Kabar Turatea

Kabar Turatea Menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya. Fokus pada berita lokal Sulawesi Selatan dan nasional. Update cepat • Fakta jelas • Tanpa hoaks

SEBAGAI KELUARGA PEDAGANG DI PASAR KARISA KABUPATEN JENEPONTO MERASA RESAH DENGAN MARAKNYA PENCURIAN YANG TERJADI DI BEL...
29/04/2026

SEBAGAI KELUARGA PEDAGANG DI PASAR KARISA KABUPATEN JENEPONTO MERASA RESAH DENGAN MARAKNYA PENCURIAN YANG TERJADI DI BELAKANG INI

Barang jualan keluarga kami sudah dua kali dicuri(tnggal 23 Maret 2026 dan sekarang terjadi lagi 29 April 2026), dan ini bukan sekadar kehilangan biasa—ini adalah sumber penghidupan nenek kami yang bergantung dari hasil jualan di pasar tersebut.

Yang lebih menyedihkan, sampai saat ini kami belum melihat adanya tindakan tegas yang benar-benar memberi efek jera kepada pelaku. Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin pedagang lain akan mengalami hal yang sama.

Kami berharap pihak terkait bisa lebih serius menangani masalah ini. Pasar seharusnya menjadi tempat yang aman untuk mencari nafkah, bukan tempat yang penuh kekhawatiran.

Semoga ada perhatian dan solusi nyata, demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Sumber. Nadia Nadia

Seorang pria membawa saj4m mendatangi kediaman pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal.Aksi itu terekam kamera pengawas C...
29/04/2026

Seorang pria membawa saj4m mendatangi kediaman pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal.Aksi itu terekam kamera pengawas CCTV dan sontak menyita perhatian publik.

Pria tersebut diketahui datang dengan sepeda motor Yamaha NMax berwarna biru, sambil membawa par4ng dan berteriak di depan pagar rumah.

Identitas pelaku kemudian mengemuka. Ia disebut sebagai seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Enrekang.

Dalam perkembangan penanganan perkara, pelaku itu belakangan diketahui merupakan oknum anggota polisi.

Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan pria tersebut tidak hanya datang membawa senjat4 taj4m, tetapi juga sempat melakukan aksi pemukvlan terhadap pagar rumah dinas.

Dugaan sementara, motif kedatangan berkaitan dengan persoalan seleksi jabatan di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Mangkaluku (Perumda TM) Palopo, setelah muncul informasi bahwa pelaku memiliki hubungan keluarga dengan salah satu peserta yang tidak lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon direksi.

Sumber tekape co

Seorang pemuda berinisial MLS (25) diamankan polisi setelah diamuk warga. Ia tepergok mencuri dua celana dalam wanita di...
29/04/2026

Seorang pemuda berinisial MLS (25) diamankan polisi setelah diamuk warga. Ia tepergok mencuri dua celana dalam wanita di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (27/4/2026) dini hari. Kapolsek Manggala, Kompol Samuel To’Longan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku awalnya hanya melintas di lokasi sebelum akhirnya tergoda mengambil pakaian dalam yang dijemur di teras rumah warga. "Dia melintas, liat celana dalam, singgah. Kita kira dia mencuri apa, ternyata celana dalam," kata Samuel saat dikonfirmasi Selasa (28/4/2026). Aksi pelaku kemudian dipergoki warga sekitar yang curiga dengan gerak-geriknya. Warga yang mengamankan pelaku bahkan sempat menghadiahi pelaku dengan bogem mentah hingga babak belur. "Itu ada sebagian tetangganya korban memergoki (pelaku), langsung dikasih duduk di situ. Dia tidak kenal dengan pemilik celana dalam," ujarnya. Tak lama kemudian, warga menghubungi pihak kepolisian. Polisi yang menerima laporan segera menuju lokasi dan mengamankan pelaku dari kerumunan warga

Sumber liputan6

GAYA GAYAANG GENG MOTOR SERANG ASRAMA POLISI Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menjelaskan kronologi remaja ber...
28/04/2026

GAYA GAYAANG GENG MOTOR SERANG
ASRAMA POLISI

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menjelaskan kronologi remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo Radiman, terkena tembakan dari pistol polisi yang tidak sengaja meletus. Reinhard/detiksulsel
Foto: Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menjelaskan kronologi remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo Radiman, terkena tembakan dari pistol polisi yang tidak sengaja meletus. Reinhard/detiksulsel
Makassar - Kawanan geng motor melakukan aksi penyerangan di Asrama Polisi (Aspol) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Satu pelaku diamuk warga hingga babak belur sebelum diamankan aparat.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana mengatakan penyerangan terjadi di Aspol Tello, Kecamatan Panakkukang, Makassar pada Minggu (26/4/2026). Warga melakukan perlawanan hingga terjadi aksi saling serang.

"Kalau penyerangan di Aspol masih kami dalami pelaku-pelakunya," ujar Kombes Arya kepada wartawan, Minggu (26/4).

Arya mengungkapkan dalam aksi saling serang tersebut, satu orang ditangkap dan diamuk warga. Akibatnya yang bersangkutan mengalami luka-luka.

"Ada satu yang ditangkap oleh warga, namun terjadi tindakan main hakim sendiri," katanya.

Baca juga:
Geng Motor Serang Asrama Polisi di Makassar, 1 Pemuda Diamuk Massa
Polisi yang datang ke lokasi membawa pemuda tersebut ke rumah sakit untuk diberikan perawatan sebelum dipulangkan ke kediamannya. Arya menyebut sejauh ini belum ditemukan barang bukti yang menguatkan dugaan penyerangan dari pemuda tersebut.

