Mojokerto News

Mojokerto News Mojokerto News menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di Kota/Kabupaten Mojokerto

Operating as usual

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto sudah melakukan jemput bola ke sekolah maupun kampu...
04/04/2019

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto sudah melakukan jemput bola ke sekolah maupun kampus untuk menyisir pemilih pemula. Ada 283 pemilih pemula sampai 17 April mendatang yang melakukan perekaman.

Kabid Pelayanan, Dispendukcapil Kota Mojokerto, Hasta Priyangga mengatakan, Dispendukcapil juga sudah melakukan jemput bola baik ke sekolah maupun kampus untuk melakukan perekaman e-KTP. “Sehingga per tanggal 17 April sudah tercetak sehingga bisa mengikuti coblosan,” ungkapnya, Jumat (4/4/2019).

Pemilih pemula, jelas Hasta, maksimal 1×24 jam sudah bisa di cetak Karty Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Diperkiraan ada 283 pemilih pemula sampai 17 April mendatang yang melakukan perekaman e-KTP.

“Data ini bertambah terus, katena data dinamis per hari ada yang berumur 17 tahun. Jelang pemilu, per hari sekitar 25-50 orang yang melakukan perekaman. Jumlah ini relatif sama di hari biasa karena kesadaran masyarakat Kota Mojokerto sudah tinggi,” jelasnya.[tin/kun]

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/politik-pemerintahan/terkait-pemilih-pemula-dispendukcapil-kota-mojokerto-jemput-bola/

Sebanyak 6.111 warga Kota Mojokerto belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Jumlah tersebut m...
04/04/2019

Sebanyak 6.111 warga Kota Mojokerto belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Jumlah tersebut merupakan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto per tanggal 30 Maret 2019.

Kabid Pelayanan, Dispendukcapil Kota Mojokerto, Hasta Priyangga mengatakan, perekaman e-KTP hingga saat ini mencapai 98 persen atau sebanyak 99.660 orang. “Ini merupakan data anomali,” ungkapnya, Jumat (4/4/2019).

Masih kata Hasta, dari data tersebut dimungkinkan ada warga yang meninggal namun belum mengurus surat kematian, tidak berdomisili di Kota Mojokerto atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda. Dispendukcapil akan melakukan penghapusan pada Senin (8/4/2019) pekan.

“Ada sebanyak 113 yang akan dilakukan penghapusan. Untuk warga wajib KTP ada sebanyak 105.793 orang, sebanyak 99.660 orang sudah melakukan rekam e-KTP. Sementara yang belum melakukan perekaman e-KTP sebanyak 6.111 orang,” katanya.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/politik-pemerintahan/6-111-warga-kota-mojokerto-belum-rekam-e-ktp/

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi melantik dan mengukuhkan 48 orang Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten ...
04/04/2019

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi melantik dan mengukuhkan 48 orang Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto Masa Bakti 2019-2024. Prosesi pelantikan dan pengukuhan digelar di Pendopo Graha Majatama, Pemkab Mojokerto.

Setelah proses pelantikan dan pengukuhan oleh Wakil Bupati yang sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Mojokerto, acara dilanjutkan pembacaan ikrar oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Mojokerto Didik Chusnul Yakin, diikuti oleh seluruh anggota yang dilantik.

“Saya bangga dengan Gerakan Pramuka, karena mengajarkan kemandirian dan pendidikan karakter. Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto sudah punya jajaran kepengurusan yang komplit. Saya harap ke depan akan lebih maju dan berkembang,” ungkapnya, Kamis (4/4/2019).

Kwarcab Gerakan Pramuka dengan taglinenya ‘Mojokerto Bahagia’ lanjut Wakil Bupati, harus bisa menjadi motivasi dan semangat untuk lebih mempopulerkan kembali Gerakan Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/pungkasiadi-lantik-48-pengurus-kwartir-cabang-gerakan-pramuka/

Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Satreskrim Polres Mojokerto Kota berhasil mengidenti...
04/04/2019

Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Satreskrim Polres Mojokerto Kota berhasil mengidentifikasi mayat perempuan yang ditemukan mengapung di Dam Sipon Sungai Brantas, Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (3/4/2019) kemarin.

