Kahwa Pasemah

Kahwa Pasemah Le plateau de Pasemah est une région de la chaîne des Bukit Barisan dans le sud de l'île indonésienne de Sumatra située entre les villes de Pagar Alam.

Il a été nommé d'après la population qui l'habite, les Pasemah.

07/08/2025

Burung besi

24/07/2025

Tetap semangat dan bergembira

07/07/2025

Coffee Time

04/07/2025

Cara sambung pucuk pada batang tua

"The simpler the life, the richer the moments."We don’t really need much to be happy—just enough. But in a world that co...
02/07/2025

"The simpler the life, the richer the moments."

We don’t really need much to be happy—just enough. But in a world that constantly tells us to want more, do more, and be more, it’s easy to forget that.

The quieter mornings. The slow walks. The laughter shared over cheap coffee. These are the moments we often overlook while chasing something bigger. But looking back, they’re the ones that stay with us the longest.

There’s a kind of richness in simplicity that no luxury can match. A Stoic might say: true wealth is needing less. It’s not about depriving ourselves—it’s about freeing ourselves. From the weight of expectations. From the noise of comparison. From the illusion that happiness lives somewhere far ahead, instead of right here.

A simple life isn’t a small life. It’s a deliberate one. It means choosing what matters and letting go of what doesn’t. It’s finding contentment not in the abundance of things, but in the depth of presence.

It’s waking up without rushing. Spending time with people who make us feel seen. Doing work that feels honest. It’s trading the pursuit of status for the peace of authenticity.

The Pasemah believed that we should live in accordance with nature—our own nature and the world around us. And maybe that’s what a simple life really is: being in tune with ourselves. Listening when we’re tired. Slowing down when we’re lost. Appreciating the now, even if it’s quiet or imperfect.

Because the truth is, it’s in the slower moments that life speaks the loudest.

And sometimes, the most extraordinary days are the ones that look the most ordinary—until we realize how deeply they filled us.

Petani vs tengkulak Petani mulai dari bibit , cangkul lahan, tanam, rawat kebun sampai proses panenTengkulakCari petani ...
06/05/2025

Petani vs tengkulak

Petani mulai dari bibit , cangkul lahan, tanam, rawat kebun sampai proses panen

Tengkulak
Cari petani potensial panen selalu hasilkan kualitas terbaik
Istilah ini akhirnya kita pakai untuk mengambarkan pemilik usaha yg rintis sendiri ( petani ) dan investor pemilik modal ( tengkulak )

Mirip dengan dunia usaha ada yg jadi peran petani ada yg jadi peran tengkulak terima jadi alias pemilik modal yg g mau ribet

Gw tipe petani, punya temen karib tipe tengkulak, satu waktu ganti peran karena menantang satu sama lain dan seperti biasa tantangan diterima !

, tipe tengkulak karena terbiasa terima hasil bersih kali ini harus berjibaku dengan segala proses2 dr awal sampai menghasilkan,

sementara gw yg terbiasa berproses dan terbiasa berperan jadi petani harus belajar cari potensial petani dan berkali2 dpt petani busuk( pernah beberpaa kali naik konten disini sampai terakhir gagal jd tengkulak di kebon depok awokokokok )

Hingga 1 masa kita kongkow bareng dan berkeluh kesah..
Gmn bro enak jd petani?
Nying ribet kudu urus sdm, urus konsumen, sampai urusin tetek bengek,waktu gw habis bis bis 365 hari setahun ngurusin ladang, grow up nya lambat banget, ternyata apa yg lu bilang bener, kadang jd petani kudu stok sabar segudang dan punya skill kanuragan yg ga bs dibeli sama beapa pun uang di saldo selain bnr2 mengandalkan anugrah skill bawaan orok

nah lu sendiri kek nya menikmati hidup lu selama jd tengkulak?
🤣 gw jawab sambil ngakak, gw ga melakukan apapun dan hanya mondar mandir cek kebon suram setelah berkali2 invest di petani yg busuk !

Muak berhadapan dengan Petani yg g tau lahan nya mau di apain ,petani yg g paham apa yg ditanam nya ,petani yg bener2 baru dan g tau apa2 dmn sebelum nya dia buruh di petani lain dan mencoba jd petani di lahan yg dimodali tengkulak kayak kita dan yg dilakukan selain buka lahan, hanya sebar benih dan biarkan semesta bekerja ( wild seed mode ) gatel pool dan teriakkk nyet lu ngapain begitu ? Dan berkali2 bersi tegang dengan petani nya ,lu sibuk urusin calon hama yg g ada ! Fokus ke pertumbuhan biar cepet buah ni kebun dan panen sesingkat mungkin !!

Tapi tu petani kekeuh dengan metode konvensional untuk bercocok tanam!! Di sodorin traktor bajak sawah malah milih pacul, dikasih alat semprot hama milih tisue magic buat elus daun2 satu per satu ( bahasa perumpamaan ) dan terakhir gw teriak kenceng sebagai reminder !!
Tapi yg di teriakin dengan lantang jawab lahan lahan gw lu siapae? Cm naro duit doang sok mau atur seluruh kebon !

ending nya ya gw tinggalin bro bersama seluruh tengkulak yg gw bawa ke kebon itu dan gw tarik
kebon gw sendiri sebagai bentuk pertanggung jawaban karena ajak tengkulak lain di kebon hama itu dan ending nya gelagapan dah tu petani cari tengkulak lain kanan kiri dan setelah sekian waktu selalu gagal panen tu petani 🤪 siapa yg mau invest di tegalan wild seed? Unik selling point kagak punya, power di digital marketing kagak punya, cm ngandelin koneksi ke mantan relasi saja

Ending nya …
Dr bertukar peran itu kita sama2 tau proses untuk jd petani ga mudah begitu juga jadi tengkulak perlu analisa data, tapi keseruan ini di tutup dengan kalimat
Bro kita sama2 belajar ygng mana apa yg kita lakukan ini ga akan ada di mata pelajaran kampus manapun..
Ending nya.. bro sini gw share cara jd tengkulak, gw pun lakukan hal serupa bro sini gw share cara nya jadi petani…

Semua ini berawal dari ideologi kami berdua yg selalu memegang teguh prinsip
“Kalo g ada masalah kita yg keluar cari masalah”

Ya beneran jd masalah 🤣🤣🤣🤣🤣 masing2 berjibaku sama sama bantu beresin ulah masing2..

Termites
03/05/2025

Termites

22/04/2025

Tentang Kopi Teh

Tentang banana
21/04/2025

Tentang banana

"Tidak semua orang yang membawa buku diberi kebijaksanaan, karena pengetahuan bukan pada berat halaman, tetapi pada muli...
21/04/2025

"Tidak semua orang yang membawa buku diberi kebijaksanaan, karena pengetahuan bukan pada berat halaman, tetapi pada mulia pemahaman dan kedalaman persepsi. "

Tetap semangat
17/04/2025

Tetap semangat

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H 31 Maret 2025 Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali dalam keadaan fi...
30/03/2025

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H
31 Maret 2025

Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali dalam keadaan fitrah dan mendapatkan keberkahan di hari yang suci ini.

Address

Pagar Alam
Pagaralam

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kahwa Pasemah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share