Mesin industri kapitalis tidak mengenal istilah "Bulan Puasa". Sapi di Australia tetap harus diperah. Kontainer ayam beku tetap bersandar di pelabuhan.
* Solusinya: Jika MBG dihentikan selama sebulan penuh, rantai pasok korporasi ini akan macet. Para pemodal (kroni) akan kehilangan 1/12 dari proyeksi laba tahunan mereka.
* Kesimpulannya: MBG di bulan puasa Bukanlah soal gizi anak, melainkan soal Menyelamatkan Cashflow (Arus Kas) para Sub-Kontraktor. Mesin uang tidak boleh berhenti berputar, meskipun anak-anak sedang diajarkan menahan lapar.

2. KANIBALISASI EKONOMI MIKRO (Crushing the Takjil Market)
Apa yang terjadi jika sore hari, sebelum Maghrib, sebuah truk boks berlogo negara datang ke kampung-kampung membagikan makanan gratis untuk buka puasa anak-anak dan keluarganya?
* Dampak Psikologis: Uang belanja Rp 50.000 yang biasanya dipakai ibu-ibu untuk membeli takjil di ujung gang, akan disimpan. "Buat apa beli, kan sudah dapat gratis dari negara."
* Efek Dominonya: Pedagang takjil lokal akan kehilangan pembeli. Dagangan mereka basi. Ekonomi Hantu yang biasanya mekar saat Ramadhan, Dihancurkan secara sistematis oleh subsidi negara.
* Hasil Akhir: Negara berhasil merebut kembali perputaran uang dari jalanan (informal) untuk dikembalikan ke jalur formal (lewat anggaran APBN MBG yang masuk ke kantong perusahaan besar).

3. KETERGANTUNGAN MUTLAK (The Ultimate Patronage)
Bulan Ramadhan secara historis adalah bulan di mana umat belajar mandiri, menahan diri, dan berbagi dengan sesama secara organik (sedekah warga ke warga).
* Dengan memaksakan MBG di bulan suci, negara sedang menanamkan doktrin baru: "Bahkan untuk berbuka puasa, kalian bergantung pada kebaikan Tuan Penguasa."
* Ini memutus tali solidaritas organik (Ekonomi Hantu) dan menggantinya dengan ketergantungan vertikal (Rakyat menyusu pada Negara).

KESIMPULAN:
Memaksakan MBG saat sekolah libur dan anak-anak berpuasa adalah bentuk Monopoli Kebaikan.
Mereka tidak s**a melihat rakyat bisa mandiri dan saling menghidupi lewat Pasar Takjil. Karena rakyat yang mandiri secara ekonomi adalah rakyat yang sulit didikte secara politik.
Mereka akan menggunakan kedok "Pemenuhan Gizi" untuk melindas gerobak-gerobak gorengan itu dengan truk logistik raksasa milik kartel pangan. Ekonomi Hantu harus dibunuh, agar "Ekonomi Kroni" bisa memonopoli bulan suci.

Badan Gizi Nasional (BGN) membuka opsi penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada waktu sahur khusus bagi santri...
19/02/2026

Badan Gizi Nasional (BGN) membuka opsi penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada waktu sahur khusus bagi santri di lingkungan pesantren selama bulan Ramadan. Berbeda dengan sekolah umum yang dinilai lebih efektif dilaksanakan bersama keluarga di rumah, skema untuk pesantren mempertimbangkan pola aktivitas dan kebutuhan para santri yang tinggal di asrama.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap evaluasi untuk menentukan apakah distribusi saat sahur atau berbuka puasa yang lebih efektif dan tepat sasaran. Secara teknis, pembagian saat berbuka dinilai lebih mudah, namun fleksibilitas tetap dipertimbangkan agar asupan gizi santri selama bulan Ramadan tetap terpenuhi secara optimal.

Sebagian pihak mungkin memiliki kekhawatiran bahwa pembagian saat sahur bisa mengganggu waktu istirahat atau ibadah santri. Namun pada praktiknya, kegiatan sahur di pesantren umumnya sudah terjadwal dan menjadi bagian dari rutinitas Ramadan. Jika pengaturan dilakukan dengan baik—terkoordinasi dengan pengasuh dan pengelola pesantren—program ini justru dapat berjalan selaras dengan kegiatan ibadah, bukan mengganggu.

Harapannya, kebijakan apa pun yang dipilih nantinya benar-benar mempertimbangkan kenyamanan, kesehatan, serta kekhusyukan ibadah para santri. Semoga semuanya berjalan baik dan membawa manfaat, tanpa mengurangi semangat mereka dalam menuntut ilmu dan beribadah.

