Kabar Fesbuk Pekalongan

Kabar Fesbuk Pekalongan Informasi pertama Pekalongan & sekitarnya, via jejaring sosial Facebook.

17/07/2014

Malaysia airlines MH-017 penerbangan
Amsterdam - Kuala lumpur jatuh di
Ukraina dengan ketinggian 10.000km.
Jatuhnya pesawat diperkirakan karena penembakan liar pesawat di kawasan
tersebut. 280 penumpang & 15 kru
diperkirakan tewas.

09/07/2014

Hari Pencoblosan, Jalanan Pekalongan Lengang

06/07/2014

GELAR ISTIGHOSAH, JAMAAH PEKALONGAN DOAKAN PILPRES DAMAI

PEKALONGAN - Jamaah Mushala Alf Arslan Gama Permai Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar istighosah agar pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 berlangsung kondusif.

Ketua Panitia Istighosah Muhammad Lutfhi, mengatakan Pemilu Pilpres 2014 diperkirakan berlangsung ketat karena kedua pasangan calon presiden mendapatkan dukungan yang seimbang dari rakyat Indonesia.

"Oleh karena itu, jamaah Mushala Alf Arslan Gama Permai menggelar istighosah agar pilpres berjalan kondusif dan Indonesia terselamatkan dari ancaman perang saudara," katanya.

Menurut dia, masyarakat merasa khawatir terhadap dampak pelaksanaan Pilpres 9 Juli karena munculnya isu saling menyerang dari kedua tim sukses calon presiden.

"Perkembangan politik menjelang pilpres kian memanas sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan gejolak dan peristiwa yg tidak diinginkan," katanya.

Apalagi, kata dia, dengan pidato Presiden SBY yang menyebutkan ada isu gejolak pascapilpres menjadi keprihatinan semua pihak.

"Mari kita menjaga diri dan keluarga terhadap hal-hal yang bisa merusak tatanan kehidupan serta senantiasa berharap pada Tuhan agar Bangsa Indonesia tetap dalam lindungan-Nya," katanya. (KFP-MAH)

NIKAH GRATIS MULAI DIBERLAKUKAN ESOK SENINJAKARTA - Akhirnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani dan menge...
05/07/2014

NIKAH GRATIS MULAI DIBERLAKUKAN ESOK SENIN

JAKARTA - Akhirnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani dan mengesahkan draf Revisi Peraturan Pemerintah (RPP) nomor 47 tahun 2004 menjadi PP nomor 48 tahun 2014. Selanjutnya, Sekretaris Negara (Sesneg) akan melakukan proses pendistribusian PP Tarif Nikah tersebut sehingga bisa diimplementasikan di masyarakat se-Indonesia pada Senin (7/7).

"Saat ini, posisinya tengah didistribusikan oleh Sekretaris Negara, Pak Suryadi, Senin Insya Allah akan didistribusikan," kata Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI M. Jasin, Sabtu (5/7).

Adapun petunjuk pelaksanaan (Juklak) RPP yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang pelaksanaan PP no 48 tahun 2014 telah siap ditandatangani Menteri Keuangan dan rencananya akan didistribusikan untul diimplementasikan pada Senin (7/7).

PP nomor 48 tahun 2014 adalah perubahan atas PP nomor 47 tahun 2004. PP berisi tentang Jenis Tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Agama. Salah satu revisi yang saat ini masih menanti untuk disahkan Presiden adalah tentang pengaturan tarif nikah agar tidak ada lagi kasus gratifikasi di kalangan penghulu.

Di dalam PP juga diatur tentang dua kelompok tarif nikah, yakni nol rupiah bagi pengantin yang melakukan pencatatan pernikahan di dalam Kantor Urusan Agama (KUA) dan tarif Rp 600 ribu bagi pencatatan pernikahan di luar KUA atau di luar jam kerja penghulu.

