06/06/2026
Dibalik viralnya video Sarwendah yg sempat berucap kasar,membuat sebagian netizen beranggapan kalo bunsar itu adalah kacang yg lupa kulit terhadap kebaikan mantan suaminya sehingga banyak netizen yg ramai menghujatnya🥹
Namun dibalik hujatan ada satu tulisan dari Bunda Docia di polandia yg bikin sedih kalo lihat prahara Bunsar dan Ro sekarang😥
Coba baca ini...sblm kalian ikut menghujat Sarwendah😭
"Bunda Sarwendah, saya mengenalmu sejak kamu dan mantan suamimu mengadopsi putra Manggarai kami. Bagi kami, kalian berdua adalah sosok yang luar biasa.
Masih segar dalam ingatan, setiap pukul 04.00 pagi kamu sudah bangun untuk menyiapkan sarapan dan bekal anak-anak ke sekolah. Ke mana pun pergi, bahkan ke pasar, kamu selalu tampil sederhana. Hampir setiap hari yang kamu pikirkan hanyalah bagaimana memberikan yang terbaik untuk anak-anakmu, terutama soal makanan dan kebutuhan mereka.
Onyo yang tidak kamu kandung pun kamu rawat, kamu suapkan makanan ke mulut, dan kamu besarkan dengan penuh kasih sayang hingga ia tumbuh dewasa. Tidak semua orang mampu melakukan hal itu. Karena itulah, bagi banyak orang yang mengenalmu, kamu adalah sosok ibu yang luar biasa.
Saat ini mungkin banyak orang yang merasa paling tahu tentang hidupmu, bahkan tidak sedikit yang menghakimi dan menilaimu tanpa benar-benar memahami apa yang kamu lalui. Namun jangan takut, Tuhan tidak pernah meninggalkan orang yang berjalan dengan hati yang tulus.
Tidak heran jika adik dari mantan suamimu masih tetap bersamamu dan memberikan dukungan. Itu karena ia mengenalmu secara pribadi dan tahu bahwa kamu adalah wanita yang baik, penyayang, dan memiliki hati yang besar.
Fokuslah pada kedua putrimu. Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar bagi seorang ibu selain melihat anak-anaknya tumbuh dengan sehat, bahagia, dan penuh kasih. Pada akhirnya, anak-anak akan mengenal ibunya bukan dari apa yang dikatakan orang lain atau dari amarahmu di sosmed, melainkan dari cinta, pengorbanan, dan ketulusan yang mereka rasakan setiap hari".
Tetap kuat, Bunda. Tuhan melihat setiap air mata, setiap perjuangan, dan setiap kebaikan yang mungkin tidak dilihat oleh banyak orang.