Mayat yang ditemukan telanjang dan dalam kondisi membusuk dengan posisi tengkurap di celah dam tersebut diketahui bernama Sri Wahyuni (27) warga Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Identitas tersebut terungkap dari Mobile Automated Multi- Biometric Identification System (MAMBIS).

Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Ade Warokka. “Benar, identitas korban sudah berhasil diketahui. Korban atas nama Sri Wahyuni, umur 27 tahun, warga Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk,” ungkapnya, Kamis (4/4/2019).

Masih kata Kasat, pasca mengetahui identitas korban, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Nganjuk untuk menghubungi pihak keluarga korban. Pihak keluarga langsung menuju ke RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tempat korban berada.

Baca selengkapnya di https://beritajatim.com/peristiwa/identitas-mayat-mengapung-di-sungai-brantas-mojokerto-terkuak/

Akhirnya, petugas berhasil mengevakuasi sesosok mayat yang mengapung di sela Dam Sipon Sungai Brantas, Desa Pageruyung, ...
03/04/2019

Akhirnya, petugas berhasil mengevakuasi sesosok mayat yang mengapung di sela Dam Sipon Sungai Brantas, Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Diduga mayat berjenis kelamin perempuan tersebut sudah berada di dalam air beberapa hari sehingga kondisinya membusuk.

Salah satu Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Mojokerto Wawan Kurniawan mengatakan, proses evakuasi menggunakan perahu sulit dilakukan sehingga petugas mengevakuasi secara manual.

“Yakni dengan mengunakan tali yang dilemparkan ke arah mayat kemudian menarik ke pinggir sungai untuk bisa mengevaluasi mayat yang terus berputar-putar di pusaran air. Dibutuhkan setidaknya 6 jam untuk melakukan proses evakuasi,” ungkapnya, Rabu (3/4/2019).

Sementara itu, Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Mojokerto Kota, Aiptu Eko Purwanto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga terkait penemuan mayat di Dam Sipon pukul 07.00 WIB. “Pihak kepolisian langsung menuju lokasi kejadian,” katanya.

Baca selengkapnya di https://beritajatim.com/peristiwa/gunakan-tali-mayat-berhasil-dievakuasi-petugas/

Sesosok mayat ditemukan mengapung di Dam Sipon Sungai Brantas, Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Ra...
03/04/2019

Sesosok mayat ditemukan mengapung di Dam Sipon Sungai Brantas, Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (3/4/2019). Mayat terlihat telanjang dan dalam kondisi membusuk dengan posisi tengkurap di celah dam.

Salah satu warga, Dodik Harianto (27) mengatakan, ada seorang pemuda pencari ikan yang melintas di bantaran Sungai Brantas yang pertama kali menemukan. “Ada pemuda yang mengabarkan, ada mayat di Dam Sipon,” ungkapnya.

Masih kata Dodik, warga yang mendapat kabar tersebut langsung beramai-ramai menuju Dam Sipon untuk mengecek kebenaran kabar penemuan mayat yang mengapung di Sungai Brantas tersebut. Setelah mengetahui kebenaran, warga melapor ke perangkat desa dan pihak kepolisian.

“Setelah diberitahu adanya mayat oleh pemuda itu, kemudian saya dan dua teman langsung mencari keberadaan mayat tersebut. Rupanya informasi itu benar, warga kemudian melaporkan ke pihak kepolisian dan tak lama petugas datang ke lokasi penemuan mayat,” katanya.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/peristiwa/mayat-mengapung-di-dam-sipon-sungai-brantas/

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Istighotsah dan Do’a Bersama untuk Bangsa yang diselenggarakan ...
03/04/2019

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Istighotsah dan Do’a Bersama untuk Bangsa yang diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Mojokerto di Terminal Baru Mojosari, Desa Bedagas, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (3/4/2019).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkap syukur dengan kegiatan tersebut. “Alhamdulillah doa bersama ini yang diselenggarakan PCNU sangat ramai dan banyak yang hadir. Warga NU siap menjadi garda terdepan untuk menjaga keutuhan kedaulatan Negara,” ungkapnya.

