22/07/2025
---
**๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐๐ผ๐น๐ผ๐ป๐ถ๐ฎ๐น ๐ธ๐ฒ ๐ฆ๐ถ๐๐๐ฒ๐บ ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฎ๐๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ ๐ผ๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐ป: ๐ฆ๐ฒ๐ท๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต ๐ฃ๐ฎ๐ป๐ท๐ฎ๐ป๐ด ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ถ๐ป๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ ๐๐ฎ๐น๐ถ๐ธ ๐๐ฒ๐ฟ๐๐ท๐ถ**
Penjara bukan sekadar ruang hukuman. Ia adalah cermin dari cara sebuah negara memperlakukan manusia yang pernah tersesat. Indonesia memiliki sejarah panjang dalam transformasi sistem pemidanaan, dari era penjajahan yang keras hingga sistem pemasyarakatan modern yang mengedepankan pembinaan, hak asasi, dan reintegrasi sosial. Di era Presiden Prabowo Subianto, langkah besar dilakukan melalui pembentukan ๐๐ฒ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ฎ๐ป ๐๐บ๐ถ๐ด๐ฟ๐ฎ๐๐ถ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฎ๐๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ป, sebuah lembaga mandiri yang menaungi Ditjen Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan. Berikut sejarah panjang yang perlu kita ketahui bersama.
---
**๐ฐ๏ธ ๐ ๐ฎ๐๐ฎ ๐๐ผ๐น๐ผ๐ป๐ถ๐ฎ๐น: ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐ด๐ฎ๐ถ ๐๐น๐ฎ๐ ๐ฅ๐ฒ๐ฝ๐ฟ๐ฒ๐๐ถ**
Di bawah kekuasaan Hindia Belanda, penjara dibangun untuk menindas, bukan mendidik. Narapidana dijadikan buruh paksa. Tokoh nasional seperti Pangeran Diponegoro, Soekarno, dan Mohammad Hatta pernah ditahan dalam kondisi tidak manusiawi.
๐ *Sumber: Arsip Nasional RI; Saleh, I. (1981), โSistem Pemasyarakatan di Indonesiaโ.*
---
**๐ฎ๐ฉ ๐ฃ๐ฎ๐๐ฐ๐ฎ-๐๐ฒ๐บ๐ฒ๐ฟ๐ฑ๐ฒ๐ธ๐ฎ๐ฎ๐ป: ๐ช๐ฎ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐ป ๐ฆ๐ถ๐๐๐ฒ๐บ ๐๐ฎ๐บ๐ฎ**
Setelah kemerdekaan, sistem kepenjaraan kolonial masih digunakan. Penjara hanya menjadi alat isolasi sosial, bukan tempat pembinaan. Narapidana dipandang sebagai pelaku kejahatan, bukan individu yang bisa dibina.
๐ *Sumber: UU Darurat No. 1 Tahun 1951; Laporan Kementerian Kehakiman 1956; KUHAP.*
---
**๐ ๐ง๐ถ๐๐ถ๐ธ ๐๐ฎ๐น๐ถ๐ธ ๐ญ๐ต๐ฒ๐ฐ: ๐๐ฎ๐ต๐ถ๐ฟ๐ป๐๐ฎ ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฎ๐๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ป**
Pada 27 April 1964, Menteri Kehakiman Sahardjo memperkenalkan konsep "pemasyarakatan", menggantikan istilah "penjara". Pendekatan ini menekankan pembinaan dan integrasi sosial, bukan balas dendam.
๐ *Sumber: Pidato Hari Bhakti Pemasyarakatan 1964; Balitbang Hukum dan HAM.*
---
**๐ ๐จ๐จ ๐ก๐ผ. ๐ญ๐ฎ ๐ง๐ฎ๐ต๐๐ป ๐ญ๐ต๐ต๐ฑ: ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ฒ๐๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ป ๐๐ถ๐น๐ผ๐๐ผ๐ณ๐ถ ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฎ๐๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ป**
UU ini menegaskan bahwa pidana harus disertai pembinaan, penghormatan hak asasi, dan persiapan reintegrasi sosial bagi narapidana.
๐ *Sumber: UU No. 12 Tahun 1995.*
---
**๐ฒ ๐๐ฟ๐ฎ ๐ฅ๐ฒ๐ณ๐ผ๐ฟ๐บ๐ฎ๐๐ถ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐ถ๐ด๐ถ๐๐ฎ๐น๐ถ๐๐ฎ๐๐ถ (๐ฎ๐ฌ๐ฌ๐ฌโ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฐ)**
* Sistem Database Pemasyarakatan (SDP)
* Program Rehabilitasi & Pendidikan Kesetaraan
* Restorative Justice
Namun tantangan tetap besar: overkapasitas, kurangnya petugas, dan pelanggaran HAM.
๐ *Sumber: UU No. 22 Tahun 2022; Permenkumham No. 7 Tahun 2023; Komnas HAM.*
---
**๐๏ธ ๐ง๐ฎ๐ต๐๐ป ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฑ: ๐๐ฒ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ฎ๐ป ๐๐บ๐ถ๐ด๐ฟ๐ฎ๐๐ถ & ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฎ๐๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ป**
Fungsi Ditjen Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan dipisahkan dari Kemenkumham. Tujuannya:
โ
Fokus dan profesionalisme
โ
Mengatasi overkapasitas
โ
Menghormati HAM narapidana
๐ *Sumber: Perpres Kabinet 2025; Renstra Kementerian Imigrasi & Pemasyarakatan.*
---
**๐ก ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฎ๐บ ๐ธ๐ฒ ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ถ๐ป๐ฎ๐ฎ๐ป**
> Di balik jeruji, ada manusia yang ingin berubah.
> Di balik seragam petugas, ada abdi negara yang menjaga harapan.
Mari kita dukung sistem pemasyarakatan yang manusiawi, adil, dan berbasis hak asasi!