KASIH Allah"

KASIH Allah" JESUSku,bukan hanya extra mile,tetapi Ia sudah All out untuk membebaskan manusia dari hukuman akibat dosa.

Bagaimana sikap kita dalam merespon KASIH dan PENGORBANAN-NYA. Apakah kita sudah melakukan sebisa kita dalam pertobatan melalui perbuatan Nyata.. ?

06/05/2026

Jika niatmu tulus dan hatimu bersih, tenanglah - Tuhan Yesus pasti menjaga dan memberikan yang terbaik.

Teruslah melangkah, jangan menyerah sekarang - mimpi yang Tuhan tanamkan di hatimu pasti akan Dia genapi pada waktunya.

Hari ini mungkin terasa sunyi dan berat, tapi tenanglah - kasih Tuhan seperti fajar yang selalu datang menerangi.

Keadaanmu mungkin tampak mustahil bagimu, tapi tenanglah - bagi Tuhan Yesus yang mengasihimu, tidak ada yang tidak mungkin.
Amen🤍

'HARI BARU BUKAN RANCANGANMU'HARI BARU, jangan kira itu rancangan kita. Tidak kok. Kita hanya selalu berharap untuk meng...
05/05/2026

'HARI BARU BUKAN RANCANGANMU'

HARI BARU, jangan kira itu rancangan kita. Tidak kok. Kita hanya selalu berharap untuk mengalaminya dengan sepotong hidup yang dipinjamkan. Jadi, jangan sampai kita lupa bahwa kita hanya “Palaku Hidup” dan bukan “Pemilik Hidup.”

Kadang kita “sangat lupa” bahwa hidup ini pinjaman, sampai kita bertindak melebihi DIA yang meminjamkannya.

Ketika kita bertindak melebihi DIA yang meminjamkan hidup ini, sebenarnya wajar jika dibilang “Tidak tahu Diri” kalau tidak mau dikatakan “Kurang Ajar.”

Apa saja tindakan “keterlaluan” atau “lebih” dari yang sewajarnya? Masa’ tidak tahu? Yah… itu seputar, “mempersulit kehidupan orang lain dalam arti yang luas” yang pada akhirnya membuat orang lain susah dan menderita dalam hidupnya.

Tindakan ini, sama dengan “merampas” kebebasan orang lain, untuk menikmati keindahan hidup dan mengalami s**acita dan damai dalam hidupnya.**✍️✅

04/05/2026

Nuh pernah mabuk
Yunus pernah melarikan diri
Musa tidak pandai bicara
Abraham sudah tua
Lazarus pernah mati
Petrus takut dan menyangkal
Daut jatuh dalam dosa
Marta s**a khawatir
Paulus pernah menganiaya
Yakup pernah menipu
Gideon merasa tidak mampu
Sara tidak sabar menunggu
Elia pernah putus asa
Tomas pernah ragu.
TUHAN tidak memanggil yang mampu.
Dia memampukan yang di panggil.✍️✅

"pengingat DOA"Sering kali kita berpikir bahwa doa adalah tentang usaha untuk membuat Tuhan mendengarkan kita.Kita datan...
03/05/2026

"pengingat DOA"

Sering kali kita berpikir bahwa doa adalah tentang usaha untuk membuat Tuhan mendengarkan kita.

Kita datang dengan banyak kata, permohonan, keluhan, bahkan tuntutan—seolah-olah doa adalah cara untuk menarik perhatian Tuhan.

Namun sesungguhnya, Tuhan tidak pernah tuli terhadap suara anak-anak-Nya. Bahkan sebelum kita mengucapkannya, Ia sudah mengetahui isi hati kita.

Doa bukanlah usaha agar Tuhan mendengar, melainkan perjalanan agar hati kita belajar mendengar Tuhan.

Dalam keheningan doa, kita perlahan melepaskan keinginan untuk didengar, dan mulai membuka diri untuk mendengarkan.

Kita belajar bahwa tidak semua doa dijawab dengan cara yang kita inginkan, tetapi selalu dijawab dengan cara yang kita butuhkan.

Di situlah iman diuji: bukan saat kita berbicara panjang lebar, tetapi saat kita diam dan memberi ruang bagi Tuhan untuk berbicara.

Berdoalah bukan sampai Tuhan mendengarkan—karena Ia selalu mendengarkan—tetapi berdoalah sampai hati kita menjadi tenang, sampai ego kita mereda, sampai kehendak kita selaras dengan kehendak-Nya.

Di titik itu, kita tidak lagi memaksakan rencana kita kepada Tuhan, tetapi dengan rendah hati menerima rencana-Nya.

Sebab doa yang sejati bukan hanya keluar dari bibir, tetapi lahir dari hati yang siap taat.

Dan ketika kita akhirnya mampu mendengarkan Tuhan, di situlah kita menemukan damai yang sejati.✍️✅

20/04/2026

Renungan 🤍🕊️
Kenapa harus Tuhan Yesus? Karena Dia tahu masa lalumu tanpa menghakimi, memegang masa sekarangmu tanpa meninggalkan, dan sudah menyediakan masa depanmu tanpa gagal.