Menurutnya, para kyai yang hadir di acara tersebut mengajak semua yang hadir menjadi orang yang baik dan bermartabat serta melaksanakan Ahlisunnawaljama’ah.

“Seluruh dunia saat ini di era postrut atau kebenaran. Setelah era kebohongan, saat ini banyak berita-berita semburan kebohongan atau hoax, semoga bangsa Indonesia diselamatkan oleh Allah SWT,” harapnya.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/politik-pemerintahan/gubenur-jatim-hadiri-istighotsah-dan-doa-bersama-untuk-bangsa-di-mojokerto/

Kepulan asap terlihat keluar dari jendela dan pintu kamar Ruang Anggrek, Rumah Sakit (RS) Kamar Medika di Jalan Empu Nal...
03/04/2019

Kepulan asap terlihat keluar dari jendela dan pintu kamar Ruang Anggrek, Rumah Sakit (RS) Kamar Medika di Jalan Empu Nala, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Api yang terus membesar melalap sejumlah ruangan di lantai satu rumah sakit.

Kepanikan pun terjadi. Petugas medis yang melihat titik api, segera mengaktifkan fire alarm dan menghubungi nomor darurat. Dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tim keamanan dengan sigap mencoba memadamkan api.

Namun, api terus membesar dan menjalar ke semua ruangan di lantai satu. Para petugas medis dibantu tim keamanan mulai menjalankan prosedur evakuasi untuk menyelamatkan seluruh pasien. Sejumlah tim siaga bencana RS Kamar Medika pun bergerak cepat.

Dengan menggunakan tandu dan kursi roda, petugas mencoba menyelamatkan pasien ke titik evakuasi di luar rumah sakit. Sementara tim lainnya menghubungi pemadam kebakaran Kota Mojokerto, kepolisian, PLN, Koramil dan Satpol PP untuk membantu memadamkan api.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/rs-kamar-medika-evakuasi-puluhan-pasien-di-tengah-kobaran-api/

Akhirnya setelah dilakukan penyisiran di Sungai Marmoyo, Sumadi alias Bambang (53) warga Dusun Berat Utara, Desa Berat K...
03/04/2019

Akhirnya setelah dilakukan penyisiran di Sungai Marmoyo, Sumadi alias Bambang (53) warga Dusun Berat Utara, Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Korban ditemukan 700 meter dari lokasi hilangnya pencari rumput tersebut.

Salah satu anggota Tim Reaksi Cepat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Wawan Kurniawan mengatakan, korban yang juga berprofesi sebagai tukang pijat keliling ditemukan setelah penyisiran hingga larut malam.

“Korban ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi hilangnya korban. Di lokasi pertama, warga kesulitan mengevakuasi sehingga diikuti terus hanyutnya. Sampai di bawah Jembatan Rembu, Desa Japanan sekitar pukul 02.30 WIB, jenazah korban baru bisa dievakuasi,” ungkapnya, Rabu (3/4/2019).

Masih kata Wawan, saat berhasil dievakuasi dari Sungai Marmoyo, kondisi jenazah korban sudah mulai membusuk dan terdapat luka di pelipis kanan serta lutut kaki sebelah kanan. Luka pada pelipis dan lutut korban diduga akibat terjungkal saat mencari rumput di tepi Sungai Marmoyo.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/peristiwa/hilang-saat-cari-rumput-sumadi-ditemukan-di-sungai-marmoyo/

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto berkoordinasi dengan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ...
03/04/2019

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto berkoordinasi dengan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mojokerto untuk mengevakuasi dan membersihkan material longsor di jalur Cangar-Batu.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini membenarkan, tebing setinggi 10 meter di jalur Cangar-Pacet longsor. “Longsoran tersebut menutupi jalur Cangar-Batu atau di titik Gajah Mungkur dengan lebar sekitar 5 meter,” jelasnya, Selasa (2/4/2019).

Masih kata Zaini, material longsor telah berhasil dievakuasi dan dipinggirkan agar para pengendara bisa melintas di jalur alternatif tersebut. Namun jika kondisi cuaca di wilayah Mojokerto khususnya Cangar masih berpotensi diguyur hujan lebat di sertai kabut.

