Shunia Sanjaya II

Shunia Sanjaya II Halaman asli by Shunia Sanjaya💙
Jangan lupa follow supaya bisa berkembang🙏🏻🫶
Mari berteman🫴

 Jangan biarkan aku menunggu....🫠Lanjut......!!
11/01/2026



Jangan biarkan aku menunggu....🫠
Lanjut......!!












 Ia memilih duduk di tepi danau, di atas kursi lipat sederhana yang menghadap udara tenang. Angin pelan menyapa hijab ab...
27/12/2025



Ia memilih duduk di tepi danau, di atas kursi lipat sederhana yang menghadap udara tenang. Angin pelan menyapa hijab abu-abunya, sementara pantulan pepohonan hijau menari pelan di permukaan udara. Di balik kacamata hitamnya, memancarkan jauh—bukan sekadar menatap danau, tapi mengingat ingatan dan harapan yang belum selesai.

Tangan yang menyentuh pipinya seakan menahan senyum kecil. Ada lelah yang akhirnya diberi ruang untuk beristirahat. Di tempat itu, ia belajar bahwa tidak semua penantian harus tergesa-gesa, tidak semua jawaban segera datang. Kadang-kadang, cukup duduk diam dan percaya: waktu sedang bekerja dengan caranya sendiri.

Dan di antara hening, ia menemukan ketenangan. Bukan karena semuanya sudah usai, melainkan karena ia tahu—dirinya tetap melangkah, perlahan, dengan hati yang lebih lapang.












 Di sebuah ruang yang tenang, berhiaskan ornamen kayu dan bunga merah yang merekah seperti nyala doa, ia berdiri dalam d...
26/12/2025



Di sebuah ruang yang tenang, berhiaskan ornamen kayu dan bunga merah yang merekah seperti nyala doa, ia berdiri dalam diam. Gaun merah muda yang dikenakannya jatuh lembut hingga ke lantai, seolah menyimpan kisah tentang kelembutan dan keteguhan. Kipas di tangannya bukan sekedar hiasan, melainkan penjaga rahasia—tentang perjalanan panjang memahami diri sendiri.

Ia datang membawa kesederhanaan, namun pulang dengan makna. Di balik jendela bundar itu, dunia terasa berhenti sejenak, memberi ruang bagi napas yang akhirnya lega. Setiap warna di sekelilingnya berbicara: merah tentang keberanian, kayu tentang akar, dan abu-abu tentang ketenangan yang ia pelajari dengan sabar.

Daun-daun kering di lantai menjadi saksi bahwa waktu selalu bergerak, meninggalkan jejak, namun juga membuka awal yang baru. Di tengah keheningan itu, ia tersenyum—bukan karena segalanya sempurna, tetapi karena ia telah berdamai dengan proses. Dan di sanalah ia berdiri, anggun dalam ketenangan, menunggu langkah berikutnya dengan hati yang siap.












 Di sebuah sudut yang tenang, ia berdiri dalam balutan kain yang mengajarkan keanggunan. Warna lembut pakaiannya seolah ...
23/12/2025



Di sebuah sudut yang tenang, ia berdiri dalam balutan kain yang mengajarkan keanggunan. Warna lembut pakaiannya seolah menyatu dengan suasana—tidak mencolok, namun cukup untuk menyampaikan keteduhan. Payung bermotif bunga di tangannya bukan sekadar pelindung, melainkan simbol dari hal-hal kecil yang ia jaga dengan hati-hati: harapan, kesabaran, dan ketenangan.

Di sekelilingnya, ornamen kayu dan bunga merah menyimpan cerita tentang tradisi dan waktu. Segalanya tampak seimbang, seolah mengingatkan bahwa hidup tak selalu harus tergesa. Ada keindahan dalam diam, ada kekuatan dalam kelembutan.

Ia tersenyum kecil, bukan karena segalanya telah sempurna, tetapi karena ia belajar menerima proses. Di tempat itu, ia tak sedang menunggu siapa pun—ia hanya sedang berdamai dengan dirinya sendiri.












Karena tidak ada pundak tempat bersandar, jadi kita bersandar di kursi aja dulu🥺Selamat malam dan selamat beristirahat s...
21/12/2025

Karena tidak ada pundak tempat bersandar, jadi kita bersandar di kursi aja dulu🥺
Selamat malam dan selamat beristirahat sayang-sayang ku🫶

21/12/2025

Gak mungkin kan...??

Selamat pagi sayang-sayang ku🫶Weekend pada kemana nih??
20/12/2025

Selamat pagi sayang-sayang ku🫶
Weekend pada kemana nih??

Selamat malam dan selamat beristirahat sayang-sayangku🫶Besok liburan kemana nih kita...?? 😀
20/12/2025

Selamat malam dan selamat beristirahat sayang-sayangku🫶
Besok liburan kemana nih kita...?? 😀

Selamat pagi sayang-sayang ku😘Mari kita hidup tenang, tetap waras dan bahagia😍
20/12/2025

Selamat pagi sayang-sayang ku😘
Mari kita hidup tenang, tetap waras dan bahagia😍

 Kita kasih asupannya yang bahagia-bahagia aja iya sayang😙Soalnya kalau di kasih asupan yang sedih-sedih, takutnya nanti...
19/12/2025



Kita kasih asupannya yang bahagia-bahagia aja iya sayang😙
Soalnya kalau di kasih asupan yang sedih-sedih, takutnya nanti kita disangka adu nasip😭🤣

Selamat malam dan selamat beristirahat sayang-sayangku🫶🫶

19/12/2025

Kangen jalan-jalan ke Sembalun☺
Karena setiap sudutnya selalu memanjakan mata😍

Sembalun, Lombok Timur - NTB

 "𝗖𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝟯𝟲𝟱 𝗵𝗮𝗿𝗶 𝘀𝗲𝗴𝗲𝗿𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗮𝗸𝗵𝗶𝗿"                        🌷🌷🌷Sesekali, banggalah pada dirimu sendiri, karena tidak semua...
19/12/2025



"𝗖𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝟯𝟲𝟱 𝗵𝗮𝗿𝗶 𝘀𝗲𝗴𝗲𝗿𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗮𝗸𝗵𝗶𝗿"
🌷🌷🌷
Sesekali, banggalah pada dirimu sendiri, karena tidak semua orang mampu melewati apa yang sudah kamu lalui, dan tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana rasanya menjadi dirimu setiap hari.. 💙🕊

Address

Lombok Timur, NTB/
Mataram

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Shunia Sanjaya II posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share