14/06/2026
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapi isu bergabungnya Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, sebagai Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia. Dalam responsnya, PDIP tidak hanya menyoroti langkah politik Jokowi, tetapi juga mengingatkan soal berbagai persoalan yang ditinggalkan pemerintahannya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Juru bicara PDIP menilai bahwa warisan pemerintahan Jokowi, terutama terkait besarnya utang negara dan sejumlah proyek strategis, kini menjadi tantangan yang harus ditanggung pemerintahan Prabowo. PDIP menyebut beban fiskal tersebut sebagai salah satu persoalan yang akan memengaruhi ruang gerak pemerintah saat ini.
Di sisi lain, isu Jokowi masuk ke jajaran Dewan Pembina PSI dinilai mempertegas kedekatan politik antara Jokowi dan PSI setelah hubungannya dengan PDIP merenggang pasca Pilpres 2024. Sejumlah pengamat menilai kehadiran Jokowi berpotensi memperkuat posisi PSI di kancah politik nasional.