Kampung Batak

Kampung Batak Berita
Hiburan
Tentang Tempat Wisata Yang Ada Di Daerah Sumatera Utara.

Jangan Lupa Klik Ikuti dan S**a Halaman Ini Supaya Tidak Ketinggalan Berita & Info Terbaru Dari Kampung Batak

AKHIRNYA BRIPKA IMANSYAH HAREFA DITAHAN PROPAM POLDA SUMUT,TAPI BUKAN SOAL PIDANA KEM4TIAN WINDA LORENZA‼️Propam Polda S...
12/08/2026

AKHIRNYA BRIPKA IMANSYAH HAREFA DITAHAN PROPAM POLDA SUMUT,
TAPI BUKAN SOAL PIDANA KEM4TIAN WINDA LORENZA‼️

Propam Polda Sumatera Utara menempatkan Brigadir Imansyah Harefa, personel Polsek Medan Sunggal, Polrestabes Medan, ke tempat penempatan khusus (Patsus). Penempatan tersebut dilakukan karena Imansyah dinilai lalai mengamankan senj4ta api yang dipercayakan kepadanya.

Kelalaian tersebut berkaitan dengan k4sus kem4tian mantan istrinya, Winda Lorenza Gowasa. Korb4n meningg4l dunia setelah terkena temb4kan dari p!stol milik Brigadir Imansyah.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, penempatan Imansyah ke Patsus bukan karena dia ditetapkan sebagai ters4ngka dalam dugaan pembvnuh4n Winda.

"Dipatsus terkait tidak bisa mengamankan senj4ta api yang dipercayakan kepada dia," ujar Kombes Ferry Walintukan, Selasa (11/8/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah Bidang Propam Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Brigadir Imansyah. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Imansyah kemudian ditempatkan di ruang khusus sebagai bentuk penindakan disiplin internal kepolisian.

Pihak Keluarga Dewi Sartika Sitinjak (24) resmi menempuh jalur hukum terkait dugaan kelalaian medis di RS Awal Bros Bota...
12/08/2026

Pihak Keluarga Dewi Sartika Sitinjak (24) resmi menempuh jalur hukum terkait dugaan kelalaian medis di RS Awal Bros Botania Batam yang diduga berujung pada meningg4lnya Dewi.

Keluarga bersama kuasa hukum telah membuat laporan polisi di Polresta Barelang. Untuk mengetahui penyebab pasti kem4tian, jen4zah Dewi juga dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani autopsi.

Keluarga menyebut menemukan sejumlah kejanggalan selama Dewi menjalani perawatan di ICU. Di antaranya, selang ventilator ditemukan terlepas, pemberian ob4t yang disebut keluarga tidak diketahui jenisnya, serta adanya perbedaan tanggal pada surat keterangan kem4tian. Keluarga juga mengaku kesulitan memperoleh salinan rekam medis dari pihak rumah sakit.

Setelah proses autopsi selesai, jen4zah Dewi rencananya akan dipulangkan ke Pulau Samosir, Sumatera Utara, untuk dimak4mkan. Sementara itu, pihak RS Awal Bros sebelumnya menyatakan bahwa penanganan medis terhadap Dewi telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Dugaan kelalaian tersebut kini masih dalam proses hukum dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kem4tian.

KEM4TIAN DEWI SARTIKA SITINJAK SISAKAN TANDA TANYA, KELUARGA SEPAKAT JEN4ZAH DI AUT0PSI  Saudara kita Dewi Sartika Sitin...
12/08/2026

KEM4TIAN DEWI SARTIKA SITINJAK SISAKAN TANDA TANYA, KELUARGA SEPAKAT JEN4ZAH DI AUT0PSI

Saudara kita Dewi Sartika Sitinjak butuh keadilan.
Dewi Sartika melakukan Operasi Ambeien di RS Awal Bros Botania Batam, malah berujung Koma selama 12 hari

Ando (teman Dewi) mengatakan Dewi sempat membaik setelah selesai operasi
Bahkan Dewi sempat bervideo call dengan keluarganya.
Kemudian perawat datang untuk melakukan sunt!k katanya untuk pereda nyeri, dan radang pendar4han.

