09/06/2026
BAGIKAN JIKA ANDA PEDULI DENGAN SESAMA PENCARI KERJA AGAR LEBIH HATI HATI. 🥀
Sebuah kabar meny4y4t hati baru saja menimpa seorang pemuda asal Sumba, NTT, bernama Krisno (Kresno). Berniat merantau ke Bali demi mengadu nasib dan mencari nafkah, Krisno justru terjebak dalam lingkaran s1nd!k4t pen1pu kejam yang hampir saja merenggut ny4wanya.
Kronologi:
Berawal dari Iming-Iming Kerja Online
1 Mei 2026: Krisno menginjakkan kakinya di Pulau Dewata, Bali, untuk cari kerja
4 Mei 2026: Dia dapat tawaran pekerjaan secara online lalu diundang untuk lakukan sesi wawancara di Hotel Libertas Seminyak. disanalah aksi pelaku di mulai.
Semua barang pribadi milik Krisno—mulai dari iPhone, laptop, pakaian, hingga barang berharga lainnya—langsung dirampas secara paksa.
8 Mei 2026: Di Hotel Libertas Kedonganan. korban dituduh secara palsu telah mencuri uang sebesar Rp2 juta da lecehkan bos pelaku. Penyiksaan Brutal Selama 12 Jam (Jam 5 Sore – 5 Subuh) Di Hotel sinilah penderitaan luar biasa dialami krisno. Ia disekap dan disiksa secara sadis oleh 3 orang bodyguard yang disewa oleh pelaku utama. Kepala Krisno dipukul menggunakan sepatu high heels hingga robek. Disiksa dengan kejam layaknya dalam film-film mafia, hingga dipaksa meminum cairan putih misterius yang tidak ia kenal. Diancam Dibunuh, Diperas Rp100 Juta, Hingga Berhasil Lolos
Malam, 8 Mei 2026: Para pelaku menelepon orang tua Krisno yang berada di Sumba. Mereka meminta uang tebusan sebesar Rp100 juta. Pelaku bahkan mengancam, jika uang tersebut tidak segera dibayar, Krisno akan langsung dibunuh untuk menghilangkan jejak.
9 Mei 2026 (Subuh): Antara jam 4 hingga 6 pagi, Saat para bodyguard yang menjaganya tertidur kelelahan, Krisno memberanikan diri untuk kabur. dengan bersimbah darah ia berlari keluar hotel dan meminta pertolongan di sebuah warung Madura, meminjam HP di sana, dan langsung menghubungi pihak keluarganya.
9 Mei 2026 (Pagi): pihak keluarga asal Sumba langsung bergerak menjemput Krisno dan melaporkan kasus brutal ini ke Polresta Denpasar. Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku
Dua Pelaku Utama Masih Buron:
Adrisryanti Tanah Paluang (Asal Makassar, Sulsel)
Ayasha Amanda Amira Putri (Asal Cirebon, Jabar)
dan klik follow akun facebook untuk cek info lainnya
Viral Kupang
Klik follow instagram kami ntt