Makkarezo Project

Makkarezo Project KITA ADALAH MANDAR

09/05/2025

Publik Khawatir WNI Jadi Kelinci Percobaan Vaksin TBC Bill Gates

Mamuju, 9 Mei 2025 — Gubernur Sulawesi Barat, Dr. Ir. Suhardi Duka, secara langsung menemui massa aksi dari Aliansi Raky...
09/05/2025

Mamuju, 9 Mei 2025 — Gubernur Sulawesi Barat, Dr. Ir. Suhardi Duka, secara langsung menemui massa aksi dari Aliansi Rakyat Sulbar Jilid II yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulbar. Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap aktivitas tambang pasir oleh sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Sulbar, di antaranya:
➡️ PT. Jaya Pasir Andalan (JPA) di Kab. Mamuju
➡️ PT. Alam Sumber Rezeki (ASR) dan
➡️ PT. Yakusa Tolelo Nusantara (YTN)** di Kab. Mateng.

Beliau menegaskan komitmen untuk meninjau ulang seluruh izin tambang yang ada dan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Dinas ESDM, guna memastikan bahwa kegiatan pertambangan di Sulbar berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.





19/01/2025

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia pada abad ke-15 dan 16 didorong oleh tiga tujuan utama: Gold (ekonomi) untuk menguasai perdagangan rempah-rempah yang bernilai tinggi, Glory (kekuasaan) untuk memperluas wilayah dan pengaruh politik, serta Gospel (keagamaan) untuk menyebarkan agama Kristen. Dengan dukungan teknologi navigasi, bangsa seperti Portugis, Spanyol, dan Belanda berlomba menguasai wilayah strategis di Indonesia, menjadikan perdagangan rempah-rempah sebagai fokus utama mereka.

10/01/2025

Perjuangan 4 Mahasiswa Hapuskan Presidential Threshold Resmi di MK Babak Baru Demokrasi RI

Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan Pasal 222 UU Pemilu tentang presidential threshold karena dianggap melanggar UUD 1945 dan prinsip demokrasi. Gugatan diajukan oleh empat mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang merasa dirugikan secara konstitusional.

Keputusan ini meningkatkan partisipasi politik dan kualitas demokrasi, tetapi juga menghadirkan tantangan baru, seperti risiko kekacauan pemilu dan perubahan sistem. Langkah ini menjadi tonggak penting menuju demokrasi yang lebih inklusif dan adil.

05/01/2025

LAYAKKAH JOKOWI MASUK DALAM DAFTAR SALAH SATU TOKOH TERKORUP?

Setiap tahun, OCCRP merilis daftar tokoh paling korup di dunia dalam laporan "Corrupt Person of the Year". Proses nominasi melibatkan partisipasi dari pembaca, jurnalis, serta juri yang terlibat dalam jaringan global OCCRP. Hal ini bertujuan untuk menggali berbagai pendapat dan sudut pandang dalam menentukan siapa yang layak masuk dalam daftar tersebut.

Dalam laporan terbaru yang dirilis pada akhir tahun 2024, OCCRP mencantumkan beberapa pemimpin dunia dalam daftar finalis, termasuk nama Presiden Indonesia Joko Widodo disebut di dalam daftar tersebut. Meski banyak nama orang besar yang ada di dalamnya, nama Presiden Suriah Bashar Al Assad dinyatakan sebagai pemenang. Terpilihnya sosok-sosok ini menjadi sorotan global mengenai isu korupsi di tingkat pemerintahan.

02/01/2025

Kronologis Puluhan Oknum Anggota Polda Sulbar Kroyok Kader HMI Cab. Manakarra di Aspuri IPM Mateng

Pada malam Rabu, 1 Januari 2025, sekitar pukul 8 malam, sebuah insiden kekerasan yang melibatkan puluhan oknum polisi mengguncang Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Sekitar 50 oknum polisi yang mengaku sebagai Bintara Remaja (Baja) Angkatan 51 melakukan penyerangan brutal terhadap Asrama Putri Ikatan Pelajar Mahasiswa Mamuju Tengah (IPM Mateng) yang terletak di Jalan Baharuddin Lopa, Kelurahan Rimuku. Dalam serangan tersebut, seorang mahasiswa kader HMI Cabang Manakarra, Ramli, yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Botteng, menjadi korban pengeroyokan hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka serius yang dialaminya.

