Berita Linggau

Berita Linggau Informasi yang Anda Cari

Seorang nenek berinisial SL (47) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah nekat membuang cucunya sendiri dan berpura-pura menemuka...
18/09/2026

Seorang nenek berinisial SL (47) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah nekat membuang cucunya sendiri dan berpura-pura menemukannya di dalam kardus karena merasa malu.

Peristiwa terjadi di jalan penghubung Desa Badegan dan Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati pada Selasa malam, September 2026.

SL merasa malu karena anaknya MA (28) melahirkan bayi tersebut di tengah proses perceraian. SL membuang cucunya lalu membuat laporan palsu seolah menemukan bayi di pinggir jalan agar bisa merawatnya kembali dengan status temuan.

Kasus ini dibongkar Polresta Pati. SL kini ditetapkan sebagai tersangka dan terancam dijerat Pasal 401 KUHP tentang penggelapan asal-usul orang dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara.

Bayi tersebut dipastikan dalam kondisi selamat dan mendapatkan penanganan.

Kebakaran terjadi di kawasan Simpang Belalau 1, tepatnya di depan Jordan, Kota Lubuklinggau, Jumat (18/9/2026). Api berh...
18/09/2026

Kebakaran terjadi di kawasan Simpang Belalau 1, tepatnya di depan Jordan, Kota Lubuklinggau, Jumat (18/9/2026). Api berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan melakukan penanganan.

Dalam proses pemadaman, personel Sat Brimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor di bawah pimpinan IPDA Pariadi turut diterjunkan membantu upaya pemadaman. Satu unit Water Cannon Brimob Lubuklinggau juga disiagakan untuk mendukung proses pemadaman.

Sementara itu personel Polres Lubuklinggau melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi untuk menjaga kelancaran dan keamanan pengguna jalan.

Berkat kesigapan petugas gabungan, kondisi di lokasi saat ini telah terkendali dan kebakaran berhasil diatasi.

Miah (73 tahun) kaget saat mendengar suara keras dari rumah panggungnya yang sudah lapuk. Atap rumahnya ambruk, dinding ...
18/09/2026

Miah (73 tahun) kaget saat mendengar suara keras dari rumah panggungnya yang sudah lapuk. Atap rumahnya ambruk, dinding nyaris roboh, padahal tidak ada angin kencang maupun banjir.

Kini rumahnya tak beratap lagi. Namun Miah dan keluarga tetap bertahan. Alasannya sederhana: tidak ada uang untuk memperbaiki, pun tidak mampu pindah.

Yang lebih memprihatinkan, meski tergolong penerima bantuan desil 1, Miah mengaku sudah tidak mendapatkan bantuan apa pun dari pemerintah.

Di usia senja, seharusnya beliau beristirahat tenang. Kisahnya mengundang keprihatinan warga. Banyak yang mendoakan agar ada pihak yang peduli dan segera membantu Nek Miah.

Polda Sumsel membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah kepala sekolah dan ASN Dinas Pendidikan Banyuasi...
18/09/2026

Polda Sumsel membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah kepala sekolah dan ASN Dinas Pendidikan Banyuasin di sebuah hotel di Palembang, Kamis (17/9/2026) malam.

Penindakan dilakukan oleh Tim Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel saat kegiatan rapat seminar berlangsung di hotel tersebut. Sejumlah pihak kemudian dibawa ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Polda Sumsel menjadwalkan ekspos perkara pada Jumat (18/9/2026) pukul 15.00 WIB untuk mengungkap secara lengkap pihak yang diperiksa dan perkara yang didalami.

Hingga kini pihak kepolisian belum merinci jumlah dan identitas yang diamankan serta kasus yang menjadi dasar OTT.

Seorang perempuan asal Kabupaten Lebong, Bengkulu yang diduga menjadi korban kekerasan seksual mengaku telah melaporkan ...
18/09/2026

Seorang perempuan asal Kabupaten Lebong, Bengkulu yang diduga menjadi korban kekerasan seksual mengaku telah melaporkan kasusnya ke Polres Lebong. Karena belum ada perkembangan, ia kini meminta pendampingan hukum ke pengacara Hotman Paris Hutapea.