Atas ditandatanganinya RPP, M. Jasin selaku ketua pemantau disahkannya RPP mengaku bersyukur karena setelah dinanti lebih dari sepekan, akhirnya RPP disahkan juga Presiden SBY. Di bulan Ramadhan ini, lanjut dia, ini merupakan berkah bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, RPP tarif nikah yang diundangkan pada 27 Juni 2014 ini telah melalui pembahasan dan rapat harmonisasi instansi terkait dan memakan waktu cukup panjang yakni sekitar enam bulan. (KFP-MAH)

05/07/2014

PEMKAB DIMINTA BANGUN SIMA

KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan diminta untuk membangun sistem informasi manajemen aset (SIMA) dengan berbasis komputer untuk pengelolaan data dan informasi aset. Permintaan itu disampaikan juru bicara Fraksi Golkar, Kadir, dalam sebuah sidang paripurna dengan agenda pembacaaan kata akhir terhadap lima Raperda, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.

"Sistem ini sebagai langkah mendukung pengelolaan aset atau barang milik daerah secara efesien dan egektif serta menciptakan tranparansi kebijakan pengelolaan, Pemkab perlu membangun sistem ini," kata dia, Jumat (4/7/2014).

Fraksi Golkar melalui juru bicaranya juga menyatakan, di jajaran Pemkab Pekalongan diperlukan adanya penyusunan database atau inventarisasi aset-aset potensial produktif melalui sistem manajemen informasi aset dengan penggunaan teknologi mutrakhir. Tentu dengan penentuan target yang jelas dan disetai dengan proses evaluasi secara berkala.

Sementara itu, Pemkab Pekalongan terus berupaya meningkatkan sumber daya aparaturnya. Belum lama ini, Bagian Aset Setda Pemkab Pekalongan melaksanakan kerja sama dengan PT Mabacita Usaha menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis aplikasi pengelolaan barang milik daerah.

Kabag Aset Setda Pemkab Pekalongan, Supriyadi, mengatakan, bintek bertujuan untuk meningkatkan tertib administrasi dan meningkatkan ketrampilan dalam mengolah data. "Semangat Kabupaten Pekalongan memperoleh status wajar tanpa pengecualian terus kami gelorakan. Bimbintan teknis ini adalah salah satu upaya meningkatkan kinerja penyimpan barang dan pengurus barang untuk dengan semangat menuju status wajar tanpa pengecualian," tandasnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya mengharapkan pada tahun 2014 pelaporan mengenai aset sudah memakai sistem komputer atau terkomputerisasi.(KFP-MAH / SMNetwork )

KESEHATAN : AWAS, KERAMAS TIAP HARI BISA BERBAHAYA LHO..!!Kabar Fesbuk Pekalongan — Tinggal di negara dengan iklim tropi...
04/07/2014

KESEHATAN : AWAS, KERAMAS TIAP HARI BISA BERBAHAYA LHO..!!

Kabar Fesbuk Pekalongan — Tinggal di negara dengan iklim tropis di Indonesia menyebabkan kulit kepala jadi lebih berminyak dan rambut cepat lepek. Akibatnya, keseharian anda sering mengalami tragedi bad hair day.

"Rambut lepek dan kulit kepala yang berminyak, itu akibat paparan sinar matahari dan polusi udara sehari-hari. Ini masalah utama perempuan Indonesia," kata Indra Tanudarma, Senior Education Manager Loreal Professionnel Indonesia, saat peluncuran Hair Spa DX di PT Loreal Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2014).

Salah satu langkah andalan yang dilakukan oleh para wanita untuk mencegah bad hair day adalah dengan keramas setiap hari. Hanya saja, menurut Indra, sebenarnya cara yang demikian bukanlah jalan keluar yang tepat.

Sebenarnya, keramas setiap hari hanya diperuntukkan bagi orang yang memiliki kulit kepala berminyak, untuk menekan produksi minyak berlebihnya tersebut. "Kelihatannya sih masalah bad hair day ini memang bisa diatasi dengan sering keramas. Namun, hati-hati, keramas setiap hari juga bisa berbahaya untuk kulit kepala," ujarnya.

