Renungan Percikan Sabda

Renungan Percikan Sabda Kumpulan Renungan Harian menurut Liturgi Gereja Katolik dari berbagai sumber dan Doa Devosi
(1)

 *MELAYANI DALAM KUASA ROH KUDUS*Jumat 09 Jan 2026_Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah m...
08/01/2026



*MELAYANI DALAM KUASA ROH KUDUS*

Jumat 09 Jan 2026

_Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus (Mat 28:19)_

Yesus mengumumkan bahwa Kerajaan Allah sudah datang ke bumi. Kerajaan Allah bukan sesuatu yang kabur atau hanya menyangkut masa depan, kelak setelah hidup ini berakhir. Kerajaan Allah hadir saat ini dan harus dihadirkan oleh kita juga.

Yesus menunjukkan arti dan wujud Kerajaan Allah dalam hidup sehari-hari. Kerajaan Allah nyata ketika orang sakit disembuhkan dan manusia berhenti saling meyakiti satu sama lain. Kerajaan Allah lebih mudah dirasakan oleh mereka yang telah mengalami pembebasan dari belenggu dan yang merasa dirinya terpenjara.

Kita dipanggil untuk ikut ambil bagian dalam tugas karya pelayanan untuk memperluas Kerajaan Allah. Karena itu, kita harus bersandar dan mengandalkan kuasa Roh Kudus, sehingga pelayanan kita dapat menuai jiwajiwa yang membutuhkan penyembuhan dari penyakit, baik fisik ataupun pembebasan dari kuasa si jahat atau kegelapan. Dengan demikian, pelayanan kita dapat mewujudkan Kerajaan Allah, sehingga dunia menjadi seperti yang dimaksudkan Tuhan pada saat Dia menciptakannya. Pelayanan kita dalam kuasa Roh Kudus membuktikan bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Rm 8:28).

*_Fr. Dionysius, CSE_*

Jumat 09 Jan 2026
Pesta St. Andreas Corsini (O.Carm)
1Yoh 5:5-13 Mzm 147:12-15.19-20 Luk 5:12-16
O.Carm Mal 2:5-7 Mzm 89:2-5.21-22.25.27 Mat 28:16-20

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
https://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/B8acoC0NhgwKH2RCMkZXbM
atau
https://renunganpkarmcse.com/wagrup

๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐Ÿ•Š๐Ÿ™๐Ÿ•Š๐ŸŒฟ๐ŸŒพ

Santo-Santa 9 Januari St. Julianus & St. BasilissaSt. Julianus dan St. Basilissa adalah pasangan suami isteri. Mereka hi...
08/01/2026

Santo-Santa
9 Januari

St. Julianus & St. Basilissa

St. Julianus dan St. Basilissa adalah pasangan suami isteri. Mereka hidup pada awal abad keempat. Cinta akan iman mendorong mereka melakukan sesuatu yang gagah berani: mereka mengubah rumah mereka menjadi sebuah rumah sakit. Dengan demikian, mereka dapat merawat mereka yang sakit dan miskin yang membutuhkan pertolongan mereka.

St. Julianus merawat pasien pria, sementara St. Basilissa merawat pasien perempuan. Pasangan tersebut menemukan Yesus dalam diri orang-orang yang mereka layani. Mereka melakukan apa yang mereka lakukan itu karena cinta, bukan karena uang ataupun maksud-maksud tertentu.

Kita tidak tahu banyak mengenai kehidupan pasangan tersebut. Namun demikian kita tahu, bahwa St. Basilissa wafat setelah mengalami penganiayaan dahsyat karena imannya. Julianus hidup lebih lama. Ia melanjutkan karya pelayanan kasihnya terhadap mereka yang sakit setelah kematian isterinya. Kelak, Julianus juga wafat sebagai martir.

Basilissa dan Julianus melewatkan seluruh hidup mereka dengan menolong sesama dan melayani Tuhan. Mereka menanam benih iman dengan hidup kudus. Mereka menyirami iman itu dan membuatnya tumbuh subur dengan darah mereka yang dicurahkan bagi Yesus yang tersalib.

Hubungan kita dengan sesama dapat membantu kita melayani Tuhan dengan lebih baik. Berhentilah sejenak dan berdoalah mohon penyertaan Tuhan dalam membina suatu hubungan yang kamu anggap penting dalam hidupmu.

