Jembrana Update

Jembrana Update Info seputaran Bali.. Video random.. Bukan akun Negara/Pemda..

BUNGKAM FITNAH ‼️AWK DATANGI LANGSUNG RUMAH PENGEROYOKAN DI SIDATAPA, TEGASKAN KELUARGA ALMARHUM HIDUP SEDERHANA!Anggota...
07/08/2026

BUNGKAM FITNAH ‼️
AWK DATANGI LANGSUNG RUMAH PENGEROYOKAN DI SIDATAPA, TEGASKAN KELUARGA ALMARHUM HIDUP SEDERHANA!

Anggota DPD RI, Dr. Arya Wedakarna (AWK), turun langsung ke Desa Sidatapa untuk meninjau kediaman almarhum korban pengeroyokan Baturiti sekaligus membantah keras berbagai isu miring yang beredar di masyarakat. Didampingi oleh Dea, putri almarhum yang juga merupakan kakak kandung Kesya, AWK memastikan bahwa kondisi keluarga jauh dari tuduhan-tuduhan negatif.

Dalam kunjungannya tersebut, AWK dengan tegas menepis kabar hoaks yang menyebutkan bahwa Dea memiliki rumah lain, serta isu bahwa anak-anak almarhum bersekolah di tempat mahal dengan gaya hidup mewah. Ia menyatakan telah melihat langsung keadaannya dan mengonfirmasi fakta sebenarnya kepada masyarakat serta tokoh desa setempat.

"Saudara-saudara, AWK sekarang bersama Dea, kakak dari Kesya dan sekaligus putri dari almarhum korban. Saya memastikan dan saya sudah masuk ke dalam rumah dari almarhum korban pengeroyokan yang ada di Sidatapa. Yang pertama, itu tidak benar bahwa Dea memiliki rumah selain ini, dan tidak benar anak-anaknya sekolah di sekolah mahal, kemudian memiliki gaya hidup sebagaimana fitnah yang ada," urai AWK.

"Itu sangat kejam sekali, saya sudah melihat dan saya juga sudah tanya sama orang desa, saya tanyakan kepada tokoh-tokoh di sini memang itu tidak benar. Jadi mohonlah jangan menyebarkan berita hoaks, kalau bantu ya bantu, kalau gak bisa bantu ya diem aja, jangan fitnah," pungkasnya dengan tegas. (BE-CC002)

Kalau tidak salah media tribun ya semeton ???

SEMAKIN BANYAK WARGA BALI MEMILIH KREMATORIUM, BAGAIMANA DENGAN TRADISI NGABEN ❓️APAKAH BERUBAH❓️Pelaksanaan upacara Nga...
23/07/2026

SEMAKIN BANYAK WARGA BALI MEMILIH KREMATORIUM, BAGAIMANA DENGAN TRADISI NGABEN ❓️
APAKAH BERUBAH❓️

Pelaksanaan upacara Ngaben di Bali kini mengalami perubahan seiring perkembangan zaman. Semakin banyak masyarakat Hindu memilih menggunakan krematorium sebagai alternatif pelaksanaan Ngaben karena dinilai lebih praktis, efisien, dan sesuai dengan kondisi kehidupan modern. Meski demikian, perubahan ini disebut tidak menghilangkan makna spiritual maupun nilai keagamaan dari prosesi Ngaben itu sendiri.

Pilihan menggunakan krematorium dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari keterbatasan waktu, biaya, hingga kesibukan masyarakat. Dengan layanan krematorium, proses pengabenan dapat dilakukan lebih terencana tanpa mengurangi tujuan utama upacara, yakni mengembalikan unsur Panca Maha Bhuta ke alam semesta dan mengantarkan atma menuju perjalanan spiritual berikutnya.

Sejumlah kajian akademik juga menyebut bahwa penggunaan krematorium bukan berarti meninggalkan tradisi. Justru, hal tersebut dipandang sebagai bentuk adaptasi budaya terhadap perubahan sosial. Tata cara keagamaan tetap mengacu pada ajaran Hindu Bali dan berbagai lontar yang menjadi pedoman pelaksanaan upacara.