Keramas setiap hari bisa jadi berbahaya untuk kulit kepala jika sampo yang digunakan ternyata tidak cocok dan tidak sesuai dengan kebutuhan kesehatan rambut Anda.Jika ingin keramas setiap hari, pastikan pilih produk sampo yang lembut dan memang diperuntukkan dipakai setiap hari.

Jika sampo yang tidak digunakan bukan untuk pemakaian harian, maka bahan kimia yang terkandung dalam sampo bisa merusak kulit kepala. "Sampo non-daily yang dipakai untuk penggunaan harian menyebabkan agresi ke kulit kepala sehingga kulit kepala jadi lebih sensitif," kata Indra.

Selain itu, sampo non-daily bisa menghilangkan hydrolipid (minyak alami) di kulit kepala. Hal ini akan membuat kulit kepala dan batang rambut jadi kering, serta menyebabkan ketombe. "Boleh saja keramas setiap hari, tapi pastikan pilih produk sampo yang tepat untuk penggunaan setiap hari," jelasnya. (KFP-MAH)

DINSOSNAKERTRANS : THR HARUS CAIR MAKSIMAL H-7 LEBARANPEKALONGAN – Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosna...
04/07/2014

DINSOSNAKERTRANS : THR HARUS CAIR MAKSIMAL H-7 LEBARAN

PEKALONGAN – Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Pekalongan, telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada perusahaan-perusahaan di Kota Batik, terkait ketentuan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tahun 2014.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsosnakertrans Kota Pekalongan Ir Wahyuni Pontjo Nugroho MT menerangkan, dalam surat edaran itu, disampaikan bahwa THR wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja selambat-lambatnya sepekan sebelum (H-7) Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) tiba. “Perusahaan di minta melaksanakan pemberian THR keagamaan tahun 2014 atau 1 syawal 1435 Hijriyah kepada pekerja atau buruh paling lambat tujuh hari sebelum hari raya,” terangnya, Selasa (2/7).

Ia menjelaskan, hal itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) RI No Per. 04/Men/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan, Permenaker No Per-03/Men/1987 tentang Upah bagi Pekerja pada Hari Libur Resmi, maupun Pasal 85 UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Dijelaskan p**a bahwa ketentuan besaran THR itu, antara lain menyebutkan bahwa pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, sebesar 1 bulan upah.

Sedangkan untuk pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja tiga bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan, THR-nya diberikan secara proposional dengan masa kerja, dengan perhitungan masa kerja dengan perhitungan : Masa kerja dikalikan satu bulan upah. (KFP-MAH/Radar Pekalongan).

ASYIK PESTA SABU, 4 ORANG DICIDUK POLISI DI HOTELKAJEN – Satuan Narkoba Polres Pekalongan menggerebek salah satu Hotel y...
04/07/2014

ASYIK PESTA SABU, 4 ORANG DICIDUK POLISI DI HOTEL

KAJEN – Satuan Narkoba Polres Pekalongan menggerebek salah satu Hotel yang berada di Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Rabu (2/7) sekitar pukul 23.00 malam. Dari situ petugas mengamankan tiga pemuda dan seorang perempuan yang sedang asyik berpesta narkoba jenis sabu.

Keempat orang itu adalah M Furqon (45), warga Capgawen Utara RT 1 RW3, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Yohanes Sutikno (27) warga Jalan Raya Kedungwuni RT 03 RW10 Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, dan Salman Alfarisi (27) warga Desa Podo RT17, RW4 Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.Sedangkan seorang perempuan bernama Reni (23), warga Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penggerebekan itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar. Atas dasar informasi itu, petugas langsung menindaklanjuti dan melakukan pengintaian.