Sumber: yesaya.indocell.net

SANTO ANDREAS CORSINIAndrea Corsini, Andres Corsino, Apostle of FlorencePerayaan : 6 Januari9 Januari (Dirayakan oleh bi...
08/01/2026

SANTO ANDREAS CORSINI

Andrea Corsini, Andres Corsino, Apostle of Florence

Perayaan : 6 Januari
9 Januari (Dirayakan oleh biara Karmel)
4 Februari (Sebelumnya)
Lahir : Tahun 1302

Kota asal : Florence, Italia
Wafat : 6 Januari 1374 di Fiesole, Italia

Beatifikasi : Tahun 1374 oleh Paus Gregorius XI
Kanonisasi : Tahun 29 April 1629 oleh Paus Urbanus VIII

Santo Andreas Corsini lahir pada tanggal 30 November 1302 di kota Florence, atau yang saat ini dikenal dengan nama Firenze , Italia Ayahnya adalah pangeran Nichola Corsini, penguasa kota Florence dan ibunya bernama Gemma Degli Stracciabende, seorang katolik yang saleh.

Pada masa mudanya, sebagaimana anak para bangsawan di masa itu, Andreas hidup berfoya-foya dan melakukan berbagai tindakan yang tidak terpuji. Namun tidak seperti para koleganya, Andreas beruntung karena memiliki seorang ibu yang saleh. Donna Corsini sangat sedih dangan kelakuan Andreas. Dan seperti Santa Monika, ibunda Santo Agustinus, dari waktu ke waktu ia senantiasa berdo memohon rahmat pertobatan bagi putranya.


Doa tak kunjung putus, yang terucap dari hati seorang ibu yang penuh cinta, akhirnya berbuah rahmat luar biasa bagi putranya. Andreas bertobat; dan bertekad untuk meninggalkan pola hidupnya yang lama. Tidak hanya itu, Andreas juga mengejutkan keluarganya dengan memutuskan untuk masuk biara Karmel. Pemuda bangsawan yang sebelumnya hidup berfoya-foya dalam kenikmatan duniawi, kini telah menjadi seorang biarawan karmel yang teguh mengejar kekudusan dan hidup dalam kesalehan. Ia menerima jubah biarawan ordo Karmel dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1328. Nama Andreas Corsini disebut sebagai anggota ke-18 dari 52 rahib perdana di Biara Karmel Florence Italia. Setelah pentahbisannya, imam baru Corsini dikirim untuk belajar di kota Paris dan Avignon Perancis.

Pada pertengahan April 1343, Andreas Corsini pindah ke kota Pisa karena adanya kontrak antara para religius dengan perkumpulan dari Battuti. Akan tetapi, kiprahnya di Pisa tak berlangsung lama. Setahun kemudian, Pimpinan Gereja dari Provinsi Tuscan menunjuk Andreas Corsini sebagai konselor biara di Florence dan bagi para pemuda di sana sampai bulan Mei 1347. Oleh karena itu, Andreas pun kembali ke kota kelahirannya.


Ditahun 1348, Andreas Corsini kembali ke Paris untuk menghadiri pertemuan para pemimpin biara di Metz. Ternyata di sana dia diangkat menjadi Superior (Pemimpin biara) untuk Provinsi Tuscan. Ia tidak lama memangku jabatan ini. Dua tahun kemudian, Paus Clement VI menunjuk Andreas Corsini sebagai Uskup kota Fiesole menggantikan Uskup sebelumnya, Filignus Oliveri Carboni yang telah tutup usia.

Kota Fiesole berada dalam wilayah Florence, yang adalah wilayah kekuasaan keluarga bangsawan Corsini. Karena itu berita pengangkatan Andreas Corsini sebagai uskup yang baru disambut umat dengan gembira. Kisah masa mudanya dan kisah pertobatannya yang luar biasa sudah menjadi buah bibir umat di Florence. Kebaikan hati serta kesungguhannya dalam menjalani hidup membiara juga telah terdengar. Ketika Uskup Andreas tiba di Fiesiole, mereka menyambut kedatangannya dengan gembira.

Andreas Corsini kemudian dikenal sebagai uskup yang dekat dengan umatnya. Ia hidup sangat sederhana dan merakyat. Ia selalu bersahaja dan membatasi semua kebutuhannya hanya untuk hal-hal yang penting saja. Walau sudah menjadi uskup, namun ia tetap hidup miskin sesuai dengan regula ordo karmel. Ia juga sering "blusukan" mengunjungi umatnya. Kadang hanya dengan berjalan kaki. Dari jauh umat sudah dapat mengenalinya karena jubah coklatnya yang panjang.