Insiden ini tidak hanya mengejutkan korban, tetapi juga masyarakat sekitar yang awalnya mencoba melerai, namun justru menjadi sasaran kekerasan dari oknum-oknum polisi tersebut. Tindakan brutal ini menambah daftar panjang kekerasan yang melibatkan aparat, dan mencoreng citra kepolisian di mata publik.

Kado Awal Tahun untuk Polda Sulbar

Kejadian ini menjadi "kado" yang sangat tidak diinginkan bagi Polda Sulawesi Barat di awal tahun 2025. Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan besar mengenai profesionalisme dan etika kepolisian, serta pengawasan terhadap anggotanya. Kekerasan yang terjadi mengundang kemarahan publik, khususnya di kalangan mahasiswa dan aktivis yang menuntut keadilan dan transparansi dalam proses penegakan hukum. Polda Sulbar dan Polresta Mamuju pun menghadapi tekanan besar untuk memberikan penjelasan dan memastikan bahwa para oknum yang terlibat dalam insiden ini diproses sesuai hukum.

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Geruduk Kantor Polresta Mamuju

Tidak hanya berhenti pada insiden tersebut, kejadian ini memicu gelombang protes dari mahasiswa dan masyarakat setempat. Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan mulai menggelar aksi solidaritas untuk menuntut keadilan. Dalam aksi tersebut, massa yang jumlahnya mencapai sekitar 300 orang bergerak menuju Kantor Polresta Mamuju, mendesak agar Kapolda Sulbar dan Kapolresta Mamuju bertanggung jawab atas tindakan oknum anggotanya.

Aksi tersebut berlangsung hingga larut malam, dengan ketegangan yang memuncak ketika massa aksi berusaha masuk ke halaman Polresta Mamuju dan menghadapi perlawanan dari aparat kepolisian. Kericuhan pun tak terhindarkan, di mana beberapa peserta aksi, termasuk seorang mahasiswa kader PMII Cabang Mamuju bernama Dafri, mengalami cedera akibat bentrokan dengan polisi. Meskipun demikian, massa aksi tetap teguh pada tuntutannya agar oknum-oknum polisi yang terlibat dalam pengeroyokan segera diproses secara hukum.

Peristiwa ini menambah kompleksitas hubungan antara aparat dan masyarakat, yang semakin menunjukkan adanya ketidakpercayaan terhadap kepolisian. Dengan janji dari Kapolda Sulbar untuk memproses para oknum yang terlibat, kini tinggal menunggu apakah komitmen tersebut akan terwujud dalam tindakan nyata atau hanya sekadar pernyataan tanpa bukti konkret.

Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Apakah insiden ini akan membawa perubahan dalam pola komunikasi dan hubungan antara masyarakat dengan kepolisian? Akankah masyarakat mendapatkan keadilan bagi korban yang menjadi sasaran kekerasan? Ini adalah pertanyaan yang terus menggema di tengah gerakan mahasiswa dan masyarakat yang semakin menguat, sambil menunggu langkah konkret dari pihak berwenang untuk menuntaskan kasus ini.

31/12/2024

Kisah Pilu di Dusun Taubang: Perjuangan di Tengah Jalan Rusak

MAMUJU – M. Nasir, warga Dusun Taubang, Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, meninggal dunia saat ditandu sejauh 21 kilometer menuju Puskesmas Tapalang, Senin (30/12/2024).

Desa Kopeang berada di kawasan pegunungan dengan kondisi jalan yang rusak parah. Warga terpaksa menggunakan tandu untuk membawa pasien ke fasilitas kesehatan, yang memakan waktu hingga 14 jam perjalanan.

Menurut Pardi, kerabat almarhum, Nasir mulai ditandu pukul 07.00 WITA setelah mengalami sesak napas dan muntah darah pada malam sebelumnya. Namun, ia meninggal dunia sebelum mencapai jalan cor beton, meskipun ambulans dari puskesmas telah dikirim untuk menjemputnya.

Jenazah Nasir kemudian dibawa kembali ke kampung untuk dimakamkan sore harinya. Pardi berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan agar tragedi serupa tidak terulang.

Address

Mamuju

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Makkarezo Project posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Makkarezo Project:

Share