26/07/2026
Upacara Militer Dan Penyerahan Senjata Hasil Rampasan Kepada Brigjend Egianus Kogeya Setelah Evaluasi TPNPB Kodap III Ndugama Derakma
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 25 Juli 2026
Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Panglima TPNPB Kodap lll Ndugama Derakma, Brigjend Egianus Kogeya dan pasukannya dari lapangan bahwa satu pucuk senjata laras panjang milik aparat militer Indonesia yang di sita oleh pasukan TPNPB di Distrik Yuguru sejak 4 Januari 2026 secara resmi telah diserahkan oleh pasukan TPNPB kepada Brigjend Egianus Kogeya saat upacara kemiliteran TPNPB. Satu pucuk senjata laras panjang yang di sita dari aparat militer Indonesia oleh TPNPB saat terjadi kontak senjata antara pasukan TPNPB dari Batalyon Yuguru dengan aparat militer Indonesia yang mengakibatkan sejumlah aparat militer Indonesia gugur dan satu pucuk senjata di sita kini menjadi aset TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dan akan digunakan dalam medan perang di Nduga demi merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua.
Brigjend Egianus Kogeya juga melaporkan bahwa setelah terjadinya evaluasi total TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dari 3 Kowip dan 13 Batalyon TPNPB yang di gelar pada 24 Juli 2026 kemarin di markas TPNPB Kodap III Ndugama Derakma, kami seluruh pasukan TPNPB siap angkat senjata dan kembali membuka medan perang melawan aparat militer Indonesia sampai negara indonesia mengakui kemerdekaan bangsa Papua yang sudah merdeka sejak 1 Desember 1961. Jika negara indonesia tidak mengabaikan sikap kami maka perang akan terus terjadi.
Kami juga menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa berapa pun jumlah personil militer Indonesia yang di kirim ke medan perang di Nduga maka kami siap lawan sampai kemerdekaan bangsa Papua dikembalikan. Seluruh pasukan TPNPB yang masih ada ini siap perang dan senjata yang telah kami sita ini akan digunakan dalam medan perang kembali.
Dalam laporan yang disampaikan juga oleh