30/12/2025
Saat ini, ada banyak seller kecil yang sebenarnya lagi jungkir balik. Awalnya jualan online itu kelihatan sangat menjanjikan, bisa jualan dari rumah, dekat sama keluarga, pembeli banyak, dan modal relatif kecil. Tapi lama-lama, kenyataannya nggak seindah itu, apalagi sejak biaya admin dan potongan platform makin naik.
Setiap ada order masuk, rasanya sekarang bukan cuma senang, tapi juga deg-degan. Soalnya langsung kepikiran, ini kena potongan berapa lagi? Biaya admin, komisi, promo wajib, gratis ongkir, belum lagi pajak yang selalu datang meneror. Ujung-ujungnya, cuan yang tersisa kadang tipis banget, bahkan cuma cukup buat muter modal, bahkan tanpa disadari seller, jangan-jangan sudah nombok.
Sebetulnya banyak sih seller yang pengen stop jualan atau pindah platform, tapi mau ke mana? Sekarang pilihan makin sedikit. Kalau keluar dari platform, otomatis kehilangan pembeli. Kalau bikin toko sendiri, butuh biaya besar dan belum tentu langsung dipercaya pembeli. Jadi mau nggak mau, mereka tetap bertahan meski sering ngerasa capek dan nggak adil. Curhat sana-sini berharap pemerintah mendengar, tapi suara mereka seperti ditelan angin dan pemerintah seakan tidak peduli.
Akhirnya, sellers ini tetap lanjut jualan. Tetap balas chat dengan sopan, packing pesanan sampai malam, dan berharap besok ada order lagi. Bukan karena semuanya baik-baik saja, tapi karena nggak ada pilihan lain. Di balik layar HP/laptop itu, ada kebutuhan hidup yang harus jalan dan keluarga yang harus terus dihidupi. Selama dirasa uang masih berputar dan cukup bayar cicilan, yah dijalani aja.
Dedy Liem