Majalah An-Nafi'ah

  • Home
  • Majalah An-Nafi'ah

Majalah An-Nafi'ah Media Kreasi lnovasi Dan Dakwah

*Final Musabaqoh Qiro’atil Kutub Digelar di Ponpes Al-Kautsar Cilimus*Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus, Kabupaten Kun...
04/02/2026

*Final Musabaqoh Qiro’atil Kutub Digelar di Ponpes Al-Kautsar Cilimus*

Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sukses menyelenggarakan Final Musabaqoh Qiro’atil Kutub (MQK) pada Rabu malam kamis, 4 Februari, bertempat di Aula Utama Ponpes Al-Kautsar Cilimus, mulai pukul 20.00 WIB.

Ajang bergengsi ini merupakan puncak dari rangkaian seleksi MQK yang diikuti oleh para santri terbaik, yang telah melalui tahapan penyisihan dengan penuh kesungguhan. Pada babak final, para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam membaca, memahami, dan menjelaskan isi kitab kuning sesuai kaidah keilmuan pesantren.

Kegiatan MQK ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan santri terhadap literatur klasik Islam serta mengasah kemampuan akademik, ketelitian, dan kefasihan dalam membaca kitab turats.

Selain sebagai ajang kompetisi, MQK juga menjadi sarana pembinaan mental, kepercayaan diri, dan adab ilmiah para santri.

Acara final berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para peserta tampil dengan percaya diri di hadapan dewan juri dan para hadirin. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui media sosial resmi , sehingga dapat disaksikan oleh wali santri dan masyarakat luas.

Dengan terselenggaranya Final MQK ini, Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus berharap dapat terus melahirkan generasi santri yang unggul dalam keilmuan, berakhlak mulia, serta siap melanjutkan tradisi keilmuan Islam secara berkesinambungan.


Santri Sidogiri Usia 13 Tahun Mengarang Kitab Syarah Karya Imam Al-GhazaliPasuruan — Prestasi membanggakan kembali lahir...
04/02/2026

Santri Sidogiri Usia 13 Tahun Mengarang Kitab Syarah Karya Imam Al-Ghazali

Pasuruan — Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia pesantren. Seorang santri muda Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Ubaidillah Rayyan Al Adzro’i, yang baru berusia 13 tahun, berhasil menorehkan karya ilmiah berupa kitab berjudul Tadzkiratul Muqrin, sebuah syarah (penjelasan) atas kitab monumental Minhajul ‘Abidin karya Imam Al-Ghazali.

Ubaidillah Rayyan Al Adzro’i, yang juga dikenal dengan nama Lora Ubaidillah Royyan Adzra’ie, merupakan putra dari KH. Muhammad Karror Abdullah. Di usianya yang masih sangat belia, ia telah menunjukkan kecintaan yang mendalam terhadap ilmu agama, khususnya dalam khazanah keilmuan klasik Islam (turats).

Kitab Tadzkiratul Muqrin yang beliau karang menjadi bukti bahwa tradisi keilmuan pesantren tetap hidup dan terus melahirkan generasi penerus ulama yang berilmu, tekun, dan produktif.
Mengkaji serta mensyarahi karya besar Imam Al-Ghazali tentu bukan hal yang ringan, terlebih bagi santri seusianya. Hal ini menunjukkan ketekunan, kedalaman pemahaman, serta bimbingan keilmuan yang kuat dari lingkungan pesantren.

Saat ini, Lora Ubaidillah masih aktif menimba ilmu dan bermukim sebagai santri di Pondok Pesantren Sidogiri, salah satu pesantren tertua dan terkemuka di Indonesia yang dikenal dengan tradisi keilmuan salafnya.
Semoga karya Tadzkiratul Muqrin ini menjadi awal dari lahirnya karya-karya ilmiah lainnya yang bermanfaat bagi umat, serta menjadi inspirasi bagi para santri untuk terus mencintai ilmu dan tradisi menulis.

Doa terbaik dipanjatkan agar beliau senantiasa diberi kesehatan, umur yang panjang, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdiannya.
Āmīn yā Rabbal ‘Ālamīn.


Demonstrasi Alfiyah Bersama Angkatan Mu’tamida Berlangsung Khidmat dan Penuh MaknaPondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus Ku...
03/02/2026

Demonstrasi Alfiyah Bersama Angkatan Mu’tamida Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus Kuningan menggelar acara Demonstrasi Alfiyah bersama Angkatan Mu’tamida sebagai salah satu agenda akademik dalam rangka menampilkan hasil pembelajaran ilmu nahwu yang telah ditempuh para santri.
Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias, disaksikan oleh para asatidz serta santri lainnya.