Fenomena ini turut didorong oleh perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mengutamakan efisiensi. Selain itu, faktor ekonomi menjadi pertimbangan penting karena pelaksanaan Ngaben melalui krematorium umumnya membutuhkan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan prosesi konvensional yang melibatkan rangkaian persiapan lebih besar.

Meski demikian, keberadaan krematorium masih memunculkan beragam pandangan di masyarakat. Sebagian menilai layanan tersebut sebagai solusi yang memudahkan umat menjalankan kewajiban agama, sementara sebagian lainnya berharap tradisi Ngaben secara konvensional tetap dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya Bali.

Pada akhirnya, pilihan antara Ngaben tradisional maupun melalui krematorium kembali kepada kondisi masing-masing keluarga. Selama dilaksanakan sesuai ajaran agama Hindu dan menghormati nilai-nilai adat yang berlaku, keduanya memiliki tujuan spiritual yang sama. Yang berubah adalah cara pelaksanaannya, bukan makna sucinya.

18/07/2026

Motif di balik pembunuhan sadis terhadap Nyoman Cita‼️

Nyoman Cita ditemukan tewas tanpa busana dengan luka tusuk di Tukad (Sungai) Bubuh, Klungkung, pada Kamis 2 Juli 2026 lalu.

Pelaku yang akhirnya tertangkap berinisial ANPP (30) setelah 15 hari penyelidikan.

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati yang mendalam akibat sering direndahkan secara ekonomi.

Aksi Pembunuhan Berencana

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, mengungkapkan bahwa aksi pembunuhan ini sama sekali bukan spontanitas, melainkan sebuah pembunuhan berencana yang telah dipersiapkan matang oleh pelaku.

"Pelaku sakit hati kepada korban karena sering direndahkan dan disebut tidak punya uang," kata Kombes Pol Ariasandy saat dikonfirmasi pada Jumat, 17 Juli 2026.

Rasa sakit hati yang menumpuk membuat ANPP gelap mata, pemuda yang ternyata satu banjar di Desa Negari dengan korban ini mulai menyusun siasat untuk menghabisi tetangganya tersebut beberapa hari sebelum eksekusi dilakukan.

"Rencana pembunuhan sudah disusun pelaku sekitar empat hari sebelum kejadian," ujar Kombes Pol Ariasandy.

Untuk melancarkan aksinya, ANPP mempersiapkan senjata tajam dari rumahnya sendiri.

Senjata tersebut merupakan sebilah pisau milik ayah pelaku.

"Pisau yang digunakan merupakan milik ayah pelaku yang ada di rumahnya," terang Kabid Humas Polda Bali.

Tragedi berdarah ini bermula ketika pelaku dan korban berjanji untuk bertemu di Sungai Bubuh pada petang hari.

Korban mengiming-imingi pelaku dengan sejumlah imbalan uang agar mau datang ke lokasi tersebut.

Pelaku yang sudah membawa pisau milik ayahnya tiba lebih awal dan menunggu kedatangan korban di area sungai.

Begitu korban datang dalam kondisi tanpa busana, ANPP tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Ia langsung menyerang korban secara brutal dari arah belakang.

"Saat korban datang dalam kondisi tanpa busana, pelaku menusuk korban dari belakang," jelas Kombes Pol Ariasandy.

Korban yang bersimbah darah sempat berusaha menyelamatkan diri dengan bergerak ke tengah sungai.

Namun, pelaku yang sudah dirasuki dendam mengejar korban dan menghujamkan pisaunya kembali untuk memastikan korban tewas.

"Korban sempat bergerak ke tengah sungai, kemudian pelaku kembali menusuk sebanyak dua kali," bebernya.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, ANPP melucuti perhiasan emas berupa kalung yang dipakai korban dan membawa pergi pakaian milik korban.

