29/08/2024
SHOLAT & REJEKI
Seorang suami pulang ke rumah dan mendapati anaknya sudah tertidur.
"Apakah anak-anak sudah pada salat?" tanyanya pada istrinya.
"Karena tak ada makanan, aku mengalihkan perhatian mereka sehingga mereka tertidur sebelum salat," jawab si istri
"Bangunkan mereka dan perintahkan salat!"
"Kalau aku bangunkan, nanti mereka bisa nangis kelaparan, padahal makanan tak ada."
"Wahai istriku, sungguh Allah memerintahkanku untuk menyuruh mereka salat. Sedangkan rejeki mereka Allah sudah jamin. Bukankah Allah katakan,
وَأۡمُرۡ أَهۡلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصۡطَبِرۡ عَلَیۡهَاۖ لَا نَسۡـَٔلُكَ رِزۡقࣰاۖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكَۗ وَٱلۡعَـٰقِبَةُ لِلتَّقۡوَىٰ
Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan sabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kami-lah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa."
Istrinya akhirnya menurut ucapan si suami dan membangunkan anak-anak mereka.
Saat anak-anak selesai salat, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, dan ternyata yang datang adalah seorang kaya di kampung itu. Ia membawa sebuah hidangan terenak yang pernah ada. Orang itu berkata,
"Ambillah ini, untuk keluargamu."
"Apa yang terjadi, kenapa tiba-tiba memberikan ini kepada kami?" Tanya si suami keheranan.
"Tadi aku kedatangan tamu mulia, namun di tengah percakapan kami bertengkar, sehingga makanan yang sudah disediakan tidak jadi dia makan. Aku lalu berjalan keluar rumah membawa makanan ini, dan bertekad untuk memberikannya kepada orang yang kakiku berhenti di depan rumahnya. Dan demi Allah, kedua kakiku tertahan tak bisa bergerak saat sampai di pintu rumahmu."
Mendengar ceritanya, suami itu lalu mengangkat tangannya, berdo'a,
"Wahai Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku termasuk golongan yang selalu melaksanakan salat."