10/06/2026
💸 Akankah Tarif Bus AKAP Naik Setelah Rupiah Tembus Rp18 Ribu per Dolar AS?
Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh Rp18.185 per dolar AS mulai berdampak pada biaya operasional perusahaan otobus (PO). Kenaikan harga oli dan suku cadang membuat biaya perawatan armada ikut meningkat.
Meski demikian, hingga saat ini sejumlah PO di Terminal Leuwipanjang Bandung seperti Sugeng Rahayu dan Sinar Jaya masih mempertahankan tarif normal dan belum mengumumkan kenaikan harga tiket. Namun, pihak agen mengakui jika biaya operasional terus naik dan tidak lagi tertutupi, maka penyesuaian tarif berpotensi dilakukan, bahkan diperkirakan bisa mencapai sekitar 10 persen.
Selain itu, pelemahan rupiah juga disebut berdampak pada proses pengadaan onderdil kendaraan yang menjadi lebih lambat. Jika tarif benar-benar naik, dikhawatirkan sebagian penumpang akan beralih ke moda transportasi lain yang lebih murah.
Baca selengkapnya di https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1175248/pelemahan-rupiah-berpotensi-dorong-kenaikan-tarif-bus-di-bandung-hingga-10-persen
💬 Kalau tarif bus AKAP naik karena biaya operasional melonjak, kamu tetap naik bus atau memilih transportasi lain? 👇 Tulis pendapatmu di kolom komentar!
Reporter: Hilman Kamaludin