“Sehingga kami menghimbau agar pengendara tetap waspada saat melintas di jalur Cangar. Karena saat hujan, daya cengkeram batu dan tanah dikhawatirkan lemah sehingga membuat wilayah Cangar mudah longsor,” jelasnya.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/peristiwa/bpbd-koordinasi-dengan-pupr-evakuasi-dan-bersihkan-material-longsor-di-jalur-cangar-pacet/

Sejumlah emak-emak memukul alat dapur di pinggir Sungai Marmoyo untuk mencari Sumadi alias Bambang (53) warga Dusun Bera...
03/04/2019

Sejumlah emak-emak memukul alat dapur di pinggir Sungai Marmoyo untuk mencari Sumadi alias Bambang (53) warga Dusun Berat Utara, Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto dikabarkan hilang saat mencari rumput.

Selain melakukan pencarian secara manula, yakni menyisir Sungai Marmoyo hingga 1 KM dari lokasi korban mencari rumput , sejumlah emak-emak juga memukul alat dapur. Panci, tutup panci hingga ember dipukul-pukul hingga menimbulkan suara berharap korban muncul dari permukaan Sungai Marmoyo.

Salah satu emak, Julaikah mengatakan, proses pencarian yang dilakukan keluarga bersama warga sekitar sudah semaksimal mungkin. “Sejak dikabarkan hilang, keluarga dan warga langsung melakukan pencarian di bibir sungai dimana lokasi pertama korban hilang,” ungkapnya, Selasa (2/4/2019).

Masih kata Julaikah, pencarian dengan cara memukul-mukul alat dapur di pinggir Sungai Marmoyo tersebut dipercaya bisa membuat korban muncul dari permukaan air. Sehingga selain dilakukan pencarian dengan melibatkan pihak terkait, aksi tersebut juga dilakukan sejumlah emak-emak.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/peristiwa/emak-emak-pukul-alat-dapur-cari-sumadi-di-pinggir-sungai-marmoyo/

Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Surabaya diterjunkan di Sungai Marmoyo untuk membantu melakukan pencaharian korban hil...
03/04/2019

Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Surabaya diterjunkan di Sungai Marmoyo untuk membantu melakukan pencaharian korban hilang, Sumadi (53). Korban warga Dusun Berat Utara, Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto hilang saat mencari rumput.

Sebanyak lima personel Basarnas Surabaya dibantu lima anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto melakukan pencarian dengan menggunakan dua perahu karet. Petugas menyisir Sungai Marmoyo.

Kordinator Tim Basarnas Surabaya mengatakan, Oktaviono mengatakan, pencaharian korban dilakukan secara manuver di sepanjang aliran Sungai Marmoyo. “Pencarian dibantu tiam dari BPBD, Tagana, TNI/Polri secara maksimal untuk menemukan korban,” ungkapnya, Selasa (2/4/2019).

Sementara itu, Kapolsek Kemlagi, AKP Edi Santuso mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi jika korban dikabarkan hilang di Sungai Marmoyo sekitar pukul 15.15 WIB usai mencari rumput untuk tiga hewan peliharaannya. “Pencarian sudah dilakukan oleh pihak terkait,” katanya.

Baca selengkapnya di https://beritajatim.com/peristiwa/cari-sumadi-tim-basarnas-surabaya-diterjunkan-ke-sungai-marmoyo/

Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Mojokerto, menyebabkan tebing setinggi 10 meter yang berada di Jalur Cang...
03/04/2019

Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Mojokerto, menyebabkan tebing setinggi 10 meter yang berada di Jalur Cangar-Pacet longsor. Material longsoran menutup seluruh badan jalan alternatif Cangar-Pacet.

Salah satu pengendara, Habiburrahman (24) mengatakan, saat dia melintas dari Kota Batu menuju Mojokerto, material longsoran berupa baru dan tanah menutup jalan. “Saat saya melintas jalan sudah ketutup seluruhnya ,” ungkapnya, Selasa (2/4/2019).

Masih kata Habiburrahman, kendaraan baik roda empat dan dua yang hendak melintas di sekitar lokasi tidak bisa melanjutkan perjalanan. Karena badan jalan tertutup material longsor, arus kendaraan pun tersendat sehingga menyebabkan kemacetan panjang.