Setelah dipastikan tersangka masuk ke hotel, anggota kepolisian langsung menghubungi tim untuk melakukan penggeledahan. Pada sekitar pukul 03.00 petugas melakukan penggeledahan di salah satu kamar yang dimaksud, dan ditemukan ada empat orang di dalam kamar. Satu di antaranya adalah seorang perempuan yakni Reni.

Mereka kedapatan sedang memegang alat hisap atau b**g, membawa dua buah pipet yang terbuat dari kaca, dua buah sendok takar yang terbuat dari sedotan plastik, dua bungkus plastik bekas sabu-sabu, empat buah alat penyambung gas yang disimpan di dalam tempat kaca mata, dua buah korek gas warga biru dan merah muda. Semua barang bukti itu disita untuk bahan pengusutan. Saat dimintai keterangan, tersangka mengakui alat tersebut adalah miliknya.

Kemudian keempat orang tersebut dibawa ke Polres Pekalongan untuk penyidikan lebih lanjut. Kasat Narkoba Polres Pekalongan AKP Suharyoso melalui Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP Guntur Tri Harjani, mengatakan, Reni yang ikut bersama saat menggelar pesta sabu setelah dimintai keterangan sebagai saksi, kemarin sudah dilepas karena tidak cukup bukti. (KFP-MAH)

KANTOR TVONE YOGYA & CAKUNG DIGERUDUK MASSA PDIPJakarta - Puluhan massa PDIP Yogyakarta menggeruduk kantor tvOne Biro Yo...
02/07/2014

KANTOR TVONE YOGYA & CAKUNG DIGERUDUK MASSA PDIP

Jakarta - Puluhan massa PDIP Yogyakarta menggeruduk kantor tvOne Biro Yogyakarta. Mereka tidak terima PDIP dan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dilecehkan.

Massa yang berjumlah puluhan sekitar pukul 22.00 WIB mendatangi kantor biro di Perumahan Timoho Regency blok C/4 di Jalan Kenari, Muja Muju Umbulharjo Yogyakarta.

Massa langsung mencoret-coret tembok rumah dan menyegel pintu dengan memasang palang kayu. Tembok rumah dicoret dengan cat semprot warna merah dengan tulisannya "PDIP bukan PKI, TVOne Anjing" dan lain-lain.

Setelah mencoret-coret tembok rumah massa langsung pergi meninggalkan lokasi. Meski kompleks perumahan dijaga satpam, namun tidak ada yang berani melawan.

Saat kejadian kantor tersebut dalam keadaan kosong. Saat ini puluhan aparat kepolisian telah berjaga-jaga dilokasi.

Rumah juga sudah dipasangi garis batas polisi.

Selain kantor biro tvOne Yogyakarta, kantor pusat tvOne yang berada di kawasan Industri Cakung, Jakarta Timur, juga digeruduk puluhan massa PDIP.

"Mereka tadi datang sekitar pukul 24.00 WIB," kata salah seorang petugas patroli Polres Jakarta Timur, Kamis (3/7/2014).

Menurut petugas berpangkat Aiptu yang menolak disebutkan namanya itu, massa yang menggeruduk kantor tvOne itu berjumlah sekitar 40an orang. Sebagian dari mereka ada yang mengenakan atribut PDIP.

"Mereka hanya berorasi keberatan dengan isi pemberitaan, enggak ada segel-segelan," terang petugas tersebut.

Pengamanan pun dilakukan guna menghalau hal-hal yang tidak diinginkan seperti perusakan atau main hakim sendiri. "Kapolsek (Cakung) tadi langsung turun mengamankan bersama dari Polres dan Polda," ujarnya. (KFP-MAH)

BALQIS DIAB OPTIMIS PRABOWO – HATTA RAIH 70% SUARA DI PEKALONGANPekalongan - Ketua Tim Pemenangan Kota Pekalongan Balqis...
02/07/2014

BALQIS DIAB OPTIMIS PRABOWO – HATTA RAIH 70% SUARA DI PEKALONGAN

Pekalongan - Ketua Tim Pemenangan Kota Pekalongan Balqis Diab meyakini pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa unggul di wilayahnya.