Dalam pengakuannya, korban menyebut kasus tersebut telah dilaporkan namun hingga kini belum ada perkembangan berarti.

Tak tinggal diam, korban akhirnya membawa persoalan ini ke Hotman Paris untuk mendapatkan bantuan hukum dan pendampingan.

Kasus ini diharapkan mendapat perhatian serius dari Polres Lebong agar proses hukum berjalan transparan, korban mendapat perlindungan dan keadilan sesuai aturan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih diharapkan memberikan penjelasan terkait progres penanganan laporan tersebut.

Polres Musi Rawas Utara mengungkap kasus Karhutla di Dusun Talang Unggar, Muara Rupit. Seorang petani berinisial IS (63)...
18/09/2026

Polres Musi Rawas Utara mengungkap kasus Karhutla di Dusun Talang Unggar, Muara Rupit. Seorang petani berinisial IS (63) ditetapkan sebagai tersangka karena membakar lahan yang api nya merembet ke lahan warga lain.

Kapolres Muratara menjelaskan tersangka membakar lahan pada Rabu 3 September 2026 sekitar pukul 17.00 WIB menggunakan bambu dan korek api.

Setelah membakar, tersangka meninggalkan lahan dalam kondisi masih berasap.
Akibatnya api merembet dan menghanguskan lahan milik warga bernama Indra dan Irawan.

Kasus ini sempat diupayakan mediasi namun gagal. Kemudian diterbitkan Laporan Polisi LP/B-353/IX/2026.

Polres Muratara mengungkap kasus ini pada Rabu 9 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ini tersangka menjalani proses hukum atas dugaan tindak pidana Karhutla.

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar yang viral karena membela suaminya kasus pencurian motor, kini ditangkap po...
18/09/2026

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar yang viral karena membela suaminya kasus pencurian motor, kini ditangkap polisi terkait kasus narkoba di Lampung Timur, Selasa (15/9/2026).

Penangkapan dilakukan Satresnarkoba Polres Lampung Timur di sebuah kontrakan di Desa Adirejo, Kecamatan Jabung sekitar pukul 03.00 WIB.

Selain Apriliani, dua orang lainnya turut diamankan yakni Ongki Afrizal dan Ayu Nadia.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pengungkapan bermula dari informasi masyarakat.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Lampung Timur melaksanakan penyelidikan di lokasi," kata Yuni.

Saat penggeledahan ditemukan 24 paket sabu, 1 paket berisi 2 butir ekstasi, timbangan digital, plastik klip kosong, dan 4 unit handphone.

Polisi menyebut barang tersebut milik Ongki Afrizal yang didapat dari Joni warga Desa Jabung senilai Rp3 juta. Ongki diduga meminta bantuan Apriliani dan Ayu untuk mengambil barang tersebut dan dipecah menjadi paket kecil untuk dijual.
Saat ini ketiganya diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan mobil box pengangkut logistik Indomaret terjadi di Kabupaten Musi Rawas, Rabu ...
17/09/2026

Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan mobil box pengangkut logistik Indomaret terjadi di Kabupaten Musi Rawas, Rabu 16 September 2026 dini hari.

Truk box c**t diesel dengan nomor polisi B 9267 SCS yang membawa barang dari Bengkulu tujuan Palembang terbalik setelah menghindari lubang di Jalan Lintas Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di lokasi yang dikenal dengan sebutan Paye Lebar, Desa Tambangan.

Berdasarkan informaqsi diterima LINGGAUPOS.CO.ID, truk box tersebut dikemudikan oleh Zaki Bin Zahidin (23), seorang sopir asal Perumahan Pondok Palm Indah Blok G No. 01 RT 09 Palembang. Kendaraan melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Palembang.

