Pada hari ini

Pada hari ini Situs berita dari seluruh dunia

Gencatan senjata Hamas vs IsraelSetelah berbulan-bulan konflik, Israel dan Hamas akhirnya menyepakati gencatan senjata y...
11/10/2025

Gencatan senjata Hamas vs Israel

Setelah berbulan-bulan konflik, Israel dan Hamas akhirnya menyepakati gencatan senjata yang dimulai pada 10 Oktober 2025. Kesepakatan ini merupakan bagian dari rencana damai yang dimediasi oleh Amerika Serikat dan mencakup pembebasan tawanan dari kedua pihak serta penarikan pas**an Israel dari sebagian wilayah Gaza.

PBB dan lembaga kemanusiaan mulai menyalurkan bantuan besar-besaran, menyasar lebih dari dua juta warga sipil yang terdampak. Meski disambut harapan, banyak pihak memperingatkan bahwa kesepakatan ini masih rapuh dan bisa gagal jika tidak diawasi secara ketat.

Gencatan senjata ini memberi secercah harapan bagi perdamaian, namun jalan menuju pemulihan Gaza dan keadilan jangka panjang masih panjang.

Tragedi di Hari Ulang Tahun: Dina, Pegawai Minimarket di Karawang, Ditemukan Tewas – Atasan Jadi TersangkaKarawang, 7 Ok...
10/10/2025

Tragedi di Hari Ulang Tahun: Dina, Pegawai Minimarket di Karawang, Ditemukan Tewas – Atasan Jadi Tersangka
Karawang, 7 Oktober 2025 – Hari yang seharusnya menjadi perayaan ulang tahun ke-21, justru menjadi akhir tragis bagi Dina Oktaviani, seorang pegawai minimarket di Rest Area KM 72A Tol Cipularang, Karawang.
Jasad Dina ditemukan mengambang di Sungai Citarum oleh warga, mengenakan seragam kerjanya. Penemuan ini langsung memicu penyelidikan cepat dari kepolisian Karawang.
Hasilnya mencengangkan: pelaku utama adalah atasan Dina sendiri, Heryanto (27), yang sehari-hari bekerja bersamanya. Pelaku mengakui perbuatannya, dengan dugaan motif perampokan dan tindakan pelecehan seksual.
Pihak manajemen minimarket tempat korban bekerja menyampaikan dukacita mendalam dan mengecam keras pelaku, meminta proses hukum dijalankan seadil-adilnya.
Kasus ini mengguncang publik. Media sosial dibanjiri tagar . Banyak yang menuntut adanya sistem perlindungan lebih baik bagi pegawai ritel, terutama perempuan yang bekerja hingga larut malam.
Sementara itu, keluarga korban berharap masyarakat menghormati privasi mereka dan tidak menyebarkan gambar atau video evakuasi yang kini viral.
“Dina hanya ingin bekerja dan membahagiakan orang tuanya. Kami hancur...” – Ucapan keluarga Dina

Poteret manis EL dan Syifa lamaran di SWISS, langgeng yaa kalian🌹
09/10/2025

Poteret manis EL dan Syifa lamaran di SWISS, langgeng yaa kalian🌹

Ammar Zoni Kembali Tersandung Narkoba, Kini Diduga Edarkan Sabu dari Dalam RutanJakarta, 9 Oktober 2025 – Aktor Ammar Zo...
09/10/2025

Ammar Zoni Kembali Tersandung Narkoba, Kini Diduga Edarkan Sabu dari Dalam Rutan
Jakarta, 9 Oktober 2025 – Aktor Ammar Zoni kembali menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat. Ini menjadi kasus keempatnya terkait narkotika sejak pertama kali ditangkap pada 2017 silam.
Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa Ammar Zoni terlibat dalam pengedaran narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis bersama lima narapidana lain. Barang haram tersebut diduga diperoleh dari jaringan di luar rutan dan diedarkan di kalangan sesama tahanan.
"Benar, yang bersangkutan diduga terlibat dalam pengendalian narkotika dari dalam Rutan Salemba. Kami sudah mengamankan barang bukti dan melakukan pengembangan kasus," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, kepada awak media, Rabu (9/10).
Kasus ini terungkap setelah petugas rutan mencurigai aktivitas mencolok di blok tahanan tempat Ammar Zoni ditahan. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, ditemukan paket kecil narkoba yang diduga dikendalikan olehnya.
Sebelumnya, Ammar Zoni baru saja divonis 3 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Mei 2024 atas kasus penyalahgunaan sabu dan g***a. Namun, dalam proses banding, vonis tersebut diperberat menjadi 4 tahun penjara.
Dengan temuan kasus baru ini, tidak menutup kemungkinan hukuman terhadap Ammar akan bertambah berat. Polisi telah menyita beberapa barang bukti dan saat ini tengah melakukan pendalaman terhadap aliran dana dan komunikasi dari dalam rutan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga Ammar Zoni maupun kuasa hukumnya belum memberikan keterangan resmi