Namun kondisi Dewi justru memburuk setelah mendapatkan sejumlah ob4t tersebut.
Ando mengatakan Dewi menerima 3 d0sis ob4t.
2 melalui sunt!kan dan 1 melalui infvs .

Namun setelah pemberian ob4t tersebut, Dewi mulai sesak dan nyeri. Kondisi semakin memburuk, hingga kej4ng dan kehil4ngan kes4daran. Malah berujung koma 12 hari dan dinyatakannya meningg4l dunia 10 Agustus 2026.

Kejanggalan lainnya sebagaimana dibeberkan oleh kuasa hukvm keluarga Jendri Sihombing.
Bahwa keluarga mendapati selang ventilator K0rb4n lepas (terputus).
Namun para tim medis tidak bisa menjelaskan hal tersebut.

Disamping munculnya kej4ng2 usai pemberian sunt!kan ob4t misterius, kecurigaan kian memuncak saat pihak RS menyerahkan surat keterangan kem4tian bertanggal mundur yaitu 8 Agustus 2026, dan menolak memberikan salinan dokumen rekam med!s yg diminta pihak keluarga.
Sebelumnya manajemen RS Awal Bros Botania mengklaim telah menjalankan penanganan sesuai SOP, kini bungkam dan menolak menemui awak media.

Usai menjalankan Autopsi medis, jenaz4h Dewi akan dipulangkan ke kampung halamannya di pulau Samosir Sumut untuk dimak4mkan.

Kini harapan keluarga hanya tertuju pada penyidik P0lresta Barelang dan hasil Autopsi medis, untuk menyingkap tabir kebenaran dibalik tr4gedi yg menimpa Dewi Sartika Sitinjak.

Ada apa sebenarnya yang terjadi…?
Ob4t apa yg di beri…?

Mari kita kawal k4sus ini sampai tuntas teman2
Agar saudara kita Dewi Sartika Sitinjak mendapat keadilan. 🙏

🚨 KASUS DEWI SARTIKA SITINJAK (24) – BATAMSeorang perempuan muda asal Samosir yang sedang menempuh pendidikan tinggi men...
12/08/2026

🚨 KASUS DEWI SARTIKA SITINJAK (24) – BATAM

Seorang perempuan muda asal Samosir yang sedang menempuh pendidikan tinggi meningg4l dunia setelah menjalani operasi ambeien di RS Awal Bros Botania, Batam.
Kronologi singkat:

➡️Operasi ambeien dilakukan 28 Juli 2026 malam dan dinyatakan berhasil.
➡️Kondisi pasien saat itu masih baik dan sadar penuh.
➡️Beberapa jam kemudian diberi svntik4n, lalu mengalami kej4ng, sesak napas, hingga tidak sad4rkan diri.
➡️Dirawat di ICU selama sekitar 12 hari dalam kond!si koma.
➡️Meningg4l dunia pada Senin, 10 Agustus 2026.

Keluarga telah melaporkan dugaan malapraktik ke Polresta Barelang dan meminta dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Polda Kepri untuk mengungkap penyeb4b pasti kem4tian.

Pihak rumah sakit menyatakan tindakan medis telah sesuai prosedur dan meminta semua pihak menunggu hasil evaluasi resmi.
K4sus ini masih dalam proses hukum. Mari kita hormati proses yang sedang berjalan, doakan keluarga yang sedang berduka, dan tunggu hasil otopsi serta penyelidikan agar kebenaran bisa terungkap secara objektif.

Kita ingin menyampaikan desakan kepada seluruh rumah sakit di Indonesia:
Jadilah lebih profesional, lebih teliti, dan lebih bertanggung jawab dalam menangani setiap pasien. Setiap tindakan medis, terutama pemberian ob4t, harus dilakukan dengan kehati-hatian maksimal. Transparansi kepada keluarga pasien juga harus diutamakan.

K4sus seperti ini seharusnya tidak boleh terulang. Ny4wa manusia terlalu berharga untuk dikorb4nkan karena kelalaian atau kurangnya kehati-hatian.