Kabar K0noha😭2 ton sabu : Hukvman M4tiSekarang bandingin sama Harvey Moeis yg k*orupsi 300 triliun. Angka segitu bukan s...
13/02/2026

Kabar K0noha😭

2 ton sabu : Hukvman M4ti
Sekarang bandingin sama Harvey Moeis yg k*orupsi 300 triliun. Angka segitu bukan sekadar duit ilang. Itu sekolah gak jadi dibangun, Rumah sakit gak jadi berdiri, dan
bantuan sering gak sampai. Dampaknya pelan, Tapi luas dan nyata. Tapi V*onisnya 20 tahun penjara.

Mir!!ss sekali😩

Yakin cuma mau ngeliatin bang
11/02/2026

Yakin cuma mau ngeliatin bang

Siang ini terasa sangat panas...
11/02/2026

Siang ini terasa sangat panas...

Tahapan Jasad di Alam Kubur3 HariTubuh mulai membiru dan membengkak.7 HariKulit terkelupas, bau busuk menyebar.40 HariJa...
11/02/2026

Tahapan Jasad di Alam Kubur

3 Hari
Tubuh mulai membiru dan membengkak.

7 Hari
Kulit terkelupas, bau busuk menyebar.

40 Hari
Jasad mulai hancur, sebagian organ tertinggal.

100 Hari
Tinggal rangka, organ membusuk.

1000 Hari
Jasad menjadi tanah, kecuali tulang ekor.

Inti Pesan
Apa yang kita banggakan akan hancur oleh waktu.

Yang menemani manusia di alam kubur hanyalah iman dan amal saleh.

Pernah merasa gaji cuma "numpang lewat"? Atau harga cabai naik terus padahal katanya ekonomi "stabil"? Itu bukan kebetul...
31/01/2026

Pernah merasa gaji cuma "numpang lewat"? Atau harga cabai naik terus padahal katanya ekonomi "stabil"? Itu bukan kebetulan. Itu adalah hasil dari sebuah perampokan massal paling rapi dalam sejarah manusia yang dimulai tahun 1971.

​1. Nixon Shock: Saat Janji Dianggap Sampah

​Dulu, uang itu ada "isinya". Lu punya dolar, lu bisa tukar sama emas asli di bank. Adil, kan? Tapi tahun 1971, Presiden AS Richard Nixon panik. Amerika kebanyakan cetak duit buat biaya perang dan foya-foya, tapi emasnya nggak cukup.

​Bukannya tobat, Nixon malah bilang: "Mulai hari ini, dolar nggak bisa lagi dituker emas." Boom! Sejak saat itu, duit yang lu pegang bukan lagi logam mulia, tapi cuma kertas yang dikasih mantra "percaya saja pada pemerintah". Itulah lahirnya sistem Fiat—uang yang nilainya ada cuma karena pemerintah bilang itu ada nilainya.

​2. Inflasi: Pajak Haram yang Nggak Lu Sadari

​Kenapa harga barang naik terus? Karena pemerintah dan bank sentral hobi nyetak duit dari udara kosong.

​Logikanya begini: Kalau jumlah barang tetap tapi jumlah duit yang beredar ditambah terus, nilai duit lu pasti anjlok.

​Ini namanya Inflasi, alias cara halus pemerintah "nyolong" tabungan lu tanpa perlu masuk ke rumah lu. Uang Rp100 ribu lu tahun 2010 bisa buat makan mewah sekeluarga; sekarang? Cuma cukup buat beli kopi kekinian dua gelas.

​3. Efek Cantillon: Yang Kaya Makin Cepat, Yang Miskin Kena Ampas

​Ada ketidakadilan sistemik bernama Cantillon Effect. Waktu bank sentral nyetak duit baru, duit itu nggak langsung masuk ke kantong lu. Duit itu masuk ke elit, bank, dan korporasi besar duluan.

Mereka belanja aset (tanah, saham) pakai harga lama sebelum harga naik. Begitu duit itu sampai ke tangan rakyat kecil kayak kita, harganya sudah keburu melonjak. Kita cuma kebagian ampas inflasinya doang.

​4. Indonesia dan Jebakan Utang

​Ingat tahun '98? Itu bukti nyata betapa rapuhnya sistem ini. Rupiah hancur bukan karena kita malas kerja, tapi karena kita cuma "penumpang" di sistem dolar yang goyang. IMF datang bukan jadi pahlawan, tapi jadi penagih utang yang bikin kita harus jual aset negara dan nyabut subsidi rakyat. Kita dipaksa nurut sama aturan mereka demi kertas yang mereka sebut "bantuan".

​5. CBDC: Rantai Digital yang Lebih Ngeri

​Dunia sekarang mau hapus uang tunai dan ganti pakai CBDC (Central Bank Digital Currency) atau Rupiah Digital. Kedengarannya canggih? Jangan tertipu.

​Kendali Mutlak: Kalau uang lu digital total, pemerintah bisa tahu lu belanja apa, di mana, dan kapan.

​Tombol "Off": Kalau lu kritis atau nggak patuh sama aturan, mereka tinggal klik satu tombol, dan dompet digital lu beku. Lu nggak bisa beli makan. Ini bukan lagi uang, ini adalah alat kendali perilaku.