Pelaku kemudian melarikan diri ke arah barat sungai dengan kondisi setengah telanjang, hanya mengenakan jaket hoodie.

Di balik rumpun bambu, ia bersembunyi untuk memakai celana dalam serta celana boxer, lalu menyembunyikan pakaian yang ia gunakan saat mengeksekusi korban.

Pelarian ANPP berlanjut ke Denpasar menggunakan jasa ojek online untuk menemui kekasihnya, sebelum akhirnya pelariannya kandas 14 hari kemudian setelah diendus oleh kepolisian.

Saat ini, ANPP beserta barang bukti berupa pisau, pakaian, dan rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diamankan di Polres Klungkung untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kombes Pol. Ariasandy menegaskan pihak kepolisian akan mengusut tuntas kasus ini hingga ke meja hijau.

"Kami apresiasi kerja cepat Tim Resmob Polda Bali yang memback up Polres Klungkung sehingga kasus pembunuhan berencana ini dapat diungkap dalam waktu 14 hari," pungkas Kombes Pol Ariasandy.

GEMPA‼️Info Gempa Mag:4.1, 13-Jul-26 19:06:26 WIB, Lok: 8.16 LS - 114.77 BT (28 km Timur Laut JEMBRANA-BALI), Kedlmn: 12...
13/07/2026

GEMPA‼️
Info Gempa Mag:4.1, 13-Jul-26 19:06:26 WIB, Lok: 8.16 LS - 114.77 BT (28 km Timur Laut JEMBRANA-BALI), Kedlmn: 12 Km ::BMKG

𝙒𝘼𝙔𝘼𝙉 𝙆𝙊𝙎𝙏𝙀𝙍 𝙎𝙄𝙉𝘿𝙄𝙍 𝘽𝙐𝙋𝘼𝙏𝙄 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝙏𝘼𝙆 𝙋𝙀𝙍𝙉𝘼𝙃 𝙃𝘼𝘿𝙄𝙍 𝘿𝙄 𝙋𝙆𝘽‼️​"Lamen sing keto, da suba (Kalau tidak begitu, jangan jadi kep...
12/07/2026

𝙒𝘼𝙔𝘼𝙉 𝙆𝙊𝙎𝙏𝙀𝙍 𝙎𝙄𝙉𝘿𝙄𝙍 𝘽𝙐𝙋𝘼𝙏𝙄 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝙏𝘼𝙆 𝙋𝙀𝙍𝙉𝘼𝙃 𝙃𝘼𝘿𝙄𝙍 𝘿𝙄 𝙋𝙆𝘽‼️

​"Lamen sing keto, da suba (Kalau tidak begitu, jangan jadi kepala daerah)."

​Pernyataan tegas ini disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, saat menutup Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Taman Budaya Bali, Sabtu (11/7) malam.

Koster menyindir adanya bupati yang tercatat sama sekali tidak pernah hadir menyaksikan penampilan para seniman selama PKB berlangsung.

​Koster menegaskan bahwa seorang pemimpin di Bali memikul tanggung jawab moral untuk membangun ekosistem budaya yang utuh, bukan sekadar menandatangani anggaran APBD.

Ia mengapresiasi dedikasi para seniman yang berlatih berbulan-bulan dan berharap para kepala daerah bisa meluangkan waktu untuk mengapresiasi langsung karya mereka.

OGOH-OGOH G.A.J.A.H Kedux Garage Dipamerkan di Lapangan Puputan Badung, Siap Tampil dengan Atraksi Mekanis‼️Kabar mengge...
11/07/2026

OGOH-OGOH G.A.J.A.H Kedux Garage Dipamerkan di Lapangan Puputan Badung, Siap Tampil dengan Atraksi Mekanis‼️

Kabar menggembirakan datang bagi para pencinta seni ogoh-ogoh di Bali. Ogoh-ogoh Gajah karya maestro Kedux Garage resmi dipamerkan kepada masyarakat dalam rangka The Youth Festival yang berlangsung di Lapangan Puputan Badung, Denpasar.