Semoga Dewi Sartika Sitinjak mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga diberikan ketabahan. Semoga kej4dian ini menjadi pelajaran berharga bagi dunia kesehatan di tanah air.






Kecel4kaan m4ut melib4tkan kereta api dan sepeda motor terjadi di Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Ser...
11/08/2026

Kecel4kaan m4ut melib4tkan kereta api dan sepeda motor terjadi di Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Dua pria yang mengendarai sepeda motor dilaporkan meningg4l dunia di lokasi kej4dian.

Kedua korb4n yang identitasnya belum diketahui itu disebut-sebut bekerja sebagai pegawai koperasi. Saat kejadian, keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X BK 4869 VBS dan diduga hendak menuju lokasi di seberang rel untuk mengutip iuran koperasi.

Nahas, ketika melintasi jalur rel, sepeda motor yang mereka kendarai tert4brak kereta api. Benturan keras menyeb4bkan kedua korb4n meningg4l dunia di tempat, sedangkan sepeda motor mengalami kerusakan parah hingga terbelah menjadi dua bagian.

Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai AKP Gokma Silitonga membenarkan peristiw4 tersebut. Polisi memastikan dua korb4n meningg4l dunia akib4t kecel4kaan itu dan selanjutnya melakukan penanganan di lokasi kej4dian.

Namanya Dewi Sartika Sitinjak.Seorang wanita muda dari Desa Sitinjak, anak tunggal dalam sebuah keluarga kecil.Dewi buka...
11/08/2026

Namanya Dewi Sartika Sitinjak.
Seorang wanita muda dari Desa Sitinjak, anak tunggal dalam sebuah keluarga kecil.
Dewi bukan hanya seorang anak bagi keluarganya.
Ia adalah harapan satu-satunya.
Dewi adalah seorang mahasiswi yang sebentar lagi akan diwisuda. Ia juga sedang menantikan kesempatan untuk memulai pekerjaannya dan membangun masa depannya.
Namun sebuah keputusan yang awalnya dianggap sederhana, justru menjadi awal dari sebuah tragedi.
Dewi mengalami ambeien yang tergolong ringan. Atas saran teman-temannya, Dewi kemudian memilih untuk menjalani operasi. Sekitar satu minggu sebelum tindakan, Dewi telah berkonsultasi dengan pihak rumah sakit.
28 Juli 2026, Dewi menjalani operasi ambeien di RS Awal Bros Botania Batam.
Operasi berjalan lancar.
Namun Tidak ada yang menyangka, bahwa setelah operasi tersebut, kehidupan Dewi akan berubah untuk selamanya.
Sekitar 2 jam setelah operasi, menurut keterangan keluarga, perawat menyampaikan bahwa jadwal makan rumah sakit telah lewat dan penjaga pasien disarankan membeli makanan dari luar. Dewi kemudian makan.
Sekitar 30 menit kemudian, Dewi mendapatkan sunt!k4n sebanyak dua kali melalui tangan dan satu kali melalui infus.
Tidak lama setelah itu...
Dewi tiba-tiba sesak.
Kemudian kejang-kejang.
Dan akhirnya tidak sadarkan diri.
Dewi kemudian dilarikan ke ICU.
Menurut keterangan keluarga, setelah pemeriksaan, kondisi Dewi mengalami gangguan serius pada beberapa organ vital, termasuk ginjal, hati, jantung dan paru-paru.
Dalam keadaan kritis, Dewi bahkan harus menjalani cuci darah sebanyak dua kali.
Hari demi hari keluarga terus menunggu.
12 hari Dewi bertahan dalam kondisi kr!tis.
Keluarga masih berharap Dewi membuka mata.
Masih berharap anak satu-satunya itu kembali pulang.
Masih berharap Dewi bisa melanjutkan kuliah, mengikuti wisuda, bekerja, dan menjalani kehidupan yang selama ini ia impikan.
Tetapi harapan itu akhirnya pupus.
Dewi Sartika Sitinjak dinyatakan meningg4l dunia.
💔 KINI YANG TERSISA ADALAH PERTANYAAN
Dari sebuah operasi yang dianggap sederhana, mengapa kondisi Dewi kemudian berubah menjadi sangat kritis?
Ob4t apa yang diberikan kepada Dewi?
Apa indikasi dan d0sisnya?
Mengapa setelah pemberian ob4t kond!si Dewi tiba-tiba memburuk?
Apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh Dewi?
Dan apa penyeb4b pasti yang akhirnya mer3nggut ny4wa anak tunggal dari keluarga kecil ini?
Keluarga tidak ingin membuat tuduhan tanpa dasar.
Keluarga hanya ingin kebenaran.
Jika semua tindakan telah sesuai prosedur, biarkan rekam medis dan pemeriksaan independen menjelaskannya.
Jika memang ditemukan adanya kesalahan atau kelalaian, biarkan pihak yang berwenang menentukan siapa yang harus bertanggung jawab.
Yang diminta keluarga hanyalah satu:
BUKA SEMUA SECARA TRANSPARAN.
Jangan biarkan kem4tian Dewi berlalu begitu saja.
Karena di balik nama Dewi Sartika Sitinjak, ada seorang anak tunggal, ada orang tua yang kehilangan harapan hidupnya, ada cita-cita yang belum selesai, dan ada keluarga yang sampai hari ini masih mencari jawaban.