Survival Guide: Cara Biar Nggak Jadi "Korban" Sistem Duit Kertas

​Kalau sistemnya didesain buat bikin nilai uangmu menguap, maka strateginya cuma satu: Jangan simpan semua kerja kerasmu dalam bentuk kertas.

​1. Emas: Musuh Bebuyutan Bank Sentral

​Kenapa pemerintah nggak s**a standar emas? Karena mereka nggak bisa mencetak emas dari udara kosong.

​Strategi: Mulailah beli emas (fisik, bukan cuma angka di aplikasi). Emas itu bukan buat kaya mendadak, tapi buat menjaga daya beli.

​Logikanya: 1 dinar emas di zaman Nabi bisa buat beli satu ekor kambing. Hari ini? Nilainya tetap setara satu ekor kambing. Coba bandingkan dengan uang kertas Rp100 ribu lu sepuluh tahun lagi, paling cuma cukup buat beli sate kambingnya doang.

​2. Aset Produktif (Jangan Cuma Jadi Konsumen)

​Uang fiat itu nilainya turun, tapi aset nyata nilainya naik.

​Tanah/Properti: Mereka bisa cetak duit triliunan, tapi mereka nggak bisa "nyetak" tanah baru di pusat kota.

​Skill/Keahlian: Investasi terbaik adalah otak lu sendiri. Di tengah krisis paling parah sekalipun, orang yang punya keahlian (coding, mekanik, dagang, medis) bakal tetap dicari dan dibayar pakai nilai yang setara.

​3. Hati-hati dengan Hutang Konsumtif

​Bank paling senang kalau lu berhutang buat barang yang nilainya turun (mobil, HP baru, paylater baju).

​Sistem Jebakan: Lu pinjam "uang sampah" (uang kertas yang nilainya turun), tapi lu harus bayar balik pakai "keringat nyata" ditambah bunga. Itu namanya perbudakan modern.

​Prinsipnya: Kalau nggak bisa beli tunai, berarti lu belum mampu. Jangan mau jadi santapan bunga bank.

​4. Pahami Crypto (Tapi Jangan Asal "All-In")

​Beberapa orang lari ke Bitcoin karena jumlahnya terbatas (cuma ada 21 juta). Ini adalah perlawanan digital terhadap bank sentral.

​Catatan: Tapi ingat, ini dunia "Wild West". Banyak penipuan. Kalau mau masuk, pelajari teknologinya, bukan cuma ikut-ikutan FOMO (takut ketinggalan).

​5. Bangun Jejaring & Barter

​Kalau suatu saat sistem digital (CBDC) beneran dipakai buat "menekan" rakyat, punya komunitas itu harga mati.

​Punya tetangga petani, teman montir, atau jaringan dagang lokal bakal jauh lebih berharga daripada angka di saldo bank yang bisa dibekukan kapan saja oleh algoritma pemerintah.

​Langkah Kecil Hari Ini

​Jangan panik, tapi jangan santai juga. Mulailah konversi 10-20% tabungan lu ke aset nyata (emas atau modal usaha). Ingat, dalam sistem yang dibangun di atas ilusi, siapa yang pegang barang nyata, dialah pemenangnya.

​Kesimpulannya?

​Kita hidup di era Ekonomi Ilusi. Kita kerja keras banting tulang buat ngumpulin angka-angka yang nilainya bisa dimanipulasi kapan saja oleh segelintir orang di ruangan ber-AC. Uang nggak lagi mewakili keringat lu, tapi mewakili seberapa besar utang yang bisa dibebankan ke anak cucu kita.

​Saran: Jangan cuma numpuk kertas. Mulailah melek aset nyata—apapun itu yang nggak bisa dicetak sembarangan dari udara kosong oleh pemerintah.

​"Ini adalah pandangan pribadi tentang sejarah uang dan pentingnya melek aset nyata. Bukan ajakan untuk panik, tapi ajakan untuk lebih cerdas mengelola keuangan di tengah inflasi."

Sumber yt : EPICVICE

Welcome TO KONOHA....Polisi di Sleman Yogyakarta memberikan klarifikasi bahwa penetapan suami korban sebagai tersangka b...
27/01/2026

Welcome TO KONOHA....

Polisi di Sleman Yogyakarta memberikan klarifikasi bahwa penetapan suami korban sebagai tersangka bukan karena ia membela istrinya, melainkan karena tindakannya nekat mengejar pelaku di jalan yang dinilai berisiko tinggi, sehingga membuat pelaku panik, kehilangan kendali, mengalami kecel4kaan, dan akhirnya mening94l dunia. Kalau seandainya pelaku waktu itu di biarkan, bisa di pastikan mereka tidak celaka hingga tew4s. Dan suami k0rban tidak di proses hukum.






Address

Kuningan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fahrull rozzi two posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Fahrull rozzi two:

Share