27/08/2026
WOLASI, Metro Sultra — Kecelakaan tunggal menggemparkan warga Desa Aoma, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, Rabu dini hari. Sebuah truk pengangkut beras terperosok hingga jatuh ke bawah jembatan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WITA. Suara dentuman keras yang terdengar dari sekitar lokasi sontak membuat warga keluar rumah untuk mencari tahu apa yang terjadi.
Saat mendatangi lokasi, warga mendapati sebuah truk telah jatuh ke bawah jembatan. Kondisi kendaraan berada cukup jauh di bawah badan jalan.
«“Pas kita keluar ternyata mobil jatuh ke bawah jembatan,” kata seorang warga Desa Aoma.»
Rem Diduga Tiba-Tiba Tidak Berfungsi
Berdasarkan keterangan warga, sopir truk mengaku kecelakaan terjadi setelah rem kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi.
Dalam situasi genting tersebut, sopir disebut berusaha menyelamatkan anaknya yang berada di dalam kendaraan. Sopir bahkan melakukan tindakan spontan dengan menendang anaknya keluar dari kendaraan sebelum truk terperosok ke bawah jembatan.
“Sopirnya cerita dia terpaksa tendang anaknya keluar mobil agar tidak ikut jatuh ke jurang,” tutur warga.
Tindakan tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang membuat sang anak berhasil keluar dari kendaraan sebelum truk jatuh.
Beruntung, sopir dan anaknya sama-sama selamat. Namun, keduanya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut dan mendapat penanganan.
Truk Masih Berada di Bawah Jembatan
Pantauan di lokasi, hingga Rabu truk masih berada di bawah jembatan. Sementara muatan beras yang dibawa kendaraan tersebut telah dievakuasi oleh pihak perusahaan dan disimpan di gudang.
Informasi yang dihimpun, truk tersebut sebelumnya membawa pakan dari Makassar menuju Kendari. Setelah tiba di Kendari, kendaraan kemudian dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Raha dengan membawa muatan beras.
Kecelakaan ini pun menjadi perhatian warga yang melintas di jalan poros Desa Aoma. Kondisi truk yang masih berada di bawah jembatan memperlihatkan kerasnya benturan yang terjadi.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian. Dugaan rem kendaraan tidak berfungsi masih berdasarkan keterangan awal dari sopir yang disampaikan kepada warga.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum menempuh perjalanan jauh demi mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan.