Mata Khatulistiwa

  • Home
  • Mata Khatulistiwa

Mata Khatulistiwa Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Mata Khatulistiwa, Media, .

https://youtu.be/OxUL0VdYoDw
24/02/2022

https://youtu.be/OxUL0VdYoDw

Perguruan Beladiri Pencak Silat Cuyusika Bangau Putih terdiri dari 4 aliaran seni beladiri yaitu : Kung-fu, Yudo, Silat dan Karate

Tiba-tiba Didatangi Jokowi ke Rumah, Warga Kota Bogor Ini Terkejut dan Bahagia Di Kasih Bantuan Uang Rp.1 JutaBOGOR - Di...
30/04/2020

Tiba-tiba Didatangi Jokowi ke Rumah, Warga Kota Bogor Ini Terkejut dan Bahagia Di Kasih Bantuan Uang Rp.1 Juta

BOGOR - Di tengah pandemi corona banyak tokoh publik yang mengulurkan tangannya untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Salah satunya Presiden Joko Widodo.

Kabarnya, belum lama ini orang nomor satu di Indonesia itu mengunjungi salah satu rumah seorang warga di Kota Bogor yang berprofesi sebagai marbot masjid.

Tanpa banyak yang tahu, ternyata Jokowi memberikan bantuan langsung berupa uang tunai dari kantongnya sendiri. Desas-desus kabar tersebut dibenarkan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Polisi Hendri Fiuser.

“Ya, benar bahwa Minggu malam (26/4/2020) Pak Presiden turun langsung bersentuhan dengan masyarakat kurang mampu di Kota Bogor,” beber Hendri kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).

Hendri mengatakan, ada beberapa rumah yang dikunjungi Jokowi pada malam itu, salah satunya rumah seorang warga RT 01/03, Kelurahan Sempur, yang berprofesi sebagai marbot atau pengurus masjid.

“Ada beberapa rumah yang dikunjungi yang memang sangat minim. Beliau turun langsung untuk menunjukan kepeduliannya, khususnya kepada warga Kota Bogor, dimana beliau sehari-hari tinggal di sini,” katanya.

Sementara itu, marbot masjid yang di datangi Jokowi, Heri Juliansyah mengaku kaget dengan kedatangan Jokowi. Apalagi, kedatangannya itu di malam hari. “Kaget banget ternyata pas buka pintu ternyata presiden,” ucap Heri.

Dirinya menuturkan, Jokowi tak terlalu banyak bicara. Hanya sepatah-dua patah kata saja yang terucap. Semisal, nanya siapa kepala keluarganya, anak berapa, dan kerja apa.

“Tak banyak bicara, setelah saya jawab pekerjaan saya seorang marbot masjid, beliau langsung memberikan uang tunai senilai Rp1 juta,” terangnya.

Dengan adanya bantuan tak terduga dari orang Nomor 1 di Indonesia, dirinya mengaku merasa sangat terbantu apalagi ditengah pandemi saat ini.

Video: Biro Pers dan Protokol Presiden
Sumber: Rilis
Editor: DAK

Tiba-tiba Didatangi Jokowi ke Rumah, Warga Kota Bogor Ini Terkejut dan Bahagia Di Kasih Bantuan Uang Rp.1 Juta BOGOR, Mata Khatulistiwa - Di tengah...

Mari kita sama-sama menangkal virus Corona (Covid-19) dengan cara masing-masing, kalau di Sekadau cara menangkal virus C...
24/03/2020

Mari kita sama-sama menangkal virus Corona (Covid-19) dengan cara masing-masing, kalau di Sekadau cara menangkal virus Corona dengan cara ritual sesuai keariban lokal, atau budaya suku Dayak

Sekadau – Bupati Sekadau, Rupinus menghadiri ritual adat tolak bala dalam rangka menangkal Covid-19 di Sekadau agar segera hilang yang diselenggarakan Dewan ...

Bagi anda yang mungkin sebagai salah satu pencinta wisata Alam dengan memanfaatkan waktu libur panjang.Video ini seperti...
13/12/2019

Bagi anda yang mungkin sebagai salah satu pencinta wisata Alam dengan memanfaatkan waktu libur panjang.
Video ini sepertinya Bisa menjadi referensi tujuan berwisata di hari libur panjang anda, karena keindahan alam yang Tuhan berikan
membuat tempat ini Menakjubkan dan di jamin bisa memanjakan mata anda.

Sahabat mata khatulistiwa Kali ini kita akan melakukan perjalanan bersama Bupati Kabupaten Sekadau Rupinus berserta rombongan Tujuan perjalanan kita kali ini...

Sabak dan Gerip Alat Tulis Dari BatuSumbawa Besar, Inmas _  Masih terasa dalam ingatan betapa susahnya mengenyam pendidi...
01/12/2019

Sabak dan Gerip Alat Tulis Dari Batu
Sumbawa Besar, Inmas _ Masih terasa dalam ingatan betapa susahnya mengenyam pendidikan di Era Tahun Tujuh Puluhan,waktu itu saya pelajar disalah satu SDN I Jatirogo Kabupaten Tuban Jawa Timur dengan menggunakan peralatan apa adanya seperti itu dan masih belum lengkapnya sarana ,masih kurangnya buku referensi, literatur ,dan belum memiliki buku tulis, pensil ,balpoin,kalkulator dll yang kita gunakan di era jaman Modern seperti sekarang ini (15/10/2016).

Di era dahulu waktu penulis merasakan dimana peralatan masih menggunakan buku tulis dan Bolpoin yang terbuat dari batu, bukunya disebut “ Sabak “ bentuknya mirip laptop atau Tab sementara Bolpoinnya juga terbuat dari Batu namanya “ Gerip” Sungguh sangat luar biasa pada jaman itu dimana setiap habis pembelajaran semua tulisan apapun yang ada di Sabak harus dihapus tanpa sisa sedikitpun. Begitu seterusnya setiap ganti pelajaran kita hapus dan disimpan di memori otak kita masing masing, sungguh aneh memang kok bisa kita mengingat pelajaran pelajaran yang telah lalu,selesai pelajaran sabak dicuci dan dijemur sampai kering, jadi waktu itu hanya berbekal buku batu satu saja tidak seperti jaman sekarang setiap pelajaran memiliki buku tulis.

Matapelajaran yang dipelajari tidak tersimpan didalam catatan seperti sekarang ini ada namanya buku tulis, jadi semua catatan akan membekas dan tercatat dibuku dan sewaktu waktu dapat dibuka dan dibaca lagi, namun sabak tidak begitu karena usai pelajaran maka harus dihapus dan diganti dengan pelajaran yang lain dengan sabak yang satu itu p**a, Alhamdulillah walau dengan alat seadanya para siswa siswi ketika itu tetap bersemangat untuk belajar, sebaliknya di Era globalisasi seperti jaman sekarang ini dimana semua peralatan sekolah dari PAUD sampai Perguruan Tinggi serba ada, seperti buku tulis,buku gambar,pensil,persil warna,semuanya ada bahkan untuk menyimpan tulisanpun dapat disimpan di Laptop atau Tab, Komputer dan semuanya dapat tersimpan dan dibuka juga dipelajari pada saat diperlukan , pelajaran yang disimpan di Komputer atau laptop atau Tab semuanya tersimpan di memori computer yang sewaktu waktu dapat dibuka, namun ironisnya masih saja ada siswa siswi yang malas untuk belajar maupun bersekolah.

Alangkah enaknya diera jaman sekarang, penulis merasakan dari Taman Kanak Kanak sudah diperkenalkan Sabak Buku Tulis dan Gerib terbuat dari batu sebagai alat tulis menulis, dan dari kelas satu sampai dengan kelas V menggunakan alat tulis menulis dari batu, barulah kelas VI mengenal namanya Buku yang terbuat dari kertas, itupun sangat terbatas dan garis garis buku itu tidak seperti buku yang ada sekarang garis garisnya Besar dan kecil dengan maksud untuk menulis tulisan indah, maka tidak heran kalau orang orang terdahulu mempunyai tulisan yang sangat indah karena ada pelajaran menulis indah___(joko).

Menjadi bintang di sekolah adalah dambaan semua siswa-siswi, namun tidak semua orang bisa menjadi bintang sekolah, banya...
07/11/2019

Menjadi bintang di sekolah adalah dambaan semua siswa-siswi, namun tidak semua orang bisa menjadi bintang sekolah, banyak kriteria salah satunya, harus memiliki keterampilan khusus dan memiliki kecerdasan.

Sama seperti video di bawah ini, dimana siswa-siswi di SMA Karya Sekadau memiliki keterampilan khusus yang sayang untuk di lewatkan..

Penasaran, Ayuk tonton video nya dan jangan lupa subscribe ya

Address


Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mata Khatulistiwa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share