Kompas TV Madiun

Kompas TV Madiun Televisi dan media digital akan semakin berperan penting di masyarakat.

07/09/2026

Satu peristiwa bisa terlihat berbeda, tergantung dari mana kita melihatnya.

Ada yang tampak di depan mata. Ada p**a yang baru terlihat ketika kita mengubah sudut pandang.

Sebentar lagi, berbagai angle terungkap.
9 September 2026.

06/09/2026

Melihat lebih dekat. Menangkap detail. Memastikan tak ada yang terlewat sebelum sebuah cerita sampai kepada Anda.

Karena untuk menghadirkan informasi yang independen dan terpercaya, setiap detail berarti.

Sebentar lagi, lebih jelas.
9 September 2026.

06/09/2026

Limbah Kulit Jagung Jadi Karya Seni Bernilai Tinggi

06/09/2026



Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

Subscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV.

Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:

website www.kompas.tv

Facebook: https://www.facebook.com/kompastvmadiun

Instagram: https://www.instagram.com/kompastvmadiun

X: https://www.x.com/KompasTVMadiun

TikTok: https://www.x.com/KompasTVMadiun

HUT Kompas TV ke - 15Indonesia B15A Hadir Spesial Dalam Rangka HUT ke - 15 Kompas Tv.Rabu, 9 September 2026 Pukul 19.30 ...
04/09/2026

HUT Kompas TV ke - 15

Indonesia B15A Hadir Spesial Dalam Rangka HUT ke - 15 Kompas Tv.

Rabu, 9 September 2026 Pukul 19.30 WIB
LIVE di Kompas TV!

28/08/2026

MADIUN, KOMPAS.TV - Polisi Ringkus Pencuri Motor Karyawan Toko Emas di Madiun

28/08/2026

MADIUN, KOMPAS.TV – Nasib malang menimpa Sutrisno (49), seorang petani warga Desa Sambirejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Ia harus dilarikan ke rumah sakit setelah wajahnya mengalami luka akibat diduga terkena peluru senapan angin yang nyasar saat sedang beraktivitas di sawah.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu akhir pekan lalu. Saat itu, korban tengah sibuk merumput di areal persawahan yang masuk wilayah Kecamatan Kebonsari. Di tengah aktivitasnya, sebuah benda asing tiba-tiba mengenai wajahnya hingga meninggalkan luka serius.

Sadar wajahnya terluka dan berdarah, Sutrisno seketika menghentikan aktivitasnya dan bergegas meminta pertolongan kepada warga sekitar lokasi kejadian. Warga yang melihat kondisi korban langsung memberikan bantuan darurat dan membawanya ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Setelah mendapatkan perawatan intensif, tim medis berhasil melakukan operasi pengangkatan proyektil peluru senapan angin yang sempat bersarang di wajah korban. Beruntung, kondisi Sutrisno kini dilaporkan sudah mulai membaik dan tengah menjalani proses pemulihan di rumahnya.

Sementara itu, kasus dugaan peluru nyasar ini telah ditangani secara serius oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Madiun. Polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap asal-usul kepemilikan senapan angin tersebut.

28/08/2026

JOMBANG, KOMPAS.TV – Suasana khidmat dan semarak menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ribuan peserta dari berbagai daerah mulai berdatangan menjelang perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Para peserta yang tiba langsung melalui tahapan registrasi ketat yang disiapkan oleh panitia. Proses pengecekan identitas hingga pemeriksaan barang bawaan dipusatkan di halaman depan pondok pesantren guna memastikan ketertiban acara.

Usai merampungkan proses registrasi, para peserta tidak perlu berjalan kaki menuju lokasi penginapan atau tempat istirahat yang telah disediakan. Panitia telah menyiapkan puluhan becak hias serta mobil pengangkut khusus untuk mengantar para muktamirin dengan nyaman ke area istirahat masing-masing.

Rencananya, Muktamar ke-35 NU ini akan dibuka secara resmi pada Kamis sore pukul 15.00 WIB. Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan turut hadir untuk membuka perhelatan penting bagi organisasi Islam terbesar di Indonesia ini.

Menyusul jalannya persiapan yang semakin matang, sehari menjelang pembukaan, sejumlah kiai sepuh menggelar pertemuan penting di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Pertemuan tersebut digelar khusus untuk menyerukan agar visi Muktamar NU dapat berjalan bersih, sejuk, dan lancar tanpa ada hambatan berarti.

Senada dengan para kiai sepuh, Wakil Presiden ke-13 RI yang juga menjabat sebagai Mustasyar PBNU, K.H. Ma'ruf Amin, turut menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian Muktamar ke-35 ini berlangsung sukses.

Dengan pengamanan dan koordinasi yang matang dari berbagai pihak, perhelatan akbar ini diharapkan menjadi momentum persatuan umat yang sejuk, damai, dan bermartabat.

28/08/2026

KOMPAS.TV - Aksi Buruh Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset di Kota Madiun

22/08/2026

MADIUN, KOMPAS.TV – Suasana di Jalan Raya Nglames, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, mendadak mencekam pada Sabtu siang. Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan nomor polisi S-7856-US ludes terbakar setelah dilalap si jago merah di tengah perjalanan.

Kobaran api yang membesar dengan cepat menghanguskan seluruh bodi bus, membuat warga sekitar dan pengguna jalan panik.

Menurut keterangan pengemudi bus, perjalanan awalnya berlangsung normal tanpa ada kendala berarti. Namun, setibanya di lokasi kejadian, pengemudi tiba-tiba dikejutkan oleh kemunculan kep**an asap putih dari bagian belakang mesin bus.

Sadar ada bahaya yang mengintai, pengemudi dengan sigap menepikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang untuk segera turun. Tak lama setelah bus berhenti, lidah api langsung berkobar dan membakar bagian dalam hingga seluruh badan bus.

Berkat kesigapan kru dan pengemudi, seluruh penumpang yang berjumlah sekitar 19 orang berhasil menyelamatkan diri keluar bus sebelum api membesar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden menegangkan ini.

Sejumlah armada mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten dan Kota Madiun yang tiba di lokasi langsung berjibaku menjinakkan api. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Berdasarkan hasil penelusuran awal, kebakaran bus ini diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting listrik pada bagian mesin. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di kedua arah—baik dari Madiun menuju Surabaya maupun sebaliknya—sempat mengalami kemacetan panjang. Saat ini, proses evakuasi telah selesai dan arus lalu lintas dilaporkan sudah kembali normal.

Address

Jalan Panorama Raya No. 31 B
Madiun

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kompas TV Madiun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kompas TV Madiun:

Shortcuts

Share