Uskup Andreas sangat peduli dengan keadaan tempat ibadah di keuskupannya. Ia memperbaiki Gereja Katedral yang sudah hampir roboh, Gereja St. Maria di Florence dan Gereja Figline Valdarno. Selain itu, ia juga mendirikan sebuah biara susteran untuk para biarawati karmel. Pada tahun 1372 ia membentuk suatu lembaga persaudaraan para imam demi membantu pembinaan moral dan pendidikan bagi para imam.

Di sela-sela kesibukannya Andreas masih menyempatkan diri untuk menulis buku-buku pengajaran bagi saudara-saudaranya para biarawan Karmel. Sepanjang hidupnya ia telah menuliskan duapuluh empat jilid buku dengan berbagai topik sebagai bahan pengajaran untuk para Karmelit.

Akan tetapi, semuanya ini tidak melebihi kepeduliannya terhadap orang miskin. Andreas menyebut dirinya sendiri sebagai โ€œbapak dan administrator orang miskinโ€. Banyak orang miskin yang mendapat perhatian dari beliau terutama selama tahun pertama dia menjadi Uskup sebagai akibat dari bencana kelaparan pada tahun 1348-1349.


Salah satu hal istimewa yang dilakukan oleh Andreas Corsini adalah keberhasilannya membawa perdamaian bila terjadi pertikaian diantara para bangsawan. Di masa itu, pertikaian antara para bangsawan Italia dapat berubah menjadi pertempuran yang berdarah bila tidak diselesaikan secara bijak. Uskup Andreas akan akan bertindak sebagai penengah yang netral dan jujur. Kewibawaannya yang penuh karisma membawa kedamaian yang merukunkan banyak pihak.

Uskup Andreas Corsini tutup usia pada tanggal 6 Januari 1374. Meskipun dia meninggalkan pesan untuk dikuburkan di biara Karmel di Florence, namun umat kota Fiesole berkeras menguburkan uskup Andreas di kota mereka. Para religius dari Florence tidak putus asa. Dengan izin dari uskup Fiesiole yang baru, yang tidak lain adalah saudara Andreas sendiri, Neri Corsini, mereka berhasil membawa jenasah Andreas Corsini ke Florence pada tanggal 2 Februari 1374. Saat ini relikwi Santo Andreas Corsini berada di Gereja Santa Maria del Carmine di Florence.(qq)



Arti nama
Andreas adalah nama Yunani yang mungkin merupakan hasil terjemahan dari nama Ibrani yang tidak diketahui.

Nama Yunani ฮ‘ฮฝฮดฯฮตฮฑฯ‚ (Andreas) diturunkan dari kata ฮฑฮฝฮทฯ (aner) yang berarti : "Laki-laki" / "Perkasa" / "Jantan" / "Pemberani"

Variasi Nama
Andrew, Andre (English), Andre, Deandre (African American), Andreas (Ancient Greek), Ander (Basque), Andreas (Biblical Greek), Andreas (Biblical Latin), Andrei, Andrey (Bulgarian), Andreu (Catalan), Andria (Corsican), Andrej, Andrija, Andro (Croatian), Andrej, Ondล™ej (Czech), Anders, Andreas (Danish), Andreas, Andries (Dutch), Andres, Andrus (Estonian), Antero, Antti, Atte, Tero (Finnish), Andrรฉ (French), Andria, Andro (Georgian), Andreas (German), Andreas (Greek), Andor, Andrรกs, Endre, Andris, Bandi (Hungarian), Aindrรฉas, Aindriรบ (Irish), Andrea (Italian), Andrejs, Andris (Latvian), Andrius (Lithuanian), Andrej (Macedonian), Anaru (Maori), Anders, Andreas (Norwegian), Andrzej, Jฤ™drzej (Polish), Andrรฉ (Portuguese), Andrei (Romanian), Andrei, Andrey (Russian), รndaras (Sami), Aindrea, Dand (Scottish), Andrej, Andrija (Serbian), Andrej, Ondrej (Slovak), Andraลพ, Andrej (Slovene), Andrรฉs (Spanish), Anders, Andreas (Swedish), Andriy (Ukrainian), Andreas, Andras (Welsh)

Bentuk Pendek : Andie, Andy, Drew (English)

Bentuk Feminim : Andi, Andie, Andra, Andrea, Andy, Drea, Andrina, Malandra (English)



Sumber Katakombe.Org 2026.