Di saat kamu merasa tidak layak, Dia tetap memanggilmu berharga; di saat kamu lemah, Dia tetap setia menopang.

Serahkan hidupmu pada-Nya - TuhanYesus tidak pernah lalai memelihara orang yang berharap kepada-Nya.

Serahkanlah kuatirmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu (1 Petrus 5:7)

Tuhan Yesus Baik 🤍

Refleksi Minggu————————KOK GARAM DAN TERANG: MENGAPA? Para sahabatku yang baik. Dalam KABAR GEMBIRA hari ini, Yesus berb...
08/02/2026

Refleksi Minggu
————————

KOK GARAM DAN TERANG: MENGAPA?

Para sahabatku yang baik. Dalam KABAR GEMBIRA hari ini, Yesus berbicara tentang Garam dan Terang. Untuk apa? Pasti ada maksudnya bukan?

Buat paham saja: GARAM itu senyawa ionik atau natrium klorida yang terdiri dari kristal putih, tidak berbau, dan memiliki rasa asin.

Ia terbentuk dari reaksi asam dan basa, berfungsi sebagai penyedap rasa, pengawet makanan, serta zat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, kontraksi otot, dan fungsi saraf.

Lalu TERANG? Ya, terang adalah keadaan yang bercahaya, tidak gelap, dan memungkinkan benda-benda terlihat jelas.

GARAM bisa dipegang dan dirasa, sedangkan TERANG hanya bisa dialami efeknya dalam kegelapan, sehingga kita dapat berjalan dengan hati-hati dan tidak tersandung lalu jatuh.

Dua “HAL” yang berbeda dalam dampaknya bukan? GARAM berdampak pada rasa dan pengawetan. Sedangkan TERANG berdampak pada keadaan alam atau ruang yang gelap-gulita.

Lalu apa maksud Yesus menggunakan GARAM dan TERANG dalam pengajaran-Nya?

Pertama: Yesus sungguh tahu bahwa, manusia itu adalah “ciptaan” yang hidupnya mesti membawa “RASA” atau “DAMPAK” dan mampu “MENGAWETKAN” hidupnya, agar tidak BUSUK dan kehilangan RASA/DAMPAK dalam membawa hidupnya, sebagai HADIAH yang berarti bagi orang lain.

Jika hidup dan kehadiran tidak membawa DAMPAK/EFEK BAIK dalam kehidupan bersama, itu sama dengan hidup itu HAMBAR, tidak BER-ASIN atau tidak dirasakan sebagai kehadiran yang BERARTI.

Kedua: Yesus tahu bahwa perilaku manusia sering memancarkan GELAP dalam hidupnya. Ketika GELAP menguasai hidup, maka kemungkinan orang akan tersesat, mudah tersandung dan jatuh, merasa sumpek, ruang gerak terbatas dan lain-lain.

Yesus sangat mengharapkan, agar para pengikut-Nya, menampikan hidupnya sebagai TERANG yang membawa dirinya dan membawa orang lain kepada jalan yang benar dan baik, serta tidak membuat orang lain tersandung dan jatuh.

Jadi betapa setiap orang mestinya menampilkan diri sebagai GARAM dan TERANG, yang mampu menciptakan RASA atau MAKNA dan KECERAHAN bagi ARAH jalan yang baik dan benar dalam kehidupan bersama.**

02/02/2026

'Renungan'Seorang petani hanya menanti karena tidak tahu apa yang terjadi sejak benih ditanam sampai berbuah. Inilah gam...
31/01/2026

'Renungan'

Seorang petani hanya menanti karena tidak tahu apa yang terjadi sejak benih ditanam sampai berbuah. Inilah gambaran tentang Kerajaan Allah yang ditanam dalam diri kita oleh Kristus. Melalui rahmat-Nya, Kerajaan Allah secara misteri menyebar ke seluruh dunia dan membuahkan ‘tuaian’.

Yesus kemudian bercerita tentang biji sesawi. Biji yang sangat kecil, namun biji satu ini bisa tumbuh menjadi pohon yang besar, hingga burung-burung dapat membuat sarang di situ.

Dengan cara serupa, Gereja (Kerajaan Kristus) di atas bumi ini, dimulai secara kecil-kecilan. Tidak banyak orang yang menjadi para pengikut Kristus yang setia pada masa hidup-Nya. Hanya ada beberapa orang Rasul dan perempuan-perempuan yang setia melayani-Nya sejak dari Galilea. Dari awal yang kelihatan tidak ada apa-apanya, sekecil biji sesawi, namun Gereja tumbuh berkembang seperti sebatang pohon yang besar dan rindang. Di bawah perlindungan dan naungan ‘pohon’ inilah banyak jiwa-jiwa berlindung.

