03/03/2026
Ledakan Mercon di Kauman Ponorogo, Satu Tewas, Satu Luka Serius
Suasana sore di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, mendadak berubah mencekam pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebuah ledakan keras mengguncang permukiman warga. Dentumannya terdengar hingga ratusan meter dan membuat warga panik berhamburan keluar rumah.
Ledakan tersebut menghancurkan sebuah rumah dan menyebabkan dua orang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka serius.
Di tengah kepanikan itu, ada sosok Siswanto, warga setempat, yang menjadi orang pertama memberikan pertolongan. Ia mengaku langsung berlari menuju lokasi begitu mendengar suara ledakan yang sangat keras. Rumahnya berjarak sekitar 500 meter dari titik kejadian.
“Usai mendengar ledakan, saya langsung ke lokasi untuk korban,” ujar Siswanto.
Saat tiba di lokasi, Siswanto mendapati dua korban, yakni Rifa dan Toni, masih dalam keadaan hidup. Namun kondisi bangunan sudah porak-poranda akibat ledakan yang diduga berasal dari bahan mercon.
Menurutnya, situasi sangat genting. Rifa akhirnya tidak tertolong dan meninggal dunia di lokasi karena tidak segera mendapatkan penanganan medis. Sementara Toni, warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, masih bisa diselamatkan.
“Yang satunya masih hidup atas nama Toni, asal Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo. Langsung saya larikan ke Rumah Sakit Bantarangin pakai sepeda motor saya. Dan yang satu tidak tertolong akhirnya meninggal di tempat,” jelasnya.
Tanpa menunggu bantuan lain datang, Siswanto membawa Toni menggunakan sepeda motor menuju Rumah Sakit Bantarangin Sumoroto untuk mendapatkan perawatan intensif.
Berdasarkan perkiraan Siswanto, kedua korban diduga tengah merakit mercon yang rencananya akan digantungkan pada balon udara. Namun sebelum proses selesai, bahan tersebut lebih dulu meledak.
“Hanya satu kali ledakan tapi suaranya luar biasa. Posisi saya di rumah jaraknya 500 meter tapi suaranya keras sekali,” katanya.
Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden ledakan bahan peledak rakitan di wilayah Ponorogo, terutama menjelang tradisi penerbangan balon udara. Warga diimbau untuk tidak bermain atau merakit bahan berbahaya yang berisiko tinggi terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
(Sumber: BeritaJatim/Awesome)