01/07/2026
๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐/๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐
KUPANG โ Komandan Kodim (Dandim) 1604/Kupang Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., mengikuti rapat percepatan pembangunan KDKMP secara virtual yang dipimpin Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dari Aula Kodim 1604/Kupang, Jalan Moh. Hatta, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Selasa (30/6/2026).
Rapat tersebut juga diikuti para Pangdam, Danrem, dan Dandim dari seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi jajaran TNI dalam mempercepat pembangunan KDKMP di berbagai daerah menjelang peluncuran nasional yang telah ditargetkan pemerintah.
Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menyampaikan bahwa peluncuran KDKMP ditargetkan berlangsung pada 15 Juli 2026 dengan cakupan sekitar 10.000 titik di seluruh Indonesia. Untuk mendukung target tersebut, seluruh satuan diminta mempercepat penyelesaian pembangunan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendokumentasikan progres pembangunan melalui konten kreatif sebagai bentuk transparansi dan publikasi kepada masyarakat.
"Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, tetap fokus, jaga integritas, dan pastikan seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu demi mendukung penguatan ekonomi masyarakat," tegas Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Selain menerima arahan, rapat juga diisi dengan pemaparan perkembangan pembangunan KDKMP dari sejumlah satuan, di antaranya Kodim 1415/Selayar, Kodam XIV/Hasanuddin, Aster Kodam XXIV/MT, Kodim 0803/Madiun, Kodim 0812/Lamongan, Kodim 0809/Kediri, Kodim 0718/Pati, hingga Korem 064/Maulana Yusuf.
Berbagai laporan yang disampaikan meliputi capaian pembangunan di masing-masing wilayah, termasuk sejumlah kendala teknis seperti kelistrikan, koordinasi dengan mitra pelaksana, serta faktor cuaca yang memengaruhi proses pekerjaan di lapangan.
Menutup rapat, Wakil Panglima TNI kembali mengingatkan seluruh peserta agar menjaga semangat kebersamaan, memperkuat koordinasi, dan tetap fokus dalam menyelesaikan pembangunan KDKMP sesuai target yang telah ditetapkan.
Wapang menegaskan bahwa program tersebut merupakan amanah negara yang harus dilaksanakan secara profesional, penuh integritas, dan rasa tanggung jawab, karena diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan serta penguatan ekonomi masyarakat Indonesia. (J2)