RENUNGAN HARIAN KATOLIKJUMAT, 9 JANUARI 2026Hari Biasa sesudah penampakan Tuhan1Yoh 5:5-13; Mzm 147:12-13.14-15.19-20; L...
08/01/2026

RENUNGAN HARIAN KATOLIK
JUMAT, 9 JANUARI 2026

Hari Biasa sesudah penampakan Tuhan

1Yoh 5:5-13; Mzm 147:12-13.14-15.19-20; Luk 5:12-16

BcO Bar 4:5-29.

Warna Liturgi Putih

RENUNGAN:

Pewartaan Yesus menghadirkan banyak mukjizat yang nyata dalam dunia. Banyak orang datang kepada-Nya, memohon agar penyakit mereka disembuhkan. Ia menyembuhkan dengan belas kasih-Nya, seperti yang dilakukan-Nya terhadap seorang yang menderita penyakit menular. Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata, โ€œAku mau, jadilah engkau tahir!" Seketika itu juga lenyaplah penyakit orang itu.

Orang sakit ini memang sangat percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang penuh kuasa. Imannya yang teguh itu yang membuat dia lantang berkata, "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat menahirkan aku.". Iman dialah sesungguhnya yang menyembuhkan penyakitnya itu. Pengalaman ini menjadi contoh konkret bagi kita di hadapan segala penderitaan yang kita hadapi.

Mendekatkan diri kepada Tuhan, lalu mengungkapkan doa serta harapan-harapan dengan jujur dan terbuka adalah pilihan yang paling tepat bagi kita. Semuanya mengandaikan bahwa hidup kita memang sungguh-sungguh bergantung pada-Nya dan itu tampak dalam keseharian hidup rohani kita. Sebab kualitas iman kita sering kali bisa diukur dari sejauh mana kita melibatkan diri dalam aktivitas-aktivitas rohani serta laku-laku kesalehan di rumah, lingkungan, dan Gereja.

Ya Tuhan, jika Engkau mau, tinggallah selalu dalam diri kami. Amin.

๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐Ÿ•Š๐Ÿ™๐Ÿ•Š๐ŸŒฟ๐ŸŒพ

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJVivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.P...
08/01/2026

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya, Romo Antonius Edi Prasetyo SCJ dari Komunitas SCJ Paroki St. Petrus Palembang dalam Resi โ€“ Renungan Singkat Dehonian Edisi Jumat 9 Januari 2026.

Saudara/I, Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih. Pernah kita merasa atau mengalami, saat di mana kita benar-benar rapuh dan jatuh, justru yang paling kita takutkan adalah ditinggalkan? Bukan rasa sakitnya yang paling menyakitkan, tetapi perasaan: โ€œAku kok sendirian? Kok nggak ada yang peduli padauk?โ€

Hari ini Injil menampilkan kisah seorang yang sangat rapuh: seorang yang sakit kusta. Ia tidak mengalami sakit fisik, tetapi juga menderita secara relasional karena dikucilkan, dijauhi, dan tidak dianggap oleh masyarakat. Dalam kondisi seperti itu, ia berani datang kepada Yesus dan berkata, โ€œTuan, jika Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.โ€ Kalimat ini bukan sekadar permohonan kesembuhan, tetapi sebenarnya sebuah jeritan hati seseorang yang nyaris putus asa: โ€œApakah masih ada yang peduli padaku?โ€
SIkap dan tanggapan Yesus sangat jelas dan tegas. Yesus tidak ragu mengulurkan tangan-Nya dan menjamah orang itu. Yesus tidak berdiri menjauh atau menghindar. Yesus tidak hanya berkata dari kejauhan. Ia mendekat, menyentuh, dan hadir. Bagi orang kusta, sentuhan itu mungkin lebih menyembuhkan daripada mukjizat itu sendiri. Karena selama ini, tidak ada yang mau dan berani menyentuhnya.

Saudara-saudariku yang dikasihi Tuhan. Inilah wajah Allah yang diwartakan Injil hari ini: Allah yang peduli ketika manusia paling rapuh. Kadang, kerapuhan tidak selalu terlihat. Kita bisa rapuh karena gagal memenuhi harapan orang tua, merasa minder dan tidak cukup baik dibanding orang lain, jatuh dalam dosa yang sama berulang kali, merasa tidak dicintai dan tidak diperhatikan, atau gagal dalam usaha dan pekerjaan.
Sering kali dalam kerapuhan itu, kita berpikir bahwa aku tidak berharga, aku tidak layak, aku bodoh dan banyak ungkapan-ungkapan keputusasaan lain.โ€ Tetapi Injil hari ini mengingatkan kita. Justru saat dalam kerapuhan dan keputusasaan kita, Tuhan mendekat dan peduli. Kepedulian Tuhan tidak berarti Ia selalu langsung menghilangkan masalah. Tetapi Ia hadir, menyentuh, dan menyertai. Ia tidak membiarkan kita menjalani kerapuhan sendirian. Kita dingatkan bahwa dalam kerapuhan, kita diajak untuk berani diam di hadapan Tuhan, membawa luka dan pergumulan kita dalam doa, dan membiarkan diri dicintai oleh Allah sendiri.