Setibanya di TKP, sopir berusaha mengelak lubang yang berada di tengah jalan cor. Saat membanting setir ke sisi kiri jalan, ban kendaraan keluar dari badan jalan aspal cor sehingga hilang kendali.

Pada saat melintas di Jalan Paye Lebar Desa Tambangan, sopir mengelak lubang yang ada di tengah jalan dan membanting setir ke pinggir jalan sebelah kiri dan ban mobil keluar dari jalan aspal yang dicor sehingga mobil terbalik dan menghantam tiang listrik.

Truk pun terbalik dan menghantam tiang listrik di pinggir jalan.

Beruntung, dalam insiden laka tunggal di BTS Ulu ini, sopir dilaporkan tidak mengalami luka atau cidera. Kerugian hanya dialami pada kendaraan box yang ringsek dan tiang listrik yang tertabrak.

Perusahan Daerah Air Minum Tirta Bukit Sulap (PDAM-TBS) terus melakukan pembenahan dalam rangka untuk penyehatan keuanga...
17/09/2026

Perusahan Daerah Air Minum Tirta Bukit Sulap (PDAM-TBS) terus melakukan pembenahan dalam rangka untuk penyehatan keuangan perusahan.

Salah satu upaya yang dilakukan menertibkan pelanggan yang nunggak pembayaran. Ironisnya diketahu ada kantor Pemerintah tidak tidak membayar tagian kantor kelurahan Taba Pingin.

Tidak tanggung-tanggung kantor kelurahan berada di Kecamatan Lubuk Linggau Utara II itu tidak bayar tagian PDAM-TBS selama 51 bulan.

Direktur Utama PDAM-TBS, H. Suhada SH, melalui Kadiv Hukum dan Humas PDAM TBS Kota Lubuk Linggau, Feri Isrop SH, kantor Lurah Tabapingin nunggak 51 bulan total tagihan Rp 3.635.830.
Menurutnya Feri Isrof pihaknya telah melakukan upaya persuasif agar tagihan dibayar.

"Namun upaya tidak dihiraukan sehingga kami terpaksa memutuskan sambungan air bersih ke kantor lurah Taba Pingin. Tampaknya itulah yang mereka inginkan minta diputuskan," katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, 17 September 2026.

Feri Isrof mempertanyakan apakah setiap kantor di Kota Lubuk Linggau tidak ada anggaran air, anggaran lampu. "Sangat miris kantor pemerintah yang hanya Rp 1.500 perhari untuk kebutuhan dasar tidak dipenuhi tidak dilakukan kewajiban membayar tagian rekening PDAM. Ini merugikan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah)," jelasnya.

Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuk Linggau mencatat 57 kejadian Kebakaran Hutan...
15/09/2026

Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuk Linggau mencatat 57 kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hingga 15 September 2026. Puncaknya terjadi di Agustus dan September.

Kabid Penanggulangan Bencana DPKPPB Suryo Amrinata merinci, Januari-April 2026 nihil karhutla. Mei ada 2 kejadian, Juni nihil. Lalu melonjak di Agustus 19 kejadian dan September hingga tanggal 15 sudah 35 kejadian.

Total lahan yang terbakar sekitar 20-22 hektar. Wilayah paling banyak terjadi di Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

"Rata-rata karhutla tidak terlalu besar, 0,1 - 0,2 hektar. Tapi ada juga titik besar 3-4 hektar seperti di belakang Terminal Petanang kemarin," ujar Suryo.
Penyebabnya diduga beragam. Ada yang karena puntung rokok, sisa bakaran sampah, hingga kesengajaan karena banyak terjadi di pinggir jalan.

"Kemarin ada 4 kejadian serentak dalam sehari. Di Taba Pingin, Waringin, Ulak Surung, dan Tempat Nanan. Rata-rata kejadiannya pas siang hari," tambahnya.
DPKPPB terus mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan dan lebih hati-hati.

Address

Perumahan Sudimara
31628

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berita Linggau posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share