Pasien Dugaan Malpraktek di RS AWAL BROSS BATAM. DEWI SARTIKA SITINJAK Meningga4l Dunia Setelah 12 Hari Bertahan Kondisi...
11/08/2026

Pasien Dugaan Malpraktek di RS AWAL BROSS BATAM.
DEWI SARTIKA SITINJAK Meningga4l Dunia Setelah 12 Hari Bertahan Kondisi Koma Di Ruang ICU

Seorang pasien bernama Dewi Sartika Sitinjak (24) mengalami k0m4 pascamenjalani 0per4si ambeien di Rumah Sakit Awal Bros Batam Center. Untuk itu pihak keluarga melaporkan dugaan malpr4ktik pada Polresta Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (8/8/2026).

Tetapi setelah bertahan dengan bantuan alat alat kesehatan di ruang icu selama 12 hari, hari ini 10 Agustus, Dewi S Sitinjak men1nggal dvnia.

Kuasa hukum keluarga, Jendris Sihombing menjelaslan pelaporan ini dilakukan pihak keluarga setelah selama 10 hari kliennya kini hanya terbaring di ruang ICU, dan sepenuhnya bergantung pada alat bantu pernafasan.

Kondisinya sudah sangat kr!tis, setelah mendapatkan penanganan lanjutan pascaoperasi di Awal Bros. Keluarga tidak terima dengan penanganan medis yang dilakukan oleh pihak rumah sakit," jelasnya setelah menjalani pemeriksaan atas laporan malpr4ktik di Polresta Barelang, Sabtu (8/8/2026) malam.

Keluarga k0rb4n menduga terj4di kelalaian dalam penanganan med!s pascaoperasi yang dilalui k0rban pada, Selasa (28/7/2026) malam.
Dimana jadwal operasi terhadap Dewi merupakan hasil konsultasi, yang sudah dilakukan satu minggu sebelumnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, Dewi sendiri dilaporkan masih dalam kondisi sehat selama dua jam pascaoperasi berlangsung. Dewi sendiri bahkan sempat berkomunikasi dengan keluarga melalui aplikasi video call WhatsApp. Namun setelah dua jam berada di ruang rawat inap, Dewi kemudian diberikan tiga sunt1k4n yang diklaim sebagai 0b4t pereda nyer1 dan pend4r4han.

Dari sinilah semua bermula, dua jam setelah operasi pihak rumah sakit memberi pasien tiga d0s1s suntik4n. Dua d0s1s disunt1k melalui tangan, dan satu d0s!s dicampur ke botol infus," jelasnya.

Berdasarkan keterangan pendamping pasien, saat tim med!s baru saja sedikit menyunt1kkan d0s1s pertama, pasien langsung mengeluh ses4k dan nyer1 walau dosis sunt1kan pertama belum habis. Namun perawat yang bertugas saat itu, tidak mengindahkan keluhan tersebut

Saat perawat memberi d0s1s kedua, Dewi disebut semakin merasa sakit dan sesak hingga mengcengkram tangan pendampingnya saat itu hingga memerah. Namun hal ini juga tetap tidak diindahkan oleh tim medis.

Setelah sunt1k4n ketiga ke botol infus, perawat langsung meninggalkan pasien. Setelah 30 menit, atau lebih tepatnya sekitar pukul 00.00 WIB, Rabu (29/7/2026) dinihari. Pasien langsung kej4ng hebat hingga tidak bernafas dan tak s4darkan diri," ujarnya.

Merasa panik, pendamping Dewi saat itu langsung memanggil perawat melalui interkom. Sejumlah perawat dan dokter jaga datang, dan melakukan upaya pertolongan berupa p***a jantung secara manual hingga 55 menit sebelum Dewi akhirnya dipindahkan ke ruang ICU.

Sehari setelah berada di ruang ICU, keluarga tiba-tiba diberitahu mengenai hasil pemeriksaan laboratorium adanya gangguan pada sejumlah organ tubuh Dewi, termasuk jantung, hati, dan ginjal.

Dimana berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Dewi sendiri diketahui tidak memiliki riwayat alergi terhadap ob4t apapun. Polemik ini kemudian berlanjut dengan mediasi yang dilakukan oleh keluarga dan kuasa hukum pada, Kamis (30/7/2026).

Pihak keluarga kurang menerima terkait penjelasan rumah sakit mengenai alergi ob4t. "Karena alasan mereka seperti itu, maka keluarga mempertanyakan apa jenis ob4t yang mereka suntikkan ke Dewi hingga kini sudah 10 hari dia dalam kondisi koma

Sementara dari sebelum operasi, dan setelah operasi Dewi sendiri masih dalam kondisi sehat. Namun tidak ada jawaban yang diberikan oleh mereka, sehingga malam ini keluarga akhirnya membuat laporan resmi kepolisian," jelasnya.

M!st3ri seputar t3w4snya mantan istri anggota kepolisian di Medan yang dinilai penuh kejanggalan oleh pihak keluarga kin...
10/08/2026

M!st3ri seputar t3w4snya mantan istri anggota kepolisian di Medan yang dinilai penuh kejanggalan oleh pihak keluarga kini menyita perhatian serius wakil rakyat di Senayan.

Dugaan k4sus p3ng4niayaan hingga pembvnuh4n yang berkedok aksi bunvh d!ri tersebut mendorong parlemen untuk mengambil langkah tegas guna mengawal penegakan hukum.

Sikap resmi kepolisian yang terkesan terburu-buru menyimpulkan peristiw4 naas itu tanpa mengakomodasi temuan luk4 memar di tubuh jen4zah menuai kritik tajam.

Komisi III DPR RI secara terbuka mendesak jajaran penyidik kepolisian di Sumatera Utara untuk membongkar fakta pengusutan secara transparan serta berbasis penyelidikan ilmiah (scientific crime investigation).

Demi menjamin keadilan bagi korb4n dan keluarganya, lembaga legislatif ini siap menggelar rapat dengar pendapat umum untuk meminta klarifikasi menyeluruh dari segenap pihak terkait.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap jajaran Polda Sumut, Polrestabes Medan, beserta keluarga korb4n pada Selasa (11/8/2026).

Langkah pengawasan ini diambil menyusul ditemukannya j4sad Winda Lorenza Gowasa (30) di kamar mandi rumah mantan suaminya, Bripka Imansyah Harefa, dengan luka t3mb4k senj4ta api di kepala.

"Kami juga akan memanggil pihak Polda Sumatera Utara, pihak Polrestabes Medan, serta keluarga korban pada hari Selasa yang akan datang untuk melakukan rapat dengar pendapat umum," ujar Habiburokhman, Sabtu (8/8/2026)

PERNYATAAN PERS / PRESS RELEASE**Keluarga Dokter Alex Tolak Hasil Autopsi Polisi: Temukan Banyak Kejanggalan dan Indikas...
10/08/2026

PERNYATAAN PERS / PRESS RELEASE**

Keluarga Dokter Alex Tolak Hasil Autopsi Polisi: Temukan Banyak Kejanggalan dan Indikasi Tindak Pidana**

**PEKANBARU, RIAU** — Pihak keluarga dokter Alex secara tegas menolak hasil pemeriksaan autopsi dan kesimpulan sementara dari kepolisian terkait dugaan penyeb4b kem4tian korb4n.