Karya yang sempat menjadi perbincangan luas tersebut dipajang secara terbuka selama dua hari, mulai 11 hingga 12 Juli 2026, sehingga masyarakat dapat melihat dari dekat detail artistik dan teknologi mekanis yang diterapkan pada ogoh-ogoh tersebut.

Sebelumnya, ogoh-ogoh Gajah ini batal mengikuti arak-arakan menuju kawasan Catur Muka saat malam Pengerupukan. Melalui siaran langsung di kanal YouTube resminya, tim Kedux Garage menjelaskan bahwa pembatalan terjadi akibat kendala teknis pada sistem penggerak.

Meski demikian, kesempatan untuk menyaksikan kemegahan ogoh-ogoh Gajah akhirnya hadir melalui ajang The Youth Festival. Tidak hanya dipamerkan secara statis, pihak Kedux Garage juga memastikan akan menggelar uji coba atraksi gerak mekanis di hadapan publik.
Video di 👇

Kembali Aktif di Media Sosial, Selebgram Gek Diah Bangkit Usai Klarifikasi Video Viral ‼️Selebgram Bali Gek Diah kembali...
06/07/2026

Kembali Aktif di Media Sosial, Selebgram Gek Diah Bangkit Usai Klarifikasi Video Viral ‼️

Selebgram Bali Gek Diah kembali aktif di media sosial setelah beberapa waktu menjadi sorotan publik akibat beredarnya klaim mengenai rekaman berdurasi 11 menit 38 detik yang dikaitkan dengan dirinya. Isu tersebut sempat ramai diperbincangkan di berbagai platform digital dan memicu tingginya rasa penasaran warganet.

Sejak beberapa hari, nama Gek Diah menjadi salah satu topik yang banyak dicari di TikTok, X, hingga Telegram. Beragam spekulasi bermunculan seiring viralnya informasi yang mengaitkan dirinya dengan rekaman tersebut.

Menanggapi polemik yang berkembang, Gek Diah akhirnya menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas kegaduhan yang muncul akibat beredarnya video yang dikaitkan dengan namanya.

Ia juga membantah berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial. Menurut Gek Diah, dirinya tidak pernah membuat ataupun terlibat dalam video bersama pihak lain sebagaimana tuduhan yang beredar. Ia menegaskan rekaman yang menjadi perbincangan hanya menampilkan dirinya sendiri dan tidak melibatkan orang lain.

Selain itu, Gek Diah mengimbau masyarakat untuk menghormati privasi dirinya beserta keluarganya. Ia juga meminta siapa pun yang masih menyimpan rekaman tersebut agar tidak kembali menyebarluaskan maupun membagikannya melalui media sosial atau platform digital lainnya.

Kini, setelah menyampaikan klarifikasi, aktivitas Gek Diah di media sosial mulai kembali normal. Berdasarkan pantauan di akun TikTok pribadinya, ia kembali mengunggah video berisi aktivitas kesehariannya dan berinteraksi dengan para pengikutnya seperti sebelum polemik terjadi.

Kembalinya Gek Diah ke media sosial menjadi tanda bahwa ia berupaya melanjutkan aktivitas dan kariernya sebagai kreator konten. Di tengah derasnya arus informasi di dunia digital, peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya menghormati privasi seseorang serta tidak mudah menyebarkan konten yang belum tentu benar atau tanpa persetujuan pihak yang bersangkutan.

Sumber: dikhabalinew

MODUS PENIPUAN DI PULUKAN‼️Repost dari korban : Muhamad ImamTanggal 29 juni 2026 di Pulukan, Jembrana-Bali korban menjel...
30/06/2026

MODUS PENIPUAN DI PULUKAN‼️

Repost dari korban : Muhamad Imam

Tanggal 29 juni 2026 di Pulukan, Jembrana-Bali korban menjelaskan kronologi lengkap tentang permasalahan pelaku ini.
Jadi untuk kronologinya awal pelaku datang untuk menanyakan tentang tanah di lokasi desa korban yang berada di Pulukan, lalu setelah itu pelaku mengaku akan survey dari dinas sosial untuk membantu warga yang kurang mampu dengan nominal 125juta bantuan dari bapak presiden Bapak Probowo.