 Pada tanggal 6 Oktober 1981, langit Kairo tampak cerah. Ribuan warga Mesir berkumpul di Nasr City untuk menyaksikan par...
06/10/2025



Pada tanggal 6 Oktober 1981, langit Kairo tampak cerah. Ribuan warga Mesir berkumpul di Nasr City untuk menyaksikan
parade militer memperingati kemenangan Mesir dalam Perang Yom Kippur tahun 1973 melawan Israel. Suasana yang semula penuh semangat nasionalisme dan kebanggaan berubah menjadi tragedi dalam hitungan detik.

Presiden Anwar Sadat, mengenakan seragam militer dan kacamata hitam khasnya, duduk di podium kehormatan bersama sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden Hosni Mubarak dan Menteri Pertahanan Abdel Halim Abu Ghazala. Sadat dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah modern Mesir — bukan hanya karena perannya dalam Perang Yom Kippur, tetapi juga karena langkah beraninya menandatangani perjanjian damai dengan Israel pada tahun 1979 melalui Camp David Accords.

Namun, langkah damai ini membuatnya menjadi target kebencian dari kelompok-kelompok radikal, yang menganggapnya telah mengkhianati perjuangan Arab dan umat Islam.

Saat parade berlangsung, sebuah truk militer yang merupakan bagian dari pertunjukan berhenti di depan panggung utama. Tiba-tiba, beberapa pria bersenjata melompat keluar dari truk dan mulai menembakkan senjata otomatis serta melemparkan granat ke arah podium. Dalam kekacauan yang terjadi, Presiden Sadat terkena tujuh tembakan, termasuk di bagian dada dan bahu. Beberapa pejabat lainnya juga terluka atau tewas dalam serangan tersebut.

Para penyerang adalah anggota dari kelompok Egyptian Islamic Jihad, sebuah organisasi ekstremis Islam yang menentang pemerintahan Sadat dan menuntut penerapan hukum Islam secara penuh. Salah satu pelaku utama adalah Letnan Khalid al-Islambuli, seorang perwira di Angkatan Darat Mesir yang berhasil menyusup ke dalam parade.

Sadat langsung dilarikan ke rumah sakit militer di Maadi,tetapi upaya medis tidak berhasil menyelamatkannya. Ia dinyatakan meninggal dunia beberapa jam kemudian pada usia 62 tahun. Dunia pun dikejutkan oleh berita ini.

---

# # # **Dampak Politik dan Reaksi Dunia**

Pembunuhan Anwar Sadat mengejutkan dunia. Pemimpin-pemimpin dunia mengutuk aksi keji tersebut. Presiden Amerika Serikat saat itu, Ronald Reagan, menyebut Sadat sebagai "pahlawan perdamaian". Negara-negara Barat memandang Sadat sebagai jembatan penting antara dunia Arab dan Barat.

Di dalam negeri, keadaan darurat diberlakukan. Ribuan orang yang dicurigai terlibat dalam jaringan ekstremis ditangkap. Pemerintah Mesir bergerak cepat untuk memastikan stabilitas negara. Hosni Mubarak, wakil Sadat, diangkat sebagai Presiden baru dan segera memulai pemerintahan yang akan berlangsung selama tiga dekade ke depan.

Ironisnya, Sadat terbunuh dalam parade yang dirancang untuk merayakan kemenangan militernya — namun ia justru dikenang lebih luas sebagai tokoh perdamaian yang berani mengambil risiko demi masa depan yang lebih damai bagi negaranya.

06/10/2025

Siapa disini yang s**a Info atau konten tentang berita terhangat, konspirasi, dark story, atau pengetahun? Saya coba akan bahas ya!!

Address

Manna
38571

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pada hari ini posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share