Saudara-saudari yang terkasih, kalau hari ini kamu merasa rapuh, lelah, dan tidak kuat,
sabda Tuhan ini ingin mengatakan satu hal sederhana: Kamu tidak sendirian. Tuhan peduli.
Dan Ia sedang mendekat. Biarlah berkatnya hadir menyertaimu, memberikan pengharapan, bahwa segala perkara dalam hidupmu dapat ditanggung bersama Dia yang memberi kekuatan kepadamu.
Saya memberkati saudara dengan berkat Allah yang melimpah, dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin. Semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita semua. Amin Tuhan memberkati. Berkah Dalem.

๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐Ÿ•Š๐Ÿ™๐Ÿ•Š๐ŸŒฟ๐ŸŒพ

Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Jumat, 9 Januari 2026HARI BIASA SESUDAH EPIFANISt. Andreas Korsini...
08/01/2026

Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Jumat, 9 Januari 2026

HARI BIASA SESUDAH EPIFANI
St. Andreas Korsini
Warna Liturgi: Putih

Bacaan I โ€“ 1 Yohanes 5:5-13

Kesaksian tentang anak Allah

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes:

Saudara-saudaraku terkasih, tidak ada orang yang mengalahkan dunia, selain dia yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah! Dia inilah yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus; bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh, air dan darah, dan ketiganya adalah satu. Kesaksian manusia kita terima, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Allah menjadi pendusta, karena orang itu tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita, dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak Allah, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Dia, ia tidak memiliki hidup.

Semuanya itu kutuliskan kepada kamu supaya kamu, yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan โ€“ Mazmur 147:12-13.14-15.19-20; R:12a

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem!

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion! Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anak yang ada padamu.
Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik. Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.
Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada Israel. Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.
Bait Pengantar Injil โ€“ Matius 4:23

Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Bacaan Injil โ€“ Lukas 5:12-16

Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta.

Inilah Injil Suci menurut Lukas:

Sekali peristiwa Yesus berada di sebuah kota. Ada di situ seorang yang penuh kusta. Ketika melihat Yesus, tersungkurlah si kusta dan memohon, โ€œTuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.โ€ Maka Yesus mengulurkan tangan-Nya menjamah orang itu, dan berkata, โ€œAku mau, jadilah engkau tahir!โ€ Seketika itu juga lenyaplah penyakit kustanya. Yesus melarang orang itu memberitahukannya kepada siapa pun juga, dan Ia berkata, โ€œPergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam, dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan seperti yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.โ€ Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar, dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka. Akan tetapi Yesus mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa. (Vn)

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Pewartaan Yesus menghadirkan banyak mukjizat yang nyata dalam dunia. Banyak orang datang kepada-Nya, memohon dosa mereka diampuni dan penyakit mereka disembuhkan. Ia menyembuhkan dengan belas kasih-Nya, seperti yang dilakukan-Nya terhadap seorang yang menderita penyakit menular. Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata, โ€œAku mau, jadilah engkau tahir!โ€ Seketika itu juga lenyaplah penyakit orang itu. Orang sakit ini memang sangat percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang penuh kuasa. Imannya yang teguh itu yang membuat dia lantang berkata, โ€œTuan, jika Tuan mau, Tuan dapat menahirkan aku.โ€ Iman dialah sesungguhnya yang menyembuhkan penyakitnya itu.

Pengalaman ini menjadi contoh konkret bagi kita di hadapan segala penderitaan yang kita hadapi. Mendekatkan diri kepada Tuhan, lalu mengungkapkan doa serta harapan-harapan dengan jujur dan terbuka adalah pilihan yang paling tepat bagi kita. Semuanya mengandaikan bahwa hidup kita memang sungguh-sungguh bergantung pada-Nya dan itu tampak dalam keseharian hidup rohani kita. Sebab kualitas iman kita sering kali bisa diukur dari sejauh mana kita melibatkan diri dalam aktivitas-aktivitas rohani serta laku-laku kesalehan di rumah, lingkungan, dan Gereja.(vn)

Ya Tuhan, jika Engkau mau, tinggallah selalu dalam diri kami, amin.

๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐Ÿ•Š๐Ÿ™๐Ÿ•Š๐ŸŒฟ๐ŸŒพ

Renungan Harian *Bahasa Kasih*_Jumat,_ *09 Januari 2026*1Yoh 5:5-13Mzm 147:12-15,19-20Luk 5:12-16*MAU ATAU TIDAK*_`Pada ...
08/01/2026

Renungan Harian *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *09 Januari 2026*

1Yoh 5:5-13
Mzm 147:12-15,19-20
Luk 5:12-16

*MAU ATAU TIDAK*

_`Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Disitu ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: 'Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.'` --------- Luk 5:12_

Saat masa masa pandemi covid dahulu, saya terlibat dalam sebuah komunitas relawan di Yogyakarta. Saya ingat persis sebuah _tagline_ yang selalu diingatkan oleh sang koordinator komunitas. Beliau selalu berpesan bahwa sebagai relawan itu kita sebetulnya bisa melakukan apapun bentuk pelayanan, tinggal niat atau komitmen kita 'mau atau tidak?'

Relawan pernah dihadapkan pada kondisi yang pelik, misalnya perkara kesulitan masyarakat akan kebutuhan armada ambulans, penuhnya daya tampung rumah sakit, kesulitan mencari lahan pemakaman untuk orang yang meninggal karena covid, kelangkaan tabung oksigen, dan berbagai kendala lainnya.

Bisa jadi ada diantara saudara yang dulu juga mengalami pengalaman dan kondisi-kondisi tersebut. Mungkin dialami sendiri secara langsung atau mungkin terjadi pada anggota keluarga lain maupun teman-temannya.

Membaca kutipan Injil hari ini saya kembali diingatkan bahwa pasti Tuhan akan selalu berkenan menolong kita, tinggal bagaimana niat dan komitmen kita saja, mau atau tidak untuk tak lelah memohon dan berharap kepada Tuhan dengan penuh iman. Seperti orang kusta yang tersungkur dan memohon dengan penuh iman kepada Yesus bahwa Yesus akan mau mentahirkan dirinya dari sakit kusta yang diderita.

Semoga pengalaman iman yang dialami oleh orang kusta dapat memberi kekuatan kepada kita untuk mau datang kepada Yesus dan juga percaya bahwa Yesus pasti mau menolong kita.

_`Apakah kita tetap mau berharap dan mengimani Tuhan di tengah kesulitan yang mungkin belum ada jawaban dan jalan keluarnya?`_

๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐Ÿ•Š๐Ÿ™๐Ÿ•Š๐ŸŒฟ๐ŸŒพ

Jumat,09 Januari 2026Jumat sesudah Penampakan TuhanLuk 5 : 12 - 16KESEMBUHAN DALAM YESUSSaudara/i terkasih dalam Kristus...
08/01/2026

Jumat,09 Januari 2026
Jumat sesudah Penampakan Tuhan
Luk 5 : 12 - 16

KESEMBUHAN DALAM YESUS

Saudara/i terkasih dalam Kristus,
kita saat ini mungkin sedang mengalami sakit baik jasmani maupun rohani bahkan kita mungkin merasakan kusta rohani, kita tak mampu bergerak bebas, penuh tekanan & beban kehidupan bahkan dijauhi sesama. Kita diteguhkan oleh Injil hari ini dimana Yesus menyembuhkan seorang kusta. Ia memulihkan bukan hanya penyakit jasmani namun memulihkan juga relasi dengan masyarakat, maka Yesus meminta orang itu memperlihatkan ke imam. Dalam tahun 2026 ini, kita percaya Yesus akan menyembuhkan setiap sakit jasmani rohani kita. Yesus juga membebaskan kita dari setiap tekanan kehidupan & memulihkan relasi kita dengan sesama.

DOA
Ya Yesus,
Kami bersyukur atas firmanMu yang meneguhkan kami bahwa Engkau hadir ke dunia menyembuhkan & memulihkan kami. Bimbinglah kami selalu setia percaya padaMu sepanjang 2026 ini. Sembuhkanlah setiap penyakit jasmani rohani dalam diri kami & bantulah kami keluar dari aneka tekanan & kesulitan hidup.
Bunda Maria doakanlah kami.
Amin.