Dengan rayuannya pelaku meminta uang registrasi untuk membeli materai dan juga map yang berisi stempel langsung dari dinas sosial sebesar 375ribu yang diharuskan dibayar saat itu juga.

Korban merasa curiga dengan bantuan tersebut lalu korban menyuruh istrinya untuk melapor ke klian desa Pulukan pak ROBBY, lalu dilanjutkan dengan menelpon pak DEWA BABIN Polsek Pekutatan.

Untungnya mereka dengan gerak cepat meringkus pelaku untuk diamankan, Imam selaku calon korban menyampaikan terimakasih kepada pak kepala desa dan polsek pekutatan karena berhasil mengamankan pelaku agar tidak ada korban dikemudian hari 🙏

UNTUK MASYARAKAT YANG MERASA PERNAH DI TIPU DENGAN PELAKU, MOHON KERJA SAMA NYA UNTUK DATANG KE POLSEK TERDEKAT ATAU LANGSUNG DATANG KE POLSEK PEKUTATAN UNTUK MEMBUAT LAPORAN,
SAAT INI PELAKU SUDAH DIAMANKAN DAN SUDAH BERADA DI POLSEK PEKUTATAN 🙏🙏

Video dikomentar 👇

BUKAN "LIMBAH" INDUSTRI ‼️Nah sekarang udh terjawab video yg dianggap limbah itu...Pertama, itu adalah saluran drainase ...
23/06/2026

BUKAN "LIMBAH" INDUSTRI ‼️

Nah sekarang udh terjawab video yg dianggap limbah itu...

Pertama, itu adalah saluran drainase got kanan jalan segara ayu dan tdk ada runah penduduk maupun industri baik hotel maupun resto di kisaran got drainase tsb

Kedua, air hujan di saluran drainase terjebak dalam jangka waktu cukup lama, sedangkan saluran pembuangan drainase air hujan ini memang betul ke laut dr jaman dulu pake banget, pintu buang ke laut nya tertutup pasir.. Nah air hujan yg sudah terjebak sekian lama membuat daun dll nya membusuk dan air nya menjadi hitam

Ketiga, pintu pembuangan ke laut yg tertutup pasir ini akhinyra ditembus oleh air drainase yg sudah membusuk ini.. Jadi lah video yg viral air klebutan warna hitam pekat seolah2 air limbah industri

Simpulan : sementara TIDAK DITEMUKAN PEMBUANGAN LIMBAH seperti asumsi video yg viral itu dan ini adalah murni air hujan yg terjebak dlm drainase dlm kurun waktu yg lama sehingga airnya membusuk dan hitam seolah2 limbah industri..

Dah bahkan pihak PemKot Denpasar jg melakukan uji sample air limbah itu juga yo ensure tdk ada limbah industri maupun rumah tangga..

Video di komentar 👇

MAAFKAN GEK DIAH SEMETON 🙏🏻Klarifikasi penting dari Gek Diah terkait video yang saat ini sedang beredar di media sosial....
22/06/2026

MAAFKAN GEK DIAH SEMETON 🙏🏻
Klarifikasi penting dari Gek Diah terkait video yang saat ini sedang beredar di media sosial.

​Pihak yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas atas keresahan yang timbul. Selain itu, ditegaskan bahwa video tersebut hanya menampilkan dirinya sendiri dan tidak melibatkan pihak lain.

​Mari kita bersama-sama lebih bijak dalam bermedia sosial dengan menghentikan penyebaran, pengunggahan ulang, maupun praktik jual beli konten tersebut demi menghormati privasi dan martabat yang bersangkutan.

RAHAYU SEMETON..

Address

Negara
82262

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jembrana Update posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Jembrana Update:

Shortcuts

Share