10/01/2026
Sejumlah sesepuh dan tokoh Ikatan Keluarga Manggarai Raya (IKMR) Kupang melakukan silaturahmi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, di rumah jabatan gubernur, Sabtu (10/1/2026). Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya ikatan budaya serta komitmen bersama membangun daerah.
Pertemuan tersebut difasilitasi Frans Sarong yang menjadi tokoh kunci penghubung antara para tokoh Manggarai dan Gubernur NTT. Kehadiran rombongan IKMR disambut langsung Gubernur Melki Laka Lena di rumah jabatannya.
Rombongan IKMR dipimpin Ketua IKMR Kupang, Anton Ali, dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Manggarai Raya, di antaranya Frans Salesman, Alo Sukardan, Dami Adar, Florentianus Tat, Matheus Dasal Jhon Sariono, Ferdy Lehot, Bene Tuluk, Vinsen Aben, Paskalis Angkur, Stanis Man, Kos Cekarus, Dami Rani, Don Janggu, serta dua tokoh muda IKMR, Hendra Jasmin dan Juan Pesau.
Tujuan utama kunjungan ini adalah mengundang secara resmi Gubernur NTT untuk menghadiri acara syukuran Tahun Baru diaspora Manggarai Kupang yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026 di Hotel Cahaya Bapa, Kota Kupang.
Undangan tersebut disampaikan secara adat melalui prosesi **tuak kepok**, yang dilakukan oleh perwakilan tokoh IKMR, Matheus Dasal. Prosesi adat ini menjadi simbol penghormatan sekaligus undangan lisan khas budaya Manggarai kepada Gubernur NTT agar berkenan hadir dalam acara syukuran tersebut.
Ketua panitia acara Syukuran Tahun Baru IKMR, Dr. Florentianus Tat, dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapannya agar Gubernur NTT dapat meluangkan waktu untuk hadir dan bersukacita bersama diaspora Manggarai yang ada di Kupang.
Ketua IKMR Kupang, Anton Ali, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Melki Laka Lena yang telah menerima kehadiran keluarga besar Manggarai Raya dengan penuh keterbukaan dan kehangatan.
Sebagai bentuk penghormatan budaya, para tokoh IKMR juga mengenakan kain songke dan songkok khas Manggarai kepada Gubernur NTT.