"Karena jumlah pendukung (Prabowo-Hatta) di sini cukup banyak, insyaallah target 70% tercapai." kata Balqis di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (02/72014).

Menurut Balqis, hal tersebut diyakini karena banyak caleg dari partai koalisi pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 1 ini yang terpilih di wilayahnya.

Selain itu, lanjut Balqis, banyak elemen masyarakat yang sukarela mendukung kemenangan pasangan Prabowo-Hatta dengan berbagai deklarasi.

"Jadi banyak dari caleg koalisi yang terpilih, dan pasti para caleg terpilih akan berkampanye dengan berbagai elemen masyarakatnya," ujarnya.

Balqis menambahkan, di Kota Pekalongan tidak terjadi black campaign yang saat ini banyak terjadi di beberapa wilayah. "Alhamdulillah untuk di wilayah Pekalongan tidak ada kampanye hitam, di sini damai-damai saja isunya," tandas Balqis. (KFP-MAH)

Sejumlah Sekolah Swasta Pekalongan Kekurangan SiswaPEKALONGAN - Sejumlah sekolah swasta di Kota Pekalongan masih kekuran...
01/07/2014

Sejumlah Sekolah Swasta Pekalongan Kekurangan Siswa

PEKALONGAN - Sejumlah sekolah swasta di Kota Pekalongan masih kekurangan siswa. Sekolah-sekolah tersebut berbenah dan melengkapi sarana prasarana pendidikan serta membebaskan uang gedung untuk menarik calon siswa.

Sekolah yang masih kekurangan siswa di antaranya SMK Veteran dan SMK Gatra Praja. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Veteran Trismiyati menjelaskan, jumlah pendaftar di SMK Vetaran hingga Selasa (1/7) tercatat 78 siswa. Sedangkan daya tampung sekolah tersebut 90 siswa atau tiga kelas.

"Karena daya tampung belum terpenuhi, kami masih membuka pendaftaran siswa hingga 12 Juli mendatang," terangnya, Selasa (1/7).

Sementara itu, di SMK Gatra Praja, hingga Selasa (1/7), jumlah pendaftar tercatat 109 siswa. Sedangkan daya tampung sekolah tersebut mencapai 200 siswa, atau lima kelas. SMK Gatra Praja juga masih membuka pendaftaran siswa baru hingga 17 Juli mendatang.

Sekolah swasta lainnya, SMA Hasyim Asy’ari, jumlah pendaftarnya sudah melebihi daya tampung. Kepala SMA Hasyim Asy’ari Uripno Chaliri mengatakan, hingga Selasa (1/7), jumlah pendaftar mencapai 145 siswa. Daya tampung sekolah ini 140 siswa atau empat kelas.

"Kalau melihat jumlah pendatar yang mencapai 145 siswa, sudah memenuhi daya tampung. Namun kalau melihat siswa yang mendaftar ulang, masih kurang," paparnya.

Uripno mengatakan, dari jumlah pendaftar tersebut, yang melakukan daftar ulang baru 48 siswa. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, siswa yang mendaftar tidak bisa dipastikan melakukan daftar ulang. "Biasanya, ada siswa yang sudah mendaftar, tetapi tidak melakukan daftar ulang," sambungnya.

Dijelaskan dia, siswa yang mendaftar pada tahun lalu sebanyak 95 siswa. Namun yang mendaftar ulang hanya 81 siswa. Dari jumlah siswa yang mendaftar ulang tersebut, yang akhirnya menjadi siswa hanya 78 siswa. (KFP-MAH / SMNetwork)

30/06/2014

Sepak Bola : Perancis melaju keperempat final usai bekuk Nigeria

Address

Pekalongan
51115

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Fesbuk Pekalongan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kabar Fesbuk Pekalongan:

Shortcuts

Share