Samarinda Etam

Samarinda Etam Wada informasi Kota Tepian Samarinda
(1)

06/09/2026

Hingga malam hari aparat gabungan masih berusaha memadamkan api.

Vid taniatn_

Saat berita tayang korban telah dievakuasi.
06/09/2026

Saat berita tayang korban telah dievakuasi.

06/09/2026
Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menerapkan sistem nomor antrean pembelian Biosolar bersubsidi mulai 1 Septemb...
06/09/2026

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menerapkan sistem nomor antrean pembelian Biosolar bersubsidi mulai 1 September 2026 harus ditunda. Kebijakan tersebut dievaluasi setelah ratusan sopir truk yang tergabung dalam Forum Gerakan Sopir Samarinda (FGSS) melakukan aksi penolakan.

Evaluasi tak hanya menunda penerapan, tetapi juga mengubah sejumlah aturan dalam mekanisme antrean. Salah satu perubahan paling mencolok yakni masa berlaku nomor antrean yang nantinya tidak lagi harus diambil setiap hari, melainkan dapat digunakan untuk kebutuhan selama satu bulan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan, sistem baru ditargetkan mulai diterapkan pada 8 September 2026. Namun, penerapan tersebut masih menunggu Surat Edaran Wali Kota Samarinda sebagai dasar pelaksanaan.

“Kalau surat edaran wali kota semakin cepat keluar, maka kita akan berlakukan per tanggal 8 September,” katanya.

Sebelumnya, sistem antrean disiapkan Dishub bersama Pertamina dan sembilan operator SPBU penyalur Biosolar untuk menata distribusi BBM bersubsidi sekaligus mengatasi antrean kendaraan yang kerap mengular hingga ke jalan raya.

Namun, kebijakan tersebut mendapat penolakan keras dari FGSS. Dalam aksi pada 24 Agustus, ratusan sopir memadati kawasan Balai Kota Samarinda. Mereka mempersoalkan sistem nomor antrean serta rencana pemblokiran 5.095 Fuel Card kendaraan yang masa uji berkala habis atau tidak memiliki data uji berkala.

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian yakni dugaan praktik jual-beli nomor antrean di sejumlah SPBU. Harga nomor antrean disebut berada di kisaran Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

Setelah dilakukan evaluasi, Dishub bersama Pertamina, operator SPBU dan FGSS menyusun mekanisme baru. Nomor antrean tetap diambil melalui Unit Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (UPKB) Jalan Ring Road, tetapi tidak lagi dilakukan setiap hari.

“Nomor antreannya kita permudah. Kita akan berikan mereka nomor antrean untuk waktu satu bulan,” jelas Manalu.

Ithaca Resources, Perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di Kabupaten Berau dan Kutai Timur Provinsi Kaltim ini di...
04/09/2026

Ithaca Resources, Perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di Kabupaten Berau dan Kutai Timur Provinsi Kaltim ini dikabarkan menjadi sponsor klub asal provinsi DIY PSS Sleman yang juga baru saja promosi ke Super Liga.

Barangkali aja belum tahu PT Ithaca Resources , kalau di Kaltim juga ada klub Super Liga yang tahun lalu jadi runner up dan tahun ini akan berkompetisi di Asia Borneo FC😉

Bari supan aja, sudah sebulan lebih Pemerintah kita tidak bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Bahkan...
04/09/2026

Bari supan aja, sudah sebulan lebih Pemerintah kita tidak bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Bahkan kabut asapnya sudah sampai ke Malaysia dan Filipina.

Ancaman gangguan kesehatan mulai membayangi Kalimantan Timur di tengah kemarau dan meningkatnya kebakaran hutan dan laha...
04/09/2026

Ancaman gangguan kesehatan mulai membayangi Kalimantan Timur di tengah kemarau dan meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) kembali meningkat, sementara kualitas udara di Kutai Barat sempat masuk kategori berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin, mengatakan peningkatan kasus ISPA terpantau hingga minggu epidemiologi ke-34 atau awal September. Meski mengalami kenaikan, jumlah kasus disebut belum menunjukkan lonjakan signifikan.

“Memang ada peningkatan kasus, tetapi dibandingkan Januari, Februari, dan Maret peningkatannya kecil. Masih sekitar 9.400 kasus,” ujar Jaya.

Menurutnya, kasus ISPA sempat menurun pada pertengahan tahun. Namun, jumlahnya kembali bergerak naik seiring munculnya titik-titik kebakaran lahan dan kondisi kemarau yang berlangsung tanpa hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Asap dari kebakaran di wilayah Kaltim juga diperparah potensi asap kiriman dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Kondisi paling mengkhawatirkan sempat terjadi di Kutai Barat. Berdasarkan pemantauan kualitas udara, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) beberapa hari lalu mencapai angka 318 dan masuk kategori berbahaya.

Angka tersebut kemudian turun menjadi sekitar 280, namun kualitas udara masih berada dalam kategori sangat tidak sehat.

“Seharusnya kondisi udara sehat berada di bawah angka 55. Karena itu, hari ini tim krisis dari Kementerian Kesehatan bersama tim dari Kaltim kembali ke Kutai Barat untuk memantau kondisi di sana,” katanya.

Yok kasih penuh stadion besok malam wal Borneo FC akan kembali berlaga🙌🧡
04/09/2026

Yok kasih penuh stadion besok malam wal Borneo FC akan kembali berlaga🙌🧡

Kebakaran lahan yang kembali terjadi di kawasan Bayur, Samarinda Utara, menjadi perhatian serius Koramil 05 Samarinda Ut...
03/09/2026

Kebakaran lahan yang kembali terjadi di kawasan Bayur, Samarinda Utara, menjadi perhatian serius Koramil 05 Samarinda Utara. Untuk mencegah api kembali meluas, jajaran TNI bersama perangkat wilayah turun langsung menemui warga dari rumah ke rumah hingga ke kebun-kebun yang menjadi lokasi aktivitas masyarakat.

Danramil 05 Samarinda Utara Kapten Kav. Zet Yakhin mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai sejumlah kebakaran yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Bayur.

“Kami mendapatkan informasi bahwa di sana banyak mengalami kebakaran beberapa hari belakangan ini. Sehingga kami turun langsung untuk mengecek dan memberikan penyuluhan edukasi lapangan kepada masyarakat,” kata Zet.

Menurutnya, edukasi dilakukan dengan pendekatan langsung karena masyarakat yang beraktivitas di lahan menjadi salah satu pihak penting dalam mencegah munculnya titik api baru.

Petani dan warga yang ditemui diingatkan untuk tidak membersihkan lahan dengan cara membakar. Termasuk tidak membakar sisa-sisa tebangan maupun sampah rumah tangga secara sembarangan.

Zet meminta sampah rumah tangga dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung untuk kemudian dibawa ke tempat pembuangan sampah. Sementara sisa kegiatan berkebun juga diminta tidak dibakar, mengingat kondisi lahan yang kering dapat membuat api mudah merembet.

“Jangan sembarang membakar bekas-bekas mereka menebang di kebun. Sampah-sampah yang ada di rumah dikumpulkan jadi satu, masukkan karung, kemudian bawa ke tempat pembuangan sampah,” tegasnya.

Diketahui Mandiri Coal (PT Mandiri Intiperkasa) melakukan usaha penambangan batubara di Kabupaten Nunukan Kalimantan Uta...
03/09/2026

Diketahui Mandiri Coal (PT Mandiri Intiperkasa) melakukan usaha penambangan batubara di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Mandiri Coal diketahui juga menjadi salah satu sponsor klub sepak bola Bali United.

Address

Samarinda

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Samarinda Etam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share