Allah Kita Pendusta ?Jumat, 08 Jan 2026Hari Biasa Sesudah Penampakan(1Yoh. 5:5-13; Luk. 5:12-16)Rasul Yohanes menegaskan...
08/01/2026

Allah Kita Pendusta ?
Jumat, 08 Jan 2026
Hari Biasa Sesudah Penampakan
(1Yoh. 5:5-13; Luk. 5:12-16)

Rasul Yohanes menegaskan bahwa Allah, Bapa kita sendirilah yang memberi kesaksian bahwa Yesus adalah Anak-Nya. Pada saat dibaptis di Sungai Yordan, dan saat berdoa di atas Gunung Tabor, terdengar suara dari langit, "Inilah Anak yang Kukasihi dengarkanlah Dia." Karena itu, Yohanes menegaskan bahwa barangsiapa tidak percaya kepada kesaksian Allah ini, ia membuat Allah menjadi pendusta."

Tentu Allah kita tidak pendusta, bukan? Karena jika Dia pendusta sia-sialah iman kita dan saya pun tak mau percaya pada pendusta. Yesus sendiri menampilkan kuasa-kuasa yang melegitimasi kesaksian bahwa Dia adalah Anak Allah. Kuasa itu kita dengar hari ini bahwa Dia menyembuhkan seorang kusta hanya dengan menjamahnya sesaat. Kuasa siapakah ini yang mampu mengubah dan menyembuhkan seketika penyakit yang begitu hebat? *Tetaplah percaya dan jangan membuat Allah kita menjadi pendusta .*

Salam "Cor Novum"
Tuhan memberkati kita semua

๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐Ÿ•Š๐Ÿ™๐Ÿ•Š๐ŸŒฟ๐ŸŒพ

Mutiara ImanJIKA TUAN MAU9 Januari 2026โ€œPada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh k...
08/01/2026

Mutiara Iman

JIKA TUAN MAU
9 Januari 2026

โ€œPada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku." (Luk 5:12)

Lectio
1 Yoh 5:5-13; Mzm 147:12-13,14-15,19-20; Luk 5:12-16

Seorang anak bertanya kepada Ayahnya :
โ€œBapak apakah saya bisa kuliah seperti kakak-kakak kelas lainnya?..โ€
Dengan tenang sang Ayah menjawab :
โ€œKita berdoa saja kepada Tuhan nak, PERCAYALAHโ€ฆ Kalau Tuhan mau, Ia akan memampukan kamu, Bapak dan Ibu agar kamu bisa masuk ke Universitas!โ€
Dua tahun kemudian anak itu berlari ke rumahnya dan berseru kepada orangtuanya :
โ€œBapak dan Ibu, saya diterima di Universitas Negeri dengan bea siswa! Bahkan tadi ada orangtua Maria mau membayarkan uang kos untuk saya dan Maria.โ€
โ€œTerima kasih Tuhanโ€ฆโ€ Jawab kedua orangtuanya bersama-sama dengan penuh haru.

Kemuliaan Allah ada dalam manusia yang hidup secara penuh; lebih lagi, hidup manusia merupakan penampakan Allah - St Ireneus dari Lyons

Oratio
Ya Tuhan, jika Engkau mau.. Engkau bisa mentahirkan aku. Amin.

Missio
Marilah kita memohon kepada Tuhan dengan penuh Iman dan percaya doa kita telah dijawab Tuhan.
Have a Blessed Friday after Epiphany Day of Lord.

๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐Ÿ•Š๐Ÿ™๐Ÿ•Š๐ŸŒฟ๐ŸŒพ

Fides in Christum mundum vincit non mundo dominando, sed ab eo non dominata.Non virtute humana, sed communionis particip...
08/01/2026

Fides in Christum mundum vincit non mundo dominando, sed ab eo non dominata.
Non virtute humana, sed communionis participatione in victoria Christi crucifixi et resurgentis.
๐ˆ๐ฆ๐š๐ง ๐ค๐ž๐ฉ๐š๐๐š ๐Š๐ซ๐ข๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ ๐ฆ๐ž๐ง๐ ๐š๐ฅ๐š๐ก๐ค๐š๐ง ๐๐ฎ๐ง๐ข๐š ๐›๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐ฆ๐ž๐ง๐ ๐ฎ๐š๐ฌ๐š๐ข ๐๐ฎ๐ง๐ข๐š, ๐ฆ๐ž๐ฅ๐š๐ข๐ง๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐๐ข๐ค๐ฎ๐š๐ฌ๐š๐ข ๐จ๐ฅ๐ž๐ก๐ง๐ฒ๐š. ๐๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐ค๐ž๐ค๐ฎ๐š๐ญ๐š๐ง ๐ฆ๐š๐ง๐ฎ๐ฌ๐ข๐š, ๐ฆ๐ž๐ฅ๐š๐ข๐ง๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐›๐ž๐ซ๐ฌ๐š๐ญ๐ฎ ๐๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐ค๐ž๐ฆ๐ž๐ง๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐Š๐ซ๐ข๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐ญ๐ž๐ซ๐ฌ๐š๐ฅ๐ข๐› ๐๐š๐ง ๐›๐š๐ง๐ ๐ค๐ข๐ญ.