“Tak ada korban jiwa maupun pengendara yang terluka. Namun, longsor mengakibatkan kemacetan panjang sekitar 1 kilometer. Kami bersama pengendara lainnya menyingkirkan batu dengan alat seadanya, kebetulan ada truk yang membawa sekop sehingga dibuat untuk menyingkirkan material longsoran,” katanya.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/peristiwa/tebing-10-meter-di-jalur-cangar-pacet-longsor/

Sumadi alias Bambang (53) warga Dusun Berat Utara, Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto di kabarkan ...
02/04/2019

Sumadi alias Bambang (53) warga Dusun Berat Utara, Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto di kabarkan hilang. Sebelum hilang, korban pamit mencari rumput pada, Senin (1/4/2019) siang.

Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga. Warga menduga korban terpeleset di Sungai Marmoyo usai mencari rumput untuk hewan ternaknya karena lokasi korban mencari rumput yang dekat dengan sungai.

Salah satu warga, Amin Saifudin (63) mengatakan, ia melihat korban mencari rumput saat ia memancing ikan di Sungai Marmoyo. “Saya liat dia bawa sabit dan kantong dan mengetahui korban dengan membawa sabit dan tempatnya, dia menyebrang sungai,” ungkapnya.

Korban yang saat itu memakai kaos warna kuning terlihat sekira pukul 12.00 WIB. Namun tak lama kemudian dia pulang usai mencari ikan, sekira pukul 13.00 WIB, ia mendapat kabar jika korban hilang dari warga. Di lokasi hanya ditemukan topi milik korban.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/peristiwa/pamit-cari-rumput-sumadi-hilang/

Aksi penjambretan terhadap emak-emak terjadi di Jalan Raya Mojosari Pacet tepatnya di Dusun Janti, Desa Jantilangkung, K...
02/04/2019

Aksi penjambretan terhadap emak-emak terjadi di Jalan Raya Mojosari Pacet tepatnya di Dusun Janti, Desa Jantilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Pelaku merupakan penjaga warung yang kepepet karena hutang.

Saat itu, pelaku Syukur Slamet (42) warga Dusun Ploso, Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto melihat korban Sutatik (38) warga Dusun Jakung, Desa Jatilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto berjalan kaki.

Dompet korban yang dipegang menimbulkan ketertarikan pelaku. Pelaku yang mengendarai sepeda motor dari arah utara ke selatan, melihat korban berjalan sambil memegang dompet. Pelaku kemudian putar balik dan merampas dompet milik korban.

Kapolsek Pungging, AKP Suwiji mengatakan, korban yang berjalan dari arah selatan ke utara untuk menjemput anaknya sekolah. “Sementara pelaku dari arah sebaliknya mengendari sepeda motor melihat korban membawa dompet, niat pun timbul,” ungkapnya, Selasa (2/4/2019).

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/hukum-kriminal/kepepet-penjaga-warung-jambret-emak-emak/

Aksi pembacokan yang dilakukan Sukadi (42) warga Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto karena cembu...
02/04/2019

Aksi pembacokan yang dilakukan Sukadi (42) warga Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto karena cemburu. Kecemburuan pelaku berawal dari nagih hutang sebesar Rp 200 ribu dua bulan lalu.

Kapolsek Sooko, AKP Purnomo mengatakan, dari keterangan pelaku, mulanya dia menagih hutang ke korban Mulyono yang merupakan Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Namun hingga kini hutang tersebut belum dibayar,” ungkapnya, Selasa (2/4/2019).

Saat menagih hutang, lanjut Kapolsek, korban keceplosan bila dirinya sering berhubungan badan dengan istri pelaku, Wiji Pariyani (38). Saat ditanya, istri pelaku membenarkan hal itu. Namun, korban sendiri belum mengaku terkait masalah tersebut.

Baca selengkapnya di http://beritajatim.com/peristiwa/kecemburuan-pelaku-berawal-dari-tagih-hutang/

Address

Mojokerto
Mojokerto

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mojokerto News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mojokerto News:

Videos

Nearby media companies


Other Media/News Companies in Mojokerto

Show All