07/06/2026
“Air yang keruh tidak pernah membenci hulu. Ia hanya sedang membawa pesan bahwa ada yang terluka di sepanjang alirannya.”
Kalimat itu mengingatkan kita bahwa alam selalu memiliki cara untuk berbicara. Ketika sungai tak lagi jernih, ketika sampah menumpuk, atau ketika cuaca semakin sulit diprediksi, sesungguhnya lingkungan sedang menyampaikan pesan kepada manusia.
Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komunitas Hujan Keruh Jatitujuh berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Majalengka, Sekar Laras Majalengka, dan Kirik Nguyuh mengajak masyarakat untuk kembali merenungkan hubungan kita dengan alam.
Bagi mereka, menjaga lingkungan bukan sekadar agenda tahunan atau seremoni sesaat. Merawat bumi adalah kebiasaan yang harus tumbuh setiap hari, dimulai dari hal-hal sederhana di sekitar kita.
Melalui tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan, memperkuat kepedulian lingkungan, membangun jejaring komunitas, sekaligus mengajak masyarakat mengambil bagian dalam aksi nyata menjaga kelestarian alam.