06/08/2026
JANGAN JADI WALI YANG MENGANTARKAN KELUARGANYA KE NERAKA!
๐ Al-'Allฤmah Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin ุฑุญู
ู ุงููู berkata:
ูุนูู ููู ุงูู
ุฑุฃุฉ ุฃู ูู
ูุนูุง ู
ู ูู ูุจุงุณ ู
ูุญุฑูู
ูู
ู ุงูุฎุฑูุฌ ู
ุชุจุฑุฌุฉ ุฃู ู
ุชุทูุจุฉ
ูุฃูู ูููููุง ููู ู
ุณุฆูู ุนููุง ููู
ุงูููุงู
ุฉ
"Wajib bagi wali seorang wanita untuk mencegahnya dari setiap pakaian yang diharamkan, serta melarangnya keluar rumah dalam keadaan bertabaruj (berhias dan menampakkan perhiasannya kepada laki-laki yang bukan mahram) atau memakai wewangian. Sebab, dia adalah walinya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban tentangnya pada hari Kiamat.
*๐ Majmลซโah As'ilah Tahummul Usrah al-Muslimah, hlm. 128.*
Di zaman ini, banyak wali merasa berhasil karena mampu memberikan pendidikan terbaik, pakaian terbaik, gawai terbaru, kendaraan, dan kebebasan kepada putri-putrinya. Namun, ketika aurat mulai terbuka, tabaruj dianggap lumrah, media sosial dipenuhi foto demi mencari perhatian, dan nasihat agama dianggap mengekang, justru banyak yang memilih diam dengan alasan, "Yang penting anak saya bahagia."
BETAPA BANYAK WALI YANG SANGAT TEGAS MELARANG ANAKNYA PULANG MALAM, TETAPI TIDAK TEGAS SAAT AURATNYA TERBUKA. SANGAT KHAWATIR ANAKNYA KEHILANGAN MASA DEPAN, NAMUN TIDAK KHAWATIR JIKA IA KEHILANGAN RASA MALU DAN KETAATAN KEPADA ALLAH
๐ฒ Ikuti kami:
Instagram | Facebook | TikTok | YouTube
https://whatsapp.com/channel/0029Vb8JTZRIiRomKf9B8l0B
DZIKIR โข FIKIR โข AMAL โข AKHLAK