Cara Allah seringkali merupakan suatu kejutan bagi kita dan yang kita butuhkan adalah iman, pengharapan dan kasih, rasa percaya pada hikmat kebijaksanaan dan kuasa yang datang hanya dari Dia. Sehingga kita menjadi besar, kokoh-kuat dan berguna bagi orang lain.

Apabila kita berbicara sebagai manusia, maka Gereja adalah sebuah mukjizat berkaitan dengan karya Allah. Apabila sekadar mengandalkan upaya manusia, maka Gereja pun tidak akan bertahan lama. Hal yang sama berlaku bagi kita. Sekali-kali kita pun membutuhkan lebih daripada sekadar upaya manusia. Allah telah menjamin kita semua bahwa Dia siap dengan pertolongan-Nya.✍️✅

Hari ini cahaya bersinar atas kita, sebab Tuhan telah lahir bagi kita. Ia akan disebut Penasihat Ajaib, Allah Perkasa, R...
25/12/2025

Hari ini cahaya bersinar atas kita, sebab Tuhan telah lahir bagi kita. Ia akan disebut Penasihat Ajaib, Allah Perkasa, Raja Damai, Bapa Kekal dan kerajaan-Nya takkan berakhir.

Hari ini dalam Misa ini, kita berkumpul untuk merayakan Hari Raya Natal yang penuh s**acita. Kita merayakan kelahiran Yesus, Juruselamat kita. Kita kembali ke masa lalu, ke waktu yang telah ditentukan, ke Betlehem dan menyaksikan misteri Inkarnasi yang menakjubkan dan luar biasa ini.

Allah Yang Mahakuasa dan kekal datang ke dunia ini dan mengambil wujud manusia sebagai bayi yang lembut dan tak berdaya. Yesus tentu bukan sekadar Manusia biasa. Yesus bersama Allah sejak awal, Dia adalah Firman Allah yang menjadi Daging. Yesus Kristus adalah Allah.

Namun, ketika kita melihat bayi yang lembut dan tak berdaya yang terbaring di palungan, kita harus merenungkan dan terus merenungkan. Apakah ini kenyataan, bahwa keilahian mengambil wujud manusia? Kita merenungkan misteri agung ini. Dan jika kita bertanya mengapa, maka kita akan semakin memahami misteri kasih Allah kepada kita.

Ya, itulah kasih Allah yang besar bagi kita, bahwa Yesus datang ke dunia, bahwa Dia datang untuk kita, bahwa Dia datang untukmu dan Aku. Yesus adalah Terang Ilahi dan Dia menyinari kita dengan terang-Nya agar kita dapat melihat kegelapan kerapuhan, luka dan dosa kita.

Yesus juga adalah Kehidupan Ilahi dan Dia ingin mengangkat kita menuju kehidupan yang penuh kebahagiaan, kebaikan dan pengampunan. Jauh di lubuk hati kita, kita merindukan terang itu, kita mendambakan kehidupan itu.

Itulah mengapa Yesus datang. Dia datang untukmu dan Aku untuk memenuhi kerinduan dan keinginan itu. Ya, hari ini kita kembali ke masa lalu ke Betlehem, untuk melihat Bayi ini, Raja segala Raja dan Tuhan segala Tuan yang masih bayi.

Tetapi Yesus juga datang kepada kita sebagai Penyembuh dan Juruselamat kita dengan terang-Nya yang hangat dan kasih-Nya yang lembut. Jadi, marilah kita merayakan kelahiran Yesus dengan mempersembahkan diri kita sebagai hadiah.

Yesus ingin kita menjadi hadiah bagi orang lain, hadiah kebahagiaan, kebaikan dan pengampunan. Inilah misteri Natal yang menakjubkan. Ini juga mengapa Yesus datang kepada kita, inilah mengapa Dia datang untukmu dan Aku. Selamat Natal, saudari dan saudaraku....

Selamat Natal untuk kamu yang sedang jauh dari keluarga, merasakan duka atas kehilangan, menghadapi tantangan dalam hubu...
24/12/2025

Selamat Natal untuk kamu yang sedang jauh dari keluarga, merasakan duka atas kehilangan, menghadapi tantangan dalam hubungan, bergumul dengan kesulitan finansial, atau menjalani Natal di rumah sakit.

Kiranya kasih dan damai Kristus memenuhi hatimu, memberi kekuatan, penghiburan, dan harapan baru di tengah setiap pergumulan yang kamu hadapi. Tuhan Yesus besertamu, selalu 🥹🤍🙏🙏🙏

16/08/2025

'KATA BERKAT hari ini'
Satu DETIK,kita lalui karena
Berkat-Nya.
satu MENIT,kita lalui karena
Kemurahan-Nya.
satu JAM,kita lalui karena
Perlindungan-Nya.
satu HARI,kita lalui karena
Kasih-Nya.
tidak pernah sekalipun TUHAN
meninggalkan kita sendirian di
Dalam keadaan apapun.✍️✅

Address

Muarateweh
73811

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KASIH Allah" posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share