โœจTerang yang dinyatakan oleh bintang di Betlehem โ€”kini menyentuh mereka yang terluka. Sang Juruselamat yang lahir bagi d...
08/01/2026

โœจTerang yang dinyatakan oleh bintang di Betlehem โ€”kini menyentuh mereka yang terluka. Sang Juruselamat yang lahir bagi dunia โ€” menyatakan diri-Nya lewat kerahimanNya yang menyembuhkan.

๐ŸŒปDoa Pagi๐ŸŒป 9 Jan โ€˜26 โ€” 1 Yoh 5:5-13 | Mzm 147:12-15, 19-20 | Luk 5:12-16

Bapa Maharahim,
Engkau menyatakan Juruselamat dunia
bukan hanya dalam kemuliaan,
tetapi juga dalam kelembutan kasih.
Dalam Injil hari ini,
Putra-Mu berjumpa dengan seorang kustaโ€”
penyakit yang bukan hanya melukai tubuh,
tetapi juga memisahkan manusia
dari komunitas,
dari ibadat,
dan dari rasa diterima.

Namun orang itu berani mendekat.
Ia berlutut.
Ia menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada Yesus,
bukan menuntut kesembuhan,
melainkan berserah pada kehendak-Mu:
โ€œTuhan, jika Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.โ€

Bapa, para Bapa Gereja mengajarkan kami
untuk melihat lebih dalam:
apakah ada โ€œkusta rohaniโ€ dalam diri kami?
Luka batin, dosa tersembunyi,
atau bagian hidup yang terasing
dan rindu dipulihkan dalam keintiman dengan Kristus?

Orang kusta itu juga adalah seorang Israel
yang terbuang dari Bait Allahโ€”
lambang umat yang tercerai-berai dan tersesat.
Dengan menyembuhkannya,
Yesus tidak hanya memulihkan tubuhnya,
tetapi mengumpulkan kembali yang tercerai,
dan membawa umat kembali
kepada penyembahan sejati kepada-Mu.

Inilah penggenapan Epifani.
Putera yang dinyatakan kepada bangsa-bangsa oleh bintang
kini menyatakan hati Bapa
melalui kerahiman-Nya.
Seperti firman-Mu berkata:
โ€œBarangsiapa memiliki Putera, ia memiliki hidup.โ€
Dan hidup ini ditawarkan kepada semua orang,
tanpa kecuali.

Kami memuji Engkau, ya Tuhan,
seperti dinyanyikan Mazmur:
Engkaulah yang menyembuhkan orang-orang yang patah hati
dan membalut luka-luka mereka.
Sabda-Mu meluncur cepat,
dan rahmat-Mu menjangkau
apa yang mustahil bagi manusia.

Yesus mengulurkan tangan-Nya dan berkata:
โ€œAku mau. Jadilah engkau tahir.โ€
Dalam sekejap,
yang mustahil ditaklukkan oleh kerahiman ilahi.

Ajarlah kami, ya Tuhan,
kerendahan hati orang yang disembuhkan,
iman yang menempatkan kehendak-Mu
di atas keinginan kami sendiri,
serta kebijaksanaan untuk hidup dalam keheningan,
ketaatan, dan pengendalian diri
sebagai murid-Mu.

Hari ini kami datang kembali kepada-Mu.
Jamahlah kami dengan tangan-Mu yang menyelamatkan.
Biarlah Terang yang pertama kali dinyatakan
dalam kelahiran-Mu
semakin menerangi budi dan hati kami,
hingga seluruh hidup kami
dimurnikan, dipulihkan,
dan dipenuhi hidup sejati di dalam Engkau.
Yesus, Engkaulah Andalanku. Amin.

๐ŸŒนDatang kepada Yesus dengan rendah hati dan iman; Kerahiman-Nya menyembuhkan, mengumpulkan kembali yang tercerai-berai, dan menganugerahkan hidup sejati.๐Ÿ•Š๏ธ

โ˜˜๏ธHDโ˜˜๏ธ

Address

Manado

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Renungan Percikan Sabda posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share