"Untuk sementara tidak ada barang bukti. Yang bersangkutan tidak menyatakan apa-apa, hanya mengaku lewat di lokasi," ungkapnya.

Meski begitu, polisi tetap melakukan pendalaman dengan menelusuri isi telepon genggam pria tersebut serta kemungkinan keterkaitannya dengan pihak lain.

"Kami masih dalami dari handphonenya dan hubungannya dengan teman-temannya," tutup Arya.

Sumber detik.com

Turnamen bupati cup yang di pertemukan bontoramba vs binamu berakhir dengan adu pinalti Kesebelasan Binamu FC atau yang ...
28/04/2026

Turnamen bupati cup yang di pertemukan bontoramba vs binamu berakhir dengan adu pinalti

Kesebelasan Binamu FC atau yang dijuluki kuda hitam sempat diremehkan dari berbagai pengamat sepakbola untuk melaju ke babak partai final namun dengan strategi dan pola pelatih akhirnya menunjukkan tajinya sebagai salah satu kesebelasan terkuat di kabupaten Jeneponto.

Dimana semifinal pertama kesebelasan Tarowang lebih dahulu memastikan lolos ke final setelah menaklukkan Arungkeke FC dengan skor tipis 2-1 pada 25/4/2026.

Partai semifinal kedua kesebelasan Bontoramba bermain imbang 1-1 lawan Binamu FC pada 26 April 2026 namun permainan sempat tertunda dan dilanjutkan melalui drama adu penalti pada hari Senin 27 April 2026 karena dianggap faktor keamanan yang kurang kondusif.

Penonton merangsek masuk ke lapangan karena begitu antusiasnya mendukung kesebelasan mereka sehingga tak dapat dikendalikan.

Tentunya, penundaan laga ini dilakukan guna menjaga hal-hal yang tak diinginkan di Stadion Mini Turatea Belokallong, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Pertandingan adu penalti dilanjutkan hari ini Senin (27/4/2026), nampak Binamu FC berhasil unggul atas Bontoramba FC yang identik logo “Macanga ri Bontoramba”. Dengan demikian Binamu FC ditunggu Tarowang FC di babak final pada tanggal 1 Mei 2026 bertepatan Hari Jadi Jeneponto ke-163.

Laga panas babak final nantinya akan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, usai menghadiri upacara peringatan Hari Jadi Jeneponto ke-163.

Untuk diketahui, pertandingan yang sangat menegangkan! Kemenangan 4-3 dalam adu penalti menunjukkan betapa tipisnya selisih kekuatan kedua tim di lapangan.

Dalam situasi seperti ini, mentalitas eksekutor penalti dan ketenangan kiper biasanya menjadi faktor penentu kemenangan di depan jala gawang dan ribuan pasang mata penonton yang hadir menyaksikan.

Selamat untuk Binamu FC atas kemenangannya yang dramatis, dan apresiasi untuk Bontoramba yang sudah memberikan perlawanan sengit sampai titik terakhir. Mari tetap jaga sportivitas dalam turnamen Bupati Cup I ini.

Usai laga adu penalti di Stadion Mini Turatea, euforia penonton fanatik Binamu FC diluapkan dengan meneriakkan yel-yel kemenangan bagi kesebelasan jagoannya yang berhasil melalui ke babak final setelah sempat tak diunggulkan, namun akhirnya menjadi kuda hitam sesuai logo Binamu FC yaitu tanda gambar “Kuda Jantan Melaju Kencang”.

Begitu juga dengan pelatih Binamu FC dan official spontan memeluk para pemain mereka sebagai tanda rasa syukur atas apa yang diraihnya ini. Dalam hal ini mungkin dari kacamata pengamat bola di Jeneponto, kalau Binamu FC sempat dipandang sebelah mata dan tidak diunggulkan.

Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jeneponto, tentunya Pemerintah Kabupaten Jeneponto menghimbau agar datang berbondong-bondong menonton guna memeriahkan laga final antara Binamu FC vs Tarowang, yang digelar bertepatan Hari Jadi Jeneponto ke-163.

Sumber demokratis

Penonton sepakbola di stadiun mini Turatea masuk lapangan pertandingan Jeneponto - Pertandingan Bupati Cup 1 Kabupaten J...
28/04/2026

Penonton sepakbola di stadiun mini Turatea masuk lapangan pertandingan

Jeneponto - Pertandingan Bupati Cup 1 Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) heboh di media sosial gegara banyak penonton meluber ke area lapangan untuk menonton pertandingan. Beruntung insiden itu tidak sampai terjadi keributan.
Dantim Pegasus Resmob Polres Jeneponto, Aiptu Abdul Rasyad mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Stadion Mini Turatea, pada Minggu (26/4) sore. Melubernya penonton ke area lapangan itu dikarenakan mereka ingin menyaksikan laga yang berakhir dengan tendangan adu penalti antara kedua tim.

"Mau adu penalti tapi tidak jadi karena semua penonton masuk," ujar Aiptu Abdul Rasyad kepada detikSulsel, pada Senin (27/4/2026).

Meski banyak penonton masuk ke area lapangan, Rasyad menyebut pertandingan itu tidak sampai menyebabkan keributan. Menurutnya pendukung kedua kesebelasan hanya masuk ke dalam lapangan.

"Tidak sampai ricuh dan tidak ada korban juga dalam kejadian itu," kata Rasyad.

Sumber detik Sulsel

Address

Makassar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Turatea posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share