Demonstrasi Alfiyah merupakan ajang pembuktian kemampuan santri dalam memahami dan menghafal Kitab Alfiyah Ibnu Malik, yang menjadi salah satu rujukan utama dalam ilmu tata bahasa Arab.
Dalam kegiatan ini, para santri Angkatan Mu’tamida mendemonstrasikan hafalan bait-bait Alfiyah beserta penjelasan maknanya secara runtut, sistematis, dan penuh percaya diri.

Selama berlangsungnya demonstrasi, para santri tampil secara bergantian dengan menyebutkan bait Alfiyah, menjelaskan kaidah nahwu, serta memberikan contoh penerapannya.
Hal ini menunjukkan kesungguhan dan keseriusan Angkatan Mu’tamida dalam menuntut ilmu, khususnya dalam penguasaan bahasa Arab sebagai kunci memahami khazanah keilmuan Islam.

Kegiatan Demonstrasi Alfiyah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan semangat belajar, serta menjadi bekal berharga dalam melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya.

Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus Kuningan senantiasa berkomitmen mencetak santri yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap mengamalkan ilmunya di tengah masyarakat.


Santri Al-Kautsar Cilimus Kuningan Siap Menghadapi Ujian Semester IIPondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus, Kabupaten Kunin...
22/01/2026

Santri Al-Kautsar Cilimus Kuningan Siap Menghadapi Ujian Semester II

Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus, Kabupaten Kuningan, akan melaksanakan Ujian Semester II bagi seluruh santri pada 24 Januari hingga 01 Februari 2026. Ujian ini menjadi salah satu agenda akademik penting dalam rangka evaluasi hasil pembelajaran santri selama satu semester terakhir.

Pelaksanaan ujian semester II ini bertujuan untuk mengukur kemampuan santri dalam memahami materi pelajaran, baik bidang keilmuan diniyah maupun pelajaran penunjang lainnya. Selain sebagai evaluasi akademik, ujian juga menjadi sarana pembentukan karakter santri agar terbiasa bersikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Menjelang pelaksanaan ujian, para santri terlihat semakin meningkatkan kesungguhan dalam belajar, memperbanyak muroja’ah, serta menjaga waktu dengan sebaik-baiknya. Para asatidz dan ustadzah pun turut memberikan bimbingan dan motivasi agar santri dapat mengikuti ujian dengan maksimal.

Pihak pesantren berharap seluruh santri dapat menjalani ujian semester II ini dengan lancar serta memperoleh hasil yang terbaik. Lebih dari sekadar nilai, ujian ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, kedisiplinan, dan kecintaan santri terhadap ilmu.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan kepada seluruh santri Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus Kuningan dalam menempuh ujian semester II tahun ajaran ini.


*Semarak Lomba Ekstrakurikuler, Santri Ponpes Al-Kautsar Cilimus Tampilkan Bakat dan Kreativitas*Suasana Pondok Pesantre...
20/01/2026

*Semarak Lomba Ekstrakurikuler, Santri Ponpes Al-Kautsar Cilimus Tampilkan Bakat dan Kreativitas*

Suasana Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus tampak semarak dengan diselenggarakannya berbagai perlombaan ekstrakurikuler yang diikuti oleh para santri. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat, minat, serta kreativitas santri di luar kegiatan belajar formal.

Perlombaan ekstrakurikuler ini meliputi berbagai bidang, di antaranya Silat, Kaligrafi, Tari Zafin, Hadroh, Public Speaking, Dekorasi, Vocal, Qiro, dan Komputer. Setiap cabang lomba diikuti dengan penuh antusias oleh para santri yang menampilkan kemampuan terbaik mereka.

Pada cabang Silat, para santri menunjukkan ketangkasan, kekuatan, serta kedisiplinan yang mencerminkan nilai-nilai bela diri Islami. Sementara itu, lomba Kaligrafi menjadi wadah ekspresi seni Islami yang memadukan keindahan tulisan dan kedalaman makna ayat-ayat Al-Qur’an.

Nuansa budaya dan religius semakin terasa melalui penampilan Tari Zafin dan Hadroh, yang menyuguhkan harmoni gerak, irama, serta lantunan shalawat. Di bidang komunikasi, lomba Public Speaking melatih santri untuk tampil percaya diri, menyampaikan gagasan dengan baik, serta berdakwah secara santun dan inspiratif.

