06/06/2026
Pekerja menyelesaikan pengecoran tebing pada proyek pemulihan jalan alternatif di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang rusak akibat banjir bandang, Senin (11/5). Proyek strategis ini, didanai APBN sebesar Rp670 miliar sesuai arahan Presiden Prabowo untuk memulihkan akses transportasi vital di wilayah tersebut.
Alokasi anggaran tersebut digunakan secara berkelanjutan untuk penanganan darurat hingga pembangunan permanen di seluruh titik kerusakan. Tahap awal pengerjaan ditargetkan rampung pada Agustus 2026, yang kemudian akan dilanjutkan dengan proses tender tahap kedua termasuk pembangunan jembatan di kilometer 82. Saat ini pengerjaan menggunakan skema tanggap darurat sesuai instruksi Menteri PU lantaran masa darurat Provinsi berlaku hingga September 2026, pengerjaan dilakukan dalam beberapa fase administratif.