Keluarga menilai terdapat sejumlah kejanggalan fisik maupun rekam medis di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tidak masuk akal jika peristiw4 tersebut disimpulkan sebagai tind4kan bvn*h d!ri.
Juliati, perwakilan pihak keluarga, menyoroti ketidaksesuaian antara efek medis substansi yang ditemukan dengan kondisi barang bukti di lokasi.

"Sesuai literatur anestesi, ob4t jenis *rocuronium* bereaksi sangat cepat dalam rentang 60 hingga 90 detik. Dalam durasi sesingkat itu, secara medis korb4n tidak akan mampu menutup kembali j4rum sunt!k, memasukkannya ke dalam tas, hingga mengancingkan tasnya dengan rapi. Namun di TKP, j4rum sunt!k ditemukan tersimpan rapat di dalam tas yang terkancing," jelasnya.
Selain janggalnya penemuan barang bukti, keluarga juga mempertanyakan beberapa luk4 fisik pada tubuh korb4n yang belum mendapatkan penjelasan komprehensif dari penyidik Polda Riau:

* **Luka Tusuk dan Pend4rahan di Kepala: ** Terdapat lubang diduga akib4t tusvkan di leher kanan serta pend4rahan aktif di kepala bagian belakang saat j4sad diangkat di TKP.

* **Luka Bekas Jeratan:** Ditemukan bekas luka di bagian leher yang diduga kuat akib4t jer4tan tali.
* **Bukti Fisik Tambahan:** Pihak keluarga mengamankan daun bertetesan d4rah dari lokasi kej4dian yang hingga kini belum diserahkan ke penyidik untuk menjaga keutuhan alat bukti.
"Jika narasi yang dibangun adalah bvn*h d!ri melalui sunt!k4n zat mem4tikan, bagaimana menjelaskan adanya luk4 jer4tan tali, luka tusvk, dan pend4rahan di kepala? Sangat tidak masuk akal jika seseorang yang sudah m3nyuntikk4n zat bereaksi cepat masih sempat m3mbenturk4n kepalanya atau meluk4i lehernya sendiri,"tegas Freddy, perwakilan keluarga lainnya.

Menindaklanjuti ketidaksesuaian tersebut, pihak keluarga berencana menghadirkan ahli forensik independen dari Sumatera Utara pada gelar perkara di Polda Riau. Pihak keluarga mendesak agar kepolisian melakukan penyelidikan secara komprehensif, transparan, dan terperinci guna mengungkap fakta sebenarnya di balik kem4tian dokter Alex.

Yang lagi viral Sosok dan profil Yusman Harefa mendadak jadi sorotan warganet, khususnya masyarakat di Kota Medan. Yusma...
10/08/2026

Yang lagi viral Sosok dan profil Yusman Harefa mendadak jadi sorotan warganet, khususnya masyarakat di Kota Medan.

Yusman Harefa adalah Pejabat kepaniteraan di Pengadilan Tinggi Medan.👍👍👍

Ia merupakan Ayah dari Brigadir Imansyah Putra Harefa, anggota Polsek Sunggal yang saat ini ters3ret dalam k4sus k3m4ti4n Winda Lorenza gowasa

Winda Lorenza Gowasa adalah mantan istri dari Brigadir Imansyah Putra Harefa.

Winda ditemukan meningg4l dunia dalam kondisi m3ngen4skan pada Minggu, 2 Agustus 2026 di Komplek Bumi Asri, Blok G No 230, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Ka4sus ini ramai diperbincangkan lantaran ditemukan banyaknya kejanggalan dalam perkara ini.

Smoga k4susnya cepat terungkap 🙏

Address

Medan.
Medan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kampung Batak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share