Tidak kalah menarik, lomba Dekorasi mengasah kreativitas, sedangkan lomba Vocal dan Qiro menampilkan suara merdu santri dalam melantunkan lagu dan ayat suci Al-Qur’an dengan tartil dan keindahan tajwid. Adapun lomba Komputer menjadi bukti bahwa santri Ponpes Al-Kautsar juga dibekali keterampilan teknologi sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Melalui kegiatan ini, pihak pesantren berharap para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Perlombaan ekstrakurikuler ini menjadi salah satu upaya Ponpes Al-Kautsar Cilimus dalam mencetak generasi santri yang berakhlak, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.


*Ponpes Al-Kautsar Cilimus Sambut Kunjungan Ulama ( Dr. Al-Habib Musthofa bin Hamid bin Smith.)*Pondok Pesantren Al-Kaut...
19/01/2026

*Ponpes Al-Kautsar Cilimus Sambut Kunjungan Ulama ( Dr. Al-Habib Musthofa bin Hamid bin Smith.)*

Pondok Pesantren Al-Kautsar Cilimus mendapat kehormatan besar dengan kedatangan tamu istimewa, Dr. Al-Habib Musthofa bin Hamid bin Smith, pada Senin malam, 19 Januari 2026. Kunjungan ini menjadi momentum berharga bagi keluarga dan para santri dalam memperkuat tradisi keilmuan dan spiritualitas Islam.

Dr. Al-Habib Musthofa bin Hamid bin Smith dikenal sebagai ulama berpengaruh di bidang syariah dan keilmuan Islam. Beliau menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Fakultas Syariah serta Ketua Departemen Pusat Penelitian dan Fatwa Universitas Al-Ahgaff.

Kehadiran beliau disambut dengan penuh antusias oleh para Dewan masyayikh, asatidz dan para santri.

Dalam agenda kunjungan tersebut, Dr. Al-Habib Musthofa menyampaikan mau‘izhah dan nasihat keilmuan yang sarat dengan nilai adab, keikhlasan, serta pentingnya menjaga hubungan hati dengan Nabi Muhammad SAW dan guru-guru.


14/01/2026
30/12/2025

_📝Kajian Masyayikh_
Syaikhina Kyai M. Jamaluddin

*Kisah Singkat Syekh Muhammad bin Hasan: Teladan Semangat Menuntut Ilmu*

Syekh Muhammad bin Hasan dikenal sebagai sosok ulama yang memiliki semangat luar biasa dalam menuntut ilmu. Beliau hampir tidak pernah tidur di malam hari dan selalu meletakkan kitab-kitab di sampingnya. Ketika merasa bosan dengan satu cabang ilmu atau satu kitab, beliau segera membuka kitab yang lain agar waktunya tidak terbuang sia-sia.

Di samping itu, Syekh Muhammad bin Hasan juga selalu menyiapkan air di dekatnya. Apabila rasa kantuk datang, air tersebut digunakan untuk berwudu atau sekadar membasuh wajah agar kantuknya hilang. Beliau pernah berkata bahwa kantuk disebabkan oleh panas, maka cara menghilangkannya adalah dengan menggunakan air yang dingin.

Kisah ini mengajarkan kepada kita pentingnya terus belajar kapan pun, di mana pun, dan dalam keadaan apa pun. Jika rasa kantuk datang saat belajar, kita dianjurkan untuk membasuh wajah atau berwudu agar semangat kembali tumbuh.

*Rukun Islam*
Islam dibangun di atas lima dasar yang dikenal dengan Rukun Islam, yaitu:
1. Syahadat
Pernyataan keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya.

2. Shalat
Shalat adalah ucapan dan perbuatan tertentu yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam.
Rasulullah SAW bersabda, perumpamaan shalat itu seperti seseorang yang memiliki sungai di depan rumahnya, lalu ia mandi di sungai tersebut lima kali dalam sehari. Maka tubuhnya akan selalu bersih. Demikian p**a shalat lima waktu, ia akan membersihkan hati dan jiwa orang yang mengerjakannya.

3. Zakat
Zakat merupakan sarana untuk membersihkan harta yang telah Allah karuniakan kepada kita.

4. Puasa di Bulan Suci Ramadan
Ibadah menahan diri dari segala hal yang membatalkan, sebagai bentuk ketaatan dan penyucian jiwa.

5. Menunaikan Ibadah Haji
Dilaksanakan bagi yang mampu, sebagai penyempurna rukun Islam.


Address


Telephone

+6283871211565

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majalah An-Nafi'ah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Majalah An-Nafi'ah:

Shortcuts

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share