12/05/2026
PERNYATAAN SIKAP
Masyarakat Adat MAKATANA MINAHASA menyatakan penolakan terhadap kehadiran Abdul Somad di Manado yang dinilai berpotensi memicu eskalasi konflik di tengah masyarakat. Sejak flyer kegiatan beredar, gelombang penolakan maupun dukungan terus bermunculan dan memunculkan ketegangan di ruang publik.
Sebagai WARANEY, kami memiliki tanggung jawab moral menjaga tanah Minahasa tetap aman, damai, dan terbebas dari segala bentuk provokasi, intoleransi, maupun pemikiran yang dapat memecah persatuan masyarakat.
Sikap penolakan ini lahir dari keresahan masyarakat terhadap sejumlah pernyataan beliau yang dianggap melukai kelompok tertentu dan menimbulkan luka sosial di tengah keberagaman bangsa. Ketika ruang keadilan dirasakan tidak mampu menjawab keresahan masyarakat, maka reaksi sosial dan penolakan publik menjadi konsekuensi yang tidak dapat dihindari.
Kami menegaskan bahwa masyarakat adat Minahasa mengedepankan persatuan, penghormatan antarumat beragama, serta stabilitas daerah. Oleh karena itu, kami meminta semua pihak untuk tidak memaksakan agenda yang berpotensi memicu konflik horizontal di Sulawesi Utara, khususnya di tanah Minahasa.
Suara Adat, Suara Persatuan